Anda di halaman 1dari 34

SILABUS

Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Tahun Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMA : Biologi : XI / 1 (Ganjil) : 2012/2013 : 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan dan/ atau penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada salingtemas : 3.1. Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi dan proses kelainan dan/ atau penyakit yang dapat terjadi pada sistem gerak pada manusia

Indikator Pencapaian Kompetensi Kognitif Produk 1. Menjelaskan struktur dan fungsi rangka sebagai alat gerak pasif 2. Menjelaskan struktur dan fungsi otot sebagai alat gerak aktif

Penilaian Materi Pokok Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Teknik Bentuk Contoh Instrum en LP-1 KD 3.1 Alokasi waktu Sumber Belajar

Fungsi rangka Jenis- jenis tulang Pembentukan dan pertumbuhan tulang Susunan rangka

Melalui studi pustaka untuk mengetahui struktur dan fungsi tulang sebagai alat gerak pasif. Melalui diskusi mengidentifikasi baerbagai penyakit dan

Tes Tertulis

Pilihan ganda dan essay Pilihan ganda dan

1 x 40

Tes Tertulis

LP-1 KD 3.1

Pujiyanto, Sri. 2008. Menjelajah Dunia Biologi 2. Jakarta: Platinum.

3. Mengidentifikasi Hubungan antar hubungan antar tulang tulang 4. Mengidentifikasi berbagai penyakit dan gangguan pada system gerak

gangguan pada tulang

essay

Melalui diskusi dan Tanya jawab untuk mengetahui struktur dan fungsi tulang sebagai alat gerak aktif dan hubngan antar tulang Melalui diskusi mengidentifikasi baerbagai penyakit dan gangguan pada otot

Tes Tertulis

Pilihan ganda dan essay

LP-1 KD 3.1

Tes Tertulis

Pilihan ganda dan essay

LP-1 KD 3.1

Proses 1. Mengkomunikasi kan ide dan pendapat pada saat diskusi 2. Melakukan kerjasama yang baik dalam kegiatan diskusi Afektif Karakter Menunjukkan perilaku berkarakter, meliputi teliti, jujur, peduli,

Pengam atan

Lembar pengama tan aktivitas

LP-2 KD 3.1

Pengam atan

Lembar pengama tan aktivitas

LP-3 KD 3.1

tanggungjawab, bekerjasama, dan menghargai pendapat teman. Keterampilan sosial Menunjukkan kemampuan keterampilan sosial, bertanya, berbagi informasi, menjadi pendengar yang baik, komunikasi dengan santun. Pengam atan Lembar pengama tan aktivitas LP-4 KD 3.1

Makassar,

April 2013

Mengetahui, Dosen Pembimbing

Mahasiswa Microteaching

Prof.Dr. Nurhayati B, M.Pd NIP. 1964 0724 19901 02 001

Andi Tenri Dio NIM. 101404032

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan Tahun Pelajaran Alokasi Waktu Standar Kompetensi 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan dan/ atau penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada salingtemas Kompetensi Dasar 3.1. Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi dan proses kelainan dan/ atau penyakit yang dapat terjadi pada sistem gerak pada manusia Indikator Kognitif: a. Produk 1. Menjelaskan struktur dan fungsi rangka sebagai alat gerak pasif 2. Mengidentifikasi hubungan antar tulang b. Proses 1. Mengkomunikasikan ide dan pendapat pada saat diskusi 2. Melakukan kerjasama yang baik dalam kegiatan diskusi Afektif: a. Karakter Menunjukkan perilaku berkarakter, meliputi: jujur, peduli, tanggung jawab, bekerjasama, dan menghargai pendapat teman. b. Keterampilan Sosial Menunjukkan kemampuan keterampilan sosial, bertanya, berbagi informasi, menjadi pendengar yang baik, komunikasi dengan santun.
4

