Anda di halaman 1dari 4

1. Yang tidak termasuk dalam tes audiometri subyektif adalah: a. Pure tone audiometric b. Tympanometri c.

Bekesy self recording Audiometry d. Recruitment test e. Peep show audiometric 2. Seorang dengan rata-rata ambang dengar 500, 1000 dan 2000 Hz adalah sebesar 50 dB, maka derajat ketuliannya adalah: a. Total b. Sangat berat c. Berat d. Sedang e. Ringan 3. Sensorineural neural hearing loss memberi data sebagai berikut: a. Test Rinne negative b. Test Weber lateralisasinya ke telinga yang terganggu pendengarannya c. Test Swabach memendek d. Air Bone Gap pada audiometric lebih dari 20 dB e. Bone conduction menurun lebih dari 20 dB 4. Batas frekuensi yang terdengar oleh manusia adalah a. 18-2.102 Hz b. 18-2.103 Hz c. 18-2.104 Hz d. 250-8000 Hz e. 250-2.105 Hz 5. Tes Rinne negative berarti: a. Telinga normal b. Gangguan dengar konduktif c. Gangguan dengar sensorineural d. Gangguan dengar retrokokhlear e. Semuanya benar 6. Gangguan pendengaran tipe konduktif: a. Pada umumnya dapat dilakukan dengan pengobatan medikamentosa atau operasi b. Pada audiometric terdapat gap antara hantaran tulang dan hantaran udara c. Pada timpanometri tampak grafik tipe B d. Pada test Weber terdapat lateralisasi kearah telinga yang terganggu e. Semua benar

7. Yang termasuk obat ototoksik: a. Streptomisin b. Kinin c. Furosemid d. Gentamisin e. Semua benar 8. Recruitment pada penderita dengan gangguan dengar merupakan suatu fenomena sebagai berikut, kecuali: a. Diatas ambang dengar, pendengarannya lebih sensitive b. Khas untuk ketulian sensorineural c. Khas untuk ketulian oleh gangguan di koklea d. Khas untuk ketulian konduktif e. Dapat membedakan bunyi 1 dB 9. Hal-hal dibawah ini merupakan tanda presbikusis kecuali: a. Timbul pada usia 50-60 th b. Bersifat sensorineural c. Bersifat bilateral simetris d. Gangguan pada umumnya pada frekuensi rendah e. Terdiri dari tiga tipe yaitu sensoris, sentral dan metabolik 10. Gambaran gangguan pendengaran tipe campuran, kecuali a. Hantaran udara menurun b. Terdapat gap antara hantaran tulang dan hantaran udara c. Hantaran tulang menurun d. Hantaran udara dan tulang berhimpitan e. Air bone gap lebih dari 15 dB 11. Jalur mekanisme konduksi udara pada telinga: a. CAE Memb timpani tulang pendengaran basis stapes b. CAE Memb timpani tulang pendengaran for. Ovale koklea c. CAE Memb timpani tulang pendengaran koklea N. acusticus d. CAE Memb timpani tulang pendengaran koklea N statoacusticus e. CAE Memb timpani tulang pendengaran koklea N statoacusticus Otak 12. Bone conduction adalah hantaran melalui: a. Maleus incus stapedius for. Ovale b. Maleus incus stapedius labirintus osseus c. Os mastoid menggetarkan memb. Timpani - Maleus incus stapedius d. Os mastoid menggetarkan memb. Timpani - Maleus incus stapedius labirintus osseus e. Os mastoid langsung labirintus

13. Tes Rinne positif, Swabach memendek berarti: a. Telinga normal b. Tuli sensorineural c. Tuli konduktif d. Gangguan tuba eustachius e. Semua salah 14. Gangguan dengar congenital a. Dapat dideteksi dini dengan pemeriksaan BERA b. Perlu penanganan usia 3 th c. Insidensi 1-3 dalam 1000 kelahiran d. Bersifat genetic e. Semua benar 15. Trias menieres disease a. Vertigo tinnitus sensorineural hearing loss b. Vertigo mual muntah - sensorineural hearing loss c. Tinitus vertigo mual muntah d. Vertigo mual muntah conductive hearing loss e. Vertigo nystagmus tinnitus 16. Yang tidak termasuk pemeriksaan audiometric objective adalah a. Test BERA b. Audiometric nada murni c. Speech reception test d. Audiometric tutur e. Timpanometri 17. Tuli konduksi terdapat pada penderita: a. Labirintitis b. Trauma akustik c. Hidrotimpanum d. Intoksikasi streptomisin e. Akustik neuroma 18. Jika saudara hanya mempunyai satu garpu tala utuk penala, yang paling tepat saudara pilih adalah: a. Frekuensi 128 Hz b. Frekuensi 256 Hz c. Frekuensi 1024 Hz d. Frekuensi 512 Hz e. Frekuensi 2048 Hz

19. Gangguan pendengaran konduktive biasanya disebabkan oleh: a. Kelainan fungsi round window b. Kelainan di promontorium c. Kelainan pada tulang-tulang pendengaran d. Kelainan biokimia endolimfe e. Kelainan membrane basalis 20. False Rinne negative ditemukan pada penderita: a. Otosklerosis b. Atresia liang telinga c. Tuli saraf berat satu telinga d. Perforasi total membrane timpani e. Dislokasi tulang pendengaran