Anda di halaman 1dari 5

Uji Kepahaman Anda Halaman 198 1.

Cara sederhana untuk menunjukkan karbon, hidrogen, dan oksigen dala sampl organik yaitu dengan uji pembakaan. Pembakaran sampel organik akan mengubah karbon (C) menjadi karbon dioksida (CO2) dan hidrogen (H) menjadi air (H20). Gas karbon dioksida dapat dikenali berdasarkan sifatnya yang mengeruhkan air kapur; sedangkan air dapat dikenali dengan Kertas kobalt karena air mengubah warna kertas kobalt dari biru menjadi merah muda (pink). Keberadaan unsur-unsur tersebut dapat ditunjukkan melalui berbagai percobaan, tetapi hal itu tidak termasuk dalam cakupan buku ini. Keberadaan unsur oksigen dalam sampel organic biasanya tidak ditunjukkan secara khusus, tetapi dapat diketahui dari selisih massa antara sampel dengan jumlah massa karbon, hidrogen, dan unsur lainnya. 2. Pembakaran suatu sampel organik menghasilkan CO 2 dan uap air. Berdasarkan informasi ini, unsur yang dipastikan terdapat dalam sampel tersebut adalah oksigen, karbon, hidrogen, dan air. 3. Pembakaran sempurna 3 gram suatu zat menghasilkan 4,4 gram karbon dioksida dan 2,7 gram air. Apakah sampel itu mengandung oksigen? Jika ya, berapa massa oksigen itu? Diketahui : Massa 3 gram Karbon Dioksida = 8,8 gram Air = 2,7 gram Ditanyakan : Apakah sampel tersebut mengandung oksigen? Jika ya, berapa massa oksigen itu? Penyelesaiaan : Mr CO2 = (1 x Ar C) + (2 x Ar O) = (1 x 12) + (2 x 16) = 44 gram

Mr H2O

= (2 x Ar H) + (1 x Ar O) = (2 x 1) + (1 x 16) = 18 gram

Massa CO2 :

4, 4 = 0,2 gram 44

Massa H2O :

2, 7 = 0,15 gram 18

Massa Karbon Dioksida + Massa Air = 0,2 + 0,15 = 0,35 gram Jadi, dapat dipastikan bahwa sampel tersebut mengandung oksigen, yaitu 3 gram 0,35 gram = 2,65 gram.

Uji Kepahaman Anda Halaman 200 4. Keistemewaan yang dimiliki atom karbon berkaitn dangan: a. Letaknya pada golongan IVA, yaitu keistimewaan unsur karbon tersebut berkaitan dengan letaknya dalam sistem periodik unsur. Sebagaimana Anda ketahui, karbon (Z = 6) terletak pada periode kedua golongan IVA. Posisi itulah yang memberi keistimewaan pada sifat karbon. b. Letaknya pada periode kedua, yaitu sesuai dengan nomor periodenya, atom karbon hanya mempunyai 2 kulit atom sehinga jari jari atom karbon relatif kecil. Hal ini menyumbang dua keuntungan sebagai berikut. Ikatan kovalen yang dibentuk karbon relatif kuat. Karbon dapat membentuk ikatan rangkap dan ikatan rangkap tiga.

Uji Kepahaman Anda Halaman 201 5. Gambar 5 struktur senyawa karbon dengan hidrogen yang mengandung 3 atom karbon.

Uji Kepahaman Anda Halaman 201 6. Jumlah atom karbon primer, sekunder, tersier, dan kuarterner dalam senyawa berikut.

a. Jumlah atom karbon Primer 6 Skunder 3 Tersier 2 Kuartirner 1

b. Jumlah atom karbon Primer 3 Skunder 1 Tersier 2 Kuartirner 0

c. Jumlah atom karbon Primer 5 Skunder 0 Tersier 1 Kuartirner 1

Uji Kepahaman Anda Halaman 202 7. Penggolongan senyawa kimia ke dalam senyawa organik dan senyawa anorganik bukan lagi berdasarkan sumbernya, melainkan berdasarkan sifat sifatnya. Perbandingan sifat sifat umum kedua gologan senyawa tersebut dalam hal: a. Stabilitas Terhadap Pemanasan Senyawa organik kurang stabil terhadap pemanasan. Umumnya senyawa organik sudah terurai pada 700C. Seperti Anda amati dalam Kegiatan 7.1, sampel organik mudah terurai (menjadi gosong). Hal itu terjadi karena senyawa organik berikatan kovalen yang relatif lebih lemah dibandingkan ikatan ion yang sering terdapat dalam senyawa anorganik. b. Titik Cair dan Titik Didih Senyawa organik umumnya mempunyai titik cair dan titik didih yang relatif rendah. Banyak di antaranya yang berupa gas atau cairan pada suhu kamar. Di lain pihak, senyawa anorganik, terutama yang merupakan senyawa ion, mempunyai titik cair dan titik didih yang relatif tinggi. c. Kelarutan dalam Air Senyawa organik lebih mudah larut dalam pelarut yang nonpolar (seperti klorofoi daripada dalam pelarut polar (seperti air). Sebaliknya, senyawa anorganik lebih mudah larut dalam pelarut polar. d. Kereaktifan Reaksi-reaksi senyawa organik umumnya berlangsung lebih lambat daripada reaksi senyawa anorganik, kecuali reaksi pembakaran. Banyak dari senyawa organik yang mudah terbakar, tetapi kurang reaktif terhadap pereaksi lain. Plastik, sebagai contoh, tidak bereaksi dengan asam, basa, bahkan dengan akuaregia sekalipun.

Latihan 7.1 1. 2. Senyawa berikut yang tergolong senyawa organik adalah Kayu tergolong senyawa karbon. Membutikannya dengan cara dibakar pada suhu yang cukup tinggi. Bahan itu menjadi gosong. Hal itu terjadi karena pemanassan menyebabkan senyawa karbon dalam bahan tersebut terurai menjadi karbon yang berwarna hitam. 3. Diketahui : Sampel organik 3 gram CO2 = 8,8 gram H2O = 5,4 gram Ar H = 1, C =12, O = 16 Ditanyakan : Apakah zat tersebut mengandung unsur selain karbon dan nitrogen. Penyelesaiaan : 4. Gambar senyawa hidrokarbon yang mengandung atom karbon primer, sekunder, tersier, kuarterner.