Anda di halaman 1dari 11

Modul Umum

E-Commerce

Di Dukung Oleh :

E-Commerce

Memahami e-Commerce
Definisi dan Konsep
Perdagangan elektronik atau e-commerce merupakan perdagangan yag dilakukan secara elektronik. E-commerce juga mencangkup seluruh transaksi bisnis secara elektronik oleh pihak-pihak yang terlibat tidak hanya pertukaran bisnis secara fisik. E-commerce biasanya dihubungkan dengan proses pembelian dan penjualan melalui internet atau setiap transaksi bisnis yang melibatkan perpindahan kepemilikan atas barang atau jasa melalui jaringan computer. Meskipun populer, definisi tersebut tidak cukup komperhensif untuk dapat mendeskripsikan perkembangan dalam fenomena bisnis tersebut. Definisi yang lebih lengkap: e-Commerce merupakan penggunaan komunikasi elektronik dan teknologi pengolahan informasi digital dalam transaksi bisnis untuk menciptakan, mengubah dan mendefinisikan kembali hubungan baru diantara organisasi dan/atau antara organisasi dengan individu.

Model e-Commerce
Kegiatan bisnis e-commerce mencangkup banyak hal, untuk membedakannya e-commerce dibagi menjadi beberapa tipe, diantaranya: business-to-business (B2B); business-to-consumer (B2C); business-to-government (B2G); consumer-to-consumer (C2C); and mobile commerce (mcommerce).

B2B e-commerce
B2B e-commerce secara sederhana didefinisikan sebagai perdagangan elektronik antar perusahaan. Sekitar 80% dari e-commerce merupakan B2B. Sebagian ahli memperkirakan bahwa B2B e-commerce akan terus berkembang dengan cepat jika dibandingkan dengan tipe B2C. Contoh B2B yang lebih umum dan merupakan salah satu best practice models adalah IBM (http://www.ibm.com/), Hewlett Packard/HP (http://welcome.hp.com/), Cisco (http://www.cisco.com/) dan Dell (http://www.dell.com/). Cisco misalnya, menerima pesanan lebih dari 90% produknya melalui internet. Kebanyakan aplikasi B2B merupakan bisnis yang bergerak di bidang supplier management (khususnya pemesanan pembelian barang), inventory management (mengelola proses pemesanan pengiriman pembayaran), distribution management (khususnya dalam pegiriman dokumen), channel management (penyebaran informasi tentang perubahan kondisi operasional), dan payment management (misalnya, sistem pembayaran elektronik atau EPS).
BLC BANGKALAN | Modul E-Commerce | 2

E-Commerce
Proyek eMarketer mengalami peningkatan dalam porsi B2B e-commerce global dari 79.2% di 2000 menjadi 87% di 2004 dan secara konsisten menurunkan angka B2C e-commerce dari 20.8% di 2000 menjadi 13% di 2004 (lihat gambar di bawah).

B2C e-commerce
Business-to-consumer e-commerce atau perdagangan antara perusahaan dan konsumen, melibatkan konsumen dalam pengumpulan informasi; pembelian barang fisik (seperti buku atau produk konsumen) atau barang informasi (atau barang dari bahan elektronik atau konten digital, seperti perangkat lunak, atau e-book); dan untuk barang informasi, menerima produkproduknya melalui jaringan elektronik. B2C merupakan bentuk kedua terbesar dari e-commerce. Penjualan dilakukan secara eceran dari perusahaan langsung ke konsumen akhir. Contoh perusahaan semacam ini antara lain: Amazon.com (http://www.amazon.com/)

BLC BANGKALAN | Modul E-Commerce | 3

E-Commerce

Drugstore.com (http://international.drugstore.com/)

