Anda di halaman 1dari 24

Jurnal

Skrining untuk Kanker Prostat

Skrining untuk Kanker Prostat


Richard M. Hoffman, MD, MPH
Dari Departements of Medicine and Family and Community Medicine, University of New Mexico School of Medicine, dan the Medicine Service, New Mexico Veterans Affairs Health Care System - both in Albuquerque. Artikel ini (10.1056/NEJMcp1103642) dipublikasikan pada tanggal 26 Oktober 2011, di NEJM.org. N Engl J Med 2011; 365:2013-9. 2011 Massachusetts Medical Society.

Kasus
Seorang pria kulit putih non-Hispanik 50 tahun datang sebagai pasien baru yang membuat janji dengan dokter dan ingin membahas skrining kanker prostat. Dia tidak memiliki riwayat keluarga kanker prostat dan dia tidak memiliki keluhan saluran kencing bagian bawah. Saran apa yang sebaiknya diberikan?

Masalah Klinis

Pendahuluan
Kanker Prostat : Sering terdiagnosis (setelah kanker kulit) Penyebab kematian kedua karena kanker pada laki-laki

Rata-rata mortalitas dari kanker prostat yang disesuaikan dengan umur di Amerika Serikat, 1975-2007.

Data dari Altekruse et al.2

Faktor Resiko
Usia tua Riwayat keluarga (+) Ras kulit hitam

Resiko kematian
Sebagian besar meninggal karena penyebab lainnya resiko kematian selama 10 th
8% (well-differentiated) 26% (poorly-differentiated)

Poin Kunci Klinis


PSA hampir 2x lipat dx kanker prostat PSA kanker prostat butuh pertimbangan over dx Hasil dari two large, randomized, controlled trial dari skrining tidak konsisten Px harus diberitahu ttg manfaat potensial dan bahaya skrining

Strategi dan Pembuktian

Tes Skrining
Pmx colok dubur (tes skrining utama) Pengujian PSA (akhir 1980-an) Tidak ada bukti bahwa tes ini dapat menurunkan resiko kematian

Alasan rasional
Deteksi dini Dasar pengobatan kanker prostat Pembanding dari hasil pengobatan

Nilai PSA
Nilai Abnormal positif palsu BPH, prostatitis, sistitis, ejakulasi, trauma perineum, atau baru saja menggunakan instrumentasi. Nilai Normal tidak mengesampingkan dx kanker prostat (terdeteksi 15% Ca Prostat, RT normal dan PSA < 4 ng/ml dan 9%, RT normal dan PSA < 1,0 ng/ml)

Manfaat Potensi Skrining


SEER data penurunan mortalitas 10,4 per 100.000 orang ERSPC terdapat penurunan mortalitas
dx 48 ca prostat 1 kematian (50-74th diikuti 9 th) 7 center eropa dx 12 ca prostat 1 kematian (50-64th diikuti 14 th) swedia

PLCO

tidak ada penurunan mortalitas

Potensi Kesalahan dari skrining


PSA abnormal Biopsi (perdarahan, nyeri, infeksi, stress dan ansietas persisten) Over dx harapan hidup Komplikasi dari tx agresif yang tidak diharapkan (gangguan sexual, kencing, pencernaan)

Uji Pengobatan
Penelitian Skandinavia (2002) 50% mortalitas akibat kanker prostat yang dilakukan prostatektomi daripada hanya watchful waiting. Namun tidak pada > 65 th Pembandingan tx hormon dan radioterapi dengan tx radioterapi saja, namun tidak bisa dilakukan karena datanya kurang mencukupi

Informasi dalam Pengambilan Keputusan


Uji PSA sering dilakukan tanpa mendiskusikan manfaat dan bahaya skrining

Area Ketidakpastian
Px yang melakukan Skrining secara teratur lebih mungkin didiagnosis kanker prostat daripada yang tidak melakukan skrining. (waspada : overdiagnosis) PSA, RT, skor Gleason tidak dapat memprediksi secara sempurna perjalanan penyakit di masa depan

Meminimalkan Bahaya Over Diagnosis


Butuh pertimbangan : PSA serial Tx agresif hanya dilakukan apabila gejala dan perkembangan klinis tampak Diskusi antara pasien dan dokter untuk pengambilan keputusan tx.

Pedoman

Pedoman

Kesimpulan dan Rekomendasi


Pasien dan dokter harus bersama dalam pengambilan keputusan skrining Skrining belum terbukti meningkatkan kelangsungan hidup Adanya kemungkinan over dx dari skrining Pertimbangan tx agresif pada stadium awal agar tidak timbul komplikasi

Thank You Very Much