Anda di halaman 1dari 23

Ruang Lingkup keperawatan Keluarga

Disusun oleh: Elisabeth D.A

RUANG LINGKUP KEPERAWATAN KELUARGA


Ruang lingkup praktik keperawatan komunitas meliputi: 1. upaya-upaya peningkatan kesehatan (promotif), 2. pencegahan (preventif), 3. pemeliharaan kesehatan dan pengobatan (kuratif), 4. pemulihan kesehatan (rehabilitatif) 5. Mengembalikan serta memfungsikan kembali baik individu, keluarga, kelompok dan masyarakat ke lingkungan sosial dan masyarakatnya (resosialisasi).

Dalam memberikan asuhan keperawatan komunitas, kegiatan yang ditekankan adalah upaya preventif dan promotif dengan tidak mengabaikan upaya kuratif, rehabilitatif dan resosialitatif.

1.UPAYA PROMOTIF
Upaya promotif dilakukan untuk meningkatkan kesehatan individu, keluarga, kelompok dan masyarakat dengan jalan memberikan: 1.Penyuluhan kesehatan masyarakat 2.Peningkatan gizi 3.Pemeliharaan kesehatan perseorangan 4.Pemeliharaan kesehatan lingkungan 5.Olahraga secara teratur 6.Rekreasi 7.Pendidikan seks.

2.UPAYA PREVENTIF
Upaya preventif ditujukan untuk mencegah terjadinya penyakit dan gangguan terhadap kesehatan individu, keluarga, kelompok dan masyarakat melalui kegiatan: 1.Imunisasi massal terhadap bayi, balita serta ibu hamil 2.Pemeriksaan kesehatan secara berkala melalui posyandu, puskesmas maupun kunjungan rumah 3.Pemberian vitamin A dan yodium melalui posyandu, puskesmas ataupun di rumah. 4.Pemeriksaan dan pemeliharaan kehamilan, nifas dan menyusui.

3.UPAYA KURATIF
Upaya kuratif ditujukan untuk merawat dan mengobati anggota-anggota keluarga, kelompok dan masyarakat yang menderita penyakit atau masalah kesehatan, melalui kegiatan: 1.Perawatan orang sakit di rumah (home nursing) 2.Perawatan orang sakit sebagai tindak lanjut perawatan dari puskesmas dan rumah sakit 3.Perawatan ibu hamil dengan kondisi patologis di rumah, ibu bersalin dan nifas 4.Perawatan payudara 5.Perawatan tali pusat bayi baru lahir.

4.UPAYA RAHABILITATIF

Upaya rehabilitatif merupakan upaya pemulihan kesehatan bagi penderitapenderita yang dirawat di rumah, maupun terhadap kelompok-kelompok tertentu yang menderita penyakit yang sama, misalnya kusta, TBC, cacat fisik dan lainnya., dilakukan melalui kegiatan: 1.Latihan fisik, baik yang mengalami gangguan fisik seperti penderita kusta, patah tulang maupun kelainan bawaan 2.Latihan-latihan fisik tertentu bagi penderitapenderita penyakit tertentu, misalnya TBC, latihan nafas dan batuk, penderita stroke: fisioterapi manual yang mungkin dilakukan oleh perawat.

5.UPAYA RESOSIALITATIF
Upaya resosialitatif adalah upaya mengembalikan individu, keluarga dan kelompok khusus ke dalam pergaulan masyarakat, diantaranya adalah kelompok-kelompok yang diasingkan oleh masyarakat karena menderita suatu penyakit, misalnya kusta, AIDS, atau kelompok-kelompok masyarakat khusus seperti Wanita Tuna Susila (WTS), tuna wisma dan lainlain. Di samping itu, upaya resosialisasi meyakinkan masyarakat untuk dapat menerima kembali kelompok yang mempunyai masalah kesehatan tersebut dan menjelaskan secara benar masalah kesehatan yang mereka derita. Hal ini tentunya membutuhkan penjelasan dengan pengertian atau batasan-batasan yang jelas dan dapat dimengerti..

