Anda di halaman 1dari 47

SECURITY SECTOR REFORM

Disampaikan pada acara Pelatihan Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan di Indonesia
oleh

Laksamana Pertama TNI Ir. Sudjiwo, M.Sc. Direktur Kebijakan Strategi, Ditjen Strahan Dephan Jakarta, 25 April 2005

PERNYATAAN BUKU PUTIH PERTAHANAN


REFORMASI NASIONAL REFORMASI PERTAHANAN NEGARA DILAKS BERTAHAP & BERLANJUT, MELIPUTI : 1. PENATAAN STRUKTUR, KULTUR, TATA NILAI SBG SATU KESATUAN PERUBAHAN YANG UTUH DAN MENYELURUH. 2. PENATAAN STRUKTUR ORGANISASI PERTAHANAN STRUKTUR ORGANISASI; TATARAN KEWENANGAN; FUNGSI DAN TUGAS DEPARTEMEN DAN TNI. 3. WUJUDKAN TNI PROFESIONAL

LANGKAH-LANGKAH ??
1. KOORDINASI DEPHAN-TNI DALAM PENYUSUNAN KONSEP TATARAN KEWENANGAN; FUNGSI DAN TUGAS DEPARTEMEN DAN TNI. 2. SINKRONISASI PERSEPSI MATERI PERUNDANG UNDANGAN INTERDEP. 3. KEGIATAN STRATEGIC DEFENCE REVIEW (SDR) 4. KAJIAN BERSAMA : MISAL DENGAN CSIS, LIPI, DAN LEMBAGA-LEMBAGA KAJIAN LAINNYA.

INTI KEBIJAKAN PERTAHANAN (BP.2003)

9 9 9 9

TINGKATKAN KEMAMPUAN INTELIJEN PERTAHANAN K4IPP (C4ISR) DETEKSI DINI, MISAL : SADAP BRA KBRI MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERTEMPUR PROFESIONALITAS TNI (CEGAH, TANGKAL, PUKUL, HANWIL) MENINGKATKAN KEMAMPUAN OMSP GAK LATKUM DI LAUT, ANC TERORISME, ANC SEPARATIS BERSENJATA PENGAMANAN SUMBER DAYA NASIONAL (KAYU, DLL) MENINGKATKAN KEMAMPUAN DUKUNGAN SIST DET DINI, LOGISTIK PANGKALAN/WILAYAH, PENDIDIKAN, PIRANTI LUNAK/DOCTRIN HANNEG (#DOCT TNI), KESEJAHTERAAN PRAJURIT COSTING POSTUR TNI.

RENCANA REVISI KEBIJAKAN PERTAHANAN (BP)


BUKU PUTIH (DEPHAN, 2003)

BUKU PUTIH (CAPRES SBY-MJK 2004)

REV. BUKU PUTIH (DEPHAN, 2005)

HASIL KUSSP/SDR (REKOMENDASI, 2004)

OPINI PUBLIC LSM, BALITBANG PARPOL DLL

LINGKUP KEGIATAN TERKAIT


1. KAJI ULANG REGULASI-REGULASI POLITIK SEKTOR KEAMANAN UU 3/2002; TAP MPR VI/VI TH 2000, DLL 2. KAJIAN STRATEGI PERTAHANAN NASIONAL. 3. KAJIAN DOKTRIN PERTAHANAN NASIONAL 4. KAJIAN POSTUR PERTAHANAN & ANGGARAN 5. KEGIATAN SDR DALAM RANGKA REVISI BUKU PUTIH PERTAHANAN KEBIJAKAN HANNEG. 6. KAJIAN PENATAAN RUANG KAWASAN PERTAHANAN 7. DLL.

BEBERAPA ISU-ISU YANG BERKEMBANG (disarikan dari kliping eks internet)


1. Reformasi di tubuh TNI masih jauh yang diharapkan Supremasi Sipil. 2. Perlunya pembuatan UU yang lebih lengkap UU Pertahanan; UU TNI; UU Perbantuan TNI terhadap Polri. 3. Penyesuaian Doktrin dan Struktur Organisasi belum maksimal diselesaikan. 4. Reformasi TNI tidak mempunyai DEFENCE REVIEW Kebijakan dan Strategi Pertahanan jangka panjang Koter/Kodam. 5. Permasalahan Impunity pelanggaran HAM

