Anda di halaman 1dari 20

KELOMPOK 8 1. Karunia Putri P.

KASUS Pasien Ny. A 60 tahun datang ke RS dengan keluhan batuk berdahak dan sesak nafas. Keluhan batuk dialami pasien sejak beberapa bulan yang lalu. Sebelumnya pasien sering sesak nafas jika suasana dingin atau kelelahan. Pasien mulai sering sesak nafas sejak 2 tahun yang lalu. beberapa bulan terakhir frekuensi sesak napas pada malam hari bisa lebih dari 3 kali dalam satu bulan. Belakangan ini nafsu makan pasien juga berkurang.

Riwayat keluarga: ibu menderita asma Riwayat penyakit: asma (sejak 2 tahun yang lalu) Riwayat pengobatan: tidak diketahui

Pemeriksaan fisik: TD : 120/80 mmHg Suhu : 36,8C Nadi : 120x/min RR : 38x/min TB/BB : 155 cm/40 kg Pemeriksaan penunjang: Pemeriksaa dahak : BTA (+) Diagnosa: TBC + Asma bronchial persisten ringan

Terapi: R/

Mucohexin tab1 (3x4mg/hari) Cetirizine tab Dexametason tab 1 Euphyllin RM tab 1 Mf.pulv.da in cap dtd No XV S 3 dd cap 1 Ventolin inhaler S 3ddpuff2 Rimstar 4 FDC S 2-0-0 Cucuma tab S 1dd tab 1

R/

R/

R/

Tugas: Analisis kasus tersebut! Pertanyaan: Adakah DRP nya?jelaskan

Dari diagnosa kasus yang dialami oleh Ny. A tersebut dapat diketahui bahwa pasien menderita TBC dan asmabronkial persisten ringan.

Dari diagnosa tersebut TBC yang dialami oleh pasien adalah TBC paru. Hal ini diketahui dari data pemeriksaan fisik yang dilakukan terhadap pasien dengan hasil yang menunjukkan bahwa terdapat BTA +

Lanjutan...
TBC ada 2 kategori, kategori 1 dan 2. Pada TBC kategori 1 salah satu golongannya adalah penderita TBC dengan tes BTA + (anonim, 2007). Dari uraian diatas dan juga data pemeriksaan penunjang secara fisik pasien, penyakit TBC yang dialami oleh pasien merupakan TBC kategori 1.

Lanjutan...
Salah satu gejala penyakit TBC adalah batuk berdahak selama 3 minggu tanpa henti. Hal ini sesuai dengan keluhan yang dialami oleh pasien yang menyebutkan bahwa ia mengalami batuk berdahak sejak beberapa bulan yang lalu.

Lanjutan...
Diagnosa dokter yang kedua adalah pasien menderita asma bronkial persisten ringan. Asma bronkial merupakan asma dengan gejala batuk terutama terjadi pada malam atau dini hari, dipengaruhi oleh musim, dan aktivitas fisik (Meiyanti dan Julius, 2000). Lalu asma bronkial persisten ringan merupakan asma dengan tanda-tanda mengalami sesak napas sebanyak 1xperminggu atau <1x/hari (Meiyanti dan Julius, 2000).

Lanjutan...
Hal ini sesuai dengan kondisi yang dialami oleh pasien, yang mengalami sesak napas pada malam hari bisa lebih dari 3 kali dalam satu bulan. Salah satu faktor instrinsik yang merupakan pencetus asma bronkial adalah kegiatan jasmani. Kegiatan jasmani yang terlalu berat dan menimbulkan kelelahan akan dapat menyebabkan asma bronkial yang dialami oleh penderita asma kambuh kembali (www.astma.org.au)

Lanjutan...
Hal ini sesuai dengan kondisi yang dialami oleh pasien yang menyebutkan bahwa ketika pasien mengalami kelelahan akan mengalami sesak napas. Salah satu faktor pencetus asma yang lain adalah faktor keturunan. Dari riwayat keturunan yang diketahui dari keluarga pasien, kemungkinan pasien mengalami asma karena faktor keturunan. Penyakit ini telah dialami oleh pasien selama 2 tahun.

Analisa pengobatan
Mucohexin indikasi : meredakan batuk berdahak. mekanismenya dengan mengencerkan sekret saluran nafas dengan jalan memotong benang mukoprotein, dan mukopolisakarida. Obat ini diberikan kepada pasien untuk meredakan batuk berdahak yang dialami oleh pasien.

Lanjutan analisa pengobatan...


Cetirizine indikasi : antihistamin Obat ini diberikan kepada pasien untuk mengatasi alergi yang di derita pasien mengenai asma yang dikarenakan alergi dingin.

Lanjutan analisa pengobatan...


Dexametasone indikasi : antiinflamasi, antialergi Obat ini juga diberikan kepada pasien untuk mengatasi alergi yang di derita pasien mengenai asma yang dikarenakan alergi dingin.

Lanjutan analisa pengobatan...


Euphyllin Euphyllin berisi teophyllin anhidrat 125mg dan 250mg. indikasi : meringankan dan mengatasi serangan asma bronkial. Obat ini diberikan kepada pasien untuk mengatasi asma bronkial yang dialami oleh pasien.

Lanjutan analisa pengobatan...


Ventolin inhaler indikasi : gangguan pernapasan dimana bronkospase. Obat ini diberikan kepada pasien untuk mengatasi asma yang di derita oleh pasien

Lanjutan analisa pengobatan...


Rimstar 4-FDC Rimstar 4-FDC berisi rifampisin 150mg, INH 75mg, pirazinamid 400mg, etambutol 275mg. indikasi : pengobatan pada TB dan beberapa infeksi mikrobakterial oportunistik. dosis : 3 tab/hari (untuk 40kg BB) ES : mengganggu kerja fungsi hati. Obat ini diberikan kepada pasien untuk pengobatan TB yang dialami oleh pasien.

Lanjutan analisa pengobatan...


Curcuma curcuma berisi serbuk rizoma kurkuma 200mg. indikasi : menambah napsu makan dan memelihara kesehatan, serta membantu pengobatan gangguan fungsi hati. Obat ini diberikan kepada pasien untuk membantu mengatasi keluhan yang dialami oleh pasien yang kehilangan napsu makan. Selain itu obat ini digunakan untuk membantu mengatasi ES yang ditimbulkan oleh Rimstar 4-FDC

Lanjutan analisa pengobatan...


Dari terapi yang diberikan kepada pasien, dapat diketahui bahwa pengobatan yang diberikan sesuai dengan diagnosa penyakit, keadaan dan kondisi yang dialami pasien.

planning
Pengobatan untuk TBC harus dilakukan pengontrolan karena terapi TBC merupakan terapi yang berbasis kepatuhan pasien dalam jangka waktu panjang. Peminuman rimstar bisa disertai dengan curcumin setelah 2 jam peminuman kapsul yang mengandung Euphylin.

DRP
DRP tipe Sub dosis Problem terjadi pada dosis Rimstar 4 FDC yang menyebutkan bahwa pengonsumsian obat pada pagi hari 2 tablet. Seharusnya, pengonsumsian obat ini dikonsumsi 3 tablet sehari (ISO Indonesia vol.45. hal: 201). Interaksi Obat Curcumin menghambat absorbsi Euphyill. Rifampisin dalam rimstar meningkatkan efek Euphyllin.