Anda di halaman 1dari 1

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN DAN PEMUTAKHIRAN PEMILIH DENGAN OTENTIKASI IDENTITAS BERBASIS BIOMETRIKA WAJAH DAN SIDIK

JARI DI KPUD KABUPATEN GRESIK


Nama mahasiswa : Hamzah Rizaldy NRP. : 9106205410 Pembimbing : Rully Soelaiman, S.Kom., M.Kom.

ABSTRAKSI
Pelaksanaan Pemilukada menyisakan isu-isu yang terkait proses pendaftaran dan pemutakhiran data pemilih, seperti: keberadaan pemilih ganda, pemilih yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan, serta pemilih yang kehilangan hak suara karena tidak terdaftar di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Penelitian ini mengusulkan dua gagasan perbaikan proses penyusunan DPT. Pertama, efisiensi dan efektifitas proses penyusunan DPT dapat diusahakan dengan mewujudkan sebuah sistem informasi yang menunjang kegiatan tersebut. Kedua, duplikasi dan penyalahgunaan identitas pemilih dapat dieliminir dengan mengharuskan orang yang bersangkutan hadir pada proses pemeriksaan identitas melalui sistem biometrika. Penelitian ini akan mengembangkan sebuah software Sistem Informasi Pendaftaran dan Pemutakhiran Pemilih (SITARLIH) yang mampu mengotomasi, menyederhanakan, dan mempercepat keseluruhan proses penyusunan DPT serta menekan duplikasi dan penyalahgunaan identitas dengan mekanisme otentikasi identitas pemilih berbasis biometrika wajah dan sidik jari. Dengan biometrika multimodal diharapkan akan didapatkan tingkat pengenalan yang lebih baik dibanding unimodal. Pengembangan software tersebut menggunakan siklus pengembangan software berbasis komponen model V yang diusulkan oleh Ivica Crnkovic berdasarkan pertimbangan penggunaan dua Software Development Kit (SDK) biometrika komersial, yaitu: Luxand FaceSDK dan Griaule Fingerprint SDK, untuk membangun sistem biometrika multimodal wajah dan sidik jari. Hasil ujicoba menggunakan database wajah CASIA-Face5 dan database sidik jari CASIA-Fingerprint5 menunjukkan bahwa penggunaan cascade wajah sidik jari mampu meningkatkan akurasi identifikasi pemilih terdaftar/deteksi pemilih ganda hingga mencapai 97%, lebih tinggi 5% dari penggunaan biometrika wajah saja, dengan kompensasi peningkatan waktu pemrosesan ratarata hingga mencapai 130%. Sebaliknya, cascade sidik jari wajah mengalami penurunan akurasi deteksi pemilih ganda hingga mencapai 93%, lebih rendah 4% dari penggunaan biometrika sidik jari saja tetapi peningkatan rata-rata waktu pemrosesannya hanya 4%. Ditinjau dari segi kecepatan, mode operasi penggabungan cascade sidik jariwajah lebih unggul, tetapi dari segi akurasi deteksi pemilih ganda cascade wajahsidik jari lebih baik. Kata Kunci : Pemilukada, Daftar Pemilih Tetap, Biometrika Multimodal, Luxand FaceSDK, Griaule Fingerprint SDK.

iii