Anda di halaman 1dari 48

HEPATITIS A

Pembimbing : Dr. Pratiwi Andayani, Sp.A Presentan : Rusti Hanindya Sari

STATUS PASIEN

IDENTITAS
Nama Jenis Kelamin Umur Agama Alamat : : : : : An. C Perempuan 6 tahun Islam Jln. Damai No. 47 RT 08 RW 04 Cipedak, Jagakarsa Jakarta Selatan 28 Februari 2007

Tanggal masuk RS

IDENTITAS ORANG TUA


Ayah Ibu Nama : Tn. H Ny. S Usia : 36 tahun 34 tahun Alamat : Jln. Damai No. 47 RT 08 RW 04 Cipedak, Jagakarsa Agama : Islam Islam Pendidikan: SMA SMP Pekerjaan: IRT Penghasilan: Tidak tetap

SUSUNAN KELUARGA

AYAH

IBU

8 thn

PASIEN

3,5 thn

1 thn

RIWAYAT KEHAMILAN & PERSALINAN


Kehamilan Kelahiran
Morbiditas kehamilan Perawatan antenatal Tempat dan tanggal persalinan Penolong persalinan Cara persalinan Masa gestasi Keadaan bayi Ibu pasien ketika hamil sehat Kontrol ke bidan Rumah 21 Januari 2001 Bidan Spontan Cukup bulan Berat lahir : 3600 gr Panjang lahir : 50 cm Langsung menangis

RIWAYAT PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN


Gigi Tengkurap Duduk Berjalan Bicara Membaca : : : : : : 6 Bulan 5 Bulan 8 Bulan 15 Bulan 15 Bulan 5 Tahun

Kesan : riwayat tumbuh kembang baik

RIWAYAT MAKANAN
Umur ASI/PASI Buah/Biskuit Bubur Nasi tim susu (bulan) 0-1 ASI -

2-6
8-10 10-14

ASI+PASI
ASI+PASI ASI+PASI

+
+ -

+
+ -

umur di atas 1 tahun


Jenis makanan Nasi / pengganti Sayur Daging Telur Ikan Tahu Tempe Susu Bendera Frekuensi dan jumlah 2 3 x / hari 1 x / minggu 1 x / minggu 3 x / minggu 1 x / minggu 3 x / minggu 3 x / minggu 3 x 250 ml / minggu

Kesan : Riwayat makan kurang baik

RIWAYAT IMUNISASI
Jenis imunisasi
BCG DPT/ DT POLIO CAMPAK HEPATITIS B

Pemberian
1x 3x 3x 1x 3x

Kesan : Riwayat imunisasi dasar lengkap

RIWAYAT SOSIAL EKONOMI RIWAYAT PERUMAHAN & LINGKUNGAN


Ayah pasien saat ini tidak bekerja dan ibu pasien merupakan ibu rumah tangga dan berjualan dengan membuka warung, penghasilan tidak tetap. Kesan : Riwayat sosial ekonomi rendah

Rumah kontrakan tipe 36 Ruang tamu, 2 kamar tidur, dan 1 kamar mandi Atap rumah dari genting, dinding dari tembok, dan lantai semen Ventilasi cukup baik Berada di kawasan padat penduduk Kesan : Riwayat perumahan baik dan sanitasi kurang

RIWAYAT PENYAKIT
Alloanamnesa dari ibu pasien, tanggal 1 Maret 2007 Keluhan utama : Mata dan kulit kuning Keluhan tambahan : BAK berwarna coklat seperti teh Riwayat perjalanan penyakit :
6 hari SMRS Nyeri perut kanan atas Napsu makan Mual +, Muntah + 3-4 x / hr Demam

4 hari SMRS Kedua mata kulit Kulit kulit BAK seperti teh

1 hari SMRS Pasien ke puskesmas lalu dirujuk ke RSUP Fatmawati

Masuk RS

Riwayat penyakit dahulu : Cacar air (+) Riwayat transfusi (-)


Riwayat penyakit keluarga : (-)

Pasien mempunyai kebiasaan jajan sembarangan di sekolah dan sering bertukar makanan & minuman bersama temannya.

PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum Kesadaran Tekanan nadi Nadi RR Suhu BB TB : : : : : : : : sakit sedang compos mentis 90/60 mmHg 120 x/menit, reguler 20 x/menit 36C 16 kg 116 cm

Status generalis Kulit : ikterik (+) Mata : edema palpebra -/-, sklera ikterik +/+ conjungtiva anemis -/Abdomen : buncit, supel, NT (-), shifting dullness Hepar : 2 cm di bawah arcus costae 2 cm di bawah proc.xyphoudeus Lien : tidak teraba BU (+) normal Ekstr.Bawah : akral hangat, ikterik +/+, sianosis -/-

PEMERIKSAAN PENUNJANG
(1 MARET 2007) Darah lengkap : Hb 35 Ht 12 L 6500 Tr 250000 SGOT : 738 SGPT : 1.146 IMUNOSEROLOGI Anti HAV Reaktif S/CO : 0.110 (N : S/CO 1.0)
Urine lengkap : kuning tua BJ 1010 Sedimen : Sel epitel Leukosit Eritrosit Silinder Kristal pH Protein Glukosa Keton Darah/Hb Bilirubin Urobilinogen Urobilin

+ 1-2 / LPB 1-2 / LPB 7 Negatif Negatif Negatif Negatif 1+ 0,1 +

RESUME
Dari anamnesa : Perempuan, 6 tahun, kedua mata dan kulit pasien terlihat kuning. Didahului dengan nyeri perut bagian kanan atas, yang disertai demam, Mual dan muntah (+) sebanyak 2-3x dalam sehari. Nafsu makan berkurang dan badan terlihat lesu. BAK seperti air teh. Kebiasaan jajan sembarangan dan sering bertukar makanan dan minuman bersama temannya (+)

Dari Pemeriksaan Fisik : SS/CM TD 90/60 mmHg, HR 120x/mnt, RR 20 x/mnt, S 36C Sklera ikterik +/+ Abdomen tampak membuncit, shifting dullnes -, Hepar teraba 2 cm di bawah arcus costae, 2 cm di bawah proc.Xyphoideus Ekstremitas kulit tampak ikterik
Dari Lab : SGOT SGPT Anti HAV ReaktiF S/CO 1.0

DIAGNOSA
HEPATITIS A

PENATALAKSANAAN

Tirah baring Diet rendah lemak Simptomatik


Curliv 2 x 1 tab p.o Methicol 2 x 1 tab p.o

PROGNOSIS
Ad vitam : dubia ad bonam Ad functionam : dubia ad bonam

Ad sanationam : dubia ad bonam

ANALISA KASUS
Anamnesis:
Demam, lesu, mual muntah, nyeri perut kanan atas, nafsu makan menurun sejak 6 hari sebelum masuk rumah sakit. Kesan : pada pasien ini adanya tanda-tanda dari fase prodromal berupa demam,sakit kepala, malaise, nyeri perut kanan atas, nausea, dan anoreksia yang dapat terjadi kurang lebih 3-4 hari sampai 2-3 minggu. Pada pasien ini gejala sudah terjadi sejak 1 minggu yang lalu. BAK berwrna seperti air teh kesan: setelah masa prodromal dan sebelum ikterik timbul, warna urin menjadi lebih gelap akibat ekskresi bilirubun kedalam urin. Pada pasien ini ditemukan bak seperti warna teh setelah terdapat gejala prodormal. Kulit dan mata berwarna kuning sejak 4 hari sebelum masuk RS. Kesan : setelah masa prodormal maka dilanjutkan dengan masa ikterik dimana akan terjadi peningkatan bilirubun dalam serum yang bermanifestasi dalam kulit, sklera (mukosa) dan kuku. Dapat berlangsung selama 1-4 minggu. Pada pasien ini terdapat mata dan kulit berwarna kuning sejak 4 hari SMRS sesuai dengan masa ikterik.

Pemeriksaan fisik :

Mata : Sklera ikterik +/+ Kulit : ikterik (+) Abdomen:Inspeksi : Datar Palpasi : Supel Hepar 2 jari dibawah arcus costae 2 jari di bawah proc. Xyphoideus Perkusi : Timpani Auskultasi : Bising usus (+) normal. Ekstremitas atas/bawah: akral hangat (+), ikterik +
Kesan: gambaran klinis sesuai dengan masa ikterik hepatitis viral akut.

