Anda di halaman 1dari 10

Asam Humat

Kembali ke Jualanku | Asam Humat Cara Pemesanan & Pembayaran | Informasi : Manto 085643907204| Email: isroi93@gmail.com Kandungan: Asam humat: 25% 30% Kandungan Hara: N 5%; P2O5 4,25%; K2O 5%, C-organik 4%, Zn 4,1 ppm, Cu 8,4ppm; Mn 2,4 ppm; Co 2,5 ppm; Fe 0,45 ppm; Ca 0,5%; Mg 16,88ppm;Al 6,38 ppm; pH 9,5 Harga: Rp. 40.000/liter Harga belum termasuk ongkos kirim. Kegunaan: 1. Merangsang pertumbuhan perakaran. 2. Memacu pertumbuhan tanaman. 3. Dalam konsentrasi tinggi bisa digunakan untuk herbisida organik.

Pemakaian langsung: Larutkan 4ml asam humat ke dalam satu liter air. Aduk secara merata. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman terutama bagian bawah daun dan tanah sekitar perakaran. Penyemprotan dilakukan pagi hari atau sore hari. Penyemprotan dapat diulang setiap minggu sekali. Aplikasi asamb humat bisa dicampurkan dengan insektisida atau fungisida.

38 Responses to Asam Humat


Asslam. Asam humat bisa digunakan untuk tanaman apa saja. Dosisinya saja yang perlu disesuaikan. Gunakan larutan yang encer saja, terutama jika tanamannnya masih muda. Tanah sawah memang dibuat seperti itu. Di bagian bawahnya seperti ada lapisan untuk menahan air. Tanah-tanah yang banyak liatnya sebaiknya menggunakan kompos/pupuk kandang/pupuk organik. Asam humat atau POC digunakan untuk

pelengkap. Asam humat bisa digunakan pada saat pembibitan sampai tanaman dewasa. Pada saat dewasa pemakaiannya diperjarang saja.

Tergantung tanamannya, mesti dicoba dulu sampai terlihat tanamannya layu. Asam humat untuk gula berdaun lebar. Dosisnya bisa mulai dari 10% dan ditingkatkan secara gradual. Batang pisang sangat berair dan mudah dikomposkan. Bisa pakai promi atau aktivator yang lain. Tetapi jangan dipendam. pembuatan kompos dengan cara dipendam memerlukan waktu yang lebih lama. 1. Asam humat adalah bahan organik yang diekstrak dari bahan organik lainnya, seperti tanah, kompos, gambut, dan batubara. 2. Asam organik tidak meninggalkan residu pada tanaman & tdk berbahaya untuk manusia/hewan. Tetapi sebaiknya jangan pernah mencoba untuk dinimum langsung, karena asam humat ini untuk tanaman bukan manusia/hewan.

Memang umumnya kandungan N di bahan organik tidak ada yang tinggi, 5% itu sudah tinggi sekali. Asam humat bisa tinggi kandungan N-nya karena dipekatkan pada saat ekstraksi asam humat dari bahan bakunya. assalaualaikum.. untuk tanah yang sudah diberi kompos atau pupuk kandang lebih cocok pake asam humat atau probiotik tanah? trimakasih wassalam Assalamualaikum wr wb. Bisa pakai dua-duanya. Kalau jumlah komposnya cukup sebenarnya tidak perlu ditambahkan pupuk lagi juga sudah bagus. Probiotik tanah dan asam humat ditambahkan kalau komposnya tidak mencukupi. Salam, Asam humat pHnya basa, meskipun namanya asam. Ini karena proses ekstraksinya menggunakan ekstraksi basa. pH asam humat kurang di atas 9. Mungkin agak sedikit rancu dengan istilah probiotik. Mudahnya probiotik adalah senyawa atau bahan yang bisa memicu pertumbuhan mikroba bermanfaat. Asam humat dalam jumlah kecil mungkin bermanfaat untuk kehidupan mikroba. Semoga bermanfaat. Salam. Waalaikum salam. Kandungannya seperti yang di blog ini, yaitu sekitar 26%, sudah diuji lab. Silahkan kontak langsung ke Manto. Asam humat bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama tanpa mengurangi/merubah kandungannya. pH asam humat yang sangat tinggi menghalangi perubahan pada asam humat tersebut.

