Anda di halaman 1dari 10

http://farmasibahanalam.

com

Asal tanaman obat


Tumbuhan liar Tanaman perkebunan rakyat Tanaman tumpang sari Tanaman Budidaya Tanaman seleksi Budi daya jaringan (Tissue Culture )

BADAN POM

http://farmasibahanalam.com

Dasar pembuatan simplisia

BADAN POM

Pembuatan dengan pengeringan, Pembuatan dengan fermentasi, Pembuatan dengan proses khusus (penyulingan, menyarian, pengeringan eksudat) Pembuatan dengan memerlukan air (pati)

http://farmasibahanalam.com

Kualitas tanaman obat

BADAN POM

- Bibit tanaman dipilih dari bibit unggul - Tanaman yang ditanam dengan berpedoman pada Cara Bercocok Tanam yang Baik (GAP = Good Agriculture Practices), akan menghasilkan tanaman yang berkualitas Sebaiknya simplisia bersumber dari tanaman seperti ini

CARA PENGUMPULAN BAHAN UNTUK SIMPLISIA


http://farmasibahanalam.com

BADAN POM

Hal-hal yang perlu diperhatikan :


Bagian tanaman yang akan digunakan. - Senyawa berkhasiat tidak terdapat pada seluruh bagian tanaman, perlu diketahui bagian mana dari tanaman yang akan diambil untuk simplisia - Simplisia jangan tercampur dengan bagian lain dari tanaman yang tidak dikehendaki, apalagi tercampur tanaman lain. Umur tanaman - Kandungan senyawa berkhasiat dalam organ tanaman tidak selalu tetap dari waktu ke waktu. Umur tanaman menentukan jumlah kandungan zat aktif dlm tanaman Waktu panen (pagi, siang, sore) - Usahakan pemanenan dilakukan pada saat tanaman mempunyai kandungan zat aktif paling tinggi. Misal : Apabila akan diambil minyak atsirinya, pemanenan dilakukan pagi hari. Untuk diambil amilumnya, dipanen sore hari

http://farmasibahanalam.com

PENGELOLAAN SIMPLISIA

BADAN POM

Pengelolaan simplisia di industri OT meliputi tahapan kegiatan sebagai berikut : A. Pengelolaan simplisia basah 1. Penerimaan 2. Sortasi basah 3. Pencucian 4. Pengupasan/perajangan (bila diperlukan) 5. Pengeringan 6. Sortasi kering 7. Pengepakan/penyimpanan 8. Pengawasan mutu

http://farmasibahanalam.com

B. Pengelolaan simplisia kering kotor 1. Penerimaan 2. Sortasi 3. Pencucian 4. Pengeringan 5. Pengepakan/penyimpanan 6. Pengawasan mutu

BADAN POM

C. Pengelolaan simplisia kering bersih 1. Penerimaan 2. Pengepakan/penyimpanan 3. Pengawasan mutu

http://farmasibahanalam.com

PENERIMAAN

Pemeriksaan kebenaran simplisia Pemberian label secara benar/jelas

BADAN POM

SORTASI BASAH

Memisahkan pengotor dan bahan asing dari simplisia, misalnya : tanah, pasir, tanaman atau bagian tanaman lain, bag. lain dari tanaman yang tidak untuk simplisia.

PENCUCIAN

Menghilangkan tanah dan pengotor lain dari simplisia. Menggunakan air bersih

http://farmasibahanalam.com

Yang perlu diperhatikan dalam pencucian

BADAN POM

1. Bahan yang mudah larut dalam air pencucian cepat 2. Kondisi air Harus bersih Jngn, menambah jumlah mikroba awal. Mikroba dalam air : a. Pseudomonas e. Proteus b. Micrococcus f. Enterobacter c. Bacillus g. Streptococcus d. Escherichia PENGUPASAN DAN PERAJANGAN Untuk mempermudah proses pengeringan, penyimpanan dan proses selanjutnya Menggunakan alat perajang yang tidak bereaksi dengan bahan Semakin tipis semakin baik. Tetapi perlu diperhatikan adanya senyawa yang mudah menguap Sebaiknya bahan dijemur dulu 1 hari sebelum dirajang

http://farmasibahanalam.com

PENGERINGAN
Tujuan :Simplisia tidak mudah rusak, dapat disimpan lebih lama

BADAN POM

Tumbuhan hidup reaksi enzimatis tidak ada krn adanya keseimbangan proses metabolisme yaitu proses sintesis, transformasi dan penggunaan isi sel. bila tumbuhan mati keseimbangan hilang. Bila kadar air < 10%, tidak terjadi reaksi enzimatis, mutu simplisia terjaga.
Bila kadar air rendah, tidak

terjadi pertumbuhan bakteri, kapang dan khamir simplisia tdk rusak.

http://farmasibahanalam.com

BADAN POM

Pertumbuhan bakteri akan terhenti apabila kadar air simplisia < 10 % Suhu terbaik pengeringan 60o C, Untuk kayu, biji, kulit bisa sampai 90o C. Untuk bahan yang mengandung senyawa mudah menguap dan rusak oleh panas 30o-40o C Pengeringan dapat dilakukan secara alami atau buatan