Anda di halaman 1dari 12

KEWIRAUSAHAAN

BROWNIES CAKE

Di Susun Oleh : 1. ARIS NASRULLAH 2. IMAM SAIFUDIN 3. NOVENDHA A.P 4. ZAINUL DWI A (06) (20) (28) (42)

Kelas XII IPS-3

UPT SMA NEGERI 1 KOTA MOJOKERTO Jln. Irian Jaya No. 01 Mojokerto TELP . (0321) 322 735 2013/2014

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, yang telah memberikan kemampuan kapada kami, sehingga dapat menyelesaikan proposal ini dengan baik. Proposal ini disusun untuk memenuhi mata pelajaran kewirausahaan. Sebelumnya kami sebagai penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada guru kewirausahaan, yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan tugas ini. Dalam rangka pembelajaran Kewirausahaan kami dituntut untuk berfikir secara kedepan bagaimana cara membuat suatu usaha, yang dimana didalam proposal ini terdapat keterangan-keterangan lebih terperinci mengenai pembuatan usaha, kami bermaksud untuk melaksanakan tugas kewirausahaan sebagaimana mestinya. Demikian pengajuan proposal ini, atas bantuan dan dukungannya kami ucapkan banyak terima kasih.

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR................................................................................................................... ( 1 ) DAFTAR ISI.................................................................................................................................. ( 2 ) BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG.................................................................................................. ( 3 ) B. MANFAAT PEMBUATAN PROPOSAL.................................................................. ( 3 ) C. TUJUAN PENYUSUNAN PROPOSAL.................................................................... ( 4 ) BAB II PERENCANAAN PROPOSAL A. ASPEK PRODUKSI.................................................................................................... ( 4 ) B. ASPEK PEMASARAN................................................................................................ ( 7 ) C. ASPEK ORGANISASI / MANAGEMEN................................................................. ( 8 ) D. ANALISIS SWOT....................................................................................................... BAB III PERENCANAAN KEUANGAN A. KEBUTUHAN DANA................................................................................................. ( 9 ) B. BIAYA OPERASI........................................................................................................ (10) C. ETIMASI PENDAPATAN.......................................................................................... (10) BAB IV PENUTUP KESIMPULAN................................................................................................................. (11) SARAN.............................................................................................................................. (11) (8)

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Saat ini banyak orang yang ingin membuat acara atau kegiatan secara simpel dan efisien. Contohnya dalam hal penyiapan makanan dan hidangan. Biasanya mereka lebih memilih untuk membeli makanan dari pada membuatnya sendiri dengan alasan pertimbangan waktu dan tenaga walaupun memang sedikit mahal. Berbagai usaha makanan memang bermunculan sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Apalagi usaha kuliner berupa kue, baik kue kering maupun kue basah. Salah satu jenis kue yang banyak diminati oleh konsumen secara luas adalah kue brownies, baik kukus maupun panggang. Banyak hal yang menjadikan panganan ini sebagai salah satu primadona makanan manis, misalnya sangat cocok untuk cemilan, pengganjal perut sebab brownies mengandung banyak karbohidrat dari tepung jagung dan glukosa untuk menambah energy dalam beraktivitas. Bahkan untuk mengisi perut kosong sebelum makan siang pun juga bisa dengan penganan satu ini. Selain dapat dikonsumsi oleh orang dewasa, makanan satu ini juga banyak dikonsumsi oleh anak-anak dan remaja. Sehingga dari berbagai lapisan masyarakat sebagian besar menyukai kue brownies kukus ini. Atas dasar pemikiran inilah kami mempunyai ide untuk membuat usaha produksi makanan dari jenis kue brownies. Dalam memulai memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama kali harus diketahui adalah peluang pasar dan bagaimana menggaet minat para konsumen. Bagaimana peluang pasar yang hendak kita masuki dalam bisnis kita dan bagaimana cara memperoleh order tersebut. Yang kedua adalah kita harus mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing kita dan sejauh mana kemampuan kita untuk bersaing dengan mereka baik dari sisi harga, pelayanan, dan kualitas. Yang ketiga adalah persiapkan mental dan keberanian memulai usaha. Singkirkan hambatan psikologis, rasa malu, takut gagal dan perang batain antara berkeinginan dan keraguan. Jangan lupa harus siap menghadapi resiko,dimana reasiko bisnis adalah untung atau rugi.

