Anda di halaman 1dari 4

BAB I ORGANISASI DAN PENGORGANISASIOAN A.

PENGANTAR Dalam kehidupan sehari-hari kita mengenal berbagai jenis organisasi yang memengaruhi semua tingkatan kehidupan. Fakta menunjukkan bahwa kebanyakan diantara kita menjalani sebagian besar dari kehidupan dalam organisasi-organisasi(atau sedikitnya dipengaruhi oleh pelbagai macam organisasi). Organisasi merupakan element yang diperlukan didalam kehidupan manusia (apalagi dalam kehidupan modern). Organisasi membantu kita melaksanakan hal-hal atau kegiatan-kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan dengan baik sebagai individu. Sejak munculnya organisasi, perubahan-perubahan penting yang terjadi pada organisasi adalah: a. Efisiensi b. Kecanggihan c. Kompleksitas (Hicks, 1972:5) Organisasi-organisasi dapat memenuhi aneka macam kebutuhan manusia. Kebutuhan itu misalnya kebutuhan emosional, spiritual, intelektual, ekonomi, politik, psikologis, sosiologis, cultural dan sebagainya. Chester I. Barnard (1956:23-37) merumuskan kendala-kendala yang dihadapi oleh seorang individu, dalam hal melaksanakan hal-hal yang ingin dilakukan olehnya. Adapun kendalakendala tersebut menurutnya termasuk dalam dua kelompok, yaitu; 1. Kemampuan biologis dang individu yang bersangkutan 2. Factor-faktor dari lingkungan yang dihadapi olehnya.

B. Aneka macam alas an mengapa orang membentuk organisasi. Herbert G. Hicks menyajikan sejumlah alas an mengapa manusia menciptakan organisasiorganisasi (Hicks, 1972:8-13) 1. Alasan Sosial Banyak oraganisasi dibentuk untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk pergaulan. 2. Alasan Material

Melalui bantuan organisasi manusia dapat melakukan tiga macam hal yang tidak mungkin dilakukan sendiri, yakni; memperbesar kemampuan, menghemat waktu, menarik manfaat lebih banyak dari pengetahuan generasi-generasi sebelumnya.

C. Efek Sinergistik Organisasi-organisasi Organisasi-organisasi dapat menimbulkan efek sinergistik. Dalam kakitan ini kita diingatkan pada sebuah kredo pendekatan system yang menyatakan bahwa falsafah holism mengandung makna bahwa the whole is more than the sun of its parts Holisme merupakan salah satu pilar penting pemikiran secara system atau sistemik (Nisjar, Winardi, 1997:27).

D. Tipe-tipe organisasi 1. Pengantar Herbert G. Hicks menyajikan aneka macam tipe organisasi sebagai berikut (Hicks, 1972:14-16). Menurut Hicks organisasi-organisasi bersifat sangat variable . Sesuatu organisasi dapat menjadi focus sentral kehidupan seseorang atau mungkin ia hanya merupakan pelayannya untuk sementara waktu. Sebuah organisasi mungkn dapat bersifat kaku, dinin" tanpa kepribadian, atau kadang-kadang dapat menghasilkan hubungan-hubungan luwes dan bermakna bagi para anggotanya.

2. Organisasi-organisasi Formal dan Informal Sebuah organisasi formal memiliki suatu struktur yang termuskan dengan baik. Struktur ini menerangkan hubungan-hubungan otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas, dan tanggung jawabnya. Organisasi informal terorganisasi secara lepas. Mereka bersifat fleksibel, tidak terumuskan dengan baik, dan sifatnya adalah spontan.

3. Organisasi-organisasi Primer dan Organisasi Sekunder

Organisasi primer menuntut keterlibatan lengkap, pribadi dan emosional dari para anggotanya. Sedangkan organisasi sekunder lebih pada hubungan yang bersifat intelektual, rasional, dan kontraktual.

4. Organisasi-organisasi yang diklasifikasi berdasarkan sasaran pokok Kita dapat mengklasifikasi sesuatu organisasi sesuai dengan sasaran-sasarann khusus para anggotanya yang berusaha dipenuhi, sebagai contoh dapat dikemukakan sebagai berikut: a. Organisasi-organisasi pelayanan, b. Organisasi-organisasi ekonomi c. Organisasi-organisasi religious d. Organisasi-organisasi perlindungan e. Organisasi-organisasi pemerintah f. Organisasi-organisasi social.

5. Aneka macam definisi tentang organisasi Hal pertama yang kita perlukan dalam studi tentang organisasi-organisasi adalah definisi eksplisit tentang apa yang dimaksud dengan sesuatu organisasi. Organisasi-organisasi dicirikan oleh perilaku yang diarahkan kea rah pencapaian tujuan. Adapun definisi tersebut berlandaskan sejumlah fakta yang merupakan cirri umum organisasi. 1. Sebuah organisasi senantiasa mencakup sejumlah orang 2. Orang-orang tersebut terlibat satu sama lain dengan satu atau lain cara maksudnya mereka semua berinteraksi 3. Interaksi tersebut selalu dapat diatur atau diterangkan dengan jenis struktur tertentu 4. Masing-masing orang di dalam sesuatu organisasi memiliki sasaran-sasaran pribadi.

Analisa dan kesimpulan:

Organisasi adalah element yang sangat diperlukan dalam kehidupan manusia terutama dalam kehidupan manusia modern. Alasan manusia membentuk organisasi antara lain alasan sosial, alasan material. Organisasi dapat menimbulkan efek sinergistik, yaitu kerjasama yang baik antar individu dalam organisasi dapat mempermudah mencapai tujuan organisasi. Tipe organisasi yang popular antara lain organisasi formal dan organisasi informal, yang membedakannya adalah struktur organisasi yang terumuskan menerangkan hubungan otoritas, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawab. Cara lain untuk mengklasifikasikan organisasi adalah dengan membdakan organisasi primer dan organisasi sekunder, yang membedakannya adalah keterlibatan emosional para anggotanya yag bersifat pribadi, langsung, spontan dan tatapmuka, sedangkan organisasi informal lebih menekankan pada hubungan yang bersifat intelektual, rasional dan kontraktual.

Anda mungkin juga menyukai