Anda di halaman 1dari 25

Skenario 2 EPISTAKSIS

Sgd 17

Skenario 2 Epistaksis
Seorang wanita usia 20 tahun datang ke poli THT dengan keluhan keluar darah dari hidung ketika buang ingus, hidung terasa bau dan kadang-kadang disertai sakit kepala. Sebelumnya pasien juga sering mengeluhkan rinorrhea, hidung tersumbat dan bersin-bersin terutama jika berdekatan dengan kucing peliharaannya.

Pada pemeriksaan : konka inferior oedem dan livid, post nasal drip (+), septum deviasi (-)

Poin yang perlu diperhatikan !


1. Perempuan, 20 tahun, keluar darah dari hidung ketika buang ingus 2. Hidung terasa bau dan kadang-kadang disertai sakit kepala 3. RPT : rinorrhea, hidung tersumbat, dan bersinbersin terutama berdekatan dengan kucing

4. Pemeriksaan : konka inferior oedem dan livid, post nasal drip (+), septum deviasi (-)

Permasalahan !
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Apa itu epistaksis dan mengapa ? Mengapa hidung terasa bau dan sakit kepala ? Apa dan mengapa rinorrhea ? Mengapa hidung tersumbat ? Mengapa bersin-bersin ketika dekat kucing ? Mengapa konka inferior oedem dan livid ? Mengapa post nasal drip ? Apa itu septum deviasi ?

1. Apa itu epistaksis dan mengapa ?


Epistaksis adalah keluarnya darah dari dari hidung yang bisa disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah atau kapiler halus di hidung.

2. Mengapa hidung terasa bau dan sakit kepala ?

Dimungkinkan karena tumpukan cairan sinus yang sudah diinfeksi bakteri menyebabkan bau dan tubuh mengirimkan pesan ke tubuh berupa sakit kepala sebagai penanda

3. Apa dan mengapa rinorrhea ?


Rinorrhea adalah sekresi mukus encer dari hidung yang disebabkan salah satunya oleh hiperskresi dan permeabilitas kapiler yang meningkat pada kelenjar mukosa dan sel goblet.

4. Mengapa hidung tersumbat ?


Karena dilatasi arteriola dan kapiler sehingga meningkatkan permeabilitas kapiler yang menyebabkan transudasi cairan dan edema

5. Mengapa bersin-bersin ketika dekat kucing ?


Kemungkinan pasien alergi terhadap bulu kucing sehingga menimbulkan dampak bersinbersin.

6. Mengapa konka inferior oedem dan livid ?


Sama seperti no.4 Karena dilatasi arteriola dan kapiler sehingga meningkatkan permeabilitas kapiler yang menyebabkan transudasi cairan dan edema akan menimbulkan rasa hidung tersumbat dengan penampakan konka yang agak pucat ataupun memar.

7. Mengapa post nasal drip ?


Karena tersumbatnya saluran sinus paranasal sehingga memaksa sebagian kecil cairan merembes keluar dari belakang nasofaring

8. Apa itu septum deviasi ?


Septum deviasi adalah pergeseran septum nasi sehingga mengganggu saluran sinus bahkan dapat menyumbat saluran sinus yang dapat menimbulkan masalah seperti sinusitis.

Kesimpulan sementara
Melihat adanya riwayat alergi Pasien mungkin mengalami rinitis yang berulang Hidung sudah terasa bau disertai sakit kepala Ditemui pula post nasal drip Sebagai indikator kuat sinusitis

Maka kemungkinan pasien mengalami sinusitis akibat rinitis berulang yang disebabkan alergi

Apa itu rinitis ?


Gangguan inflamasi pada mukosa hidung sehingga menyebabkan edema dan hipersekresi kelenjar.

Apa saja klasifikasinya ?


Rinitis (penyebab) Simplex Influenza Viral Bakteri

Rinitis kronis Medika mentosa

hipertropi

Sicca

Alergi

Vasomotor

Bagaimana patofisiologi ?
Alergi; disfungsi saraf; iritasi; medikamentosa
Peningkatan kerja sistem simpatis dan parasimpatis Dilatasi arteriol dan kapiler Peningkatan permeabilitas kapiler Transudasi cairan, edema, kongesti

apa tanda dan gejalanya ?


HIDUNG TERSUMBAT RINORRHEA BERSIN-BERSIN HIDUNG TERASA GATAL

PEMERIKSAAN APA SAJA YANG DAPAT DILAKUKAN ?


Rinoskopi anterior :
edema mukosa hidung, konka hipertropi, warna merah gelap atau pucat. Permukaan bisa licin atau tidak rata. Sekret serosa yang banyak.

Rinoskopi posterior :
Post nasal drip (+/-)

Skin test :
Alergi (+/-)

Bagaimana terapinya ?
Bisa diberikan
Decongestan lokal/oral = pseudoephedrine

Antihistamin
CTM

Analgetik
Paracetamol

Apa bedanya dengan sinusitis ?


Sinusitis adalah suatu proses peradangan pada mukosa dan selaput lendir sinus paranasal yang menyebabkan pembentukan cairan. Atau Menimbunnya cairan sinus akibat sumbatan pada ductus-ductus sinus, sehingga mudah terserang bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada sinus tersebut.

Apa penyebabnya ?
Semua keadaan yang mengakibatkan tersumbatnyaaliran lendir dari sinus ke rongga hidung. Seperti :
Faktor lokal :
Infeksi, alergi, kelainan anatomi, tumor.

Faktor sistemik :
Imunodefisiensi, medikamentosa, rinitis kronis, iritasi polutan.

Bagaimana patofisiologinya ?
Faktor penyebab Edema Sumbatan ostium

pH turun, sekret bertambah, + kerusakan silia


Bakteri masuk Infeksi gejala timbul

Apa gejalanya ?
Hidung Nasofaring Faring Telinga Mata Saluran nafas : rinorrhea, tumpat, bau : PND : batuk malam/ pagi tidak terasa nyaman : pendengaran terganggu : bisa terinfeksi melalui ductus nasoakrimalis : asma bronkhial

Bagaimana pemeriksaannya ?
Rinoskopi anterior : pus meatus medius Rinoskopi posterior : ous meatus superior Radiologi : fluid level Histopatologi : biopsi cairan sinus

Bagaimana terapinya ?
Prinsip Konservatif : perbaikan drainase : decongestan antibiotik SL (3-4 minggu) analgetik antihistamin

pembedahan