Anda di halaman 1dari 12

College Note

blog ini berisi catatan dan tugas kuliah gw. semoga bisa membantu tugas kuliah kalian semua. Tuesday, 6 November 2012 PRODUK-PRODUK HASIL FERMENTASI Fermentasi Istilah fermentasi diturunkan dari fervere, istilah latin yang berarti mendidih dan ini digunakan untuk menyebut adanya aktivitas yeast pada ekstrak buah dan larutan malt serta biji-bijian. Peristiwa pendidihan tersebut terjadi akibat terbentuknya gelembung CO2 oleh proses gula dalam ekstrak. Secara biologis fermentasi diartikan sebagai pembentukan energi melalui senyawa organic, sedangkan aplikasinya dalam dunia industri fermentasi sebagai suatu proses untuk mengubah bahan dasar menjadi suatu produk oleh massa sel mikroba. Didalam pengertian ini termasuk juga proses anabolisme pembentukan komponen sel secara aerob (Wibowo, 1990). Reed and Nagodawithana (1991) mengklasifikasikan fermentasi menjadi : fermentasi alkohol karena yeast, fermentasi asam karena bakteri, fermentasi campuran alkohol atau asam dan fermentasi fungi. Aplikasi proses fermentasi pada skala industri atau komersial dikelompokkan menjadi empat macam yaitu : a. Proses fermentasi untuk memproduksi sel mikrobia. Termasuk dalam tipe ini adalah produk Baker yeast dan produksi sel tunggal. b. Proses fermentasi untuk memproduksi enzim. Termasuk dalam tipe ini adalah produksi protease, amylase, pektinase dan lain-lain. c. Proses fermentasi untuk memproduksi metabolit baik primer maupun sekunder. Termasuk metabolit primer adalah alkohol, asam sitrat, aseton, butanol, asam glutamate, lisin, nukleotida, vitamin. Yang termasuk produk sekunder adalah steroid, antibiotic dan lain sebagainya. d. Proses fermentasi untuk memodifikasi senyawa kimia tertentu menjadi produk yang lebih mempunyai nilai ekonomi. Termasuk dalam tipe ini adalah anhidrotetrasiklin menjadi tetrasiklin, naftalen menjadi asam salsilat (Wibowo, 1990). proses fermentasi dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain kadar gula, oksigen, pH, medium, Nitrogen, mineral, suhu dan tekanan udara. PRODUK-PRODUK dari HASIL FERMENTASI GUM XANTHAN . xanthan adalah polisakarida digunakan sebagai aditif makanan dan rheology modifier , Hal ini dihasilkan oleh fermentasi dari glukosa atau sukrosa oleh Xanthomonas campertis bakteri. Bahan baku yang dibutuhkan untuk pembuatan gum secara mikrobal adalah terdiri dari D-Glukosa, Sukrosa dan beberapa bentuk karbonhidrat yang dapat digunakan sebagai substrat tergantung dari hasil

yang diinginkan. Protein dan nitrogen inorganikk adalah sumber nutrient tambahan yang sangat penting untuk efisiensi produksi gum xanthan , fosfat dan magnesium juga dibutuhkan serta mineral. A. Mikroba

Konvaks dan Kang didalam graham (1977) melaporkan bahwa 4 spesies Xannthomonas yang dapat digunakan untuk memproduksi gum xanthan secra efisiensi adalah X. campertis, X malvacearum dan X. caroae . Xanthomonas adalah salah satu genus famili pseudomonadaceae yang terdiri dari 60 spesies dan 3 spesies tambahan. Spesies spesies ini kebanyakan hidup sebagai parasit pada tanaman. Mikroba yang paling banyak digunakan dalam pembuatan gum xanthan adalah X. campesiris, karena gum xanthan yang diproduksi darinya telah menunjukkan karakteristik produk komersialnya. Xanthomonas campertis adalah bakteri yang terdapat secra alami , semula diisolasi dari tanaman kubis dan telah lama diketahui serta dapat menghasilkan kekentalan atau koloni yang dapat bergetah.

B.