: SMA : Biologi : XI / I (Ganjil) : I (Pertama) : 2012/2013 : 1 x 40 menit

A. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa mampu menjelaskan fungsi rangka sebagai alat gerak pasif 2. Siswa mampu menjelaskan jenis, bentuk, dan proses pembentukan dan susunan tulang 3. Siswa mampu mengidentifikasi hubungan antar tulang 4. Siswa mampu mengidentifikasi beberapa penyakit atau gangguan pada tulang B. Materi Pembelajaran (terlampir) 1. Fungsi rangka 2. Jenis- jenis tulang 3. Bentuk tulang 4. Proses pembentukan tulang 5. Susunan rangka 6. Hubungan antar tulang 7. Penyakit atau gangguan pada tulang C. Model Pembelajaran 1. Model: Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Numbered Head Together) 2. Metode: Diskusi dan Tanya jawab D. Langkah-langkah Kegiatan Pertemuan Pertama (1X40 menit) Kegiatan Pembukaan ( 5 menit) Kegiatan Apersepsi : Coba perhatikan pepohonan yang ada disekitar, dapat berdiri kokoh meskipun bobotnya sangat berat. Seperti itu pula pada hewan dan manusia, mereka dapat berdiri tegak dan beraktifitas karena mempunyai rangka sebagai penyusun tubuh, bagaimana rangka dapat dapat menjadi penopang bagi tubuh kita sehingga dapat berdiri tegak? Pada pertemuan kali ini kita akan mempelajari tentang rangka (fase 1 penyampaian tujuan dan memotivasi siswa) Alokasi waktu

5 menit

Inti (+ 30 menit) Kegiatan Guru menyampaikan tentang konsep dasar struktur dan fungsi otot sebagai alat gerak aktif melalui penjelasan singkat (fase 2 Penyajian Informasi) Gu1. Guru membentuk kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang siswa 2. Guru memberikan paket nomor serta memberikan soal kepada masing-masing kelompok 3. Guru meminta siswa untuk mendiskusikan dengan kelompoknya (No. 1, 2 dan 3 fase 3 mengorgnisasikan siswa ke dalam kelompok) 4. Guru menyebutkan beberapa nomor yang telah di pegang masing-masing siswa secara acak untuk maju ke depan dan menjawab pertanyaan 5. Guru bersama siswa mendiskusikan jawaban yang tepat. 6. Guru memberikan reward kepada siswa yang dapat menjawab (No. 4, 5 dan 6 fase 4 Pembimbingan belajar). 7. Setiap kelompok mempersentasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas. Pada proses ini, apabila ada masalah pada saat presentase siswa diberi kesempatan untuk bertanya dan menjawab tetap di bawah bimbingan guru sebagai fasilitator (fase 5 Presentase hasil kerja/ evaluasi) 8. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang mengumpulkan poin tertinggi dari jawaban yang benar (Fase 6 Pemberian penghargaan ) Alokasi waktu

10 menit

15 menit

5 menit

Penutup (+ 5 menit) Kegiatan 1. Guru bersama siswa menyimpulkan tentang Struktur dan fungsi tulang sebagai alat gerak aktif 2. Guru memberikan tugas untuk mencari informasi tentang sistem rangka. 3. Guru menutup pelajaran dengan salam Alokasi waktu

5 menit

E. Media dan Sumber Pembelajaran 1. Media : Media Gambar 2. Sumber Belajar a. Buku Pujiyanto, Sri. 2008. Menjelajah Dunia Biologi 2. Jakarta: Platinum. b. LKS 1 c. Soal Evaluasi d. Lembar Penilaian kognitif, dan Lembar Observasi aktivitas siswa. F. Penilaian 1. Prosedur Penilaian : 2. Teknik Penilaian 3. Bentuk Penilaian 4. Alat instrumen

Penilaian Kognitif diberikan pada saat ulangan harian,dilakukan pada akhir pembelajaran. : Tes tertulis : Pilihan ganda dan tes essayq : Lembar Penilaian Produk KD. 3.1(terlampir)

LEMBAR PENILAIAN 1 PRODUK A. Pilihan Ganda Berilah tanda silang pada jawaban yang dianggap benar 1. Fungsi rangka tubuh sebagai berikut, KECUALI . A. alat gerak aktif B. tempat penimbunan mineral C. tempat melekatnya otot-otot D. penyokong dan penopang tubuh E. tempat pembentukan sel-sel darah Skeleton aksial terdiri atas . A. tulang belakang dan tulang bahu B. tengkorak, tulang belakang, dan iga C. tulang lengan, tulang kaki, dan bahu D. telapak kaki, telapak tangan, dan pinggul E. tulang bahu, tulang pinggul, dan tulang belakang Hubungan antartulang yang dihubungkan dengan sel serabut jaringan ikatyang mengalami penulangan disebut . A. kifosis B. Skoliosis C. Sinfibrosi D. Diarthrosis E. Sinkondrosi

2.