Humac (padat/cair)
Nama Produk Peneliti : : Humac Dr. Siswanto DEA

Dengan gencarnya percepatan penambahan luas areal kebun kelapa sawit, maka l budidaya kelapa sawit di Indonesia saat ini sebagian besar memiliki sifat fisik da gambut, tanah berpasir, dan lahan reklamasi bekas tambang.

Aplikasi humat di perkebunan kelapa sawit atau karet akan menyebabkan partike mengikat unsur hara makro dan mikro. Unsur ini menjadi tersedia dan mudah dis Kegunaan :

Mengurangi penggunaan pupuk anorganik, mengkelat unsur hara makro & mikro. Mempercepat perkecambahan tua, mengurangi pengaruh stress kekeringan, keracuan Al, meningkatkan metabolisme sel, memiliki sifat sebagai humat yang dicampurkan dalam larutan pestisida dapat meningkatkan efektifitasnya sehingga mengurangi banya

Aplikasi Humac Keunggulan : Humac mampu memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah secara cepat serta mengurangi dosis pemupukan. Potensi : Penggunaan Humac dan dosis NPK 50% dari anjuran dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman. alai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia Jl. Taman Kencana No.1, Bogor 16151- Indonesia Phone: (0251) 8324048, 8327449 Fax. : (0251) 8328516 Email: admin@ibriec.org

Aplikasi & Dosis


APLIKASI / PERLAKUAN PENGOLAHAN TANAH & REKLAMASI LAHAN KRITIS DOSIS 1-2 kg/ha (lahan produktif)

Sebagai pupuk dasar pengganti pupuk kandang/kompos Dilarutkan dengan 0,5 - 1m air, diaduk, dan disemprotkan ke permukaan tanah secara merata

2-5 kg/ha (lahan kritis)

PERLAKUAN & PERENDAMAN BENIH/BIBIT/STEK


Dilarutkan dalam air dengan konsentrasi larutan 100 ppm (mg/l; g/m) 500 g/ton benih Benih/Bibit/Stek direndam atau dicelupkan selama 24 jam sebelum ditanam 2-4 g/pokok (Setiap 2 minggu selama pertumbuhan vegetatif) 500 g/m media tanam

PEMINDAHAN TANAMAN

Tanaman keras, buah, tanaman tahunan, dan HTI

CAMPURAN MEDIA TANAM PUPUK SEMPROT


Dilarutkan dalam air dengan konsentrasi larutan 50 ppm (mg/l; g/m) Disemprotkan langsung atau dicampur dengan pupuk daun/pestisida

CAMPURAN PUPUK

Tanaman keras, buah, tanaman tahunan, dan HTI Padi, hortikultura, tanaman semusim, greenhouse, dan tanaman sejenis

2-3 kg/ha 1-1,5 kg/ha

Produk & Spesifikasi


Tipe

HUMIKA SC (Konsentrat Padat) / Disesuaikan Kebutuhan HUMIKA LC (Konsentrat Cair) / Disesuaikan Kebutuhan

HUMIKA SC (Konsentrat Padat) Komposisi dan Spesifikasi:

Bentuk : Tepung Zat Aktif Asam Humat : 80% - 90% Kadar Air : 10% Kelarutan : 95%

HUMIKA LC (Konsentrat Cair) Komposisi dan Spesifikasi: Bentuk : Cair Zat Aktif Asam Humat : 15%

Fungsi dan Manfaat


Fungsi utama HUMIKA adalah adalah sebagai pembenah tanah (Soil Conditioner) dan perangsang pertumbuhan tanaman (Plant Growth Stimulant). Sampai tingkat tertentu, dapat berfungsi sebagai pupuk organik (Organic Fertilizer) karena mengandung berbagai unsur hara makro maupun mikro yang dibutuhkan tanaman.

