Anda di halaman 1dari 29

LAPORAN KEUANGAN BANK SYARIAH

TRAINING OF TRAINERS AKUNTANSI PERBANKAN SYARIAH BANDUNG, 28 MARET 2011

Direktorat Perbankan Syariah

PERBEDAAN LAPORAN KEUANGAN


BANK KONVENSIONAL (PSAK 1) 1. Neraca 2. Laporan Laba Rugi 3. Laporan Arus Kas 4. Laporan Perubahan Ekuitas 5. Catatan Atas Laporan Keuangan BANK SYARIAH (PSAK 101) 1. Neraca 2. Laporan Laba Rugi 3. Laporan Arus Kas 4. Laporan Perubahan Ekuitas 5. Laporan perubahan dana investasi terikat. 6. Laporan Rekonsiliasi pendapatan & bagi hasil 7. Laporan sumber dan penggunaan dana zakat; 8. Laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan; 9. Catatan Atas Laporan Keuangan

Laporan Keuangan Bank Syariah

ACUAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN


BANK KONVENSIONAL (PSAK 1) 1. Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan (KDPPLK) 2. PSAK (No.1 58) BANK SYARIAH (PSAK 101) 1. Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Syariah (KDPPLKS) 2. PSAK Syariah (No.101 109) 3. PSAK 59 : Akuntansi Perbankan Syariah 3. Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI) 4. Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI)

DAFTAR PSAK SYARIAH


No. PSAKS JUDUL Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Syariah (KDPPLKS) 101 102 103 104 105 106 107 108 109 ED 110 ED 111 Penyajian Laporan Keuangan Syariah Akuntansi Murabahah Akuntansi Salam Akuntansi Istishna Akuntansi Mudharabah Akuntansi Musyarakah Akuntansi Ijarah Akuntansi Transaksi Asuransi Syariah Akuntansi Zakat, Infaq dan Shadaqah Akuntansi Peyelesaian Utang Piutang Murabahah Bermasalah Akuntansi Hawalah

PERBEDAAN PSAK 59 DAN PSAK SYARIAH


PSAK 59 Hanya untuk perbankan syariah (BUS, UUS dan BPRS Hanya mengatur dari segi perbankan syariah saja PSAK SYARIAH Untuk entitas yang melakukan kegiatan transaksi syariah Mengatur lembaga keuangan syariah dan pihak terkait Penyempurnaan PSAK 59 (ketentuan dan istilah)

ASUMSI DASAR
Dasar

Akrual (Accrual Basis)

Pengaruh transaksi diakui pada saat kejadian (bukan pada saat kas diterima atau dibayar) Penghitungan pendapatan untuk tujuan pembagian hasil usaha menggunakan dasar kas Kelangsungan Usaha (Going Concern) o Dasar yang berbeda dapat digunakan jika: Ada pembatasan kelangsungan usaha Ingin melikuidasi perusahaan; atau Mengurangi secara material skala usahanya

Neraca
Pada

dasarnya sama dengan LK umum kecuali pada sisi passiva ditambah : INVESTASI TIDAK TERIKAT, yg bukan unsur kewajiban atau modal. kreteria. Bank mempunyai hak (1) menggunakan dan menginvestasikan dana (2) mencampurkan dana dengan dana lainnya. Keuntungan dibagikan sesuai dengan nisbah yang disepakati Bank tidak memiliki kewajiban secara mutlak untuk mengembalikan dana jika mengalami kerugian tidak terikat -> dana yang diterima bank dengan

Investasi

PERSAMAAN AKUNTANSI

Neraca bank konvensional AKTIVA = KEWAJIBAN + MODAL

Neraca bank syariah AKTIVA = KEWAJIBAN + INVESTASI TIDAK TERIKAT + MODAL

Neraca Bank Islam (on balance sheet) Assets


Kontrak -Jual beli Murabahah Salam PIUTANG Istishna Ijarah => ujroh Kontrak - Bagi hasil Mudharabah Musyarakah Liability & Equity Kewajiban Tabungan wadiah Giro wadiah Investasi Tidak Terikat Tabungan mudharabah Deposito mudharabah

