Anda di halaman 1dari 3

LAMPIRAN 3 IMMUNOLOGIK KELAINAN VASKULARISASI PLASENTA Invasi sel-sel trofoblas pada arteri spiralis inadekuat Arteri spiralis keras

dan kaku Arteri spiralis vasokontriksi Aliran darah uteroplasenta Hipoksia dan iskemia uteroplasenta Pelepasan Renin Uterus Radikal Hidroksil Oksidan Sistem Koagulasi Aktif Agregasi trombosit Trombus Pembuluh darah tersumbat Vasokontriksi Merusak membrane sel, nucleus, dan protein sel Disfungsi Endotel Ketidaksemimbangan produksi vasodilator Vasokontriksi luas

P Ekspresi HLA-G

HIPERTENSI Perubahan Situasi Jarang Kontrol Ketidakefektifan Pemeliharaan Kesehatan Ansietas Perubahan struktur Peyumbatan Pembuluh Darah Perfusi darah Gg. Multi Organ Kerusakan vaskuler pembuluh darah

RENAL Vasokontriksi pembuluh darah Perfusi darah Respon RAA Merangsang aldosteron Retensi Na dan Air Kelebihan Volume Cairan OTAK Resistensi vascular cerebral Aliran darah Oksigen Kejang RISIKO CEDERA PADA IBU RETINA Vasospasme arteri retina dan edema retina Gg. Visus Autoregulsi hilang Plasma dan selsel darah merah ke ruang ekstravaskuler Perdarahan ptechiae/ perdarahan Intrakranial RBF

PEMBULUH DARAH Vasokontriksi Metabolisme Akral dingin

Kontraksi system Afterload aferen arteriolar GFR Oliguria Kerusan membrane glomerulus Proteinuria P Curah Jantung

FETAL P perfusi ke uteroplasenta gg. perfusi plasenta Gg. Pertumbuhan plasenta Intra Uterine Growth Retardation

Aliran darah ke uteroplasenta Hipoksia dan iskemia uteroplasenta RISIKO CEDERA PADA JANIN

HEPAR Vasospasme, iskemia, dan perdarahan hepar Subkapsular hematoma (nekrosis hepar) Nyeri Epigastrium NYERI AKUT

1.

Definisi Secara umum PI dapat didefinisikan sebagai kenaikan tekanan darah sistolik 140 mmHg da atau tekanan diastolic 90 mmHg yang diukur paling kurang 6 jam pada saat yang berbeda. Dari beberapa hasil penelitian restropektif tentang hipertensi pada wanita hamil menunjukkan bahwa terapi antihipertensi menurunkan insidensi stroke dan komplikasi kardiovaskular pada wanita hamil dengan tekanan darah diastolic diatas 100 mmHg. Faktor Risiko Terdapat banyak risiko untuk terjadinya hipertensi dalam kehamilan, yang dapat dikelompokkan dalam factor risiko berikut 1. Primigravida atau nulipara, terutama pada umur reproduksi ektrem, yaitu remaja dan umur diatas 35 tahun 2. Multigracida, dengan kondisi klinis: - Kehamilan ganda dan hidrops fetalis - Penyakit vascular termasuk hipertensi esensial kronik dan diabetes mellitus - Penyakit-penyakit ginjal 3. Hiperplasentosis: molahidatosa, kehamilan ganda, gidrops fetalis, bayi besar, diabetes meliitus. 4. Riwayat keluarga pernah pre-eklampsia atau eklampsia 5. Obesitas dan hidromnion 6. Gizi yang kurang dan anemi 7. Kasus-kasus dengan kadar asam urat yang tinggi, defisiens kalsium, defisiensi asam lemak tidak jenuh, kurang antioksidan.

2.

Giovanny Sumeinar (115070207111019)