Memperbaiki struktur tanah secara fisika maupun kimia (kegemburan, pH, pengikatan air, sifat koloid, katalis organik, dan sebagainya) sehingga mampu menopang pertumbuhan tanaman dengan baik dan tanaman tidak mudah stress. Merangsang pertumbuhan tanaman dan mempercepat pertumbuhan akar atau tunas muda sehingga tanaman lebih cepat tumbuh, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas tanaman dan meningkatkan hasil panen 20-60%. Mempercepat perkecambahan atau pertumbuhan benih, dan meningkatkan permeabilitas dinding sel tanaman sehingga dapat menambah daya serap tanaman terhadap nutrient. Menstimulasi peningkatan aktivitas mikrobiologi tanah yang menguntungkan bagi pertumbuhan akar tanaman. Meningkatkan masukan (up-take) nutrient melalui konversi hara menjadi bentuk tersedia. Mengikat dan mengatur pelepasan hara (slow release) sesuai kebutuhan tanaman sehingga dapat meningkatkan efektivitas penggunaan pupuk dan mengurangi kehilangan hara karena terlarut atau menguap. Bila dicampur dengan pupuk anorganik tunggal atau majemuk, HUMIKA dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pupuk sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk 20-30%.

Apakah Asam Humat Itu ?

Zat aktif dalam humus yang berperan terhadap kesuburan tanah adalah senyawa Asam Humat (Humic Acid) dan Asam Fulvat (Fulvic Acid). Senyawa-senyawa tersebut adalah zat organik yang stabil dan merupakan hasil akhir dari proses dekomposisi bahan organik. Asam Humat dan Asam Fulvat berbeda dengan zat organik yang terkandung dalam bahan organik lain seperti kompos dan pupuk kandang yang umumnya berupa zat organik yang mudah terurai oleh mikroba tanah dan akhirnya akan habis. Asam Humat adalah zat organik yang memiliki struktur molekul kompleks dengan berat molekul tinggi (makromolekul atau polimer organik) yang mengandung gugus aktif. Di alam, Asam Humat terbentuk melalui proses fisika, kimia, dan biologi dari bahanbahan yang berasal dari tumbuhan maupun hewan melalui proses humifikasi. Oleh karena strukturnya terdiri dari campuran senyawa organik alifatik dan aromatik (diantaranya ditunjukkan dengan adanya gugus aktif asam karboksilat dan quinoid), maka Asam Humat memiliki kemampuan untuk menstimulasi dan mengaktifkan proses biologi dan fisiologi pada organisme hidup didalam tanah. Sementara itu Asam Fulvat memiliki rantai polimer lebih pendek, mengandung unsur oksigen lebih banyak, dan dapat larut dalam semua rentang pH sehingga bersifat lebih reaktif. Beberapa sifat penting lain dari Asam Humat dan Asam Fulvat yang berhubungan dengan perannya dalam memperbaiki kondisi tanah dan pertumbuhan tanaman adalah Kapasitas Tukar Kation (Cation Exchange Capacity) yang tinggi, memiliki kemampuan mengikat air (Water Holding Capacity) yang besar, memiliki sifat adsorpsi, sebagai zat pengompleks (Chelating/Complexing Agent), dan kemampuan untuk mengikat (fiksasi) polutan dalam tanah. Dengan keunggulan sifat-sifat yang dimiliki tersebut, Asam Humat dapat dipergunakan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas

tanaman pada sektor pertanian, perkebunan, dan kehutanan; untuk meningkatkan kesuburan tanah dan memperbaiki sifat fisika-kimia pada lahan kritis; dan dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik sehingga dapat mengurangi dampak terhadap lingkungan dan menguntungkan secara ekonomi.