Earning Assets

Prinsip wadiah Dana dijamin (wajib) dikembalikan semua (100%)


Prinsip Mudharabah Mutlaqah / Unrestricted Kerugian => ditanggung shahibul maal Tidak ada jaminan dana dikembalikan 100%

PEMBIAYAAN

Fixed Assets

Equity

Equity of share holder


10

10

Neraca Bank Syariah


AKTIVA
Kas Penempatan pada Bank Indonesia Giro pada Bank lain Penempatan pada Bank Lain Effek-effek Piutang (murabahah, salam,
istishna)

KEWAJIBAN
Kewajiban Segera Simpanan (Giro Wadiah & Tabungan Wadiah) Kewajiban Lain (hutang salam & hut.
Istishna)

Kewajiban kepada Bank Lain Pembiayaan yang diterima Keuntungan yg sudah diumumkan belum
dibagi

Pembiayaan Mudharabah Pembiayaan Musyarakah Persediaan (aktiva untk dijual


kembali)

Hutang Zakat Hutang Pajak Hutang Lainnnya

Aktiva yang diperoleh untuk Ijarah Aktiva Istishna Dalam Penyelesaian Penyertaan Aktiva tetap dan akumulasi
penyusutan

INVESTASI TIDAK TERIKAT


ITT Bukan Bank (Tab & Deposito
Mudharabah)

ITT Bank ( Tabungan & Deposito


Mudharabah)

Aktiva lainnya

EKUITAS
Modal disetor

11

11

NERACA BANK SYARIAH


NO.
1. 2. 3. 4. 5. Kas Penempatan Pada BI Penempatan Pada Bank lain Surat Berharga Yang Dimiliki Piutang a. Piutang Murabahah 06) b. Pendapatan Margin Murabahah yang ditangguhkan -/c. Piutang Salam d. Piutang Istishna' f. Piutang Qardh 6 Pembiayaan 10) a. Pembiayaan Mudharabah b. Pembiayaan Musyarakah c. Lainnya 7. 8. Persediaan Ijarah 44) a. Aktiva Ijarah b. Akumulasi Penyusutan Aktiva Ijarah -/9. 10. 11. Tagihan Lainnya Penyertaan 12) 11) 13) 210 211 212
15.

AKTIVA
03) 04) 05)

SANDI
100 120 130 140 150 06) 151 152 153 08) 159 160 161 169 170 180 185 190 200

NO. 1.

PAS IVA Dana Simpanan Wadiah 18) a. b. c. Giro Wadiah Tabungan Wadiah Lainnya Tabungan Mudharabah Deposito Mudharabah Lainnya 19) 20) 21) 23) 19) 19)

SANDI 300

2.

Dana Investasi Tidak Terikat (Mudharabah Muthlaqah) a. b. c. 321 322 329 340 350 355 360 365 368 370 27) 28) 393 394 400 410 421 -/422 431 -/32) 33) 432 433 434 436 -/437 445 451 452

3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Kewajiban Kepada Bank Indone sia Kewajiban Kepada Bank Lain

07) 08) 09)

Surat Berharga Yang Dite rbitkan 22) Pembiayaan/Pinjaman Yang Diterima Kewajiban Lainnya Pinjaman Subordinasi Setoran Jaminan 26) Antarkantor Pasiva a. Melakukan kegiatan ope rasional di Indonesia b. Melakukan kegiatan ope rasional di luar Indonesia 24) 25)

e. Pendapatan Margin Istishna yang ditangguhkan -/-

11. 12. 13.

