Anda di halaman 1dari 1

1. Tekhnik roll depan & belakang Depan - Badan dibungkukkan dan kedua telapak tangan dilempelkan ke matras.

. Jarak kedua telapak tangan sejajar dengan bahy, jari tangan merapa. Kaki boleh rapat/dibuka sejajar bahu - Dagu harus ditempelkan di DADA - Saat posisi mengguling(roll), tengkuk dijadikan sebagai tumpuan. Siku sedikit ditekuk ketika berguling - Setelah selesai berguling(posisi jongkok) kedua tangan berpegang pada mata kaki. Kemudian berdiri dengan tangan diangkat keatas(tumpuan kaki harus mantab agar tidak terjatuh kesamping) Belakang - Jongkok memblakangi matras dengan posisi kedua siku tangan menghadap atas didekat telingan. Pada saat ini dagu dan lutut ditarik menuju dada. - Hentakkan kaiki sehingga badan berguling ke belakang hingga bahu menyentuh matras. Dengan posisi lutut dan dagu dekat dengan dada dan telapak tangan dekat dengan telinga. - Ketika bahu dan tangan menyentuh matras ayunkan kaki kebelakang, sambil mendorong tangan keatas sebagai tumpuan(jika bisa) - Jongkok dengan lengan lurus kearah depan 2. Pengertian HIV/AIDS, cara penularan A. Pengertian: a. HIV: HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun. b. AIDS: AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih yang banyak dirusak oleh Virus HIV. B. Cara penularan: 1. Melalui darah. misalnya ; Transfusi darah, terkena darah HIV+ pada kulit yang terluka, jarum suntik, dsb. 2. Melalui cairan semen, air mani (sperma atau peju Pria). misalnya ; seorang Pria berhubungan badan dengan pasangannya tanpa menggunakan kondom atau pengaman lainnya, oral sex, dsb 3. Melalui cairan vagina pada Wanita. misalnya ; Wanita yang berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dsb. 4. Melalui Air Susu Ibu (ASI). misalnya ; Bayi meminum ASI dari wanita hiv+, Pria meminum susu ASI pasangannya, dsb. Adapun cairan tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ antara lain Saliva (air liur atau air ludah), Feses (kotoran atau tinja), Air mata, Air keringat serta Urine (Air seni atau air kencing).