Dalam e-commerce tipe B2C, biasanya produk yang dijual sangat beraneka ragam. Pembayaran dilakukan secara online menggunakan kartu kredit. Perusahaan melakukan promosi dengan menggunakan penjualan silang antara produsen dengan konsumen. Proses belanja diatur agar memberikan kemudahan kepada konsumen. eMarketer memperkirakan bahwa pendapatan B2C e-commerce di seluruh dunia akan meningkat dari US $ 59.7 miliar di tahun 2000 menjadi to US $ 428.1 miliar pada 2004. Transaksi ritel online memberikan angka yang signifikan dalam perkembangan bisnis ini. eMarketer juga
BLC BANGKALAN | Modul E-Commerce | 4

E-Commerce
memperkirakan di kawasan Asia-Pasifik, pendapatan B2C, naik ke $8.2 miliar di akhir 2001, meningkat dua kali lipat di akhir 2002 pada penjualan total B2C di seluruh dunia di bawah 10%. B2C e-commerce mengurangi biaya transaksi (terutama biaya pencarian) dengan meningkatkan peran konsumen untuk dapat mengakses informasi dan menemukan harga yang paling kompetitif untuk suatu produk atau jasa. B2C e-commerce juga mengurangi hambatan masuk pasar karena hanya membutuhkan biaya untuk membuat dan memelihara situs web yang jauh lebih murah dibanding dengan memasang plang perusahaan.

B2G e-commerce
Business-to-government e-commerce atau B2G didefinisikan sebagai perdagangan antara perusahaan dan sektor publik atau pemerintahan. Seperti penggunaan internet dalam pengadaan, prosedur perijinan dan kegiatan lain yang melibatkan pemerintah. B2C e-commerce memiliki dua syarat: pertama, sektor publik diasumsikan sebagai pemegang kendali utama dalam menjalankan e-commerce; kedua, diasumsikan bahwa sektor publik sangat membutuhkan sistem pengadaan yang lebih ekeftif. Kebijakan pembelian berbasis web meningkatkan transparansi proses pengadaan (dan mengurangi risiko penyimpangan). Untuk saat ini, ukuran pasar e-commerce B2G sebagai komponen dari total e-commerce masih belum signifikan, karena sistem e-commerce pemerintah masih dalam proses perkembangan. Berikut ini beberapa contoh B2G, antara lain: IBM Center for the Business of Government (http://www.businessofgovernment.org/)

BLC BANGKALAN | Modul E-Commerce | 5

E-Commerce
C2C e-commerce
Consumer-to-consumer e-commerce atau C2C didefinisikan sebagai perdagangan antara individu (sektor swasta) dengan konsumen. Consumer to Consumer (C2C) merupakan transaksi dimana konsumen menjual produk secara langsung kepada konsumen lainnya. C2C ditandai dengan peningkatan pasar elektronik dan lelang online, khususnya di industri di mana suatu perusahaan/bisnis menawarkan apa yang mereka inginkan dari beberapa suplier. Hal tersebut dapat menciptakan potensi besar untuk membangun pasar baru. Terdapat tiga jenis C2C, antara lain: Lelang difasilitasi di portal tertentu, seperti eBay, yang memungkinkan penawaran secara real-time pada produk/jasa yang dijual di situs web. Peer-to-peer sistem, seperti model Napster (sebuah protokol untuk dapat membagi file antara pengguna dengan menggunakan forum chat seperti IRC), pertukaran fie dan pertukaran mata uang asing. Mengklasifikasikan iklan pada situs portal seperti Excite Classifieds dan eWanted (sebuah tempat jual beli online yang interaktif di mana pembeli dan penjual dapat melakukan negosiasi melalui fiture Buyer Leads & Want Ads.

