Anda di halaman 1dari 36

Ziad Alaztha 2008730043

ANATOMI & FISIOLOGI OTAK


Pembimbing : dr. Wiwin, Sp.S

DEFINISI
Sistem Saraf
Elemen sistem Saraf
Merupakan sistem koordinasi (pengaturan tubuh) berupa penghantaran impuls saraf ke susunan saraf pusat, pemrosesan impuls saraf dan perintah untuk memberi tanggapan rangsangan.

Neuron Sinaps Neurotransmitter

NERVOUS SYSTEM
CENTRAL NERVOUS SYSTEM Brain /Cerebrum Telencephalon Cerebral Cortex Subcortical white matter Commissure Basal ganglia Diencephalon Thalamus Hypothalamus Epithalamus Subthalamus Cerebellum Brain stem Midbrain (mesencephalon) Pons Medulla oblongata Spinal cord White matter Gray matter PERIPHERAL NERVOUS SYSTEM

MENINGEN
Selaput yang memisahkan antara tengkorak dan otak.

CEREBROSPINAL FLUID
Fungsi CSF
Menyokong dan melindungi otak dan spinal cord. Sebagai shock absorber antara otak dan tulang cranium Menjaga agar otak dan spinal cord tetap basah memungkinkan pertukaran zat antara CSF dan sel saraf. Mempertahankan tekanan intracranial Transportasi nutrisi bagi jaringan saraf mengangkut produk sisa Sebagai buffer / lingkungan yang baik bagi jaringan saraf Menjaga hemeostatis dengan cara: Mechanical protection (sebagai bantalan untuk jaringan lunak otak & medulla spinalis.) Sirkulasi (sebagai tempat pertukaran nutrien dan zat buangan antara darah dan jaringan saraf) Chemical protection (melindungi otak & medulla spinalis dari bahan kimia yang berbahaya)

Karakteristik normal CSF


Jernih (tidak berwarna) seperti air. Ditemukan sel-sel mononuclear (limfosit 2 5 sel/ml dan monosit). Tidak ditemukan mikroorganisme Sifatnya basa / alkali Tidak berbau

ALIRAN CSF
CSF dibentuk di plexus choroideus di dalam ventrikel Melalui foramen interventrikuler (munro) ventrikel III
melalui Aqua Duktus CSF mengalir ke Ventrikel IV

direabsorsi di vili arakhnoid yang menonjol ke dalam sinus venosus duramatris

ruang subarakhnoid

Melalui apertura mediana dan foramen lateralis di recessus lateralis ventriculi quarti

Sebagian di absorbsi langsung ke dalam vena di ruang subarachnoid

Sebagian lagi keluar melalui pembuluh limfe perineural saraf cranial dan spinal

VENTRIKEL
Ventrikel merupakan rongga dan saluran yang terdapat di bagian tengah otak.

Didalam ventrikel mengalir cairan serebrospinal.

SAWAR DARAH OTAK

PEMBAGIAN OTAK

Otak
Cerebrum (Otak Besar) Cerebellum (Otak Kecil) Brainstem (Batang Otak)

Limbic System (Sistem Limbik)

CEREBRUM (OTAK BESAR)


Bagian terbesar dari otak manusia

Kemampuan berfikir, analisa, logika, bahasa, kecerdasan intelektual/IQ, logika, dll


Dibagi menjadi 4 lobus :

Frontal bagian lobus yang berada paling depan dari cerebrum


Fungsi : Pusat berpikir, perencanaan, penyelesaian masalah, mengontrol perilaku individu. Parietal Di sulkus sentralis Bertanggung jawab dalam area sensoris yaitu menerima dan mengintreprestasikan sensasi nyeri, raba, tekanan dari permukaan tubuh (terletak di gyrus postsentralis). TemporalDi sebelah lateral Menerima dan menginterprestasikan suara. Area wernicke yang berfungsi sebagai area pemahaman bahasa (asosiasi) OccipitalPosterior occipital Area visual primer yang berfungsi menerima informasi dari retina mata. Area asosiasi visual yang berperan untuk menginterprestasikan pengalaman visual.

Frontal Parietal Oksipital Temporal

KORTEKS FRONTAL
Korteks motorik primer (Girus presentral) pusat gerak. Area Broca mengontrol saraf2 fasial, bicara dan pengertian bahasa. Terletak di lobus frontal kiri. Afasia Broca gangguan fungsi bicara.

Korteks Orbito frontal terletak di bagian orbital Bulbus olfaktorius untuk penciuman

Girus motorik primer/ girus presentralis

Area Broca
Korteks orbitofrontal Bulbus olfakrorius

Korteks motorik primer

Korteks Somatosensorik Primer (Girus Postsentral) tempat proses rasa dan informasi proprioseptif.

Korteks asosiasi somatosrensorik membantu integrasi dan interpretasi sensasi relatif terhadap posisi tubuh dan orientasi ruangan . Dapat membantu dengan koordinasi visuomotor.