Rupa-Rupa Pasiva Modal Pinjaman Modal Disetor a. Modal dasar

29) 30)

31)

b. Modal yang be lum disetor 14. a. Agio b. Disagio c. Modal Sumbangan

Perkiraan Tambahan Modal Disetor

Penyisihan Penyusutan Aktiva Produktif a. Cadangan Umum -/b. Cadangan Khusus -/Aktiva Istishna' dalam penyelesaian 14) Aktiva Tetap dan Inventaris a. Tanah dan Gedung b. Akumulasi Penyusutan Gedung c. Inventaris -/-/-

d. Dana Setoran Modal i. Se lisih le bih

e. Pe nye suaian akibat pe njabaran laporan keuangan ii. Se lisih kurang 16. Cadangan a. Cadangan Umum b. Cadangan Tujuan 17. Laba/Rugi a. Tahun-Tahun Lalu i. Laba Rugi Laba Rugi TOTAL -/PAS IVA -/02) 461 462 465 466 490 ii. i. ii.

12. 13.

Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap

213 214 215 216 15) 16) 223 224 230 290

14.

d. Akumulasi Penyusutan Inventaris Antarkantor Aktiva

a. Melakukan kegiatan operasional di Indonesia 15. Rupa-Rupa Aktiva 17)

b. Tahun Be rjalan

b. Melakukan kegiatan operasional di luar Indonesia

12

TOTAL AKTIVA

12

Neraca Bank Konvensional


AKTIVA
Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada Bank lain Penempatan pada Bank lain Effek-effek Tagihan derevatif Tagihan Akseptasi Kredit Penyertaan saham Aktiva tetap Aktiva lainnya

KEWAJIBAN
Kewajiban segera Simpanan Simpanan dari bank lain Effek-effek yang dijual dengan janji beli kembali Kewajiban Derivatif Kewajiban Akseptasi Surat berharga yang diterbitkan Pinjaman diterima Estimasi kerugian komitmen dan kontijensi Kewajiban lain-lian pinjaman subordinasi

EKUITAS
Modal disetor Tambahan modal disetor Saldo Laba (rugi)
13

13

Laporan Laba Rugi


Pada

dasarnya sama dengan unsur laporan laba rugi yang berlaku umum => ditambah dengan : Hak pihak ketiga atas Bagi Hasil Investasi Tidak Terikat
bagian keuntungan yang diberikan kepada pemilik dana atas hasil investasi selama periode laporan. tidak dapat diperlakukan sebagai biaya atau pendapatan.

14

14

Laporan Laba Rugi


Pendapatan operasi utama

bagian keuntungan / kerugian yang diberikan kepada pemilik dana atas hasil investasi selama periode laporan. tidak dapat diperlakukan sebagai biaya atau pendapatan.

(-/-)
Hak pihak ketiga atas bagi hasil Investasi Tidak Terikat

(=/=)
Pendapatan Mudharib (atas pengelolaan dana)

(+/+)
Pendapatan operasi Lainnya

(-/-)
Beban-beban
15

15

Pos-pos pada Laporan Laba Rugi Bank Syariah


Pendapatan

operasi utama: Pendapatan dari jual beli (murabahah, salam, istishna) Pendapatan dari sewa Pendapatan dari bagi hasil (mudharabah, musyarakah) Pendapatan operasi utama lainnya bagi hasil untuk pemilik dana investasi tidak terikat operasi lainnya non operasi operasi lainnya non operasi

Hak

Pendapatan Beban

Pendapatan Beban Zakat Pajak

16

16

Laporan Laba Rugi


Perbankan syariah
Pendapatan operasi utama
Pendapatan dari jual beli (murabahah, salam, ijarah) Pendapatan dari sewa Pendapatan dari Bagi Hasil (mudharabah, musyarakah) Pendapatan operasi utama lainnya

Perbankan Konvensional
Pendapatan bunga Pendapatan komisi Beban provisi dan komisi Keuntungan atau kerugian penjualan efek Keuntungan atau kerugian investasi efek Keuntungan atau kerugian Tx valas Pendapatan deviden Pendapatan operasional lainnya Beban penysh kerugian kredit & Akt Pr lain Beban Administrasi umum Beban operasional Lainnya

