Anda di halaman 1dari 2

Macam - macam Gula berdasarkan warna ICUMSA Salah satu parameter kualitas dari gula ditinjau dari warna

ICUMSA, yaitu menunj ukkan kualitas warna gula dalam larutan. ICUMSA ( International Commission For U niform Methods of Sugar Analysis) merupakan lembaga yang dibentuk untuk menyusun metode analisis kualitas gula dengan anggota lebih dari 30 negara. Mengenai war na gula ICUMSA telah membuat rating atau grade kualitas warna gula. Sistem ratin g berdasarkan warna gula yang menunjukkan kemurnian dan banyaknya kotoran yang t erdapat dalam gula tersebut. Metode pengujian warna gula dengan standar ICUMSA menggunakan spektrofotometer d engan panjang gelombang 420 nm dan 560 nm. Untuk mengukur warna gula menggunakan metode ICUMSA sebelumnya gula dilarutkan sampai sempurna kemudian dihilangkan t urbidity nya dengan cara menambahkan kieselguhr kemudian disaring dengan saringa n vakum menggunakan kertas saring Whatman 42. Kemudian filtrate diambil dan pH l arutan diatur sampai pH 7 dengan cara menambahkan HCl atau NaOH. Kemudian menguk ur brix larutan dengan refraktometer dan tentukan berat jenis larutan dengan tab el hubungan brix dengan berat jenis. Pengukuran warna ICUMSA dengan spektrofotom eter panjang gelombang 420 nm, kemudian menetapkan transmittance pada 100 % deng an H2O menggunakan kuvet 1 cm (b). Bilas kuvet dengan larutan contoh, kemudian i si kembali dan ukur transmittance (T) atau Absorbance (A) Perhitungan : icumsa

Macam Macam Gula Berdasar Warna ICUMSA a. Gula Rafinasi (Refined Sugar) ICUMSA 45 Gula dengan kualitas yang paling bagus karena melalui proses pemurnian bertahap. Warna gula putih cerah. Untuk Indonesia gula rafinasi diperuntukkan bagi indust ri makanan karena membutuhkan gula dengan kadar kotoran yang sedikit dan warna p utih. b. Gula Ekstra Spesial (Extra Special Crystall Sugar) ICUMSA 100 150 Gula yang termasuk food grade digunakan untuk membuat bahan makanan seperti kue, minuman atau konsumsi langsung. c. Gula Kristal putih ICUMSA 200 - 300 Gula yang dapat dikonsumsi langsung sebagai tambahan bahan makanan dan minuman. Berdasarkan standard SNI gula yang boleh dikonsumsi langsung adalah gula dengan warna ICUMSA 300. Pada umumnya pabrik gula sulfitasi dapat memproduksi gula deng an warna ICUMSA < 300 d. Gula Kristal Mentah untuk konsumsi (brown sugar) ICUMSA 600 800 Di luar negeri gula ini dapat dikonsumsi langsung biasanya sebagai tambahan untu k bubur, akan tetapi juga perlu diperhatikan mengenai kehigienisannya yaitu kand ungan bakteri dan kontaminan. e. Gula Kristal Mentah (Raw Sugar) ICUMSA 1600 2000 Raw Sugar digunakan sebagai bahan baku untuk gula rafinasi, dan juga beberapa pr oses lain seperti MSG biasanya menggunakan raw sugar. f. Gula Mentah (Very Raw Sugar)

ICUMSA 4600 max Khusus digunakan sebagai bahan baku gula rafinasi dan tidak boleh dikonsumsi.