Anda di halaman 1dari 3

Pendahuluan I.

Relocation Area Pada Diagram Template Aspek-aspek sering mengandalkan kelengkapan kebutuhan dalam kepentingan sebuah lingkungan tertentu yang dilingkupinya sebagai analisis awal terhadap aspek tersebut, kelengkapan aktivitas tergantung pada setiap jenis kegiatan yang dijalankan dikarenakan setiap jenis usaha memiliki prioritas tersendiri pada lingkungan tertentu dengan memiliki prioritas tersendiri sebagai kebutuhan berbeda pada setiap jenis usaha yang dijalankan sebagai penentuan dari landasan akan sebuah kelayakan dari setiap jenis-jenis usaha yang dilingkupinya.

Tabel I. Contoh penentuan lokasi, yang terdapat pada setiap aspek,

Ke Nama Fasilitas/Depart. A B Dari C D E NF A 5 17 4 9 8 5 8 6 10 15 17 20 3 B 5 11 C 18 2 13 D 2 3 12 E 25 3 19 20 NF X 0 3 10 3 20 Y 12 2 4 10 10

Terdapat tiga tahapan dalam melakukan material handling, yaitu: 1. Prograsif/Sistem Orientik yang terdiri pada semua sumber atau supply Perpindahan barang terhadap semua sumber Perpindahan barang dalam pabrik atau manufaktur secara berjalan dalam proses. 2. Contemporary, yaitu sebagai penilaian setiap perpindahan barang material didalam setiap tempat dengan tempat lainnya. 3. Conventional, yaitu perpindahan barang pada setiap tempat ketempat lainnya secara individual. 4. Level Activity Room, Sebuah tindakan kinerja menentukan penempatan tata ruang dengan kegiatan struktural tata kerja perusahaan.

Aspek Desain Ruang dan Tata letak | 1

Diagram penggambaran adapun dasar pertimbangan dalam prosedur pengalokasian area tersebut adalah: o Poduction flow (Aliran Produksi) Material, Peralatan. o Informasi Aliran, Aliran Personil, Hubungan Physical. o Kondisi forc. Dalam tingkat activity o Area Relocation Diagram o Attitude Measuremeant Tabel Tingkat Kegiatan Prosedur Matriks Rellocation Activity Skala Perbedaan Atribut Bills of Quantity

Area Allocation merupakan lanjutan penganalisaan tata letak setelah Activity Relationship dan Activity Relation, maka dapat dibuat Area Allocation Diagram. Area allocation merupakan Template secara Global dalam rancangan desain kontruksi ruang karena informasi yang dapat dilihat hanya pemanfaatan relokasi area saja. Sedangkan gambar visualisasi secara lengkap dapat dilihat pada Template yang merupakan hasil akhir analisa dan perencanaan tata letak fasilitas dan pemindahan bagan. Area allocation diagram dapat dilihat pada lampiran berskala besar pada ukuran yang ada sesuai kebutuhan penggunaan dalam denah tata letak ruang: 1. Template dengan satu lantai (Single Floor) Penempatan tata letak fasilitas antara bagian produksi, pelayanan (Service) dan perkantoran ditempatkan satu lantai jika luas ltanah masih tersedia dan memungkinkan. 2. Template dengan dua lantai atau lebih (Multi Floor) Penempatan tata letak fasilitas antara bagian produksi, pelayanan (Service) dan perkantoran terpisah. Biasanya untuk bagian produksi ditempatkan pada lantai pertama agar memusahkan handling dan material maupun loading dan container ke receiving dan dari shipping ke container.

Aspek Desain Ruang dan Tata letak | 2