B. MANFAAT PEMBUATAN PROPOSAL


Proposal ini saya buat agar bermanfaat seperti untuk belajar mandiri untuk mengisi waktu luang setelah sekolah, dapat juga bermanfaat untuk : Membantu wirausaha untuk mengembang kan usaha dan menguji strategi dan hasil yang di harap kan dari sudut pandang pihak lain (investor). Membantu wirausaha untuk berfikir kritis dan obyektif atas bidang usaha yang akan di jalankan Sebagai alat komunikasi dalam memaparkan dan menyakinkan gagasan kepada pihak lain Membantu meningkatkan keberhasilan para wirausaha

C. TUJUAN PENYUSUNAN PROPOSAL

TUJUAN KHUSUS Proposal ini di buat untuk memenuhi tugas mata pelajaran kewirausahaan

TUJUAN UMUM Inisiatif wirusaha sebagai pemilik usaha dlm membuka usaha. Memajukan kehidupan masyarakat dan memperbaiki ekonomi masyarakat. Menjadikan siswa lebih kreatif dan inovatif tentang berwirausaha. Melatih siswa agar dapat berwirausaha dengan baik. Menambah pengalaman dan pengetahuan tentang berwirausaha. Berguna untuk melakukan kerjasama dengan pendiri usaha lain. Dapat membuka lapangan kerja baru.

BAB II PERENCANAAN PROPOSAL

A. ASPEK PRODUKSI
1. Jenis dan Jumlah Peralatan yang dipakai

No. 1. 2. 3. 4. 5. Panci besar

Peralataan

Quantitas 3 1 10 1 5

Stand mixer kue Loyang Timbangan Wadah adonan besar

2. Kapasitas Produksi

Dengan menggunakan mesin yang telah dijabarkan di atas, produksi brownies Dapat menghasilkan 10 loyang brownies perhari dengan volume produksi per loyang ialah 10 buah brownies ukuran sedang. Sehingga dengan jumlah mesin produksi yang ada dipastikan dapat memproduksi kue brownies dengan hasil yang maksimal untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar serta melayani orderorder brownies lainnya. Hal ini juga didukung oleh jumlah karyawan yang sesuai. Bahan baku produksi No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. . Teknik Pembuatan Cara membuat kue brownies: Sisihkan dark cooking coklat dengan margarine Kocok telur dan gula hingga kental Masukkan tepung terigu, coklat bubuk dan baking soda sambil diayak dan diaduk rata Tuangkan adonan kedalam Loyang brownies ukuran 11 x 22 cm yang dioles margin dan dialas kertas roti Oven selama 1 jam dengan suhu 160 derajat Celsius Telur Sp & baking soda Gula Vanili Mentega Coklat blok Tepung terigu Susu coklat Coklat bubuk Butter cream Topping (misis/ keju) Bahan baku Quantitas 4 1 sdt 3 ons 2 buah 250 gr 1 ons 2 ons 1 sch ons 1 ons secukupnya

3 Jumlah Produksi rata-rata perbulan

Dari kapasitas produksi perhari yang telah diketahui sebelumnya, maka volume produksi dari brownies selama sebulan ialah sebagai berikut: 10 loyang X 20 hari = 200 loyang / bulan 3 buah x 200 loyang = 600 buah/bulan Jumlah produksi rata-rata diatas merupakan gambaran secara umum atau keseluruhan. Jumlah tersebut masih dapat berubah disesuaikan dengan pasang surutnya penjualan serta order yang ada.

4. Sumber Bahan Baku Dalam pembuatan kue brownies ini tentu membutuhkan berrbagai macam bahan baku yang diperoleh dari toko kue yang ada di sekitar Mojokerto ini. Ataupun bisa juga dengan mendatangi pasarpasar murah yang ada di Mojokerto yang menyediakan berbagai kebutuhan akan bahan baku pembuatan kue brownies pada umumnya. Bahkan dengan mendatangi pasar-pasar tradisional yang memungkinkan untuk dilakukannya kerja sama bisnis, yakni pemesanan bahan baku dengan jumlah yang sesuai untuk mendapat diskon/ potongan harga dari penjual yang bersangkutan. Berbagai macam hal ini juga dapat dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan bahan baku secara konstan (tetap). Akan tetapi dari dalam aspek produksi masih terdapat kendala yang ditemui, diantaranya : 1. Bahan baku yang dibeli berjumlah sedikit dan tidak konsisten, sehingga biaya produksi kurang diminimalisir dan mengakibatkan kepada harga jual produk. Kapasitas produksi yang terbatas dan masa kadaluarsa produk.

2.

5. Inovasi produk Dalam perkembangan kedepan tentu banyak kendala yang dihadapi. Diantaranya yang sudah tampak didepan mata ialah tidak semua produk terjual setiap harinya. Sehingga perlu dilakukan diversifikasi (perluasan produk), diantaranya : 1. Untuk mengantisipasi kadaluarsanya produk, maka brownies dapat diinovasikan dan dijadikan / dijual dalam bentuk dingin / frezz. Dan disebut dengan ice cream brownies.