3.

Untuk menjawab pertanyaan nomor 4 hingga 8, perhatikan gambar disamping 4. Bagian tulang yang berfungsi melindungi organ dalam ditunjukkan pada gambar oleh nomor . A. 1 dan 2 B. 5 dan 6 C. 4 dan 8 D. 1 dan 7 E. 3 dan 8
8

5.

Hubungan antartulang pada gambar, antara tulang nomor 5 dan 6 merupakan hubungan . A. sendi putar B. sendi engsel C. sendi peluru D. sendi pelana E. sendi luncur Tulang yang termasuk tulang anggota gerak bawah ditunjukkan oleh nomor . A. 8 dan 9 B. 4 dan 5 C. 3 dan 9 D. 6 dan 7 E. 2 dan 10 Anggota tulang aksial ditunjukkan oleh nomor . A. 1, 3, 4, dan 9 B. 3, 5, 6, dan 10 C. 2, 5, 6, dan 10 D. 3, 8, 9, dan 10 E. 1, 3, 4, 5, dan 9 Tulang pipih terdapat pada gambar dan ditunjukkan oleh nomor . A. 1 B. 2 C. 5 D. 7 E. 8 Persendian antartulang yang memungkinkan pergerakan secara leluasa adalah . A. tonus B. tendon C. diartrosis D. sinartrosis E. amfiartrosis

6.

7.

8.

9.

10. Jari Anda dapat digerakkan karena pada ruas-ruas jari terdapat sendi . A. kaku B. putar C. pelana D. peluru E. engsel B. Essay Jawablah pertanyaan berikut! 1. Jelaskan tulang pada manusia berdasarkan jenisnya! Jawab: ......................................................................................................... ........... ......................................................................................................... ........... ......................................................................................................... ........... ......................................................................................................... ........... 2. Ibu Ari menengok tetangganya, seorang bapak, yang mengalami kecelakaan sepeda motor saat pulang kerja. Bersama Bapak tersebut, anaknya yang berumur 6 tahun ikut menjadi korban. Keduanya mengalami patah tulang paha. Dokter memberitahukan bahwa bekas luka si Bapak terkadang akan terasa nyeri, meskipun lukanya sudah sembuh. Sementara itu, si anak akan sembuh total. Jelaskan mengapa hal ini dapat terjadi? ......................................................................................................... ........... ......................................................................................................... ........... ......................................................................................................... ........... ......................................................................................................... ........... 3. Jelaskan hubungan antar tulang pada manusia! Jawab: ......................................................................................................... ........... ......................................................................................................... ........... ......................................................................................................... ........... ......................................................................................................... ...........

10

LEMBAR PENILAIAN 1 Produk Kunci Jawaban No Kunci Jawaban A. alat gerak aktif 1 E.tulang bahu, tulang gelang 2 pinggul, tulang belakang D. diarthrosis 3 E. 3 dan 8 4 B. sendi peluru 5 D. 6 dan 7 6 D. 2, 5, 6, dan 10 7 A. 1 8 C. diarthrosis 9 10 E. engsel Pedoman Penskoran Pilihan Ganda Jika menjawab benar skor 1 Jika tidak menjawab atau salah skor 0 Nilai Akhir = skor yang dicapai x 100 Skor maksimum

11

RUBRIK PENILAIAN LEMBAR KEGIATAN TES ESSAY NO JAWABAN Tulang pada manusia ada 2 yaitu : 1. Tulang rawan adalah bersifat bingkas dan lentur serta terdiri dari sel sel, tulang rawan yang menghasilkan kondrin sebagai matrik. Jaringan tulang rawan pada orang dewasa banyak mengandung matrik, sedangkan jaringan tulang rawan pada anak anak banyak mengadung sel sel sehingga tulang rawan pada anak anak lebih lentur, terdapat dicuping hidung, antar tulang rusuk, dan tulang dada, sendi sendi tulang belakang. Tulang keras adalah tulang bersifat keras dan berfungsi menyusun berbagai sistem rangka. Terdapat pada tulang pipih, tulang pipa. 2.