Transaksi C2B melibatkan lelang terbalik, di mana konsumen merupakan kekuatan yang dapat menjalankan proses transaksi. Situs web C2C seperti eBay dan Napster mengindikasikan bahwa pangsa pasar C2C cukup besar. Hal tersebut terlihat dari pendapat situs tersebut yang mencapai puluhan juta dalam penjualannya per hari. Contoh situs C2C: eBay (http://www.ebay.com/)

BLC BANGKALAN | Modul E-Commerce | 6

E-Commerce
m-commerce
M-commerce (mobile commerce) merupakan pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui teknologi nirkabel yaitu, perangkat genggam seperti PDA. Jepang merupakan salah satu pemimpin global dalam m-commerce ini. Seiring dengan pengiriman konten melalui perangkat nirkabel menjadi semakin cepat, aman dan terukur, sebagian orang mulai percaya m-commerece merupakan motode pilihan transaksi perdagangan digital yang cukup diperhitungkan. Untuk wilayah Aisa- Pasifik hal tersebut menjadi media yang perlu dipertimbangkan karena pengguna mobile phone di kawasan Asia-pasifik saat ini jumlahnya lebih dari jumlah pengguna internet. Industri yang dapat dipengaruhi oleh m-commerce meliputi: Financial Services, termasuk mobile banking (ketika konsumen menggunakan mobile phone untuk mengakses akunnya dan membayar tagihan), serta layanan broker. Telekomunikasi, di mana perubahan jasa, pembayaran tagihan dan akun riview dapat dilakukan dalam satu alat yang sama, mobile phone. Layanan/ritel, konsumen diberikan kemampuan untuk menempatkan dan membayar pesanan on-the-fly; dan Layanan Informasi, termasuk entertainment, berita finansial, olahraga dan update traffic yang dikirimkan ke mobile phone.

Forrester Research memperkirakan penjualan yang berlangsung melalui PDA dan mobile phone mencapai US$3.4 miliar di tahun 2005 (lihat table di bawah ini).

Metode Pembayaran : Tradisional dan Elektronik


Di beberapa Negara berkembang, skema pembayaran yang terdapat pada transaksi online adalah sebagai berikut:
Metode Pembayaran secara Tradisional

Cash on Delivery (COD). Yang dimaksud dengan COD adalah pembayaran dilakukan secara tunai pada saat barang diterima. Bank Payments. Setelah memesan barang secara online, pembayaran dilakukan dengan melakukan deposit ke nomor rekening perusahaan/individu yang menjual barang
BLC BANGKALAN | Modul E-Commerce | 7

E-Commerce
tersebut. Pengiriman barang tetap dilakukan secara konvensional. Biasanya akan dikirimkan setelah barang tersebut dibayar.

Metode Pembayaran secara Elektronik

Innovations affecting consumers, termasuk kartu kredit/debit, ATM dan e-banking. Innovations enabling online commerce, seperti e-cash, e-checks, smart card dan kartu kredit yang terenkripsi. Pembayaran tipe ini tidak terlalu popular di negara-negara berkembang. Innovations affecting companies, berkaitan dengan mekanisme yang bank sediakan untuk klien mereka, termasuk transfer antar bank melalui kliring otomatis yang membolehkan pembayaran melalui deposit langsung.

Bagaimana Peran e-Commerce dengan Enterpreuneurship?


Setidaknya ada lima hal mengapa e-commerce enteurpreuneurship di suatu negara berkembang: dan internet dapat membangun

e-commerce memfasilitasi akses pengrajin dan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) ke pasar dunia. e-commerce memfasilitasi dalam melakukan promosi dan pengembangan pariwisata negara-negara berkembang dalam skala global. e-commerce memfasilitasi pemasaran produk pertanian di pasar global. e-commerce menyediakan jalan bagi perusahaan-perusahaan di negara-negara miskin untuk masuk ke dalam rantai suplai B2B dan B2G. e-commerce membantu menyediakan layanan bagi perushaan-perusahaan di negaranegara berkembang agar dapat beroperasi lebih efisien dengan langsung memberikan layanan khusus untuk pelanggan internasional.