BEBERAPA ISU-ISU YANG BERKEMBANG


(lanjutan) 6. Bisnis Militer Swasta atau BUMN ?? 7. Kekuatan struktural TNI tercermin melalui kehadiran Kodam, Kodim, Korem, dan Koramil pemekaran tak ubahnya melembagakan kezaliman radikal tentara. 8. TNI tulang punggung pertahanan nasional, POLRI tulang punggung keamanan nasional ??? Dengan Tugas TNI (OMP dan OMSP) 9. Sishankamrata = sishanrata + siskamrata ??? 10. Fungsi TNI (70 % Han, 30% Kam) ?? 11. Fungsi POLRI (70 % Kam, 30 % Han) ??

STRATEGIC DEFENSE REVIEW (SDR) (DEPHAN MELAKSANAKAN TERUS MENERUS SEJAK TAHUN 2002)

SDR DILAKSANAKAN UNTUK DAPAT MENJAWAB PERTANYAAN BERIKUT : SEJAUH MANA KESIAPAN DAN KESIAPSIAGAAN POSTUR PERTAHANAN UNTUK MAMPU MENYELENGGARAKAN HANNEG ???? 1. 2. 3. 4. 5. 6. APAKAH PELIBATAN SELURUH KOMPONEN BANGSA SUDAH DIATUR ? APAKAH TEST AND EVALUATION TERHADAP KEMAMPUAN PERTAHANAN TELAH DILAKSANAKAN PROPORSIONAL DENGAN TINGKAT ANCAMAN? APAKAH ANCAMAN TERHADAP KEAMANAN NASIONAL TELAH DINYATAKAN OLEH OTORITAS POLITIK ? APAKAH POSTUR PERTAHANAN SAAT INI SUDAH SIAP DAN MAMPU MENGATASI ANCAMAN KEAMANAN NASIONAL ? BERAPA BESAR ANGGARAN PERTAHANAN DIPERLUKAN ? KEBIJAKAN STRATEGI YANG HARUS DIBUAT UNTUK MENGATASI BERBAGAI KESENJANGAN (KEKUATAN, KEMAMPUAN, LEGAL FORMAL)

REFORMASI NASIONAL
NASIONAL MANAJEMEN PERTAHANAN
TAP MPR NO. VI & VII / 2000 POLRI
EXTERNAL THREAT(S)

L A N (S) R E AT T EX R E TH
TN I

TNI

Internal Disturbances

POLRI

Pemahaman yang kurang tepat

KONDISI KAMNAS & PENANGANANNYA


(Persepsi Yang Tidak Pas)
DARURAT MILITER DARURAT SIPIL PERANG

DARURAT PERANG

DAMAI

TERTIB
AMAN

SIPIL
RAWAN

KONFLIK INTENSITAS RENDAH

ESKALASI ANCAMAN

GAWAT

UU No.3 / 2002 Pertahanan Negara UU No. 34 / 2004 TNI

PERANG

DARURAT PERANG

DARURAT MILITER

DARURAT SIPIL

KONFLIK INTENSITAS RENDAH DAMAI T E R T I B S I P I L

ESKALASI ANCAMAN
AMAN RAWAN GAWAT

POLRI
OPERASI S E L A I N

OPERASI MILITER PERANG

T N I
MILITER P E R A NG

Model Keterlibatan TNI Dlm OMSP TNI

ANCAMAN NASIONAL
(KLASIFIKASI)

ANCAMAN NASIONAL
(INTER STATE, INTRA STATE, TRANS NATIONAL)

NON MILITER

MILITER

IDEOLOGI

EKONOMI POLITIK SOSBUD

NON TRADISIONAL

TRADISIONAL AGRESI/INVASI

TDK BERSENJATA

BERSENJATA

11

MENYATAKAN ANCAMAN

KEAMANAN NASIONAL

PERTAHANAN NEGARA
ANC TRADISIONAL

KEAMANAN NEGARA
ANC NON TRADISIONAL

OMP
(OPERASI MIL PERANG) - UTAMA (TNI) - CADANGAN - PENDUKUNG

OMSP
KAMDAGRI
DEPT/TNI/POLRI ANC. NON MIL - PENYELUNDUPAN - PEROMPAKAN - PEMBAJAKAN - DLL ..(TERORIS,..)

