Anda di halaman 1dari 16

012116316

Tidak Nyeri
The ulcer is due to the endarteritis obliterans beneath the epidermis, which decreases blood flow causing ischemic necrosis of the overlying skin. Since nerves are around vessels, they are alsodestroyed, hence the painless features of the ulcer.

http://mynotes4usmle.tumblr.com/post/47588961058/usmlepathslides-painless-penilechancre-in

T. pallidum (melalui mikrolesi kulit atau selaput lender)

masuk kedalam tubuh . multiplikasi timbul papul infiltrat (limfosit dan sel plasma). Reaksi radang tidak hanya terbatas pada tempat masuknya kuman tetapi juga di daerah perivaskuler. T. pallidum berada berada di antara endotel kapiler dan sekitar jaringan perivaskular hipertofi endotel obliterasi lumen kapiler (endarteritis obliterans).
Natahusada, EC, Djuanda A. Sifilis dalam: Djuanda A, Hamzah M, Aisyah S.Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Balai Penerbit FKUI, Jakarta, 2010

ULKUS MOLLE Berikut adalah perjalanan pembentukan ulkus mole:


Adanya papula lunak, dengan kulit yang eritema di

sekelilingnya Tidak ditemukan adanya vesikel pada tiap tingkat perjalanan penyakit Dalam 24 sampai 48 jam, papula akan berubah menjadi pustula, kemudianmengalami erosi dan ulserasi Pinggir ulkus tidak teratur dan bergaung, dasar ulkus biasanya ditutupijaringannekrotik dan eksudat yang berwa rna abu-abu kekuningan di atas jaringangranulasi yang mudah berdarah. Berbeda dengan sifilis, ulkus mole biasan yalunak dan sering kali multipel. Diameter ulkus berkisar antara 1 mm sampai dengan 2 cm

Masa inkubasi 1 5 hari. Lesi pertama berupa makula atau papula yang segera berubah menjadi pustula yang pecah dan menimbulkan ulkus yang bersifat. - multipel - lunak - sangat nyeri tekan - dasarnya kotor dan mudah berdarah - tepu ulkus menggaung - kulit sekitar ulkus berwarna merah
Standarisasi Diagnostik dan Penatalaksanaan Beberapa Penyakit Menular Seksual (PMS), FKUI

ULKUS GENITAL YG DISEBABKAN OLEH IMS


Herpes genitalis Chancroid Limfogranuloma venerum Chlamydia
trachomatis

Lesi cepat menjadi ulkus, tidak nyeri, membaik tanpa pembentukan parut, biasanya disertai dengan limfangitis lokal Sifilis Granuloma Inguinal Calymatobacterium
granulomatosis, lesi papul kecil/nodul kemerahan, soliter/multipel, tdk nyeri, batas tegas ulkus lunak, mudah berdarah, tdk nyeri, jar. granulasi merah spt daging segar

AM Adam, Dewi Anggreni, diagnosis ulkus genital, FKU hassanudin

Herpes genitalis; kelainan kulitnya berupa vesikel

berkelompok dan jika memecah menjadi erosi. Sifilis stadium I; ulkusnya bersih, indolen, terdapat indurasi, dan tanda-tanda radang akut tidak ada. Limfogranuloma venerium; afek primer tidak spesifik dan ceat hilang. Terjadi pembesaran kelenjar getah bening inguinal, perlunakannya tidak serentak. Granuloma inguinale; ulkus dengan granuloma, tidak tampak badan Donovan.
Judanarso, Jubianto. 2002. Ulkus Mole. Dalam: Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin edisi ketiga hal. 396-400. FK UI, Jakarta.

Sifilis

Pengobatan

Sifilis primer

1.Penisilin G benzatin 4,8 juta unit secara I.M satu kali seminggu

2.Penisilin G prokain dalam akua 0,6 juta unit/hari selama 10 hari 3.PAM 1,2 juta unit/kali, 2 kali seminggu

Sifilis laten

1.Penisilin G benzatin dosis total 7,2 juta unit 2.Penisilin G prokain dalam akua 0,6 juta unit/hari 3.PAM 1,2 juta unit/kali, 2 kali seminggu

Sifilis III

1.Penisilin G benzatin dosis total 9,6 juta unit 2.Penisilin G prokain dalam akua 0,6 juta unit/hari 3.PAM 1,2 juta unit/kali , 2 kali seminggu

Natahusada, EC, Djuanda A. Sifilis dalam: Djuanda A, Hamzah M, Aisyah S.Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Balai Penerbit FKUI, Jakarta, 2010

Manifestasi GO
Lelaki Keluar cairan putih kekuning-kuningan melalui penis. Terasa panas dan nyeri pada waktu kencing. Sering buang air kecil. Terjadi pembengkakan pada pelir (testis). Perempuan Pengeluaran cairan vagina tidak seperti biasa. Panas dan nyeri saat kencing. Keluhan dan gejala terkadang belum tampak meskipun sudah menular ke saluran tuba fallopi.
Harahap, M, Penyakit Menular Seksual. Gramedia, Jakarta.

Komplikasi GO
Komplikasi

Komplikasi dapat timbul pada bayi, lelaki maupun perempuan dewasa. 1. Lelaki prostatitis (radang kelenjar prostat), adanya jaringan parut pada saluran kencing (urethra), mandul/ infertil, peradangan epididimis, 2. Perempuan PID, infertil, gangguan menstruasi kronis, peradangan selaput lendir rahim setelah melahirkan (post partum endometriosis), abortus, cistitis (peradangan kandung kencing), peradangan disertai pus.
Harahap, M, Penyakit Menular Seksual. Gramedia, Jakarta.

Komplikasi sifilis
Pada kehamilan: a) Kurang dari 16 minggu : kematian janin (sifilis fetalis). b) b) Stadium lanjut : prematur, gangguan pertumbuhan intra uterin, cacat berat (pnemonia, sirosis hepatika, splenomegali, pankreas kongenital, kelainan kulit dan osteokondritis).

Harahap, M, Penyakit Menular Seksual. Gramedia, Jakarta.

Chlamydia

Manuaba, IBG, 1999. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Arcan. Jakarta

Manifes sifilis
Pada pria tempat yang sering dikenai ialah sulkus

koronarius, sedangkan pada wanita di labia minor d.an mayor

Natahusada, EC, Djuanda A. Sifilis dalam: Djuanda A, Hamzah M, Aisyah S.Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Balai Penerbit FKUI, Jakarta

Pemeriksaan laboratorium
PCR

Pemeriksaan tidak langsung: tes serologis untuk sifilis (TSS) /Serologic Test for Syphilis (STS) 1 Tes Treponema : TPI (T. pallidum Immobilization), FTA-ABS (Fluorescent Antibody Absoption Test), TPHA (Treponema Pallidum Haemagglutination Assay) 2 Tes non Treponema : VDRL (Venereal Diseases Research Laboratory), RPR (Rapid Plasma Reagin) VDRL: sensitivitas tinggi skrining TPHA: spesifisitas tinggi konfirmasi diagnosis
Direktorat Jendral Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan. Pedoman penatalaksanaan infeksi menular seksual. Jakarta: Depkes RI, 2004

Ulkus mole sifilis

GO Ulcus mole

Manifes Inokulasi Nyeri Ulkus Mole GO Sifilis Ulkus

Papul

Vaskularisasi turun

Kerusakan Saraf

MO masuk

Hub Seksual