Anda di halaman 1dari 4

Taufiq Arif Budiman 100332401008 S1 Kimia Off.

G BEBERAPA TEKNIK SAMPLING

1. Pendahuluan Sebuah populasi adalah kumpulan dari individu dengan kualitas serta ciri-ciri yang telah ditetapkan. Kualitas atau ciri tersebut dinamakan variabel. Dalam mencari sampel, para ahli biasanya menggunakan probability sample. Probability sample adalah suatu sampel yang ditarik sedemikian rupa, di mana suatu elemen (unsur) individu dari populasi tidak didasarkan pada pertimbangan pribadi, tetapi tergantung kepada aplikasi kemungkinan (probabilitas). Jika pemilihan sampel dari populasi didasarkan atas pertimbangan pribadi, maka sampel tersebut dinamakan judgement sample. 2. Beberapa terminologi Survei sampel adalah berkenaan dengan pengukuran keadaan ataupun atribut dari entitas tertentu, seperti keluarga, areal, produksi, usaha tani, guru, penyakit, dan sebagainya. Atribut serta objek yang menjadi tujuan penelitian disebut sifat atau ciri (characteristic). Unsur atau unit elementer adalah sebuah objek dimana akan dilakukan pengukuranpengukuran. Unit sampling adalah unit yang berbentuk basis dari proses sampling. Dengan kata lain, unit sampling adalah kumpulan dari unsur-unsur populasi yang tidak tumpang tindih. Inferensi statistik adalah mengadakan generelisasi terhadap populasi dengan dasar sampel yang diambil dari populasi tersebut. 3. Desain dari survei sampel Tujuan dari survei sampling adalah untuk mengadakan estimasi dan menguji hipotesis tentang parameter populasi dengan menggunakan keterangan-keterangan yang diperoleh dari sampel. Keterangan-keterangan yang diperoleh dapat dikuasai dan tergantung dari dua hal, yaitu jumlah unit sampling yang dimasukkan dalam sampel dan teknik yang digunakan dalam memilih sampel.

Sampling desain menurut C.W. Churchman, et. al. adalah sebagai berikut. Sampling Design

Fixed Sampling Design

Squential Sampling

Unrestricted Random Sample

Sampel yang ditarik secara Cara pengamatan bertingkat Restricted satu per satu dari Random Sample anggota populasi

Sample random

Sistematic sampling

Statified sampling

Multiple stage sampling

Cluster sampling

Statified cluster sampling

4. Step sebelum mengumpulkan data (survei) a. Tentukan tujuan survei b. Tetapkan populasi yang akan disurvei c. Pilihlah data yang relevan d. Tentukan derajat ketepatan e. Tentukan teknik mengumpulkan keterangan f. Carilah frame untuk menetapkan sampel g. Tentukan unit sampling h. Buat interview guide, questionnaire atau schedule i. Adakan training j. Adakan pretest k. Tetapkan waktu penelitian 5. Random sampling sederhana

Jika sebuah sampel yang besarnya ditarik dari sebuah populasi finit yang besarnya N sedemikian rupa, sehingga tiap unit dalam sampel mempunyai peluang yang sama untuk dipilih, maka prosedur sampling dinamakan random sampling sederhana. Jumlah sampel yang besarnya n yang dapat ditarik dari sebuah populasi yang besarnya N adalah
N C n N! n !( N ! n)!

a. Bilakah simple random sampling digunakan Simple random sampling hanya dapat digunakan jika: a) Teknik sampling lain yang lebih efisien tidak ada atau tidak memungkinkan untuk dilakukan. b) Keterangan-keterangan atau nama-nama dari semua unit elementer telah diketahui lebih dahulu. Walaupun demikian, keterangan tentang homogenitas unit elementer, pembagian dalam kelompok, tidak perlu diketahui terlebih dahulu. b. Cara menarik simple random sampling. a) Cara udian. b) Cara menggunakan angka random. 6. Sratified random sampling Sratified random sampling adalah sampel ditarik dengan memisahkan elemenelemen populasi dalam kelompok-kelompok yang tidak overlapping yang disebut strata, dan kemudian memilih sebuah sampel secara random dari tiap stratum. Di dalam sratified random sampling, suatu populasi yang beranggotakan N unit atau N anggota, kita bagi lebih dahulu atas beberapa subpopulasi: N1, N2, ....., Nh, ....., Ni di mana: N1 + N2 +....+ Ni = N 7. Cluster sampling Cluster sampling adalah teknik memilih sebuah sampel dari kelompok-kelompok unit-unit kecil, atau cluster. Populasi dari cluster merupakan subpopulasi dari total populasi. Unsur-unsur dalam cluster sifatnya tidak homogen, yang berbeda dengan unitunit elementer dalam strata.

8. Kesimpulan

Item 1. Bila digunakan

Simple Random Sampling 1. Jika populasi tidak terlalu menyebar menurut area 2. Jika populasi kurang lebih homogen dalam sifat yang ingin diukur

2. Kebaikan

3. Keburukan

Stratified Random Sampling 1. Jika populasi dari sifat yang ingin diteliti sangat mengelompok di satu tempat dan sproradis di tempat yang lain 2. Jika estimate cukup tepat diinginkan untuk bagian tertentu dari populasi 1. Mean sampel 1. Adanya merupakan stratifikasi dapat estimate tidak menambah bias dari mean presisi estimate populasi 2. Sangat 2. Metode estimasi memudahkan mudah dan secara sederhana administrasi 1. Sampel yang 1. List dari terpilih dapat populasi tiap menyebar stratum sehingga diperlukan meninggikan 2. Biaya transpor biaya tinggi, apalagi transportasi jika daerah 2. Frame populasi cukup luas atau list diperlukan 3. Sampel yang terpilih bisa tidak tipikal populasi

Cluster Random Sampling 1. Biaya penelitian terbatas 2. Jika populasi dapat dikelompokkan menurut clustercluster

1. List populasi tidak diperlukan 2. Biaya untuk membuat list sudah berkurang 3. Biaya transportasi lebih murah 1. Biaya untuk analisis dan mengerjakan lebih besar 2. Prosedur dalam mengadakan estimasi sukar