UKM mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi di negara-negara berkembang. Saat ini, UKM sudah dapat meningkatkan pangsa pasar mereka dengan melakukan perdagangan secara elektronik. Sehingga transaksi dapat dilakukan secara online dan pelangggan dapat berasal dari seluruh belahan dunia. E-commerce juga berlaku untk UKM yang bergerak di sektor pariwisata. Website menjadi sarana promosi yang dapat menjangkau konsumen dengan mudah.

Hambatan, Masalah, Tantangan yang Dihadapi UKM dalam E-commerce


Menurut survey yang dilaksanakan di beberapa negara di Asia Tenggara, hambatan eksternal yang dihadapi UKM dalam menyelenggarakan e-commerce adalah lingkungan ekonomi yang kurang menguntungkan, tinginya biaya ICT dan masalah keamanan. Sedangkan hambatan internal yang dihadapi oleh UKM dalam penyelenggaraan e-commerce yaitu kurangnya komunikasi internal mengenai infrastruktur di dalam tubuh UKM, kurangnya kesadaran akan ICT, kurangnya pengetahuan akan ICT baik di sini managemen maupun pekerja, kurangnya dukungan finansial, kurangnya nilai tambah untuk ICT dalam menjalankan bisnis BLC BANGKALAN | Modul E-Commerce | 8

E-Commerce
Secara umum, isu-isu utama yang menjadi sumber penghambat tersebsar dalam pelaksanaan ecommerce di sektor UKM adalah sebagai berikut: Kurangnya kesadaran akan pentingnya nilai e-commerce. Kebanyakan UKM di negara berkembang tidak melakukan e-commerce atau menggunakan internet dalam menjalankan bisnisnya karena mereka gagal melihat seberapa besar manfaat yang akan mereka dapatkan ketika menjalankan e-commerce untuk bisnis mereka. Banyak yang berfikir bahwa e-commerce hanya cocok untuk perusahaan besar di mana terdapat biaya tambahan untuk penggunaan ICT dan investasi yang ditanamkankan tidak akan membawa keuntungan besar bagi perusahaan. Kurangnya pengetahuan dan kemampuan di bidang ICT. Pelaku bisnis memegang peranan penting dalam pengembangan e-commerce. Namun, kemampuan sumber daya manusia yang meguasai ICT di negara-negara berkembang masih sangat terbatas. Kurangnya kemampuan SDM ICT di antara pelaku UKM merupakan kunci utama mengapa e-commerce sulit berkembang. Selain itu, masih ada pemikiran diantara UKM, apakah mereka dapat mengambil keuntungan yang signifikan ketika mereka menjalankan bisnis dengan e-commerce mengingat UKM memiliki keterbatasan dalam bidang design, distribusi, pemasaran dan dukungan pasca penjualan. Masalah finansial. Biaya merupakan masalah yang penting. Investasi awal ketika melakukan perubahan dari cara konvensional ke penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara proporsional bagi UKM terasa lebih berat jika dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan besar. Tingginya biaya hardware dan akses internet menjadi penghalang utama untuk melaksanakan e-commerce. Dihadapkan dengan masalah anggaran, UKM seringkali harus mempertimbangkan berapa tambahan biaya ICT yang harus dikeluarkan dan kapan investasi tersebut akan kembali. Infrastruktur. Salah satu hambatan utama adalah masih kurangnya insfrastrukur yang ada. Dibutuhkan keseriusan pemerintah untuk secara bertahap membangun infrastrukur yang baik dan terprogram sehingga secara bertahap dan mulai dapat dikenalkan dengan internet sebagai salah satu hasil dari perkembangan teknologi informasi dengan biaya yang murah dan terjangkau. Security. Masalah keamanan membuat orang takut untuk melakukan transaksi. Persepsi merupakan masalah utama mengapa masih banyak orang takut untuk melakukan hal tersebut. Selain itu, ketidakmengertian merupakan penghambat lain sehingga masih banyak orang yang takut melakukan transaksi secara online. Privasi dan masalah keamanan lain yang terkait. Keamanan merupakan alasan yang sering digunakan mengapa individu atau perusahaan tidak tertarik pada e-commerce dan menggunakan internet untuk melakukan transaksi bisnis. Terdapat beberapa alasan terakait mengapa hal tersebut dapat terjadi. Diantaranya karena timbulnya isu-isu negatif yang muncul kepermukaan seperti penggelapan pajak, privasi dan anonimitas (tidak beridentitas), penipuan, dan tanggung jawab hukum pada kartu kredit. Di banyak negara, pembayaran secara langsung lebih banyak dipilih tidak hanya karena masalah keamanan, tetapi karena takut membayar pajak (beberapa orang tidak ingin orang lain tau di mana mereka menghabiskan uang yang dimilikinya). Selain itu, banyak yang khawatir terhadap perlindungan hukum yang diperoleh jika terjadi penipuan.