OFFICE 8, Lt. 19B, SCBD Lot 28 Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53 Jakarta Selatan 12190 - Indonesia Telepon : (+6221) 29332837, 29332838 Fax : (+6221) 29332887 SMS : (+62) 81311337887 E-mail : marketing@humika.co.id Web : www.humika.co.id

OFFICE 8, Lt. 19B, SCBD Lot 28 Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53 Jakarta Selatan 12190 - Indonesia Telepon : (+6221) 29332837, 29332838 Fax : (+6221) 29332887 SMS : (+62) 81311337887 E-mail : marketing@humika.co.id www.humika.co.id Web :

Humac
(Humat Padat)
Diproduksi oleh : Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia Distributor : PT. Agrimas Citra Mandiri, Surabaya Spesifikasi Teknis & Komposisi HumacR -Humat padat: No. 1 2 3 4 5 6 7 8 Parameter Pengujian Bentuk Warna Kandungan Humat larut air pH (0,1%) Kapasitas tukar kation (KTK) DHL Daya Hantar Listrik C-content (%) : : : : : : : : Spesifikasi Teknis & Komposisi Padat, flake, diameter 2,0- 4,0 mm min. 80% Hitam kecoklatan Minimum 54% - 56% 89 100 200 cmol/kg 20 40 mS/dm 5 15%

Kandungan lainnya: - K2O (%) - Nitrogen (%) - P2O5 (%) - Kalsium (%) - Magnesium (%) - Sulphur (%) - Boron (%) - Besi (Fe) (ppm) - Mangan (Mn) (ppm) - Zinc (Zn) (ppm)
Mikroba patogen (E.Coli & Salmonella Sp.) Bahan ikutan lainnya (tanah, plastik, kerikil dll)

0,5 1,1% 0,5 1,0% 0,05 0,10% 0,4 1,0% 0,01 0,03% 0,30 0,60% 0,1 0,2% 4 7 ppm 3 6 ppm 4 6 ppm
: : Tidak terdeteksi Tidak ada

9 10

MANFAAT PUPUK HUMAT

Pupuk humat memiliki beberapa manfaat, a.l:

1. Kapasitas pengikatan air: Asam humat secara signifikan meningkatkan kapasitas pengikatan air (water holding capacity), mengurangi evaporasi air sehingga mengurangi pengaruh stress kekeringan. 2. Sifat fisik & kimia tanah: Asam humat dapat memperbaiki struktur dan sifat fisik tanah serta mengurangi erosi dengan meningkatkan ikatan kohesif dari partikel-partikel tanah. 3. Efisiensi pemupukan & kapasitas tukar kation: Aplikasi Asam humat dalam tanah dapat meningkatkan kapasitas tukar kation atau CEC (cation exchange capacity), meningkatkan ketersediaan fosfat, nitrogen, serta unsur hara mikro (Mg2+, NH4+, Ca2+, Zn2+, Fe2+, Bo2+) sehingga mudah diserap akar. Asam humat memiliki CEC 400 600 cmol/kg, sebagai pembanding tanah berpasir memiliki CEC 1 5 cmol/kg dan tanah mineral 5 15 cmol/kg & tanah lempung 15 30 cmol/kg. 4. Stimulasi mikroorganisme tanah: Asam humat bermanfaat sebagai sumber karbon dan fosfat untuk pertumbuhan populasi mikroorganisme tanah sehinga meningkatkan kesuburan tanah dan tanaman. 5. Netralisasi Kontaminan: Asam humat dapat mengikat logam-logam berat, keracuan Al (aluminium), toksisitas sodium dan residu pestisida sehingga mengurangi toksisitas terhadap tanaman. 6. Perkecambahan biji: Asam humat dapat mempercepat dan meningkataan persentasi perkecambahan biji, merangsang perakaran, dan daun berwarna lebih hijau tua. 7. Hormon tumbuh:
(1) Meningkatkan transport nutrisi melaui membran sel dan absorbsi oksigen sehingga meningkatkan metabolisme sel dan fotosintesis. (2) Mengandung hormon tumbuh sejenis auksin yang dapat meningkatkan pembelahan dan pembesaran sel serta permeabilitas membran sel, metabolisme protein serta mengkatalisa reaksi enzimatik. (3) Memiliki sifat sebagai Antioksidan dan antimikrobial serta meningkatkan ketahanan terhadap penyakit. (4) Asam humat cair yang dicampurkan dalam larutan pestisida dapat meningkatkan efektifitasnya sehingga mengurangi banyaknya pestisida yang digunakan dll.