Anda di halaman 1dari 5

Ujian Remidial PROMOSI KESEHATAN Nama: Pande Putu Yuliana Surya NPM: 1292161027 Kasus : .

Meningkatnya kasus DBD di kabupaten badung Sumber : Dinas Kesehatan Badung Nama Kebijakan/Program Solusi : Penggalakan program penyuluhan 3M dalam mencegah penyebaran DBD Kabupaten badung merupakan daerah endemis DBD bali tingkat desa maupun kecamatan, karena selama tiga tahun berturut-turut selalu dilaporkan adanya kasus DBD. Untuk daerah endemis criteria kejadian luar biasa (KLB) DBD adalah terjadinya suatu kematian akibat DBD dan terjadinya peningkatan kasus secara bermakna 2 kal lipat dari periode sebelumnya. Jumlah kasus DBD pada tahun 2011 adaalah 901 kasus, terdiri dari 496 penderita laki-laki dan 405 perempuan. Kematian akibat DBD pada tahu 2011 sebanyak 3 orang (CFR=2,7%). Incidence rate DBD pada tahun 2011 adalah 158,5 per 100.000 penduduk. Tiga hal penting dalam upaya pembratasa DBD adalah peningkatan surveilas penyakit dan surveilasn vector, diagnosis dini dan pengobatan dini,peningkatan upaya pembrantasa vector dan penularan penyakit DBD Tingginya kasus DBD di kabupaten badung disebabkan oleh lingkungan dengan tingkat sanitasi kurang memadai, tingkat kepadatan penduduk serta tingkat kepadatan populasi nyamuk aedes aegypty yang tinggi, serta masih rendahnya peran serta masyarakat dalam pembrantasan sarang nyamuk. Berbagai upaya telah diambil Pemerintah Kabupaten Badung untuk menanggulangi penyakit demam berdarah di masyarakat, diantaranya adalah melalui Fogging masal maupun focus, pembrantasan sarang nyamuk (PSN) memlauli program 3 M plus, penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat serta peningkatan sanitasi lingkungan

PEMECAHAN MASALAH Menggalakan program Penyuluhan 3 M dalam pencegahan demam berdarah Latar Belakang DBD merupakan suatu penyakit yang dapat dicegah penularannya, banyak hal yang bisa di lakukan dalam mencegah DBD. Tapi kebanyakan masyarakat badung belum bisa menerapkan pencegahan secara dini yang bisa dilakukakan dirumah masing masing Tujuan Tujuan Epidemiologi

1. Menurunkan angka kejadian DBD di wilayang badung 2. Memutus penyebaran dari DBD Tujuan Perilaku 1. Merubah gaya perilaku masyarakat menjadi lebih sehat 2. Meningkatkan tingkat kewaspadaan masyarakat terhadap DBD

Kegiatan 1 Analisa Situasi Tujuan: a untuk mengetahui penyebaran DBD b. untuk mengetahui jumlah kejadian DBD Deskripsi : Disini kami menggunakan analisa situasi mengumpulkan laporan dari tiap-tiap rumah sakit di badung untuk mengetahui jumlah kejadian DBD kemudian kami analisa kejadian yang ada Waktu/jadual pelaksanaan 1 oktober 2013 Kebutuhan Sumberdaya: Laptop, pulpen, buku, transport, Organisasi dan personalia: Dinkes Badung Indikator Capaian: Data yang terkumpulkan mencapai 100 %

Kegiatan 2 Advokasi Tujuan: a untuk mengenalkan program ke stake holder b memberikan dorongan dan dukungan dikeluarkannya kebijakan-kebijakan publik yang berkaitan dengan program-program kesehatan Deskripsi : Seminar / presentasi yang di hadiri oleh para pejabat lintas program dan sektoral. Petugas kesehatan menyajikan maslah kesehatan diwilayah kerjanya, lengkap dengan data dan ilustrasi yang menarik, serta rencana program pemecahannya. Kemudian dibahas bersama-sama, yang akhirnya dharafkan memproleh komitmen dan dukungan terhadap program yang akan dilaksanakan tersebut. Waktu/jadual pelaksanaan 20 oktober 2013 Kebutuhan Sumberdaya: Laptop, pulpen, buku, transport, ruangan Organisasi dan personalia: Dinkes Badung Indikator Capaian: Adanya dukungan dalam pelaksanaan program tersebut

Kegiatan 3 Persiapan Tujuan: a. untuk mempersiapkan rencana program penyuluhan 3M dalam pencegahan DBD Deskripsi : Dalam Kegiatan dilakukan dialog secara intern dengan kepala dinas kesehatan yang sudah menyetujui rencana program ini kemudian menyiapkan segala sesuatu yang mendukung rencana program tersebut Waktu/jadual pelaksanaan 25 oktober 2013 Kebutuhan Sumberdaya: Proposal program, tenaga penyuluh, Organisasi dan personalia: Dinkes Badung Indikator Capaian: Persiapan dalam program penyuluhan berjalan dengan lancar

Kegiatan 4 Implementasi Tujuan: a. Dapat menjalakan program penyuluhan sesuai dengan rencana b. Masyarakat dapat lebih memahami pentingnya 3M dalam mencegah DBD Deskripsi : Kegiatan ini dilakukan disetiap desa yang ada di kabupaten badung, masyarakat dikumpulkan di balai desa untuk mendengarkan penyuluhan yang akan diberikan oleh tenaga penyuluh, program ini dilakukan secara berkala Waktu/jadual pelaksanaan 1 November 15 Desember Kebutuhan Sumberdaya: Tenaga penyuluh, Laptop, LCD Organisasi dan personalia: Dinkes Badung, kepala desa, anggota masyarakat Indikator Capaian: Keikutsertaan masyarakat desa mencapai 80%

Kegiatan 5 Monev Tujuan: a. Untuk memonitoring dan mengevaluasi program yang telah dijalankan b. Mengetahui keberhasilan program yang telah dijalannkan Deskripsi : Kegiatan ini dilakukan dengan melaporkan dan mengevaluasi setiap kegiatan yang telah dilakukan Waktu/jadual pelaksanaan 1 November 15 Desember Kebutuhan Sumberdaya: Tenaga Monitoring dan evaluasi Organisasi dan personalia: Dinkes Badung Indikator Capaian: Keberhasilan program yang dilaksanakan mencapai 80%