SKOR 5

Hal ini karena pembentukan tulang pada ayah sudah matang sehingga 5 pembentukan tulang baru akibat patah tulang lebih sulit. Adapun pada anak, penimbunan zat kapur masih sedikit sehingga memudahkan penggantian sel-sel tulang. a. Sendi Mati b. Sendi Kaku : Sendi pada tulang-tulang tengkorak :Antara tulang rusuk dengan tulang belakang, antara tulang-tulang kemaluan c. Sendi Gerak Contoh: a) Sendi peluru : tulang paha tulang pinggul, tulang lengan gelang bahu b) Sendi pelana : tulang ibu jari dengan tulang telapak c) Sendi engsel: tulang lengan tulang hasta, tulang paha tulang kering d) Sendi putar : tulang tengkorak dengan tulang atlas (ruas : Sendi yang bebas bergerak 10

3.

1 tulang leher) e) Sendiri luncur: antar tulang-tulang belakang. Total skor 20


12

Skor yang diperoleh Nilai = Total skor maksimal (20) =

x 100

Makassar, Mengetahui, Dosen Pembimbing

Maret 2013

Mahasiswa Microteaching

Prof. Dr. Nurhayati B., M.Pd NIP.1964 0724 19901 02 001

Andi Tenri Dio NIM. 101404032

13

LEMBAR PENILAIAN 2 Proses Hari/Tanggal Kelas/Semester : ........ : ........ Aspek penilaian No . Nama Siswa Kerja sama dalam kelompok Komunikasi menentukan ide Kemampuan Jumlah menyampaika n pendapat

1 2 3 4 5 6 7 8

MUH.TAUFIK RAMLI MUSMA RUKMANA SANTA SARI ANDARI AHMAD JAELANI NURFAHMI BAHARUDDIN HANIFA FENNY HASANUDDIN Makassar, Maret 2013

Mengetahui, Dosen Pembimbing

Mahasiswa Microteaching

Prof. Dr. Nurhayati B., M.Pd NIP.1964 0724 19901 02 001

Andi Tenri Dio NIM. 101404032

14

LEMBAR PENILAIAN 3 Format Pengamatan Perilaku Berkarakter Karakter menunjukkan perilaku berkarakter , meliputi : teliti, jujur, tanggung jawab, bekerja sama, terbuka, dan menghargai pendapat teman. Petunjuk: Untuk setiap perilaku berkarakter siswa diberi nilai dengan skala berikut ini: A = Sangatbaik, B = Memuaskan, C = Menunjukkan kemajuan, D = Memerlukan perbaikan
N o NIS Nama Siswa Teliti Jujur Perilaku Berkarakter Tanggung Jawab Bekerja sama Menghargai pendapat teman Terbuka

MUH.TAUFIK RAMLI MUSMA RUKMANA SARI ANDARI SANTA AHMED JAELANI NURFAHMI BAHARUDDIN HANIFA FENNY HASANUDDIN

3 4 5

7 8

Makassar, Mengetahui, Dosen Pembimbing Prof. Dr. Nurhayati B., M.Pd NIP.1964 0724 19901 02 001

Maret 2013

Mahasiswa Microteaching Andi Tenri Dio NIM. 101404032


15

LEMBAR PENILAIAN 4 Format Pengamatan Keterampilan Sosial Petunjuk: Untuk setiap keterampilan sosial siswa diberi nilai dengan skala berikut ini: A = Sangatbaik B = Memuaskan C = Menunjukkan kemajuan D = Memerlukan perbaikan Keterampilan Sosial No. NIS Nama Siswa Bertanya Menyumbang Ide/Pendapat Menjadi Pendengar yang Baik Komuni kasi

1 2 3 4 5 6 7 8

MUH.TAUFIK RAMLI MUSMA RUKMANA SANTA SARI ANDARI AHMAD JAELANI NURFAHMI BAHARUDDIN HANIFA FENNY HASANUDDIN Makassar, Maret 2013 Mengetahui, Dosen Pembimbing Mahasiswa Microteaching

