Anda di halaman 1dari 4

TEKS LAPORAN KEKERINGAN

DHANIKA X IPA A 13

PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO DINAS PENDIDIKAN SMA NEGERI 1 PROBOLINGGO Jl. Soekarno Hatta No. 137, Probolinggo

Kekeringan
Kekeringan adalah keadaan kekurangan air yang sangat ekstrem dalam waktu lama. Kekeringan timbul tanpa dapat diprediksi secara tepat. Di Indonesia, hujan turun secara tidak merata meskipun pada umumnya hujan terjadi di seluruh wilayah negeri. Ada daerah yang lebih mendapatkan curah hujan dan ada pula daerah yang kurang mendapatkan curah hujan. Selain itu, hujan tidak terjadi dalam waktu yang bersamaan. Di wilayah barat, hujan sudah turun, tetapi di wilayah timur belum. Misalnya, pada bulan November, daerah yang telah mendapat hujan adalah daerah pantai Barat pulau Sumatera hingga Bengkulu, sedangkan daerah Jawa Timur masih belum mendapat hujan, karena biasanya hujan turun pada sekitar bulan Januari. Hal ini disebabkan oleh perbedaan tekanan udara antara daerah Indonesia sebelah Barat dan Timur, sehingga angin yang membawa hujan tersebut bergerak dari daerah yang memiliki tekanan udara tinggi, yaitu daerah Indonesia sebelah Barat menuju daerah yang memiliki tekanan udara rendah, yaitu daerah Indonesia sebelah Timur. Terdapat daerah dengan curah hujan tinggi dan curah hujan rendah di Indonesia. Daerah yang memiliki curah hujan tinggi biasanya mendapat curah hujan lebih dari 2.000 mm per tahun. Daerah daerah tersebut adalah sebagian besar daerah Sumatera, Jawa Barat, Bali, Lombok, Sumba, sebagian besar daerah Jawa, dan beberapa daerah di Kalimantan. Daerah yang memiliki curah hujan tertinggi di Indonesia adalah daerah Baturaden, Jawa Tengah dengan curah hujan mencapai 7.069 mm per tahun. Selain itu, semakin tinggi dataran itu, maka semakin tinggi curah hujannya. Sedangkan daerah yang memiliki curah hujan rendah biasanya mendapat curah hujan kurang dari 2.000 mm per tahun. Daerah daerah tersebut adalah sebagian besar daerah Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Irian Jaya. Daerah yang memiliki curah hujan terendah di Indonesia adalah daerah Palu, Sulawesi Selatan dengan curah hujan sebesar 547 mm per tahun. Penyebab adanya daerah yang memiliki curah hujan tinggi karena adanya Daerah Konvergensi Antar Tropik (DKAT) di sekitar daerah ekuator

(khatulistiwa). DKAT disebabkan oleh angin passat (trade wind). Angin passat adalah angin yang berhembus sepanjang tahun dari daerah subtropik menuju daerah ekuator. Di sekitar daerah ekuator, angin passat tersebut bertemu. Karena temperatur yang cukup tinggi di perairan Indonesia, maka, massa udara akan terangkat dalam proses konveksi. Setelah mengalami beberapa proses, massa udara tersebut akan menjadi awan yang membawa hujan dengan curah hujan tinggi. Sedangkan penyebab adanya daerah yang memiliki curah hujan rendah karena adanya angin muson Timur. Angin tersebut berhembus dari daerah Australia ke Asia. Karena angin tersebut lebih banyak melewati daratan dibanding lautan, maka angin tersebut hanya membawa sedikit uap air yang cukup untuk membuat hujan dengan curah hujan yang tinggi. Dampak positif dari hujan dengan curah hujan tinggi adalah memperlancar produktivitas tanaman karet dan persediaan air yang cukup berlimpah tersebut dapat digunakan oleh PLTA. Sementara itu, dampak negatif dari hujan dengan curah hujan tinggi adalah sering terjadinya banjir dan tanah longsor di daerah Indonesia. Maka, solusi yang tepat dalam mengatasi masalah-masalah tersebut adalah dengan melakukan reboisasi agar air hujan tersebut dapat tertahan, sehingga tidak mengalir terus menerus dan tidak membawa tanah pada dataran tinggi yang dapat mengakibatkan tanah longsor. Selain itu, ada solusi lain yaitu membuang sampah pada tempatnya, sehingga saluran air dapat menjadi lancar. Sedangkan dampak dari hujan dengan curah hujan rendah adalah daerah Indonesia akan mengalami kekeringan. Halhal yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan pembuatan bendungan skala kecil dan menengah pada daerah aliran sungai, memperbanyak sumur-sumur serapan, dan penanaman pohon Beringin di daerah aliran sungai.

Sumber Referensi
1. http://bobyriki.site40.net/1_5-iklim Diakses : Kamis, 26 September 2013 ( 03.00 ) 2. http://azzamudin.wordpress.com/2011/09/09/beberapa-solusi-mengatasikekurangan-air-di-gunungkidul/ Diakses : Kamis, 26 September 2013 ( 03.00 ) 3. http://kelompokgeografi12.blogspot.com/2013/02/cara-mencegahbanjir.html Diakses : Kamis, 26 September 2013 ( 03.00 ) 4. http://www.ilmuku.com/file.php/1/Simulasi/mp_214/materi2.html Diakses : Kamis, 26 September 2013 ( 03.00 ) 5. http://teknologi.inilah.com/read/detail/1948833/ini-dia-faktor-pemicucurah-hujan-tinggi#.UkQpRX_leuK Diakses : Kamis, 26 September 2013 ( 03.00 ) 6. http://infokabarbaru.com/pengaruh-tanaman-karet-dengan-curah-hujantinggi.html Diakses : Kamis, 26 September 2013 ( 18.30 )