Anda di halaman 1dari 2

Faktor-faktor berikut ini dikaitkan dengan peningkatan risiko BPH:

Usia: BPH terjadi lebih umum pada usia lanjut > 50 tahun dan jarang terjadi pada pria dengan usia < 40 tahun. Pada usia yang semakin tua, kadar testosteron menurun, sedangkan kadar estrogen relatif tetap sehingga perbandingan antara estrogen testosteron semakin meningkat. Telah diketahui bahwa estrogen di dalam prostat berperan dalam terjadinya proliferasi sel-sel kelenjar prostat dengan cara meningkatkan sensitivitas selsel prostat terhadap rangsangan hormon androgen, meningkatkan jumlah RA, dan menurunkan jumlah kematian sel prostat. Hal itu membuat sel-sel prostat yang telah ada mempunyai umur yang lebih panjang sehingga massa prostat menjadi lebih besar.

Riwayat keluarga: Laki-laki dengan riwayat keluarga kanker prostat memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mendapat kanker prostat. Perubahan gen pada kromosom 1, 17 dan kromosom X dijumpai pada pasien-pasien dengan riwayat keluarga kanker prostat.

Obesitas: Obesitas, terutama obesitas pada perut, dapat meningkatkan risiko BPH. Lemak meningkatkan produksi hormone testosterone yang membantu perkembangan sel kanker prostat.

Fisik tidak aktif: The Health Professionals Study dan Massachusetts Male Aging Study menemukan tingkat aktivitas fisik yang lebih rendah terkait dengan peningkatan risiko terkena BPH.

Sistem perkemihan Perubahan pada sistem perkemihan antara lain ginjal yang merupakan alat untuk mengeluarkan sisa metabolisme tubuh melalui urine, darah masuk ke ginjal disaring oleh satuan (unit) terkecil dari ginjal yang disebut nefron (tempatnya di glomerulus). Kemudian mengecil dan nefron menjadi atrofi, aliran darah ke ginjal menurun sampai 50 %, fungsi tubulus berkurang akibatnya kemampuan mengkonsentrasi urine berkurang, berat jenis urine menurun,. Otot-otot vesika urinaria menjadi lemah, sehingga kapasitasnya menurun sampai 200 ml atau menyebabkan buang air seni meningkat. Vesika urinaria susah dikosongkan sehingga terkadang menyebabkan retensi urine pada pria.

Perubahan pada prostat