Anda di halaman 1dari 5

2.

Data Tutorial Tutorial 4 Blok 20 Skenario C Kegawatdaruratan Pediatri

Tutor Waktu Moderator Sekretaris Meja

: dr. Indra Sakti Nasution, Sp.F : 08 dan 10 Oktober 2013 : Anggrian Iba : N. Novi Kemala Sari

Sekretaris Papan : Reza Tiara Putri Rule Tutorial : 1. Alat komunikasi dinonaktifkan 2. Semua anggota tutorial harus mengeluarkan pendapat 3. Berbicara yang sopan dan penuh tata karma.

2.2

Skenario Kasus B blok XX

Rizka, bayi perempuan, berusia 3 tahun dengan berat badan 15 kg dibawa ibunya ke Puskesmas Plaju karena kaki tangannya dingin seperti es, tampak lesu dan mata cekung. Rizka sudah tidak BAK sejak 12 jam yang lalu. Sejak 3 hari yang lalu Rizka BAB cair frekuensi 7-10 x/hari dengan jumlah - gelas belimbing dalam 1 kali BAB, konsistensi cair, darah dan lendir tidak ada dan dibawa ibunya berobat ke bidan tapi tidak ada perubahan. Pemeriksaan Fisik : Keadaan Umum : kesadaran apatis, nadi filiformis, frekuensi napas : 40x/menit, capillary refilled time >3 detik Keadaan Spesifik : Kulit : kutis marmorata, teraba dingin dan turgor kembali sangat lambat Kepala : mata cekung, mukosa bibir dan mulut kering Dari hasil pemeriksaan diatas, Dokter Puskesmas tersebut akan melakukan tindakan pertolongan pertama yaitu memposisikan anak dalam posisi hirup kemudian saat akan memberikan cairan resusitasi, akses vena sulit didapat.

2.3

Data Seven Jump

2.3.1 Klarifikasi Istilah 1. Apatis adalah keadaan tidak ada perasaan atau emosi atau ketidakacuan 2. Posisi hirup adalah posisi kepala dengan semi ekstensi untuk perbaikan jalan nafas 3. Cutis marmorata adalah bercak bercak kemerahan yang menyerupai lingkaran/ bulat kemerahan pada badan dan tangan secara simetris 4. Nadi filiformis adalah pembuluh darah berbentuk benang- benang kecil karena kurangnya aliran darah ke perifer 5. Capillary refilled time adalah waktu pengisian kembali pembuluh darah kapiler 6. Mata cekung adalah suatu keadaan yang menandakan dehidrasi 7. Turgor adalah keadaan menjadi turgid bengkak dan tersumbat

2.3.2. Identifikasi Masalah 1. Rizka, bayi perempuan, berusia 3 tahun dengan berat badan 15 kg dibawa ibunya ke Puskesmas Plaju karena kaki tangannya dingin seperti es, tampak lesu dan mata cekung. Rizka sudah tidak BAK sejak 12 jam yang lalu. 2. Sejak 3 hari yang lalu Rizka BAB cair frekuensi 7-10 x/hari dengan jumlah - gelas belimbing dalam 1 kali BAB, konsistensi cair, darah dan lendir tidak ada dan dibawa ibunya berobat ke bidan tapi tidak ada perubahan. 3. Pemeriksaan Fisik : Keadaan Umum : kesadaran apatis, nadi filiformis, frekuensi napas : 40x/menit, capillary refilled time >3 detik 4. Keadaan Spesifik : Kulit : kutis marmorata, teraba dingin dan turgor kembali sangat lambat Kepala : mata cekung, mukosa bibir dan mulut kering Dari hasil pemeriksaan diatas, Dokter Puskesmas tersebut akan melakukan tindakan pertolongan pertama yaitu memposisikan anak dalam posisi hirup kemudian saat akan memberikan cairan resusitasi, akses vena sulit didapat.

2.3.3. Analisis Masalah 1. a. apa makna kaki tangan dingin seperti es, tampak lesu dan mata cekung? b. apa makna tidak BAK sejak 12 jam yang lalu? c. bagaimana berat badan normal anak usia 3 tahun dan cara menghitungnya? d. bagaimana normal frekuensi BAK pada anak- anak? e. apa saja kemungkinan penyebab dari gejala yang dialami Rizka? f. bagaimana mekanisme keluhan pada kasus?

2. a. apa makna sejak 3 hari yang lalu Rizka BAB cair frekuensi 7-10x/hari dengan jumlah - gelas belimbing dalam 1 kali BAB, konsistensi cair, darah dan lendir tidak ada? b. bagaimana frekuensi dan konsistensi normal dari BAB pada anak? c. apa saja klasifikasi feses? d. apa kemungkinan penyebab keluhan BAB rizka? e. bagaimana mekanisme dari BAB pada kasus? f. apa hubungan dari BAB dengan keluhan kaki tangan dingin seperti es, tampak lesu, mata cekung, dan tidak BAK sejak 12 jam yang lalu? g. apa dampak BAB yang berlebihan pada tubuh rizka? h. mengapa rizka tidak sembuh setelah di bawa ke bidan? i. apa bidan berkompetensi dalam menangani kasus ini?

3. a. Apa interpretasi dan mekanisme dari pem.fisik? b. bagaimana cara pemeriksaan Capillary refill?

4. a. apa interpretasi dan mekanisme dari pem.spesifik? b. apa penyebab akses vena sulit didapat? c. bagaimana cara melakukan resusitasi apabila akses vena sulit di dapat? d. apakah tindakan dokter yang menangani kasus rizka ini sudah benar? e. apa jenis- jenis cairan resusitasi dan bagaimana dosis pemberian cairan?

5. bagaimana cara menegakkan diagnosis pada kasus ini? 6. bagaimana diagnosis banding pada kasus ini? 7. bagaimana pemeriksaan penunjang pada kasus? 8. apa diagnosis pasti kasus ini? 9. bagaimana penatalaksanaan pada kasus? 10. bagaimana komplikasi yang terjadi? 11. bagaimana peluang sembuh? 12. bagaimana Kompetensi Dokter Umum pada kasus ini? 13. bagaimana Pandangan Islam terhadap kasus ini?

Hipotesis Rizka, bayi perempuan usia 3 tahun mengalami syok hipovolemi disebabkan dehidrasi berat et causa Gastroenteritis akut

Kerangka Konsep GE Akut

- Mata cekung - Mukosa mulut & bibir kering

Penurunan volume plasma

Syok Hipovolemik
Akses vena sulit didapat

Tidak BAK 12 jam yang lalu

Gangguan perfusi

SVR

Nadi Filiformis

Kesadaran Apatis

Akral dingin

CRT >3detik, turgor kembali lambat