Anda di halaman 1dari 44

VIROLOGI

dr. Mirsal Picasso

Virus
Dari bahasa latin, artinya racun Ilmu tentang Virus Virologi. Partikel non seluler yang terdiri dari
DNA atau RNA Selubung protein (kapsid)

Tidak bernapas Tidak mempunyai nama latin seperti halnya organisme lain (bakteri, jamur, dll)
(rabies virus) (polio virus) (adenovirus= jaringan adenoid)

VIRUS
Mikroorganisme kecil, hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron Hanya dapat memperbanyak diri di dalam sel-sel hidup (hewan, tumbuh-tumbuhan, atau mikroorganisme lain) Parasit intraseluler obligat

Tidak mempunyai perlengkapan metabolik sendiri Tidak mampu membangkitkan energi atau mensintesis protein Ukuran virus<Riketsia<Bakteri

Virus VS Sel

SEJARAH PENEMUAN VIRUS


D. Iwanowsky (1892) dan M. Beijerinck (1899) adalah ilmuwan yang menemukan virus penyakit mozaik daun tembakau. W.M. Stanley (1935) ilmuwan Amerika berhasil mengkristalkan virus penyebab penyakit mozaik daun tembakau (virus TMV). 1898 Loeffler & Frosch menemukan virus Foot and Mooth Desease

Twort (Inggris/1915) & DHerelle (Perancis/1917) menemukan Bacteriophage. Edward Jenner menemukan vaksinasi cowfox.

Mini Quizz
Dalam bahasa latin, virus berarti ... Virus bernapas dan memerlukan oksigen (B/S) Materi genetik virus yaitu .... dan ....... Materi genetik tersebut terbungkus oleh protein yang disebut ... Sistem penamaan virus sama dengan bakteri yaitu sistem binomial (B/S) Virus hanya dapat hidup pada .............. Oleh karena itu disebut sebagai ...... Virus dapat memproduksi energi sendiri (B/S) Virus tidak mempunyai perlengkapan metabolik seperti mitokondria, sitoplasma, dan lain-lain (B/S) Virus lebih besar dari bakteri (B/S) Vaksinasi pertama ditemukan oleh Edward Jenner yaitu vaksinasi .....

STRUKTUR VIRUS
Tubuhnya hanya tersusun dari selubung protein di bagian luar dan asam nukleat (RNA & DNA) di bagian dalamnya Berdasarkan asam nukleat yang terdapat pada virus, kita mengenal virus DNA dan virus RNA. Virus hanya dapat berkembang biak (bereplikasi) pada medium yang hidup (embrio, jaringan hewan, jaringan tumbuhan). Bahan-bahan yang diperlukan untuk membentuk bagian tubuh virus baru, berasal dari sitoplasma sel yang diinfeksi

Partikel Virus ada 2: Bagian Luar, tersusun atas Kapsid (Protein) dan Selubung lipoprotein (tidak semua virus memiliki). Bagian Dalam, tersusun atas Molekul asam nukleat dan berbagai protein

5 jenis struktur dasar virus


icosahedral nucleocapsid nucleocapsid

lipid bilayer

ICOSAHEDRAL
helical nucleocapsid

ENVELOPED ICOSAHEDRAL

COMPLEX
nucleocapsid

lipid bilayer glycoprotein spikes = peplomers

HELICAL

ENVELOPED HELICAL
14

Adapted from Schaechter et al., Mechanisms of Microbial Disease

Gambar : Struktur Virus


Bacteriofage Kapsid Protein DNA
Animal virus RETROVIRUS DNA

Kapsid Protein

DNA Kapsid Protein

by gomes.hada@gmail.com

16

Gambar Virus

Virus Influenza
by gomes.hada@gmail.com 17

Klasifikasi Virus
Virus tidak mengenal taksonomi atau klasifikasi sebagaimana berlaku pada tumbuhan dan hewan. Pada virus tidak dikenal taksa-taksa seperti kelas, ordo, famili, genus dll tetapi hanya dikenal GRUP. Dalam klasifikasi virus virus dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri fisik dan biokimia partikelnya serta karekteristik inang dan vektornya.

