Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PENDAHULUAN DAN OBSERVASI / TINDAKAN KEPERAWATAN Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan : Pemeriksaan Denyut Jantung Bayi

A. Konsep Dasar 1. Pengertian Suatu tindakan yang dilakukan untuk mengetahui jumlah detak jantung bayi untuk menilai keadaan bayi. Detak jantung bayi saat lahir berkisar antara 120-160 detak per menit. Kadang-kadang detak jantung bayi melambat sampai 100 atau lebih cepat yaitu 180 detak per menit. Jika detak jantung bayi terlalu lambat, kemungkinan bayi terkena infeksi segera berikan napas bantuan. 2. Tujuan Untuk mengetahui status kesehatn bayi. Apakah bayi ada kelainan jantung atau tidak, apakah bayi terkena infeksi atau tidak. 3. Anatomi Fisiologi Jantung merupakan sebuah organ yang terdiri dari otot yang berfungsi untuk memompa darah keseluruh tubuh. Jantung terletak didalam rongga dada di sebelah kiri diatas diafragma. Ukuran jantung sebesar genggaman tangan kanan. Jantung terdiri dari tiga lapisan otot yaitu: a. Perikardium, yaitu lapisan terluar jantung yang terdiri dari 2 lapisan yaitu lapisan parietal & lapisan viseral b. Miokardium, lapisan tengah jantung yang terdiri dari otot-otot jantung.

c. Endokardium, yaitu lapisan yang terdapat disebelah dalam terdiri dari jaringan endotel dan terdiri dari selaput lendir yang melapisi permukaan rongga jantung. Bunyi jantung terdiri dari dua macam yang disebabkan oleh katup-katup yang menutup. Bunyi pertama disebabkan menutupnya katup atrio-ventrikel, dan bunyi yang kedua karena menutupnya katup aorta dan arteri pulmonal setelah konstriksi dari ventrikel. Bunyi yang pertama adalah lup (panjang) yang kedua dup (pendek & tajam). Katup jantung terdiri dari: a. Valvula trikuspidalis, terdapat antara atrium dekstra dengan ventrikel dekstra yang terdiri dari 3 katup.. b. Valvula bikuspidalis, terletak antara atrium dekstra dan vetrikel sinistra. c. Valvula semilunaris arteri pulmonalis, terletak antara ventrikel dekstra dengan arteri pulmonalis, tempat darah mengalir menuju paru-paru. d. Valvula semilunaris aorta, terletak antara ventrikel sinistra dengan aorta tempat darah mengalir menuju keseluruh tubuh. 4. Cara Mengukur Detak Jantung Bayi Persiapan Alat Stetoskop Arloji Alat Tulis Yas & Masker Tahap Prainteraksi Verifikasi order Persiapan diri perawat Siapkan alat Siapkan lingkungan (jaga privacy klien) Tahap Orientasi Berikan salam terapeutik

Klarifikasi kontrak waktu, tempat dan topic Jelaskan tujuan & prosedur pengukuran suhu Berikan kesempatan kepada klien/orangtua untuk bertanya Alat-alat didekatkan pada klien

Tahap Kerja Perawat cuci tangan Kenakan yas & masker Bebaskan pakaian tempat area pemeriksaan Pasang stetoskop pada area pemeriksaan dengan menghangatkan bagian diafragmanya terlebih dahulu. Dengarkan detak jantung bayi selama satu menit penuh. Catat hasil yang didapat Rapikan klien & bereskan alat-alat Perawat cuci tangan Lepas yas dan masker Tahap Terminasi Evaluasi respon klien Simpulkan kegiatan Pemberian pesan Kontrak selanjutnya (waktu, kegiatan selanjutnya) Dokumentasikan Hasil Frekuensi Sikap Teliti Hati-hati Ramah Sabar Sopan

B. Laporan Tindakan Keperawatan Nama Mahasiswa Semester/Tingkat Tempat Praktek Tanggal :Yessika Puspitasari : VI/3 : RUANG PSH/VK : 1-6 Juli 2013

