Anda di halaman 1dari 14

KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan)

Kelompok 9: Memorita Walasari (K4311041) Redza Dwi Putra (K4311058)

Keyword:
Adalah sebuah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan di Indonesia. KTSP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SI, namun pengembangannya diserahkan kepada sekolah agar sesuai dengan kebutuhan sekolah itu sendiri.

Penyusunan KTSP oleh sekolah dimulai tahun ajaran 2007/2008 dengan mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk pendidikan dasar dan menengah sebagaimana yang diterbitkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional masing-masing Nomor 22 Tahun 2006 dan Nomor 23 Tahun 2006, serta Panduan Pengembangan KTSP yang dikeluarkan oleh BSNP.

Tujuan
Secara umum tujuan diterapkannya KTSP adalah untuk memandirikan dan memberdayakan satuan pendidikan melalui pemberian kewenangan (otonomi) kepada lembaga pendidikan dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif dalam pengembangan kurikulum.

Tujuan khusus
Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam mengembangkan kurikulum, mengelola dan memberdayakan sumberdaya yang tersedia. b. Meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam pengembangan kurikulum melalui pengambilan keputusan bersama. c. Meningkatkan kompetisi yang sehat antar satuan pendidikan tentang kualitas pendidikan yang akan dicapai.
a.

Mengapa Satuan Pendidikan berhak mengembangkan?


Sekolah lebih mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi dirinya. Sekolah lebih mengetahui kebutuhan lembaganya, khususnya input pendidikan yang akan dikembangkan. Pengambilan keputusan lebih baik dilakukan oleh sekolah karena sekolah sendiri yang paling tahu yang terbaik bagi sekolah tersebut.

Keterlibatan warga sekolah dan masyarakat dalam pengembangan kurikulum dapat menciptakan transparansi dan demokrasi yang sehat. Sekolah dapat bertanggung jawab tentang mutu pendidikannya masing-masing Sekolah dapat melakukan persaingan yang sehat dengan sekolah-sekolah lain dalam meningkatkan mutu pendidikan. Sekolah dapat merespon aspirasi masyarakatdan lingkungan yang berubah secara cepat serta mengakomodasikannya dengan KTSP

Karakteristik
Pemberian Otonomi Kepada Sekolah/Satuan Pendidikan untuk mengembangkan kurikulum Partisipasi Masyarakat Kepemimpinan yang demokratis dan profesional Tim kerja yang kompak dan transparan

Lanjutan...

Mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk pendidikan dasar dan menengah. Desentralisme Pendidikan : Kerangka Dasar Kurikulum disusun oleh Tim Pusat; Daerah dan Sekolah dapat mengembangkan lebih lanjut Disesuaikan pada sekolah/lembaga di masingmasing daerah, berdasarkan potensi daerah dan sobud masyarakat setempat Hanya terdiri atas : SK dan KD. Komponen lain dikembangkan oleh guru

Prinsip pengembangan KTSP menurut Permendiknas nomor 22 tahun 2006 a. Berpusat pada potensi, perkembangan, serta kebutuhan peserta didik dan lingkungannya. b. Beragam dan terpadu. c. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. d. Relevan dengan kebutuhan. e. Kurikulum dikembangkan sesuai relevansi pendidikan dengan kebutuhan hidup dan dunia kerja. f. Menyeluruh dan berkesinambungan. g. Belajar sepanjang hayat. h. Seimbang antara kepentingan global, nasional, dan lokal.

Komponen KTSP
Visi dan misi satuan pendidikan, representasi dari apa yang diyakini dan diharapkan. b) Tujuan pendidikan satuan pendidikan, meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. c) Kalender pendidikan, kurikulum harus mampu menghitung jam belajar efektif untuk pembentukan kompetensi peserta didik, dan menyesuaikan dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dimiliki peserta didik.
a)

Lanjutan
d) Struktur muatan KTSP (Mata pelajaran, Muatan lokal, Kegiatan pengembangan diri, Pengaturan beban belajar ,Kenaikan kelas, penjurusan, dan kelulusan,Pendidikan kecakapan hidup, Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global). e) Silabus yaitu rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran dengan tema tertentu, yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar yang dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan. f) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), rencana yang menggambarkan prosedur dan manajemen pembelajaran untuk mencapai satu atau lebih kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus.

Kedudukan mapel dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya


Subtansi mata pelajaran IPA dan IPS pada SD/MI merupakan IPA terpadu dan IPS terpadu. Penambahan mata pelajaran untuk Mulok dan Pengembangan diri untuk semua jenjang sekolah Ada pengurangan mata pelajaran (Misal TIK di SD) Ada perubahan nama mata pelajaran KN dan IPS di SD dipisah lagi Ada perubahan jumlah jam pelajaran setiap mata pelajaran.

Sekian dan terimakasih