Korteks gustatori primer tempat yang melibatkan interpretasi sensasi rasa.

Korteks somatosensorik primer/girus presentral

Korteks asosiasi somatosensorik

Korteks gustatori primer

LOBUS OKSIPITAL
Korteks visual primer
daerah otak yang bertanggung jawab terhadap pelihatan penentuan ukuran, warna, cahaya gerak (motion) dimensi dll.

Area Asosiasi Visual

menafsirkan informasi yang didapat melalui korteks visual primer.

Korteks visual primer

Area asosiasi visual

Korteks auditorik primer Korteks Olfactorik Primer


Area Wernicke

bertanggung jawab untuk pendengaran

menafsirkan bau melalui bulbus

pengertian bahasa. Terletak di lobus temporal kiri . Afasia Wernicke pengertian bahasa dihambat. Kata dan kalimat tidak jelas dimengerti , dan pembentukan kalimat dihambat.

Korteks auditorik primer Areaa Wernicke

Korteks olfaktorius primer Dihubungkan dengan bulbus olfakyoriius

Fasikulus arkuatus : Traktus di substansia alba menghubungkan area Broka dan area Wernicke ke lobus temporal, Parietal and Frontal berkoordinasi untuk berbicara . Kerusakan mengakibatkan Afasia konduksi : pendengaran dan bicara berhubungan namun sulit untuk mengulang pembicaraan

CEREBELLUM (OTAK KECIL)


Letak
Terletak di fossa crania posterior. Secara anatomis terdiri dari 1 vermis cerebelli (struktur di mediana) dan 2 hemispherium cerebella. Dihubungkan dengan medulla oblongata oleh pedunculus serebelli (superior, media dan inferior). Semua aktivitas pada bagian ini di bawah kesadaran (involuntary).

Fungsi
Keseimbangan Pengaturan tonus otot Kordinasi pergerakan

Lesi
Gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot

BRAINSTEM (BATANG OTAK)


Letak
Tempat keluar nervus cranialis

Fungsi
Pusat pernapasan, kardiovaskular, dan pencernaan Pengaturan refleks otot yang berhubungan dengan keseimbangan dan postur Penerima dan pengintregasi input sinaptik dari medulla spinalis, aktivasi korteks cerebrum Pengatur siklus tidur

Midbrain

Pons

Medulla Oblongata

BRAINSTEM (BATANG OTAK)

Mesenchepalon (midbrain)
Letak : Bagian teratas dari batang otak yang menghubungkan cerebrum dan cerebellum. Fungsi : mengontrol respon penglihatan, pembesaran pupil mata, mengatur gerakan tubuh dan pendengaran.

medulla oblongata
Letak : di dalam fossa crania posterior Struktur dalam medulla oblongata dibentuk oleh substansia grisea di bagian profunda dan substansia alba di bagian perifer. Fungsi : pusat reflex untuk jantung, Pembuluh darah (vasokonstriktor), Paru-paru (pernafasan), Saluran cerna (menelan, muntah, pengeluaran air liur)

Pons
Letak : di antara medulla oblongata dan pedunculus cerebri, dan berada di sebelah ventral cerebellum. Struktur dalam pons terdiri dari dua bagian yang berbeda dalam bentuk dan struktur, yaitu: Pars basilaris atau pars ventralis Tegmentum atau pars dorsalis, yang merupakan lanjutan dari formatio retikularis medullae oblongatae.

Pons artinya jembatan terletak antara mesensefalon dan medula oblongata Fungsi unt . memodifilasi keluaran pernafasan oleh medula

LIMBIC SYSTEM (SISTEM LIMBIK)


Mengatur emosi dan memori . Langsung berhubungan dengan fungsi luhur dan fungsi lain

A. B. C.

D. E. F.

Cingulate gyrus Fornix Anterior thalamic nuclei Hypothalamus Amygdaloid nucleus Hippocampus

Prefrontal

Limbic system

Terletak dibawah talamus di pucuk brainstem. Berfungsi mengontrol bbrp fungsi kritis tubuh. Seperti kontrol sistem otonom
Pusat respons emosi dan perilaku Mengatur temperatur tubuh

mengatur intake makanan


Mengatur keseimbangan cairan dan haus Mengontrol siklus bangun tidur

. mengontrol sistem endokrrin

Disebut sebagai pintu gerbang ke korteks serebral . Seluruh input sensorik melalui ini

VASKULARISASI OTAK
Arteri cerebri anterior 2 Arteri Carotis Interna Arteria Otak 2 Arteri Vertebralis Vaskularisasi Arteri cerebri media
Circulus Wilisi A. Vertebralis beranastomosis dengan A. vertebralis kontralateral arteri basilaris

v. Serebri superior v. Serebri media superfisialis v. Serebri media profunda

Vena cerebri externa Vena Otak Vena cerebri interna

CIRCULUS WILLISI

VENA-VENA OTAK