Observasi/Tindakan:Mengukur Detak Jantung Bayi NamaKlien Umur Jenis Kelamin Alamat Diagnosa Medis Data Subyektif (S) Data Obyektif (O) Analisa (A) : Bayi Ny. T : 3 Hari : Perempuan : Depok, Sleman : :: - Bayi tenang saat di ukur detak jantung : Untuk mengetahui apakah bayi mengalami kelainan jantung bawaan atau tidak, terkena infeksi atau tidak. Planning (P) Tujuan : Mengukur Detak Jantung Bayi : Memastikan bayi tidak ada kelainan bawaan dan tidak terkena infeksi untuk mengetahui apakah bayi

mengalami bradikardi atau takikardi Implementasi (I) : Langkah-langkah, dilanjutkan dengan rasional untuk setiap sistem

Langkah-langkah Persiapan Alat Stetoskop Arloji Alat Tulis Yas & Masker Tahap Prainteraksi Verifikasi order Persiapan diri perawat Siapkan alat Siapkan lingkungan (jaga privacy klien) Tahap Orientasi Berikan salam terapeutik Klarifikasi kontrak waktu, tempat dan topic Jelaskan tujuan & prosedur pengukuran suhu Berikan kesempatan kepada klien/orangtua untuk bertanya Alat-alat didekatkan pada klien Tahap Kerja

Rasional Memudahkan pemeriksa melakukan tindakan. *) Peralatan yang tidak dibawa Yas & Masker Dilakukan sesuai dengan SOP dalam

Dilakukan sesuai SOP untuk membina hubungan saling percaya.

1. Meminimalkan penyebaran mikroorganisme.

1. Perawat cuci tangan 2. Mengatur posisi nyaman pasien 3. Membebaskan pakaian diarea pemeriksaan. 4. Memasang stetoskop yang sudah dihangatkan terlebih dahulu. 5. Mendengarkan detak jantung bayi dengan teliti selama satu menit penuh. 6. Mencatat hasil yang didapat 7. Mendokumentasikan hasil yang diperoleh dari pemeriksaan yang dilakukan. Tahap Terminasi Evaluasi respon klien Simpulkan kegiatan Pemberian pesan Kontrak selanjutnya (waktu, kegiatan selanjutnya) Dokumentasikan Hasil Frekuensi Sikap Teliti Hati-hati Ramah Sabar Sopan Evaluasi (E) : S: -

2. Memudahkan dalam melakukan pemeriksaan. 3. Memberikan area untuk pemeriksaan. 4. Supaya bayi tidak merasa dingin pada area yang diperiksa. 5. Untuk mendapatkan hasil yang valid. 6. Tidak lupa akan hasil pemeriksaan. 7. Dilakukan sesuai SOP mendokumentasikan hasil pemeriksaan.

Mengevaluasi respon klien setelah pemeriksaan.

Mendokumentasikan hasil dan frekuensi denyut jantung bayi.

Sikap selalu teliti, hati-hati, perhatian, sabar dan ramah

O: - Bayi Ny. T tertidur ketika dilakukan pemeriksaan. - Hasil detak jantung 140x/menit, terdengar kuat iramanya teratur. - Warna kulit bayi kemerahan.

Pembimbing Klinik

Pembimbing Akademik

Praktikan

Ns. Yohana Martini, SKep

Sri Wahyuni, S. SiT

Yessika Puspitasari

LAPORAN PENDAHULUAN DAN OBSERVASI / TINDAKAN KEPERAWATAN Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan : Pemeriksaan Denyut Jantung Bayi

Disusun Oleh Yessika Puspitasari 1002112

PRODI S1 ILMU KEPERAWATAN STIKES BETHESDA YAKKUM YOGYAKARTA TA 2012/2013 DAFTAR PUSTAKA Bobak. (2005). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. EGC: Jakarta. Doenges. E. Marillin. (2001). Rencana Keperawatan Maternal/bayi. Edisi 2. EGC: Jakarta. Prawirohardjo, Sarwono, 2008, Ilmu Kebidanan (Edisi 4), Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Anda mungkin juga menyukai