Anda di halaman 1dari 3

1.

VMWare Vmware adalah suatu perangkat lunak yang dapat menciptakan atau mensimulasikan PC barau, yang disebut mesin virtual. Perangkat keras yang terdapat di dalam mesin virtual sama seperti perangkat keras yang yang dipakai PC, misalnya CPU, RAM, harddisk, keyboard, mouse, CD/ DVD ROM, soundcard. Kata lain PC di dalam PC. Sistem operasi yang diinstal melalui vmware disebut guest operating system (sistem operasi tamu). Sistem operasi tersebut dapat dijalankan berdampingan dengan sistem operasi utama atau host operating system, yaitu sistem operasi di mana vmware di instal. Pada proses instalasi sistem operasi guest, harrdisk tidak perlu dipartisi karena vmware telah mengaturnya dengan sangat mudah sehingga data tidak perlu dikhawatirkan akan hilang. Instalasinya sama seperti menginstal pada komputer biasa. Sistem vmware dapat dibangun di atas Windows dan Linux. Oleh karena itu, salah satu sistem operasi harus dipilih untuk menjadi host operating system (sistem operasi utama). Jika ingin memebuat Linux sebagai sistem operasi guest, maka harus menginstal Windows terlebih dahulu, kemudian instal vmware pada sistem operasi Windows, setelah itu di atas vmware instal Linux sebagai sistem operasi guest sesuia dengan keinginan. Ataupun sebaliknya.

1.1.

Mikrotik Router OS

Mikrotik routerOS adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang handal,mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless. Fitur-fitur tersebut diantaranya : Firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, dan masih banyak lagi fitur lainnya. Mikrotik dapat digunakan dalam 2 tipe, yaitu dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam bentuk perangkat keras, Mikrotik biasanya sudah diinstalasi pada suatu board tertentu, sedangkan dalam bentuk perangkat lunak, Mikrotik merupakan satu distro Linux yang memang dikhususkan untuk fungsi router. MikroTik RouterOS, merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.

1.2.

Utility ping

PING (Packet Internet Gropher) adalah sebuah program utility yang biasanya digunakan untuk memeriksa konektivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol. Dengan menggunakan program utility ini, dapat dilakukan pengujian dengan cara mengirim sebuah paket data atau penyampaian informasi dari suatu ip address ke ip address lainnya untuk mengetahui apakah sebuah komputer/jaringan/server tersebut terhubung dengan komputer/jaringan/server lainnya. 1.3. Utility traceroute

Traceroute (Tracert) adalah perintah untuk menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuan. Ini dilakukan dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request Ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat. Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan host) yang terdapat pada jalur antara host dan tujuan.

2. Analisa Data
1. Analisa data hasil ping

Dari hasil percobaan yg telah dilakukan, yang terjadi ketika melakukan ping ke router mana saja, kita akan mengirim data paket tiap detik ke alamat IP yang di tuju. Ketika kita memperoleh balasan dari alamat yang kita tuju, maka akan mendapat beberapa informasi dari alamat tersebut 2. Analisa data hasil traceroute Dengan menggunakan program cmd kita dapat melakukan traceroute ke alamat tujuan. Kita akan mengirimkan paket data ke tujuan dan akan melewati beberapa hop, setelah sampai ke tujuan akan mendapat balasan ( dari host yang kita tuju ) yang berisi beberapa informasi seperti kecepatan dan IP yang dilewatinya. Pada traceroute ke google.com akan melewati sekitar 12 hop 7. Kesimpulan Dari analisa data diatasdapatdisimpulkanbahwa : 1. TTL Vs Jumlah Hop TTL (waktu untuk hidup) adalah suatu nilai waktu yang disematkan dalam paket data yang dikirimkan melalui jaringan TCP/IP untuk menyatakan berapa lama paket tersebut bisa beredar/berjalan di dalam jaringan. Nilai tersebut akan memberitahukan

kepada router apakah paket tersebut harus diteruskan ke router selajutnya (next hop router) atau di-discard.Semakin banyak hopnya TTL nya semakin lama waktu dan jumlahnya semakin banyak. 2. RTT Verus Jumlah Hop (RTT )Round Trip Time adalah waktu yang dibutuhkan oleh client dalam mengirimkan suatu data menuju server dan kemudian paket data tersebut dikembalikan oleh server kepada user. Semakin banyak hop nya maka waktu yang di butuhkan juga lama