Prof. Dr. Nurhayati B., M.Pd NIP.1964 0724 19901 02 001

Andi Tenri Dio NIM. 101404032


16

BAHAN AJAR PERTEMUAN I Sistem Gerak


Manusia memiliki kemampuan untuk bergerak dan melakukan aktivitas, seperti berjalan, berlari, menari dan lain-lain. Bagaimana manusia dapat melalakukan gerakan ? Kemampuan melakukan gerakan tubuh pada manusia didukung adanya sistem gerak, yang merupakan hasil kerja sama yang serasi antar organ sistem gerak, seperti rangka (tulang), persendian, dan otot. Fungsi rangka (tulang) adalah sebagai alat gerak pasif, yang hanya dapat bergerak bila dibantu oleh otot. Berdasarkan bentuknya tulang dibedakan menjadi tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek, sedangkan berdasarkan pada zat penyusun dan sturkturnya tulang dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang keras. Fungsi otot adalah sebagai alat gerak aktif, yang dapat menggerakkan organ lain sehingga terjadi suatu gerakan. RANGKA Rangka atau tulang pada tubuh manusia termasuk salah satu alat gerak pasif karena tulang baru akan bergerak bila digerakkan oleh otot. Sedangkan unsur pembentuk tulang pada manusia adalah unsur kalsium dalam bentuk garam yang direkatkan oleh kolagen. 1. Fungsi Rangka Pada Manusia

Kerangka pada tubuh manusia memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu: 1). Sebagai penegak tubuh, 2) Sebagai pembentuk tubuh, 3) Sebagai tempat melekatnya otot (otot rangka), 4) Sebagai pelindung bagian tubuh yang penting, 5) Sebagai tempat pembentukkan sel darah merah, 6) Sebagai alat gerak pasif.

17

2.

Jenis Tulang pada manusia

Menurut jenisnya tulang pada manusia dapat dibedakan menjadi 2, yaitu: a. Tulang Rawan Tulang rawan atau kartilago tersusun dari sel-sel tulang rawan, ruang antar sel tulang rawan banyak mengandung zat perekat dan sedikit zat kapur, bersifat lentur. Tulang rawan banyak terdapat pada tulang anak kecil dan pada orang dewasa banyak terdapat pada ujung tulang rusuk, laring, trakea, bronkus, hidung, telinga, antara ruas-ruas tulang belakang.Sel tulang rawan disebut kondrosit, yang dibentuk oleh kondroblas. Kartilago dapat dibedakan menjadi 3, yaitu :

Kartilago hialin : matriks transparan, serabut kolagen, bersifat lentur. Contoh: pada permukaan persendian, laring, trakea, bronki, rangka janin, ujung tulang rusuk.

Kartilago elastis : matriks kekuningan, serabut elastis kuning bersifat elastis. Contoh: pada daun telinga membran niktitans, saluran eustachius, epiglotis dan faring.

Kartilago fibrosa : matriks keruh dan gelap, serabut kolagen putih bersifat kokoh dan kuat. Contoh: pada tempat pertautan tendon atau ligamentum pada tulang dekat permukaan persendian, tulang di antara tulang kemaluan, dan di antara tulang belakang.

b. Tulang Keras (Osteon) Tulang merupakan jaringan pengikat yang tersusun oleh sel tulang (osteoblas) yang menghasilkan matriks yang mengandung endapan zat kapur, sehingga matriksnya menjadi lebih keras dibanding dengan tulang rawan. Berdasarkan matriksnya, tulang keras dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu tulang kompak dan tulang spons. a) Tulang kompak Matriks tersusun rapat dan padat, mengandung senyawa kapur dan fosfat. Pada tulang ini sel-sel tulang tersusun membentuk suatu sistem yang disebut sistem Havers. Di bagian tengah tulang terdapat saluran yang berisi pembuluh darah,
18

pembuluh limfe, dan saraf, dan di sekeliling saluran terdapat lapisan sel tulang yang tersusun konsentris. Contoh: tulang pipa. b). Tulang spons Matriks berongga tersusun atas anyaman trabeculae (semacam pecahan genting) yang pipih dan mengandung serabut kolagen. Ronggarongga yang ada pada tulang spons diisi oleh jaringan. 3. Bentuk Tulang