Sasaran Pelayanan Keperawatan Keluarga


Sasaran pelayanan keperawatan keluarga : a. Keluarga sehat Jika seluruh anggota keluarga dalam kondisi sehat tetapi memerlukan antisipasi terkait dengan siklus perkembangan manusia dan tahapan tumbuh kembang keluarga. Fokus intervensi keperawatan terutama pada promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.

b.Keluarga risiko tinggi dan rawan kesehatan


Jika satu atau lebih anggota keluarga memerlukan perhatian khusus. Keluarga risiko tinggi termasuk keluarga yang memiliki kebutuhan untuk menyesuaikan diri terkait siklus perkembangan anggota keluarga, keluarga dengan faktor resiko penurunan status kesehatan misalnya: bayi BBLR, balita gizi buruk/ kurang, bayi/balita yang belum diimunisasi, bumil anemi.

c.Keluarga yang memerlukan tindak lanjut


Keluarga yang anggota keluarganya mempunyai masalah kesehatan dan memerlukan tindak lanjut pelayanan keperawatan/ kesehatan misalnya: klien pasca hospitalisasi penyakit kronik, penyakit degeneratif, tindakan pembedahan, penyakit terminal.

Jenis Pelayanan Keperawatan Keluarga


a. Hospice Hospital Care Unit ini berada didalam rumah sakit dan merupakan suatu unit tersendiri dalam struktur organisasi rumah sakit. b. Hospice Adakalanya klien dalam keadaan tidak memerlukan pengawasan ketat atau tindakan khusus lagi, tetapi belum dapat dirawat di rumah karena masih memerlukan pengawasan

klien kemudian dirawat di suatu tempat khusus (hospis) yang berada di luar lingkungan rumah sakit. c.Hospice Home Care Perawatan di rumah merupakan kelanjutan perawatan di rumah sakit. Pada perawatan di rumah, keluarga mempunyai peran yang lebih menonjol. Sebagian besar tindakan perawatan dilaksanakan oleh keluarga.

Beberapa trend dan Isu dalam keperawatan Keluarga diantaranya : 1. Trend dan isu Global : 1) Dunia tanpa batas (global village) mempengaruhi sikap dan pola perilaku kekuarga 2) Kemajuan dan pertukaran iptek yang semakin globalsehingga penyebarannya semakin meluas

Trend dan isu keperawatan keluarga: Global,nasional dan Regional

3) Kemajuan teknologi di bidang transportasi sehingga tingkatmobilisasi penduduk yang tinggi seperti migrasi yang besar-besaran yang berpengaruh terhadap interaksi keluarga yang berubah
4) Standar kualitas yang semakin diperhatikan menimbulkan persaingan yang ketak serta menumbuhkan munculnya sekolah-sekolah yang mengutamakan kualitas pendidikan.

Next
5) Kompetisi global dibidang penyediaan sarana dan prasaranaserta pelayanan kesehatan menuntut standar profesionalitas keperawatanyang tinggi.

2. Trend dan Isu Nasional


1.Semakin tingginya tuntutan profesionalitas pelayanan kesehatan 2.Penerapan desentralisasi yang juga melibatkan bidang kesehatan 3.Peran serta masyarakat yang semakin tinggi dalam bidang kesehatan

Next
4.Munculnya perhatian dari pihak pemerintah mengenai masalah kesehatanmasyarakat seperti diberikannya bantuan bagi keluarga miskin serta asuransikesehatan lainnya bagi keluarga yang tidak mampu.

permasalahan mengenai trend dan isu keperawatan keluarga yang muncul di indonesia
1. 2. 3.

4.

Sumberdaya tenaga kesehatan yang belum dapat bersaing secara global Belum adanya perawat keluarga secara khusus di negara kita Penghargaan dan reward yang dirasakan masih kurang bagi para tenagakesehatan Pelayanan kesehatan yang diberikan sebagian besar masih bersifat pasif

Next

5. Masih tingginya biaya pengobatan khususnya di sarana-sarana pelayanankesehatan yang memiliki kualitas baik 6.Pengetahuan dan ketrapilan perawat yang masih perlu ditingkatkan 7. Rendahnya minat perawat untuk bekerja dengan keluarga akibat sistem yang belum berkembang.

Next
8. Pelayanan keperawatan keluarga yang belum berkembang meskipun telahdisusun telh disusun pedoman pelayanan keluarga namun belumdisosialisaikan secara umum 9. Geografis Indonesia yang sangat luas namun belum di tunjang denganfasilitas transfortasi yang cukup 10. Kerjasama program lintas sektoral belum memadai-Model pelayanan belum mendukung peran aktif semua profesi. 11. Lahan praktek yang terbatas-Sarana dan prasarana pendidikan juga terbatas 12. Rasio pengajar dan mahasiswa yang tidak seimbang-Keterlibatan berbagai profesi selama menjalani pendidikan juga kurang