B. ASPEK PEMASARAN

1. Analisis Pasar Target pasar merupakan kunci penting untuk diperhatikan. Adapun beberapa contoh dari pasar yang telah dapat dijangkau peluang pasarnya ialah seperti sekolah-sekolah, koperasi usaha di wilayah tertentu, bahkan bias dengan memasuki pasar besar seperti pasar tanjung yang ada di Mojokerto. Yakni dengan membuka toko stand atau toko khusus yang menyediakan produk untuk pembuatan brownies dengan menyediakan layanan pesan antar (delivery), atau meskipun tidak mendirikan stand sendiri, minimal bisa memasukkan produk kita kedalam stand kue lain yang strategis, demi kelancaran pemasaran produk ini. Sehingga analisis pasar maupun target pasar dapat dicapai dengan hasil maksimal. 2. Segmentasi Pasar Dalam memasarkan produk brownies ini, perlu dilakukan segmentasi terhadap calon konsumen yang ada sehingga pasar yang dituju jelas dan terarah. No. 1. Segmentasi Pasar Lokasi pemasaran target 1. Sekolah-sekolah 2. Warung- warung 3. Koperasi kantor pemerintah 4. Stand kue dan tempat tongkrongan 2. Target konsumen 1. Siswa sekolah dan mahasiswa 2. Masyarakat umum bawah, menengah, dan atas. 3. Konsumen dengan kepentingan / hajat 4. Konsumen usia anak-anak, remaja dan dewasa Sasaran

3 Strategi Harga Produk Untuk menetapkan harga kita perlu melakukan riset dan membandingkannya dengan strategi harga yang kita laksanakan. Tidak jarang harga kita terlalu mahal karena system produksi yang salah dan tidak efektif. Maka perlu misalnya mencari supplier yang mampu mensuplai bahan baku dengan harga yang benar-benar murah. Selain itu bisa dengan memberikan harga promosi awal yang lebih murah untuk dapat menarik konsumen untuk membeli produk kita, atau bias juga dengan memberikan potongan harga bagi konseumen yang mengorder brownies dengan jumlah besar. Sehingga bisa menciptakan image harga yang murah dan dapat dijangkau oleh konsumen berbagai kalangan.

4 Strategi Promosi

Ada beberapa strategi yang dapat adilakukan demi menunjang keberhasilan produk brownies dalam memasuki bangsa pasar serta lebih dikenal dan dipercaya oleh masyarakat luas maka strategi yang kami lakukan antara lain: Melakukan promosi dari mulut kemulut, diawali dengan promosi diwilayah tempat usaha kita. Memasang iklan dikoran kota, tidak perlu terlalu luas jangkauannya, cukup dengan menggiring konssumen Mojokerto untuk tertarik dan membeli produk kita. Memasang iklan di media elektronik seperti: facebook, twitter, dll. Dan yang paling terpenting yaitu memberikan suatu kemasan yang unik dan berkesan mewah sehingga membuat konsumen semakin tertarik untuk membeli. Menjual nilai keunikan produk dengan menonjolkan ke-khasan yang ada pada brownies ini, baik dari segi rasa, bentuk, kemasan dan harga yang disesuaikan dengan segmentasi konsumen. Memanjakan konsumen dengan berbagai cara, salah satunya dengan memberikan layanan jenis kue yang bisa di custom sesuai dengan keinginan konsumen

C. ASPEK MANAJEMEN
Untuk aspek manajerial dalam mengatur operasional jalannya rintisan usaha ini maka untuk produksi awal hanya menggunakan manajemen sederhana beranggotakan 4 orang. 1. Bagian keuangan yang dikelola bersama dengan pengeluaran dan pemasukan dicatat oleh salah satu anggota. 2. Bagian produksi untuk melakukan proses produksi yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh anggota. 3. Bagian pemasaran, juga dilaksanakan oleh seluruh anggota yang berjumlah 4 orang. Pembagian tugas untuk masing-masing anggota secara khusus disesuaikan dengan kebutuhan. Hal ini dilakukan untuk efisiensi waktu dan biaya. Sebab rintisan usaha kuliner brownies ini masih berada pada taraf permulaan. Sehingga efisiensi operasional termasuk aspek produksi sangat diperlukan.