Baltimore classification

KLASIFIKASI VIRUS menurut jaringan yang diserang


Neurotropic : Japanese enchepalistis, St. louis enchepalistis, Equine enchepalistis, Lymphocytic chorio meningitis Dermatotropic: Molluscum contangiosum, Rubella, Herpes, Variola (small pox) Viscerotropic : Infectious hepatitis, Colorado tick fever, serum hepatitis : yelow fever Pantropic : Cox sackie, Dengue phlebotomus Miscellaneous : Mumps, Influenza, Common cold

KLASIFIKASI VIRUS menurut inang yang diinfeksi


Virus hewan Virus Tumbuhan Virus Manusia Virus bakteri

KLASIFIKASI VIRUS menurut materi genetik


Virus DNA (ex: bakteriophage, adenovirus, virus herpes) Virus RNA (ex: HIV, virus polio, virus influenza)

Nama Virus dan Penyakit yang ditimbulkannya


Virus DNA Poxvirus Campak, cacar, myxomatosis pada kelinci, dan penyakit pada burung hantu. Infeksi Mulut dan alat kelamin manusia, tumor Infeksi Usus & alat pernapasan manusia, konjungtivitis, dan Tumor. Kutil pada manusia dan kanker pada hewan NCD (tetelo pada ayam) Influenza Tumor kelenjar susu, leukemia, AIDS dan sarkoma rous pada ayam Rabies Muntah dan diare Demam berdarah Infeksi perut, poliomyelitis, dan hepatitis A.
by gomes.hada@gmail.com

Herpesvirus Adenovirus

Papovavirus Virus RNA Paramyxovirus Myxovirus Retrovirus

Rhabdovirus Reovirus Togavirus Picornavirus

BACTERIOPHAGE
Bacteriophage digunakan untuk mempelajari dan mengidentifikasi virus, karena lebih sederhana dan mudah dimengerti. Bacteriophage ditemukan oleh Twort (1915) dari Inggris dan DHerelle (1917), dari Perancis.

Bacteriophage hanya mengandung DNA.

Bacteriophage terdiri 2 bagian : Bagian luar : kapsul yg terdiri dari protein tidak aktif. Dalam kapsul terdapat DNA yg merupakan pusat aktivitas. Bagian ekor: bagian ujungnya bermuatan listrik RECEPTOR Receptor merupakan tempat menempel pada receptor bakteri yang diserang.

Reproduksi virus

Siklus litik
Maka cara reproduksi virus terdiri dari 2 tahap yaitu : 1. Tahap pertama Siklus Litik, yang mempunyai 5 (lima) tahap yakni : a. Tahap adsorpsi (Penempelan) b. Penetrasi c. Sintesis d. Perakitan e. Lisis

by gomes.hada@gmail.com

30

Gambar 1 .Siklus Litik

Virus atau materi genetik yang masuk ke dalam sitoplasma sel inang

by gomes.hada@gmail.com

31

Siklus lisogenik
Sel inang pada tahap akhir siklus tidak mengalami kerusakan atau kematian. Tahap siklus lisogenik yaitu 1. Adsorbsi (penempelan) 2. Penetrasi (penyuntikan) 3. Penggabungan, pada fase ini DNA menyisip ke dalam DNA bakteri sehingga DNA bakteri mengandung materi genetik virus. DNA virus yang menempel pada DNA bakteri dan tidak aktif disebut : Profage. 4. Pembelahan

Perbedaan antara Siklus litik dan lisogenik


No Variabel Pembeda Siklus Litik Siklus Lisogenik

1.
2

Kondisi awal Bakteri (sel inang)


