Anda di halaman 1dari 15

Pesan

Given Name: Moh. Isron


Occupation : - Teacher
- SMK 2 Singkawang
Address : - Office : Jl. Bambang Ismoyo No. 17 Singkawang
- Home : Jl. Sei Mahakam No. 112
Phone : - 0562-641280
E-mail : - moh_isron@yahoo.com

Website : - http://www.geocities/moh_isron
Definisi

Nilai Akhir dg Periode Bulat

Nilai Akhir dg Periode Pecahan

Nilai Tunai

Simulasi

Latihan
Tugas
• BUNGA MAJEMUK :
Adalah bunga yang dihitung berdasarkan jumlah modal
dengan modal bunga yang lalu atau dengan kata lain
bunga berbunga

PERIODE BUNGA :
Sering disebut Periode/ Konversi (dilambangkan = n)

SUKU BUNGA :
Suku bunga merupakan besarnya bunga yang
dikenakan atas suatu pinjaman, pada umumnya
dinyatakan dalam persentase (dilambangkan = b)
a) NILAI AKHIR DENGAN PERIODE BUNGA BILANGAN
BULAT:

Jika :
Mo = modal awal
Mn = nilai akhir
b = suku bunga
n = periode bunga

Maka:
Untuk tahun I:
M1 = Mo + b.Mo
= Mo ( 1 + b )
Untuk tahun II:
M2 = M1 + b.M1
= M1 ( 1 + b )
ingat : M1 = Mo (1+b )
= Mo ( 1 + b ) ( 1 + b )
= M1 ( 1 + b )2

Begitu seterusnya, sehingga untuk tahun ke-n:

Mn = Mo ( 1 + b )n

Contoh
Contoh:
Pak Amin meminjam uang Rp 10.000.000 dengan
suku bunga majemuk 12%. Hitunglah jumlah uang
yang harus dikembalikan jika lama pembayarannya 6
tahun!
Penyelesaian :
Diketahui: Mo = 10.000.000
b = 12%
n =6
Ditanya : Mn = …?
Jawab : Mn = Mo ( 1 + b )n
M6 = 10.000.000 ( 1 + 0,12)6
= 10.000.000 ( 1,973822685 )
= 19.738.22,85

lihat tabel bunga I


a) NILAI AKHIR DENGAN PERIODE BUNGA BILANGAN
PECAHAN:

Periode bunga dengan bilangan pecahan, misalnya masa


pembayaran 2 th 4 bln, dimana penggabungan bunganya
semsteran, maka periode bunganya adalah 4 23 Untuk mencari
besarnya nilai akhir dapat digunakan cara:
l l
M (n + ) = M o (1 + b) n (1 + (b × ))
d d
l
M ( n + ) = nilai akhir periode bunga bilangan pecahan
d
Mo = modal awal
b = suku bunga
= periode bunga bilangan pecahan
( l = lama, dan d = periode bunga)
Contoh:
Ahmad menyimpan uang sebanyak Rp 500.000
pada bank atas dasar bunga majemuk 6% per
tahun. Bila penggabungan bunga dilakukan
secara tahunan. Berapa uang Ahmad setelah 3
tahun 3 bulan?

Penyelesaian :
Diketahui: Mo = 500.000 l =3
b = 6% d = 12
n =3

l
Ditanya: M (n + ) = …?
d
jawab
l l
Jawab: M (n + ) = M o (1 + b) (1 + (b × ))
n

d d
3 3
M (3 + ) = 500.000 (1 + 0,06) (1 + (0,06 × ))
3

12 12
3
M (3 ) = 500.000 ×(1,191016) × (1,015)
12

= 604.440,62

Cari di atebl I
1. NILAI TUNAI BUNGA MAJEMUK

Nilai Tunai bunga majemuk adalah nilai awal pinjaman


sebelum terkena bunga.
Untuk mendapatkan nilai tunai bunga majemuk dapat
ditentukan dari nilai akhir bunga majemuk
Mnn = Mo ( 1 + b )n
M
Sehingga:

= ( 1 + b )-n

Mo = nila awal
Mn = nilai akhir
b = persentase bunga
n = periode bunga
Contoh:
Total pinjaman yang harus dikembalikan adalah Rp
10.494.037,5. bunga majemuk yang dipakai 15% per tahun,
selama 4 tahun. Berapa pinjaman awalnya?

Penyelesaian :
Diketahui: Mn = 10.494.037,5
b = 15%
n =4
Ditanya : Mo = …?
Jawab : Mo = Mn( 1 + b )-n
= 10.494.037,5 ( 1 + 0,15)-4
( 0,572)
= 10.494.037,5
= 5.999.998
= 6.000.000
Cari di atebl II
Pesan :
Jika anda melakukan pinjaman,
anda harus perhatikan suku
bunganya, periode suku bunga,
sebagai langkah menghindari
penyesalan..