Proses pembuatan Gum Xanthan

Pada skala komersial , gum xanthan diproduksi melalui fermentasi rganic dengan menggunakan kultur murni X. campestris dalam media fermentasi ,gum xanthan dimurnikan dengan menggunakan isopropil alkkohol. Kemudian diikuti dengan penggilingan ( graham, 1977). Sedangkan menurut glicksman 1980 kondisi optimal dalam proses gum memerlukan aerasi tinggi dan suhu constant . Oleh karena itu hasil fermentasi dengan cara tersebut jauh lebih banyak dibandingkan produksi secara alami pada tanaman kubis. Kultur X. Campesins murni, setelah diberi inokulum untuk built up kemudian ditumbuhkan pada tempat pembiakan dan kemudian menggunakan fermentor untuk pembikan yang selanjutnya. Media yang sama terdiri dari karbonhidrat dan beberapa nutrient lain. Nutrient tersebut adalah ion rganic, buffer fosfat, ion magnesium dan sedikit rgani lain .penurunan Ph selama fermentasi terjadi karena pembentukan asam rganic sebagai produk tambahan dan sebagai bagian dari poli sakarida. Jika Ph turun kira-kira 5,0 maka produksi gum xanthan terhenti sama sekali. Oleh sebab itu dalam fermentasi perlu penambahan alkali yang berguna untuk mempertahankan Ph pada selang 6- 7,5 dan suhunya sampai 28 0 C

Diagram alir proses pembuatan gum xanthan

Pengemasan

Gambar skema pembuatan Gum Xanthan Kegunaan Gum Xanthan Penggunaan gum xanthan dalam industri pangan erat dengan sifat fisik yaitu kekenyalan, kestabilan terhadap perubahan panas dan pH serta bersamaan dengan kekentalan tinggi dan daya larut yang baik semuanya berperan sebagai pengental ,penstabil dan bahan pembantu pengolahan. Campuran gum xanthan dan locust bean gun digunakan untuk stabilasi emulsi pada pembuatan keju . selain itu gum xanthan juga pada tingkat penggunaan yang tinggi berguna untuk menghilangkan pulp dan bahan bahan yang membuat keruh dalam beberapa minuman. Karena kestabilan terhadap panas yang khas dengan menggabungkan sifat penstabilan emulsi dan suspending maka gum xanthan dapat digunakan dalam system pengalengan pangan. Disamping itu karena sifat yang khas gum xanthan dalam industri pangan yang lai ndapat digunakan dalam pembekuan pangan dan sebagai bahan pembuat pudding yang baik. Sedangkan penggunaan dalam industri non pangan adalh sebagai textile print pasie thickener dalam industri tekstil.

Kegunaan Gum Xanthan di Industri

o Industri pertanian: sebagai pencampuran pakan serta sebagai pencampuran, pengual, dan karir herbisida dan fungisida o Industri larmasi: penstabil formulasi krim bahan farmasi o Industri Kosmetik: formulasi bahan kosmetik o Industri Kimia: pelapis kertas dan tekstil

GAMBAR PRODUK GUM XANTAN YANG TELAH JADI

Fermentasi Minuman Anggur ( wine) Anggur (atau juga populer disebut dalam bahasa inggris: wine) adalah minuman beralkohol yang dibuat dari sari anggur jenis Vitis vinitera yang biasanya hanya tumbuh di area 30 hingga 50 derajat lintang utara dan selatan. Minuman beralkohol yang dibuat dari sari buah lain yang kadar alkoholnya berkisar di antara 8% hingga 15% biasanya disebut sebagai wine buah (fruit wine). Anggur dibuat melalui fermentasi gula yang ada di dalam buah anggur. Ada beberapa jenis minuman anggur yaitu, Red Wine, White Wine, Rose Wine, Sparkling Wine, Sweet Wine, dan Fortified Wine: Khamir adalah mikrooorganisme yang melakukan fementasi juice buah menjadi wine. Khamir yang umum digunakan dalam fermentasi adalah Saccharomyces sp atau saccharomyces ceriviseae. Khamir ini akan mengubah gula menjadi alkohol dan CO2. Dalam perombakan ini diperlukan pula nutrien yang mendukung pertumbuhan khamir, jika tidak tersedia pada bahan baku. Bahan yang umum dtambahkan adalah amonium fosfat sebagai sumber nitrogen. A. Peralatan yang digunakan dalam fermentasi anggur