Jumlah tahapan

Non virulen
5 tahap : adsorbsi, penetrasi, Sintesis, pematangan dan lisis

Virulen
4 tahap : adsorbsi, penetrasi, pengabungan dan pembelahan

Kelanjutan siklus

Terhenti, karena sel inangnya rusak/mengalami lisis Mengalami lisis (mati)

Dapat dilanjutkan dengan siklus litik jika virulensi bakteri hilang Tidak mengalami lisis (tidak mati)

Kondisi akhir bakteri (sel inang)

Cara penularan
Virus bersifat menular. Penularan itu bisa terjadi melalui beberapa cara. Ada yang penularannya langsung dari penderita ke orang yang sehat melalui kontak langsung, atau tidak langsung melalui peralatan yang digunakan. Adapula yang penularannya melalui saluran pernapasan dan vektor binatang.

Mini Quizz
Berdasarkan asam nukleat atau materi genetiknya, virus terbagi menjadi virus .... dan .... Virus dapat berkembang biak pada sisa-sisa tumbuhan (B/S) Dalam berkembang biak, virus membutuhkan bahan-bahan yang berasal dari .... Apakah semua virus memiliki kapsid? Apakah semua virus memiliki selubung lipoportein? Sebutkan klasifikasi virus menurut jaringan yang diserang dan masing-masing satu contohnya! Sebutkan contoh virus DNA! Sebutkan contoh virus RNA!

Mini Quizz
Bakteriofag termasuk virus .... Bagian bakteriofag yang akan menempel pada sel yang diinfeksi disebut .... Sebutkan dua macam siklus reproduksi virus ... Sebutkan tahap-tahap siklus litik! Sebutkan tahap-tahap siklus lisogenik! Pada siklus litik, sel inang akan ..... Pada siklus lisogenik, sel inang akan .... Proses penggabungan DNA virus bakteriofag ke DNA bakteri akan membentuk .... Sebutkan 4 cara penularan virus ...

RESISTENSI
Virus tidak peka terhadap antibiotik Virus dalam keadaan kering lebih tahan panas dari pada virus infektif Virus cepat rusak oleh cahaya langsung Suasana Alkali lebih mudah membunuh virus (NaOH2 ,CaOH) Garam logam berat, senyawaan chlorida efektif untuk membunuh virus

Pencegahan
Cara pencegahan alami yng dilakukan zat antibodi. Cara pencegahan buatan melalui pemberian vaksin kepada orang yang sehat untuk merangsang pembentukan zat antibody.

Penyakit virus
Virus herpes, menyebabkan lesi-lesi pada alat kelamin pria/ wanita Virus DHF, menyebabkan penyakit DB Virus Trakom, menyebabkan penyakit trakom yang ditandai dengan bintik-bintik merah pada selaput mata. Virus hepatitis, menyebabkan radang hati. Virus cacar, menyebabkan penyakit cacar

Penyakit virus
Virus ebola, menyerang organ hati, ginjal, dan limpa. Virus Influenza, menyebabkan penyakit influenza. Virus Poliomielitis, menyebabkan penyakit polio yang menyerng system saraf. Adenovirus, menyerang system pernapasan HIV (Human immunodeficiency virus), menyerang sel darah putih dan menyebabkan AIDS

Polio

Small Pox

Pertanyaan
Virus dapat dibunuh dengan antibiotik (B/S) Virus dapat mati karena cahaya matahari (B/S) Apakah sabun dapat membunuh virus? Kenapa? Apakah klorin dapat membunuh virus? Kenapa? Untuk mencegah penyakit oleh virus, dapat diberikan .... Sebutkan contoh-contoh vaksin! Sebutkan nama virus yang dapat menyebabkan radang hati! Sebutkan nama virus yang dapat menyebabkan kelumpuhan! Virus HIV sulit diberantas karena virus ini memiliki siklus hidup .... Virus Hepatitis sulit dilenyapkan karena virus ini memiliki siklus hidup ....

SELESAI