Menurut bentuknya tulang terbagi 3 macam, yaitu: a. Tulang pipa Bentuknya bulat, panjang dan tengahnya berongga. Contohnya : tulang paha, tulang lengan atas, tulang jari tangan. Berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah b. Tulang pipih Bentuknya pipih ( gepeng ). Contohnya: tulang belikat, tulang dada, tulang rusuk. Berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih c. Tulang pendek ruas-ruas tulang belakang , tulang

Bentuknya pendek dan bulat. Contohnya:

pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki. Berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih.

http://www.google.com/imgres?hl=id&biw=
19

4. Pembentukan dan pertumbuhan tulang

Sumber: http://biologigonz.blogspot.com/2009/12/jenis-tulang.html

Skema diagram pengerasan endochondral. (A, B) sel Mesenchymal mengembun dan membedakan ke dalam kondrosit untuk membentuk model tulang rawan tulang.

(C) kondrosit di tengah poros mengalami hipertrofi penyusutan dan apoptosis ketika mereka berubah dan mengisikan dgn mineral matriks ekstraseluler mereka.

Kematian mereka memungkinkan pembuluh darah masuk. (D, E) Pembuluh darah membawa osteoblast, yang mengikat tulang deposit merosot matriks tulang rawan dan matriks.

(FH) Pembentukan tulang dan pertumbuhan terdiri dari susunan sel tulang yang terus berkembang biak, hipertrofi, dan mineralizing kondrosit.

Pusat osifikasi sekunder juga bentuk sebagai pembuluh darah masukkan di dekat ujung tulang.
20

5. Susunan rangka Kerangka manusia dapat dikelompokan menjadi 3 yaitu: Bagian Tengkorak, bagian Badan, Bagian Anggota Gerak. 1. Bagian Tengkorak (Kepala) a. tersusun dari tulang pipih yang berfungsi sebagai tempat pembuatan sel-sel darah merah dan sel-sel darah putih. b. Kranium: Tulang pelipis, tulang dahi, tulang ubun-ubun, tulang kepala belakang, tulang baji c. Tulang wajah : tulang rahang atas, tulang rahang bawah, tulang pipi, tulang hidung

http://www.google.com/imgres?q=rangka+kepala&um 2. Bagian Badan Bagian badan terbagi menjadi 5 kelompok, yaitu: a. Ruas-ruas tulang belakang (33 ruas) b. Tulang rusuk (12 pasang)

7 pasang tulang rusuk sejati 3 pasang tulang rusuk palsu 2 pasang tulang rusuk melayang

c. Tulang dada, terdiri dari:

tulang hulu
21

tulang badan tulang pedang-pedangan

d. Gelang bahu terdiri dari:


2 tulang selangka (kiri dan kanan) 2 tulang belikat (kiri dan kanan)

e. Gelang panggul terdiri dari:


2 tulang duduk (kiri dan kanan) 2 tulang usus (kiri dan kanan) 2 tulang kemaluan (kiri dan kanan)

22

Sumber http://www.google.com/imgres?hl=id&biw=1024&bih=466&tb 3. Bagian Anggota Gerak Anggota gerak dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: a. anggota gerak atas terdiri dari:
o o o o o o

2 tulang pengumpil 2 tulang lengan atas 2 tulang hasta 16 tulang pergelangan tangan 10 tulang telapak tangan 28 ruas tulang jari tanga

b. anggota gerak bawah (kaki kiri dan kanan) terdiri dari:


o o o o o o o

2 tulang paha 2 tulang tempurung lutut 2 tulang kering 2 tulang betis 14 tulang pergelangan kaki 10 tulang telapak kaki 28 ruas tulang jari kaki