Hak pihak ketiga atas bagi hasil ITT Pendapatan Operasi Lainnya Beban Operasi Lainnya Pendapatan Non Operasi Beban Non Operasi Zakat Pajak

17

17

Laporannya bagaimana ?
Laporan Arus Kas => disajikan sesuai PSAK 2: Laporan arus kas dan PSAK 31 : Akuntansi Perbankan

Laporan Perubahan Ekuitas => disajikan sesuai PSAK 1 : Penyajian Laporan Keuangan

18

18

Laporan Perubahan Dana Investasi terikat

Memisahkan dana investasi terikat berdasarkan sumber dana dan memisahkan investasi berdasarkan jenisnya

19

Komponen Laporan Perubahan Investasi Terikat


Saldo Dana

awal dana investasi terikat => jumlah investasi pada setiap jenis investasi dan nilai per unit yang diterima dan unit investasi yang diterbitkan atau pembelian kembali unit atau kerugian dana investasi terikat

Penarikan

Keuntungan Bagian Beban Saldo

bagi hasil milik bank dari keuntungan investasi terikat (bank sebagai mudharib) atau imbalan (bank sebagai agent) administrasi dan beban tidak langsung lainnya yang dialokasikan bank ke investasi terikat akhir dana investasi terikat => jumlah unit investasi pada setiap jenis investasi dan nilai per unit

20

Laporan perubahan (lanjutan)

Investasi Terikat Adalah investasi yang bersumber dari pemilik dana investasi terikat yang dikelola oleh bank sebagai manajer investasi berdasarkan akad Mudharabah atau agen investasi

Bukan merupakan aktiva maupun kewajiban bank bank tidak mempunyai hak untuk menggunakan atau mengeluarkan investasi tersebut bank tidak memiliki kewajiban mengembalikan atau menanggung risiko investasi

21

Laporan perubahan (lanjutan)


Dana

Yang diserahkan => dana yang diterima bank sebagai manajer investasi atau agen investasi yang disepakati untuk diinvestasikan oleh bank sebagai mudharin maupun sebagai agent investasi. Yang ditarik => dana yang diambil atau dipindahkan sesuai dengan permintaan pemilik dana

pemilik investasi :

Keuntungan

/kerugian sebelum dikurangi bagian keuntungan manajer investasi

Adalah jumlah kenaikan atau penurunan bersih nilai investasi, selain kenaikan yang berasal dari penyetoran atau penurunan yang berasal dari penarikan.

22

Laporan perubahan (lanjutan)

Dalam hal bank bertindak sebagai :

mendapat keuntungan sebesar nisbah atas keuntungan investasi Rugi => tidak memperoleh imbalan apapun, apabila terdapat dana bank kerugian bank sebesar bagian dana yang diikut sertakan. Imbalan yang diterima sebesar jumlah yang disepakati tanpa memperhatikan hasil investasi

Manajer investasi dengan akad mudharabah

Agen investasi

23

24

LAPORAN REKONSILIASI PENDAPATAN DAN BAGI HASIL

25

Laporan Sumber dan Penggunaan Dana ZIS


Unsur dasar: sumber, penggunaan, dan saldo dana. Sumber dari bank dan pihak lain. Penggunaan: penyaluran kepada yang berhak sesuai prinsip syariah.

26

LAPORAN SUMBER DAN PENGGUNAAN ZAKAT

27

Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Qardhul Hasan


o
o

Unsur dasar: sumber, penggunaan, dan saldo dana. Sumber dana dari bank atau dari luar bank (infaq dan shadaqah dari pemilik, nasabah, atau pihak lainnya). Penggunaan: pemberian pinjaman baru dan pengembalian dana qardhul hasan temporer yang disediakan pihak lain.

28

LAPORAN SUMBER DAN PENGGUNAAN QARDHUL HASAN

29