Anda di halaman 1dari 14

PERSEDIAAN

Menurut PSAK No 14 paragraf 03 Persediaan adalah aset


1.

Tersedia untuk dijual dalam kegiatanusaha normal 2. Dalam proses produksi dan atau dalam perjalanan, atau 3. Dalam bentuk bahan atau perlengkapan (supplies) untuk digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa

Persediaan menurut PSAK paragraf 04


Barang

yang dibeli dan disimpan untuk dijual kembali (barang dagang) Barang jadi yang telah diproduksi Barang dalam penyesuaian yang sedang diproduksi Bahan baku yang digunakan dalam proses produksi

Syarat pengiriman barang


Syarat pengiriman barang adalah untuk menentukan kapan hak kepemilikan barang berpindah tangan.

FOB Shipping point (FOB tempat pengiriman / FOB gudang penjual) : hak kepemilikan barang berpindah kepada pembeli pada saat barang dikirimkan, yang menanggung biaya pengiriman adalah pembeli FOB Destination (FOB tempat tujuan /FOB gudang pembeli) : hak kepemilikan berpindah kepada pembeli pada saat barang diterima pembeli. Penjual menanggung biaya pengiriman barang.

Item yang termasuk persediaan


1.

Persediaan dalam perjalanan, apabila barang tersebut dibeli dengan syarat FOB Shipping point

2. Barang titipan (konsinyasi) Barang yang ditidipkan kepada penjual, walaupun pada tanggal laporan keuangan tidak berada di perusahaan, harus diakui sebagai persediaan. Sebaliknya jika ada titipan dari perusahaan lain, tidak boleh diakui sebagai persediaan

Kesalahan Perhitungan Persediaan

Kesalahan dalam perhitungan fisik persediaan akan mengakibatkan kekeliruan penyajian harga pokok penjualan, laba kotor, laba bersih pada laporan laba rugi. Laba bersih ditambahkan ke dalam modal pemilik sehingga ekuitas juga akan salah. Kesalahan modal pemilik ini setara dengan kesalahan persediaan akhir, aktiva lancar dan total aktiva.

Sistem Persediaan
system

perpetual system physical/periodic

Contoh Pencatatan dengan sistem periodik dan perpetual


Transaksi berikut terjadi di Cyborg Inc. Persediaan awal 50 unit @ $ 10 Pembelian slma periode 300 unit @ $ 10 Penjualan slma periode 275 unit @ $ 15 Persediaan akhir 75 unit @ $ 10

$ 500 3.000 4.125 750

Jurnal untuk mencatat pembelian dan penjualan untuk system periodic dan perpetual adalah sebagai berikut :

Sistem Persediaan Periodik


Pembelian selama periode :

Pembelian Kas/Utang dagang

3.000 3.000

Penjualan selama periode Piutang dagang 4.125 Penjualan 4.125

Sistem Persediaan Perpetual


Pembelian selama periode : Persediaan 3.000 Kas/Utang dagang Penjualan selama periode Piutang dagang 4.125 Penjualan Harga pokok penjualan Persediaan 2.750

3.000

4.125 2.750

Arus Biaya Persediaan


Metode

identifikasi khusus Metode FIFO Metode LIFO Metode biaya rata-rata

Penilaian Persediaan Selain Dari Harga Pokok


Penilaian

pada Mana yang Lebih Rendah antara Harga Pokok atau Harga Pasar (Lower of cost or market)

Mengestimasi Biaya Persediaan


Metode Laba Kotor

Sebuah teknik estimasi yang didasarkan pada hubungan antara laba kotor dan penjualan. Persentase laba kotor digunakan untuk mengestimasi harga pokok penjualan yang pada akhirnya digunakan untuk mengestimasi nilai persediaan yang belum terjual. Persentase laba kotor : laba kotor dibagi dengan penjualan

Lanjutan Mengestimasi Biaya Persediaan


Metode Persediaan Eceran (Retail)

Suatu prosedur yang mengkonversi nilai retail dari persediaan ke sebuah estimasi biaya dengan menggunakan sebuah persentase biaya yang mencerminkan hubungan dari persediaan yang tersedia dijual pada nilai retail dan biaya. Persentase biaya: persentase yang mencerminkan hubungan antara nilai biaya dengan nilai retail,digunakan dengan metode persediaan retail.