D. ANALISIS SWOT
STRENGHT (KEKUATAN) : - Dibantu pihak rumah - Tidak memerlukan banyak modal - Pekerjaan nya tidak sulit - Sumber daya manusia memadai - Banyak orang yang menyukai Brownies - Rasa nya enak - Harga terjangkau sesuai dengan merk masyarakat indonesia -Menyediakan produk berkualitas WEAKNESS (KELEMAHAN) : - Tidak mempunyai cukup dana (modal kecil) - Saingan dalam berbisis cukup banyak dan sudah banyak pejual lain OPPORTURRITY (PELUANG) : - Banyak konsumen yang datang untuk membeli - Mendapat kan laba yang memuaskan - Mendirikan usaha ini karena banyak nya orang yang menyukai Brownies. TREATMENT (ANCAMAN): - Kurang nya dana - Persaingan dengan pedagang - Muncul nya produk lain yang lebih berkembang - Standarisasi mutu - Perubahan selera masyarakat

BAB III

PERENCANAAN KEUANGAN A. KEBUTUHAN DANA


Rincian dana yang perlu diperhatikan dalam mengelola bisnis makanan brownies ini ialah sebagai berikut: Inventaris No. 1. 2. 3. 4. 5. Perlatan Panci besar Stand mixer Loyang Timbangan Wadah adonan Total Quantitas 2 1 10 1 5 Harga 35.000 150.000 4.500 30.000 3.000 Jumlah 70.000 150.000 45.000 30.000 15.000 Rp. 310.000

Bahan baku untuk satu kali resep (1 loyang/40 potong ) No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Bahan baku Telur Sp & baking soda Gula Vanili Mentega Coklat blok Tepung terigu Susu coklat Coklat bubuk Butter cream Topping (misis/ keju) Total Quantitas 4 1 sdt 3 ons 2 buah 250 gr 1 ons 2 ons 1 sch ons 1 ons secukupnya Harga 1.000 1000 500 1000 Jumlah 4.000 1000 3000 1000 3.000 7.000 1500 1000 1500 2000 1000 Rp. 26.000

Biaya Pemasaran dan Promosi a. Biaya iklan : - pembuatan brosur

Rp. 50.000

b. Biaya ongkos angkut

Rp. 50.000 Rp. 100.000

B. BIAYA OPERASIONAL
Adapun biaya-biaya yang harus dikeluarkan dalam rangka operasional perusahaan ialah sebagai berikut: Biaya bahan baku untuk 10 loyang brownies Biaya iklan dan pemasaran Rp 260.000 Rp 100.000 Rp 360.000

C. ESTIMASI PENDAPATAN
Berdasarkan pada biaya operasional yang telah tercantum di atas, maka dapat ditentukan harga dasar yang memungkinkan untuk satu potong kue brownies ialah sebesar: Rp 260.000: 400 potong = Rp 650 / potong Maka dari harga dasar tersebut dapat ditentukan harga jual yang sesuai, yakni Rp 1.000 Sehingga pendapatan yang diperoleh ialah: Pendapatan perhari Pendapatan per minggu Rp 1.000 x 400 potong Rp 400.000 x 7 hari Rp 400.000

Rp 2.800.000

BAB IV PENUTUP

KESIMPULAN
Demikian proposal usaha ini kami buat dengan memmpertimbangkan seluruh aspek usaha maupun peluang usaha yang mungkin dapat kami masuki dalam dunia bisnis kedepannya. Dengan adanya proposal usaha Brownies ini diharapkan dapata memenuhi kebutuhan pasar atau konsumen khususnya masyarakat Mojokerto. Apapun usaha yang akan dijalankan harus memperhatikan segala macam pandangan ataupun peluang yang ada. Karena itulah kunci akan berhasilnya suatu usaha yang akan dijalankan. Dan merupakan tantangan bagi wirausahawan muda yang selallu dituntut untuk dapat beradaptasi dengan persaingan bisnis yang amat ketat. Sehingga dari hal tersebut dapat diketahui bahwa peluang bisnis akan tercipta bila kita mampu mendciptakannya. Karena saat ini tentu sangat sulit bagi calon pengusaha muda untuk dapat medmasuki dunia bisnis tanpa benar-benar jeli dan paham mengenai bisnis apa yang akan ia geluti. Maka dengan adanya proposal ini dapat memberikan sedikit paandangan bahwa peluang binis Brownies ini sangat menjanjiakan, namun semua itu juga harus disertai dengan kemamppuan membaca peluang yang baik dan pedngolahan (manajemen) yang baik. Dan yakinkan bahwa bisnis apapun yang anda laksanakan dapat bersaing dan berkembang sesuai harapan.

SARAN
Semoga proposal ini dapat memberi motivasi wirausahawan baru untuk mendirikan usaha dan lebih kreatif Untuk membuka usaha baru yang mempunyai masa depan bagus. Jaga kualitas brownies Harus menerima kritik dan saran dari orang lain dengan lapang dada,karena hal itu dapat membangun serta menyukseskan usaha kita Jangan mudah menyerah dalam mendirikan usaha dan harus tekun serta gigih dalam bekerja Belajar lah dari kesalahan dan kegagalan