Laboratorium : (1 MARET 2007) Darah lengkap :


Hb 35 Ht 12 L 6500 Tr 250000

Urine lengkap :
kuning tua BJ 1010 Sedimen : Sel epitel Leukosit Eritrosit Silinder Kristal pH Protein Glukosa Keton Darah/Hb Bilirubin Urobilinogen Urobilin

SGOT : 738 SGPT : 1.146 IMUNOSEROLOGI Anti HAV Reaktif S/CO : 0.110 (N : S/CO 1.0)

+ 1-2 / LPB 1-2 / LPB 7 Negatif Negatif Negatif Negatif 1+ 0,1 +

Kesan: pada masa ikterik terdapat peningkatan SGOT/PT mencapai puncak pada beberapa saat setelah timbul ikterus. Peningkatan 10-100x nilai normal yang menggambarkan adanya gangguan dari fungsi hati

HEPATITIS A

ETIOLOGI
Virus Hepatitis A RNA

EPIDEMIOLOGI
Masa inkunbasi 3-5 minggu 5 14 tahun >> Fecal oral Manusia manusia Kontaminasi makanan Lingkungan hygiene dan sanitasi yang buruk

PATOLOGI
VHA hepar Rx. Inflamasi MN nekrosis Pembesaran pemb. Limfe regional Hipoplastik sumsum tulang GIT perubahan struktur vili usus ulcus

PATOGENESIS
Virus Hepatitis A lambung usus replikasi hepar replikasi (dalam sitoplasma) Protein virus vesikel hati kanalikuli biliaris usus

GEJALA KLINIS
Asimptomatik
Sub klinik atau tidak nyata 85% 1-2 tahun

Simptomatik
1. 2. 3. 4. Masa Inkubasi Masa Pra ikterik Masa Ikterik Masa Penyembuhan

Variasi bentuk klinik virus HEPATITIS A


1. Hepattis Fulminan
Ensefalopati hepatik Masa protombin memanjang Insiden : << pada penderita penyakit hati kronik Jaringan hati nekrosis masif Oedem serebral Perdarahan gastrointestinal

Variasi bentuk klinik virus HEPATITIS A


2. Hepatitis Kolestatik/Prolonged cholestatic
anak << dewasa Masa ikterik berkepanjangan Kadar bilirubin > 10 mg/dl + gejala pruritus, demam, diare, BB Dapat sembuh sempurna

12-18 mgg

Variasi bentuk klinik virus HEPATITIS A


3. Hepatitis Relaps
Gejala hepatitis & IgM timbul kembali + aminotransferase serum Kadar bilirubin / dari nilai puncak semula + Poliartritis migran + Vaskulitis

4. Hepatitis autoimun kronik aktif tipe-1

DIAGNOSIS
IgM anti HVA dalam serum saat gejala + ELISA dan Radio Imunoassay (RIA) (selama 3-12 bulan)

IgG anti HVA +, IgM anti HVA (pernah mengalami infeksi, kebal)

Laboratorium lain Px. Bilirubin SGOT/SGPT Alkali fosfatase

PENATALAKSANAAN
Suportif Tirah baring Diet protein dan karbohidrat lemak Simptomatik Perawatan di Rumah Sakit

PENCEGAHAN
Pencegahan umum
Hygiene dan sanitasi Isolasi penderita

Pencegahan khusus

Pra-paparan Imunisasi aktif & pasif Pasca paparan Profilaksis pasca paparan

PROGNOSIS
95% sembuh tanpa sequele

Hepatitis fulminan meninggal (5 hari 2 bulan)

TERIMA KASIH

Gambar Skema perjalanan penyakit dan serologic HVA


INKUBASI
viremia

SIMTOMATIK
VHAtinja anoreksi malaise demam, sakit kepala ? ikterik

PENYEMBUHAN

ALT

Anti HAV (IgG) Anti HAV (IgM)

10

12 (minggu)

HEPATITIS

DEFINISI

Proses peradangan difus pada jaringan hati Sebab :


Virus Bakteri Parasit

ETIOLOGI
Virus :
Hepatitis type A s/d E bahkan hingga G CMV Herpes Rubella

Bakteri : M. Tuberculosis (TBC) Spirochaeta : T. Pallidum (Sifilis) Parasit : Amuba Obat-obatan : INH, Rifampisin

KLASIFIKASI
Hepatitis virus akut
Hepatitis virus type A s/d E

Hepatitis virus kronik


Hepatitis kronik persisten Hepatitis kronik aktif

PATOFISIOLOGI

Perubahan morfologi Perubahan histologi

Reversibel Nekrosis submasif

Gagal hati berat

GEJALA KLINIS
Fase prodromal

Fase ikterik

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium
SGOT, SGPT Bilirubin IgM anti HAV, IgM HBc dan HbsAs IgM anti HCV IgM anti HDV IgM anti HEV

KOMPLIKASI
Berbeda-beda pada tiap tipe,
Ringan Berat

PENGOBATAN & PENCEGAHAN


Terapi spesifik Pecegahan Imunisasi (pasif untuk HAV, aktif pasif untuk HBV) Hygiene