KAMTIBMAS
POLRI & APARAT TERKAIT

TNI ANC. MIL - SEPARATIS - TERORIS BERSENJATA

ANC. MIL INVASI/AGRESI

ANC. NON MIL - KRIMINAL - TIBUM

OMP
( Ops Mil Perang )

Dlm Rangka Melawan Negara Asing

OMSP
( Ops Mil Selain Perang )

Tdk Dlm Rangka Melawan Negara Asing

Operasi Militer untuk Perang


Penjelasan RUU TNI Yang dimaksud dengan operasi militer untuk perang adalah segala bentuk Pengerahan dan penggunaan kekuatan TNI, untuk melawan kekuatan militer Negara Lain yang melakukan agresi terhadap Indonesia, dan/atau dalam konflik bersenjata dengan suatu negara lain atau lebih, yang didahului dengan adanya pernyataan perang dan tunduk pada hukum perang Internasional

DISTRIBUSI KEWENANGAN PENGELOLAAN PERTAHANAN NEGARA


PSL 15

WANHANAS (DPN): SUSUN JAKDU HANNEG NILAI MOB-DEMOB NILAI RISK JAK YANG AKAN DITETAPKAN.

PSL. 12, 13 KEBIJAKAN UMUM HANNEG KOMANDO

PRESIDEN

PENGERAHAN KEKUATAN PSL 14

DPR MBERIKAN: PENGAWASAN PERSETUJUAN

PSL 16

SUSUN BP/ KERJASAMA INTERNASIONAL KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN

BDSKN JAKUM HANNEG

MENTERI PERTAHANAN

KERSAM DEPT LAIN SUSUN & LAKS RENSTRA LOLA SDN KEPENT HANNEG MENETAPKAN KEBIJAKAN * ANGGARAN * PENGADAAN * REKRUT * LOLA SDN * BIN TEK & INDUSTRI HAN

KEBIJAKAN UMUM PENGGUNAAN KEKUATAN TNI & KOMP. LAINNYA

PSL. 18 PEMBINAAN PROFESI DAN KUAT MIL MENGGUNAKAN KOMPONEN HANNEG DALAM OPERASI

PERENCANAAN STRATEGI DAN OPERASI MILITER

PANGLIMA TNI
PEMELIHARAAN KESIAPAN OPERASIONAL

ANCAMAN MILITER

KAS. ANGKATAN

TATARAN KEWENANGAN PRESIDEN


MANAJEMEN OPERASI KEBIJAKAN HAN KOORDINASI BANG & BIN KUAT AD,AL,AU

MENHAN

PANG TNI

GUN KUAT
PANGKOOPS

Pelibatan penyelenggaraan pertahanan (proporsional tk. Ancaman/rawan)

Ancaman Militer

Ancaman Non Militer

ILUSTRASI KETERLIBATAN KOMPONEN HANKAMNEG

UTAMA

CADANGAN

PENDUKUNG

ANC

PERANG BERLARUT

ANC

OPSI KEBIJAKAN MEMBANGUN POSTUR ??

ANCAMAN TRADISIONAL (MUSUH NEGARA)?

ANCAMAN NON TRADISIONAL (INTRA & TRANS NAS)?

KEBUTUHAN KEKUATAN

KEBUTUHAN KEKUATAN

Tidak
ANGGARAN HAN CUKUP ? ANGGARAN HAN CUKUP ?

Tidak

GERILYA
Ya

(Sishankamrata)

Ya

PRIORITAS BANG ?

BANGUN POSTUR

BANGUN POSTUR

SISTEM PERTAHANAN

SISTEM PERTAHANAN YANG BERSIFAT SEMESTA SELURUH WARGA NEGARA YANG MELIBATKAN SELURUH WILAYAH SUMBER DAYA NASIONAL LAINNYA DIPERSIAPKAN SECARA DINI OLEH PEMERINTAH

TUJUAN PERTAHANAN NEGARA


KEDAULATAN NEGARA KEUTUHAN WILAYAH NKRI KESELAMATAN SEGENAP BANGSA DARI SEGALA BENTUK ANCAMAN MEWUJUDKAN DAN MEMPERTAHANKAN SELURUH WILAYAH NKRI SEBAGAI SATU KESATUAN PERTAHANAN

