Anda di halaman 1dari 3

PRESENTASI KASUS

kuning jernih. Sakit tidak berubah kalau pasien merubah posisi baringnya. Pasien tidak pernah merasa puas kalau habis kencing, pasien merasa masih ingin kencing lagi. Biasanya

I.

IDENTITAS PASIEN Nama Pasien : Tn. N Umur Alamat Agama Pendidikan Pekerjaan No. CM : 53 tahun : Kawung Carang 1/I Kec. Sumbang : Islam : D2 : Guru SD : 552427 III.

pasien terbangun pada malam hari untuk kencing tapi tidak sampai mengganggu tidur. Pada saat datang pasien mengeluh badannya panas. Pasien setiap harinya minum kurang dari 8 gelas, kecuali setelah pasien selesai berolahraga. Pasien mempunyai riwayat alergi obat ampicillin dan sulfa. Pasien tidak punya riwayat penyakit ginjal dan riwayat operasi. PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum : sedang, tampak kesakitan : compos mentis : T = 120/80 mmHg N = 80x / menit R = 24x / menit S = 38o C Mata : conjungtiva tidak anemis, sclera tidak ikterik Hidung : discharge tidak ada, deviasi tidak ada Mulut : karies dentis tidak ada Leher : pembesaran limfonodi tidak ada Thorax : Cor : S1>S2 reguler, bising tidak ada Pulmo : suara dasar vesikuler, ronkhi tidak ada, wheezing tidak ada Abdomen : Inspeksi : dinding perut datar Auskultasi : bising usus positif normal 1

Tanggal/Jam Pemeriksaan : 04-04-04/00.00 II. ANAMNESIS A. Keluhan utama : nyeri pada pinggang kanan belakang B. Keluhan tambahan : sakit waktu kencing C. Riwayat Penyakit Sekarang : Pasien datang dengan keluhan nyeri pada pinggang kanan belakang sejak 1,5 jam yang lalu sebelum ke RSMS disertai mual, muntah, dan pusing. Nyeri dirasakan baru kali ini. Nyeri dirasakan mulai dari pinggang kanan belakang kemudian menjalar ke depan. BAB lancar. BAK sedikit dan sering serta tidak bisa ditahan. Pasien merasakan sakit pada saat BAK, kencingnya tidak bercabang, pancaran air kencing lebih pendek dari biasanya, diakhir kencing menetes, dan warna air kencing

1. Status generalis Kesadaran Tanda vital

Palpasi : nyeri tekan tidak ada Perkusi : timpani Ektremitas : superior : oedem tidak ada inferior : oedem tidak ada 2. Status lokalis Regio lumbalis dextra : nyeri ketok ginjal ada 3. Rectal Toucher Tonus sfingter ani cukup, ampula recti tidak kolaps, mukosa rectum licin, tidak teraba massa, tidak teraba pembesaran prostat, nyeri tekan tidak ada, sarung tangan tidak ada feses, tidak ada lendir, tidak ada darah. IV. RESUME pasien laki-laki, usia 53 tahun pekerjaan guru nyeri pada pinggang kanan belakang nyeri dirasakan mulai dari pinggang kanan belakang kemudian menjalar ke depan sakit pada saat BAK, kencingnya tidak bercabang, pancaran air kencing lebih pendek dari biasanya, diakhir kencing menetes, dan warna air kencing kuning jernih BAK sedikit dan sering serta tidak bisa ditahan sakit tidak hilang bila pasien merubah posisi baring V.

tidak pernah merasa puas kalau habis kencing terbangun pada malam hari untuk kencing tapi tidak sampai mengganggu tidur mengeluh badan panas setiap harinya minum kurang dari 8 gelas, kecuali setelah pasien selesai berolahraga mempunyai riwayat alergi obat ampicillin dan sulfa tidak punya riwayat penyakit ginjal dan riwayat operasi

B. Pemeriksaan Fisik 1. Status generalis Keadaan umum : sedang, tampak kesakitan Tanda vital : T = 120/80 mmHg N = 80x / menit R = 24x / menit S = 38o C 2. 3. Status lokalis Regio lumbalis dextra : nyeri ketok ginjal ada Rectal Toucher Tonus sfingter ani cukup, ampula recti tidak kolaps, mukosa rectum licin, tidak teraba massa, tidak teraba pembesaran prostat, nyeri tekan tidak ada, sarung tangan: tidak ada feses, tidak ada lendir, tidak ada darah. DIAGNOSIS KERJA 2

A. Anamnesis

Disfungsi miksi e.c Urolithiasis dengan infeksi saluran kemih VI. DIAGNOSIS BANDING Tumor saluran kemih VII. PEMERIKSAAN PENUNJANG Foto BNO-IVP Urine rutin VIII. PENGOBATAN Antibiotik Operasi IX. PROGNOSIS Dubia