23

Sumber http://www.google.com/imgres?um=1&hl=id&client 6. Persendian Tulang Pada kerangka tubuh manusia terdapat kurang lebih 200 tulang yang saling berhubungan. Hubungan antar tulang disebut sendi atau artikulasi. Pada sistem gerak manusia, persendian mempunyai peranan penting dalam proses terjadinya gerak. Menurut sifat gerakannya persendian (sendi) dapat dibedakan menjadi tiga ( 3 macam) yaitu: 1) Sendi Mati Persendian yang tidak memiliki celah sendi sehingga tidak memungkinkan terjadinya pergerakan, misalnya persendian antar tulang tengkorak. 2) Sendi Kaku Persendian yang terdiri dari ujung-ujung tulang rawan, sehingga masih memungkinkan terjadinya gerak yang sifatnya kaku, misalnya persendian antara ruas- ruas tulang. 3) Sendi Gerak Persendian yang terjadi pada tulang satu dengan tulang yang lain tidak dihubungkan dengan jaringan sehingga terjadi gerakan yang bebas. Sedangkan sendi gerak dapat dibedakan menjadi 6 macam, tetapi pada saat ini hanya akan dibahas 4 macam sendi, diantaranya: a. Sendi Engsel yaitu persendian yang dapat digerakan kesatu arah.Contohnya: persendian antara tulang paha dengan tulang betis, persendian antara tulang lengan dengan tulang hasta b. Sendi Putar yaitu persendian yang dapat digerakan secara berputar Contohnya: persendian antara tulang leher dengan tulang atlas, persendian antara hasta dengan tulang pengumpil
24

c. Sendi Peluru yaitu persendian yang dapat digerakan kesegala arah. Contohnya: persendian antara gelang bahu dengan tulang lengan atas, persendian antara gelang panggul dengan tulang paha d.Sendi Pelana yaitu persendian yang dapat digerakan kedua arah. Contohnya: persendian pada ibu jari tangan, persendian antara tulang pergelangan tangan dengan Tulang tapak tangan.

Sumber www.google.com

25

7.Kelainan yang terjadi pada tulang 1) Faktor Nutrisi Osteoporosis yaitu kelainan pada tulang yang disebakan karena adanya pengeropososan tulang. Hal ini karena tubuh sudah tidak mampu lagi menyerap dan menggunakan Calcium secara normal. Rakitis disebabkan kekurangan vitamin D, kalsium atau sinar UV. Penyakit ini mengakibatkan tulang lunak, dan menjadi bengkok. 2) Gangguan fisik Fraktura (patah tulang) yaitu kelainan pada tulang akibat kecelakaan, baik kendaraan bermotor atau jatuh. Dibedakan menjadi 2 yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek kulit/otot) dan fraktura yang terbuka (patah tulang yang merobek/menembus kulit/otot). Fisura (retak tulang) yaitu kelainan tulang yang keretakan pada tulang, akibat kecelakaaan. 3) Kebiasaan Lordosis yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melekung pada daerah lumbalis. Ha ini akan mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang. Skolisosis yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melekung ke araah lateral. Hal ini akan menyebabkan badan akan bengkok membentuk huruf S. Kifosis yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang yanag terlalu membengkok ke belakang. menimbulkan

26

Lembar Kegiatan Siswa 1


STANDAR KOMPETENSI 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan dan/ atau penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada salingtemas. KOMPETENSI DASAR 3.1. Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi dan proses kelainan dan/ atau penyakit yang dapat terjadi pada sistem gerak pada manusia TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu: 2. Menjelaskan fungsi rangka sebagai alat gerak pasif 3. Menjelaskan jenis, bentuk, dan proses pembentukan dan susunan tulang 4. Mengidentifikasi hubungan antar tulang RINGKASAN MATERI A. Tulang Tulang adalah jaringan yang tersusun oleh sel dan merupakan alat gerak pasif karena digerakkan oleh otot. Akan tetapi tulang mempunyai peranan penting karena gerak tidak akan terjadi tanpa tulang. Fungsi Tulang: Fungsi tulang antara lain : Memberi bentuk tubuh. Melindungi alat tubuh yang vital. Menahan dan menegakkan tubuh. Tempat perlekatan otot. Tempat menyimpan mineral terutama kalsium dan fosfor. Tempat menyimpan energi, yaitu berupa lemak yang ada disumsum kuning.

27

1.

Jenis jenis Tulang

a) Tulang Rawan ( Kartilago) Tulang rawan bersifat bingkas dan lentur serta terdiri dari sel sel, tulang rawan yang menghasilkan kondrin sebagai matrik. Jaringan tulang rawan pada orang dewasa banyak mengandung matrik, sedangkan jaringan tulang rawan pada anak anak banyak mengadung sel sel sehingga tulang rawan pada anak anak lebih lentur. Tulang rawan pada orang dewasa terdapat dicuping hidung, antar tulang rusuk, dan tulang dada, sendi sendi tulang belakang. b) Tulang Keras (Osteon) Tulang bersifat keras dan berfungsi menyusun berbagai sistem rangka. 2. Pembentukan dan Pertumbuhan pada Tulang