MENJAGA MELINDUNGI

FUNGSI PERTAHANAN

PSL. 6 UU NO. 3 TH 2002

MEMBANGUN KEMAMPUAN MEMBINA KEMAMPUAN MEMBANGUN DAYA TANGKAL MENGHADAPI SETIAP ANCAMAN
DILAKSANAKAN SECARA DINI

PENYELENGGARAAN PERTAHANAN

(JAKUM HANNEG GRAND STRATEGY)

SEGALA KEGIATAN UTK MELAKSANAKAN KEBIJAKAN PERTAHANAN NEGARA

PEMBINAAN KEMAMPUAN PERTAHANAN


PSL. 20-23 UU NO. 3 TH 2002 1) TUJUAN TERSELENGGARANYA SEBUAH SISTEM HAN 2) OBJEK PEMBINAAN (PENDAYAGUNAAN) PP BELUM DIBUAT 3) PEMB DI DAERAH (~BINPUAN HAN PTF DEPHAN/KANWIL) SDN NILAI TEKNOLOGI DANA = PRINSIP-PRINSIP PEMBINAAN

UTK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERTAHANAN

BERKELANJUTAN KERAGAMAN PRODUKTIVITAS LINGKUNGAN HIDUP = CARA LITBANG - INDUSTRI PERTAHANAN - TEKNOLOGI MENTERI MENDORONG DAN MEMAJUKAN PERTUMBUHAN INDUSTRI PERTAHANAN

PENGAWASAN (PASAL 24 UU NO. 3 TH 2002)


DPR
= PELAKSANAAN KEBIJAKAN UMUM PERTAHANAN NEGARA = MINTA KETERANGAN TENTANG PENYELENGGARAAN DAN PENGELOLAAN

PEMBIAYAAN (PASAL 25)


SUMBER TUJUAN : APBN :
MEMBANGUN MEMELIHARA MENGEMBANGKAN MENGGUNAKAN TNI DAN KOMP. PERTAHANAN LAINNYA

TUGAS-TUGAS TNI UU No. 34 Th 2004 ttg TNI


1. Operasi Militer untuk Perang 2. Operasi militer selain perang, yaitu untuk : Atasi gerakan separatis bersenjata Atasi pemberontakan bersenjata Atasi aksi terorisme Amankan wilayah perbatasan Amankan objek vital nasional yg bersifat strategis Laksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dg Jak Pol LN Amankan Pres & Wapres beserta keluarganya Berdayakan Wilhan & Kuat pendukungnya secara dini sesuai dg Sishanta Bantu tugas pemerintah di daerah Bantu Polri dlm rangka tugas Kamtibmas yg diatur dlm UU Bantu mengamankan tamu neg setingkat Kep. negara & perwakilan pemerintan asing yg sedang di Indonesia Bantu menangani akibat bencana alam, pengungsian & pemberian bantuan kemanusiaan Bantu pencarian & pertolongan dlm kecelakaan (search and rescue) Bantu pemerintah dlm pengamanan pelayaran & penerbangan thd pembajakan, perompakan dan penyelundupan

KONSEP PENATAAN KWSN HAN

GUN KUAT, GELAR PENINDAKAN

KONSEP R. WILHAN DINAMIS

SCENARIO

KONSEP R. WILHAN STATIS

BIN/BANG KUAT GELAR TETAP

AD

AL

AU
ANCAMAN KAMNAS

AD

AL

AU

DAMAI (VIRTUAL)

DAMAI (RIIL)

DAMAI (RIIL)

MEMBINA, KEMBANGKAN (POSISI, PUAN KUAT)

PERANG (RIIL)

PERANG (RIIL)

PERANG (RIIL)

ADAPTIVE STRATEGI

9 9 9 9 9

BASIS-BASIS MILITER DAERAH LATIHAN DAERAH UJI COBA ALUT SISTA DISPOSAL AREA KAWASAN INDUSTRI HAN

OPERASI

KONTEKS STRATEGIS

KEPENTINGAN PERTAHANAN

ANCAMAN/GANGUAN/ NYATA

PERENCANAAN KAWASAN PERTAHANAN

EVAL. DEPDAGRI T.R.KWS HAN ASPEK JAH SINKRON (JAH=KAM) PROSES SDR/ KUSSP DEPHAN & TNI
ASINKRON (JAH#KAM) SOLVED PROBLEM (INTERDEPT)