BLC BANGKALAN | Modul E-Commerce | 9

E-Commerce

Daftar Akun PayPal


Penjelasan PayPal
PayPal Inc. adalah perusahaan dalam jaringan yang menyediakan jasa transfer uang melalui surat elektronik, menggantikan metode lama yang masih menggunakan kertas, seperti cek dan wesel pos. PayPal juga menyediakan jasa untuk para pemilik situs e-commerce, lelangan, dan jenis usaha lain. PayPal adalah cara yang lebih aman dan lebih mudah untuk membayar dan dibayar secara online. Layanan ini memungkinkan setiap orang untuk membayar dengan cara sesuai kehendak mereka, termasuk melalui kartu kredit, rekening bank, kredit pembeli atau saldo rekening, tanpa memberitahukan informasi keuangan mereka. PayPal dengan cepat menjadi pemimpin global solusi pembayaran online dengan lebih dari 153 juta rekening di seluruh dunia. Dengan tersedia di 190 pasar dan 24mata uang di seluruh dunia, PayPal mendukung e-commerce global dengan memungkinkan pembayaran melintasi berbagai lokasi, mata uang, dan bahasa. PayPal telah menerima lebih dari20 penghargaan keunggulan dari industri internet dan komunitas bisnis - yang terbaru adalah Penghargaan Webby untuk Situs Layanan Keuangan Terbaik 2006 dan Penghargaan Suara Pelanggan Webby untuk Situs Layanan Keuangan Terbaik 2006. Terletak di San Jose, California, PayPal didirikan tahun 1998 dan diakuisisi oleh eBay pada tahun 2002.

Daftar PayPal
Masuk ke situs www.paypal.com Ganti Bahasa Idonesia biar daftarnya lebih gampang,Lalu klik Daftar Sekarang atau Sign Up Today! seperti gambar dibawah:

BLC BANGKALAN | Modul E-Commerce | 10

E-Commerce
Lalu pada pilihan tipe account silakan Pilih Premier agar anda dapat membeli dan menerima pembayaran melalui PayPal lebih aman.

Selanjutnya masukan informasi pribadi Daftar PayPal seperti alamat Email, Nama, Alamat, Telp (Usahakan semuanya asli dan sama dengan data asli anda). Ingat, Email yangg digunakan cara daftar paypal tanpa kartu kredit akan menjadi username PayPal anda atau dapat dikatakan sebagai no rekening bank jika pada bank dunia nyata,waktu isi email pakelah email asli,yang selalu anda pake,sayang kan jika tabungan udah banyak tiba2 gak bisa ngakses akun. Isi pasword,usahakan campuran,huruf ma angka,supaya terjauh dari tangan2 jail :D. Untuk isi nama,usahakan pake nama asli,biasanya suruh masukin nama di 3 kolom kotak,nama depan,tengah,belakang. Lalu masukkan juga nomer hp yang selalu anda pake.

BLC BANGKALAN | Modul E-Commerce | 11