Pertumbuhan tulang, yaitu rangka pada manusia terbentuk pada akhir bulan kedua atau awal bulan ketiga pada waktu perkembangan embrio.Pembentukan tulang terjadi segara setelah terbentuk tulang rawan ( kartilago). Kartilago dihasilkan dari sel sel mesenkima (jaringan embrional). Setelah kartilago terbentuk, bagian dalamnya akan berongga dan terisi osteoblas. Osteoblas juga menempati jaringan seluruhnya dan membentuk sel sel tulang. Osteoblas berfungsi sebagai membentuk sel tulang. Disekeliling sel sel tulang terbentuk senyawa protein yang akan menjadi matrik tulang. Di dalam senyawa protein terdapat pula senyawa kapur dan posfor, penulangan disebut osifikasi. 3. Macam Macam Bentuk Tulang sehingga matrik tulang akan mengeras. Proses

Berdasarkan bentuknya tulang dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu tulang pipa, tulang pipih dan tulang pendek. 4. Hubungan antar tulang a. Sendi Mati : Sendi pada tulang-tulang tengkorak b. Sendi Kaku :Antara tulang rusuk dengan tulang belakang, antara tulang-tulang kemaluan
28

c. Sendi Gerak (DIATROSIS) : Sendi yang bebas bergerak 1. Sendi peluru : tulang paha tulang pinggul, tulang lengan gelang bahu 2. Sendi pelana : tulang ibu jari dengan tulang telapak 3. Sendir engsel: tulang lengan tulang hasta, tulang paha tulang kering 4. Sendi putar : tulang tengkorak dengan tulang atlas (ruas 1 tulang leher)

5. Sendiri luncur: antar tulang-tulang belakang. A. Soal Latihan Lengkapilah keterangan gambar dibawah ini! a. Ruas tulang belakang b. Tuliskan jenis tulang pada gambar 2 dibawah ini! c. Dimanakah letak tulang tersebut pada tubuh manusia?

29

2. Jelaskan mekanisme pembentukan tulang pada manusia

3. Jelaskan hubungan antar tulang yang terdapat pada manusia! .

30

Kunci Jawaban Lembar Kerja Siswa 1

Gambar 2.(a). tulang pipa terdapat pada tulang lengan atas, tulang lengan bawah dan tulang paha, (b). tulang pipih terdapat pada tulang tengkorak kepala, (c). tulang tak beraturan terdapat pada ruas tulang belakang 2.Mekanisme pembentukan tulang Skema diagram pengerasan endochondral. (A, B) sel Mesenchymal mengembun dan membedakan ke dalam kondrosit untuk membentuk model tulang rawan tulang. (C) kondrosit di tengah poros mengalami hipertrofi penyusutan dan apoptosis ketika mereka berubah dan mengisikan dgn mineral matriks ekstraseluler mereka. Kematian mereka memungkinkan pembuluh darah masuk. (D, E) Pembuluh darah membawa osteoblast, yang mengikat tulang deposit merosot matriks tulang rawan dan matriks. (FH) Pembentukan tulang dan pertumbuhan terdiri dari susunan sel tulang yang terus berkembang biak, hipertrofi, dan mineralizing kondrosit. Pusat osifikasi sekunder juga bentuk sebagai pembuluh darah masukkan di dekat ujung tulang.

31

3.Hubungan antar tulang yang terdapat pada manusia a.Sendi Mati Persendian yang tidak memiliki celah sendi sehingga tidak memungkinkan terjadinya pergerakan, misalnya persendian antar tulang tengkorak. b.Sendi Kaku Persendian yang terdiri dari ujung-ujung tulang rawan, sehingga masih memungkinkan terjadinya gerak yang sifatnya kaku, misalnya persendian antara ruas- ruas tulang. c.Sendi Gerak Persendian yang terjadi pada tulang satu dengan tulang yang lain tidak dihubungkan dengan jaringan sehingga terjadi gerakan yang bebas. Sedangkan sendi gerak dapat dibedakan menjadi 6 macam, tetapi pada saat ini hanya akan dibahas 4 macam sendi, diantaranya: sendi pelana, sendi engsel, sendi peluru, sendi putar.

32

33

38