KAJI ULANG TNI T.R. KWS HAN ASPEK KAMNAS

DRAFT RPP

RPP

PP

KONSEP DEPHAN RUTR KWS HAN THN 1994

KAJI ULANG DEPHAN (TIM SDR) DRAFT POK2 PIKIRAN POKOK2 PIKIRAN

12 T.R. LAUTAN

PP

JAKSTRA KWSN HANNEG

RENJA PENATAAN

T.R. DARATAN

T.R. UDARA

KEBUTUHAN MENDESAK

SURVEI

T.R. KWS HAN PERBATASAN ANTAR NEGARA * DARATAN * LAUTAN * UDARA 1. 2. 3. 4. 5. 6. DI KAB. SANGIHE DAN KAB. TALAUD DI PAPUA DI NTT DI BATAM DI SAMBAS DI AMBON

DATA TNI (UPDATE)

KORELASI ANTAR UNDANG-UNDANG

1. UU No. 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMDA Psl : Kewenangan dlm seluruh bidang pemerintahan, kecuali kewenangan dlm bidang Pol. LN, Hankam, peradilan, moneter & fiskal, agama, serta kewenangan bidang lain. 2. UU No. 3 TAHUN 2002 TENTANG HANNEG Psl 20 ayat (3) : Pembangunan di daerah hrs memperhatikan Binpuan Hanneg, yg bertujuan utk terselenggaranya Sishanneg. PASAL 22 : a ayat (1) : Wil. Ind dpt dimanfaatkan utk Binpuan Han. dg memperhatikan hak masy & peraturan per-uu-an. a ayat (2) : Wil yg digunakan sbg instalasi militer & latihan militer yg strategis & permanen ditetapkan dg PP.

POSTUR PERTAHANAN

KEKUATAN, KEMAMPUAN, PENGGELARAN KUAT.

KOMPONEN UTAMA

KOMPONEN CADANGAN

KOMPONEN PENDUKUNG

-BANG - BIN -GUN

ANCAMAN NASIONAL

KONSEP DASAR MENGATASI ANCAMAN KAMNAS


PRESIDEN

SDR
(STRETEGIC DEFENCE REVIEW)

DPN

DEPHAN

DEPT/LPND/INST LAIN

ATURAN : PELIBATAN POLITIK DAN OPERASIONAL

ANCAMAN KAMNAS

MENGHADAPI ANCAMAN MILITER ???


DOKTRIN
STRATEGI (SPN)

ANCAMAN MILITER

TUGAS MIL

FORCE ELEMENT

DEPT. LAIN/LPN

ANCAMAN NASIONAL

POSTUR
FORCE SUPPORT

MENGHADAPI ANCAMAN NON MILITER ??

STRATEGI (SPN)

ANCAMAN N0N-MILITER

TUGAS DEPT /LPND

DEPARTEMEN /LPND

FORCE ELEMENT

ANCAMAN NASIONAL

POSTUR
FORCE SUPPORT

STRATEGI PERTAHANAN NASIONAL


(TATARAN FILOSOFI)

STRAT. PENYELENGGARAAN PERTAHANAN (POLITIK STRATEGI/ JAK)

STRATEGI BERTAHAN TERHADAP ANC. FAKTUAL (TAKTIK OPERASI MIL)

KRITERIA : 1. 2. 3. 4. 5. BIN/BANG KUAT SISHANNEG READINESS / PREPAREDNESS KAJIAN STRATEGIS KEBIJAKAN PERTAHANAN SASARAN : DETERRENCE 1. 2. 3. 4. 5.

KRITERIA : GUN KUAT SISHANNEG OPERASIONAL MEDAN TEMPUR KEPTS POLITIK/ PRESIDEN SASARAN : KEMENANGAN

RENCANA PENATAAN STRATEGI PERTAHANAN NASIONAL

DOKTRIN HANNEG

SP di D SP di L SP di U

SPP BESAR (OPSGAB)

(KODAL by TNI AD)

SPN

SPL NUSANTARA (KODAL by TNI AL) (OPSGAB) SPU NAS. (KODAL by TNI AU) (OPSGAB)

NOTE : SP di D/L/U = Strategi Pertahanan di Darat/Laut/ dan Udara

9 Kekuatan

Hanneg 9 Dimensi Hukum

KONSEP GUNKUAT SISHANNEG (ILUSTRASI STRATEGI PERTAHANAN NUSANTARA)

SISHANKAMRATA, SELURUH KOMP. BANGSA

TNI + DEPARTEMEN
-DEPARTEMEN

TERKAIT

TNI (AD, AL, AU)

