Anda di halaman 1dari 3

PROTEKSI BUSBAR

Page 1 of 3

8th November 2012

PROTEKSI BUSBAR

[http://www.blogger.com/blogger.g? blogID=1328376981888113668] [http://www.blogger.com/blogger.g? blogID=1328376981888113668] [http://www.blogger.com/blogger.g? blogID=1328376981888113668] [http://www.blogger.com/blogger.g? blogID=1328376981888113668]


Busbar merupakan bagian utama dalam suatu gardu induk yang berfungsi sebagai tempat terhubungnya semua bay yang ada pada gardu induk tersebut, baik bay line maupun bay trafo. Umumnya gardu induk didesain dengan konfigurasi 2 busbar (double busbar), namun juga masih terdapat gardu induk yang memiliki satu busbar (single busbar). Sistem gardu induk yang dikelola oleh PT PLN (Persero) beroperasi pada beberapa level tegangan. Level tegangan ini dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu tegangan ekstra tinggi dan tegangan tinggi. Gardu induk yang beroperasi pada level tegangan 500 kV dan 275 kV disebut sebagai GITET (Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi), sedangkan gardu induk yang beroperasi pada level tegangan 150 kV dan 70 kV disebut sebagai GI (Gardu Induk). GITET dibangun dengan konfigurasi sistem satu setengah PMT, sedangkan GI umumnya menggunakan konfigurasi 1 breaker (single breaker). Namun, pada beberapa GI yang tersambung langsung dengan pembangkit juga menggunakan konfigurasi sistem satu setengah PMT. Gardu Induk satu setengah PMT memiliki bagian utama yang disebut sebagai diameter yang berfungsi untuk menghubungkan 2 busbar pada sistem gardu induk satu setengah PMT tersebut. Diameter dilengkapi dengan 3 buah Pemutus Tenaga (PMT), di antaranya : PMT busbar A (PMT A), PMT busbar B (PMT B) dan PMT pengapit (PMT AB). Dalam pengoperasiannya, busbar dan diameter tidak terlepas dari kondisi abnormal yang disebut sebagai gangguan. Gangguan yang terjadi pada busbar dan diameter adalah gangguan yang bersifat destruktif. Apabila terjadi gangguan pada busbar atau diameter, maka kemungkinan terjadi kerusakan pada peralatan instalasi yang sangat besar. Di samping itu, keandalan sistem dalam menyalurkan pasokan daya juga akan terganggu. Proteksi busbar/diameter adalah suatu sistem proteksi yang berperanan penting dalam mengamankan gangguan yang terjadi pada busbar atau diameter. Sistem proteksi ini harus bekerja secara sensitif, selektif, cepat dan harus stabil untuk gangguan yang terjadi di luar daerah proteksian busbar atau diameter. Sistem proteksi busbar dan diameter merupakan suatu sistem kolektif yang meliputi : trafo arus (CT) / trafo tegangan (PT), relai proteksi, pemutus tenaga (PMT), catu daya dan rangkaian pengawatannya. Bagian-bagian dari sistem proteksi ini seperti terlihat pada gambar 1.1.

Busbar

http://uai-oli.blogspot.sg/2012/11/proteksi-busbar.html

9/24/2013

PROTEKSI BUSBAR

Page 2 of 3

[http://2.bp.blogspot.com/RkFh1At1a_0/UJvGlQmCroI/AAAAAAAAANI/L8y2lU7o5VY/s1600/ScreenHunter_01+Nov.+08+21.48.gif]

Daerah kerja proteksi busbar adalah daerah di antara semua trafo arus (CT) bay yang tersambung di busbar tersebut. Sistem proteksi busbar harus bekerja tanpa tunda waktu (instantaneous) apabila terjadi gangguan di dalam zona proteksiannya (area warna hijau) [http://www.blogger.com/blogger.g? blogID=1328376981888113668] seperti diperlihatkan pada Gambar 1.2. Namun, untuk gangguan yang terjadi di luar zona proteksiannya (di luar area warna hijau), proteksi busbar tidak boleh bekerja (relai harus stabil).

[http://2.bp.blogspot.com/wA2_xCUu_Bc/UJvG5Zwq1xI/AAAAAAAAANQ/bYv8wRSD_hE/s1600/ScreenHunter_02+Nov.+08+21.48.gif]

Proteksi diameter memiliki daerah kerja yang meliputi daerah di antara CT dalam satu diameter yang sama seperti diperlihatkan pada Gambar 1.3.

http://uai-oli.blogspot.sg/2012/11/proteksi-busbar.html

9/24/2013

PROTEKSI BUSBAR

Page 3 of 3

[http://4.bp.blogspot.com/syH_o4Knoc4/UJvISBuYL5I/AAAAAAAAANY/0zwg2PktKcI/s1600/ScreenHunter_03+Nov.+08+21.48.gif]

Posted 8th November 2012 by Lalay Son Labels: Google.com


0

Add a comment

Comment as:

Select profile...

Publish

Preview

http://uai-oli.blogspot.sg/2012/11/proteksi-busbar.html

9/24/2013