> Eskalasi Ancaman (Militer/ Non-Militer) > Penetrasi Ancaman (Dimensi Jarak)

> ZEE (AL,AU)

LAUT TERITORIAL

PENDUDUKAN ATAS WILAYAH

HIERARCHY STRATEGI PERTAHANAN NASIONAL

1. DIMENSI POLITIK (PRESIDEN)


GRAND STRATEGY (DIRECTION/POLITIK) NATIONAL SECURITY POLICY DEFENSE POLICY JUSTICE LAW AND ORDER JAK. KAMNAS FOREIGN POLICY ETC

JAK-UM HANNEG (PSL 13 (2) UU NO. 3/2002)

2. DIMENSI KEBIJAKAN (DEPHAN)


MILITARYSTRATEGIC PLAN. DOCTRIN.

NATIONAL DEFENCE STRATEGY DEFENCE STRATEGIC PLAN

BP & JAK. GAR HANNEG (PSL 16 (3;4))

JAK UM GUNKUAT TNI / SPN (PSL 16 (5))

NATIONAL DEFENCE DOCTRIN DOKTRIN PERTAHANAN NEGARA (NILAI-NILAI; PSL 20 (2) UU NO. 3/2002; UUD 45 SISHANKAMRATA

3. DIMENSI PELAKSANA KEBIJAKAN (MABES TNI-ANGKATAN)


JOINT DOCTRINE PUBLICATION (JDP) DOKTRIN TNI (ORG. & JUANG) (psl 20 (20) UU NO. 3/2002 DAN DOKTRIN HANNEG

DEFENCE CORPORATE PLAN OPERATIONAL MANAJ. PLAN

RENSTRA TNI DOKTRIN OPSGAB

JOINT WARFARE PUBLICATIONS (JWP) CONTINGENCY PLAN

RENYUDHA (REF. TO JAKUM GUNKUAT)

LAND OPS (AD) AIR OPS (AU) MARITIME OPS (AL) DOKTRIN OPS MATRA MISAL: STRATEGI PERTAHANAN LAUT NUSANTARA (SPLN)

SERVICE PLAN (AD) SERVICE PLAN (AU) SERVICE PLAN (AL)

JAK-JAK KAS ANGK.

4. DIMENSI PELAKSANA OPERASI MILITER (ANGKATAN)


TACTICAL OPERATION PLAN TECHNIQUES & PROCEDURES MISAL : ARMY FIELD MANUAL (AFM); ATP; .. SECTOR PLAN RENCANA OPERASI

HAND BOOK, GUIDES, POCKET BOOKS, ETC.

4. ANGGARAN
Saat ini
9 2003 16 T ( 0,89% PDB = 4,75% APBN ) PDB = 5,57% APBN ) 9 2004 21,4 T ( 1,07% PDB = 5,72% APBN ) 9 2005 21,9 T ( 1 %

Proyeksi
91 2% PDB : Dalam 2 - 3 Thn Yad 9 3.8 5% PDB : Dalam 10 - 15 Thn Yad

MEKANISME PENYELESAIAN PROGRAM ANGGARAN


DEPKU, DPR,

MENHAN PANPROGAR
Semua Eselon I

DIRJEN STRAHAN JAK


ACUAN : JAKHAN (BK PUTIH)
KOORDINASI

DIRJEN RENSISHAN RENGAR

TEMBUSAN

(usulan) TNI

PENGAJUAN

PANPROGAR : PANITIA PROGRAM & ANGGARAN PERAN DIRJEN STRAHAN : PENENTUAN KEBIJAKAN PERLU/TIDAKNYA PROGRAM DILAKS PERAN DIRJEN RENSISHAN : MENYIAPKAN PERENCANAAN PROGRAM & ANGGARAN

Anggaran Han ditentukan bukan hanya berdasarkan kemampuan ekonomi negara tetapi juga harus berdasarkan Perkiraan Rasional kebutuhan pertahanan ( ini yang masih sulit )

ILUSTRASI

TINGKAT RESIKO VS. HARGA POSTUR PERTAHANAN


RESIKO KAMNAS

HIGH

MED

LOW

$ ??
SO-15 POSTUR SO-1
(S.O =STRATEGIC OPTION)

POSTUR

SEKIAN & TERIMA KASIH