Alat utama yang dibutuhkan adalah fermentor. Fermentor dapat berukuran besar atau kecil tergantung kebutuhan. Umumnya fermentor dengan mulut kecil atau dapat ditutup dan ada saluran tempat keluarnya CO2. Saluran ini diperlukan karena fermentasi berlangsung secara anaerob dan jika tidak ada saluran pengeluaran gas, maka gas akan terperangkap di dalam fermentor dan dapat meningkatkan tekanan sehingga mematikan khamir di dalamnya atau jika wadah tidak kuat maka isi akan tumpah karena penutup terbuka ada wadah yang pecah. Fermentor harus mudah dibersihkan dan terhindarkan dari kontaminasi. Hidrometer diperlukan jika kita benar-benar akan membuat wine terutama untuk perdagangan (tapi ingat, saat ini ijin baru untuk membuat minuman beralkohol di Indonesia sudah tidak ada lagi. Jadi ini hanyalah pengetahuan belaka atau untuk penelitian). Hidrometer digunakan untuk mengukur berat jenis, potensial gula dan alkohol). D.Proses Fermentasi Fermentasi wine adalah proses dimana juice anggur bersama-sama dengan bahan yang lain yang diubah secara reaksi biokimia oleh khamir dan menghasilkan wine. Bahan untuk proses fermentasi adalah gula ditambah khamir yang akan menghasilkan alkohol dan CO2. CO2 akan dilepaskan dari campuran wine menuju udara dan alkohol akan tetap tinggal di fermentor. Jika semua gula buah sudah diubah menjadi alkohol atau alkohol telan mencapai sekitar 15% biasanya fermentasi telah selesai atau dihentikan. Selama fermentasi sering ditambahkan nitrogen dan mikro nutrien guna mencegah produksi gas H2S. Jika gas ini muncul akan menyebabkan bau yang tidak enak. Selama fermentasi, cairan yang dihasilkan disebut must. Guna mencegah tumbuhnya bakteri pada must maka dilakukan pengadukan. Must mulai bergelembung pada jam ke 8 20. Tahap awal proses fermentasi ini pada red wine adalah 5 10 hari, white wine 10 15 hari. Setelah tahap awal ini dilanjutkan tahap kedua. Dalam tahap kedua fermentasi, wine dipindahkan ke fermentor yang tidak boleh adanya oksigen masuk. Pada tahap ini akan dihasilkan alkohol dalam kadar yang lebih tinggi. Jika proses fermentasi telah selesai, maka dilakukan proses penjernihan. Dalam proses penjernihan umumnya ditambahan tanin. Tanin akan membantu pembentukan flavor. Proses penambahan tanin ini disbut aging karena setelah ditambahkan wine dibiarkan beberapa lama (dapat sampai berbulan-bulan). Tanin umumnya ditambahkan pada pembuatan red wine. Red wine dibuat dari anggur hitam dan kulitnya tidak dipisahkan dalam proses pembuatanya. Tanin terdapat pada kulit buah, tangkai dan biji.

referensi : wikipedia.com, google.com, Djumali Mangunwidjaja dan Ani Suryani. 1994. Teknologi Bioproses.penebar swadaya:Jakarta Modul rekayasa bioproses Politeknik negeri sriwijaya Posted by heru_santoso.blogspot.com at 03:19 Email This BlogThis! Share to Twitter Share to Facebook

Labels: rekayasa bioproses Reactions:

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post

Home Subscribe to: Post Comments (Atom)

Ads Powered by:KumpulBlogger.com

mau??...FOREDI UNTUK TAHAN LAMA SEX REKOMENDASI BOYKE! Foredi Herbal Oles Rekom Boyke, Resmi BPOM, Aman!

MAU GAJI 20 JUTA ? KERJA 2 JAM MODAL CUMA 95RIBU KUNJUNGI WWW.MCUO.NET

INVESTASI 95 RIBU HASIL 30 JUTA/BULAN, MAU ? KUNJUNGI WWW.MCUO.NET

GASA REKOMENDASI BOYKE UNTUK EREKSI LEBIH KENCENG! GASA Herbal Kapsul Untuk Ereksi Keras, BPOM, Aman

MAU GAJI 20 JUTA ? KERJA 2 JAM MODAL CUMA 95RIBU KUNJUNGI WWW.MCUO.NET

FOREDI ANTI EJAKULASI DINI REKOMENDASI BOYKE! Foredi Herbal Oles Rekom Boyke, Resmi BPOM, Aman!

TAMBAH UKURAN VITAL METODE ARAB SUDAN www.MetodeX.com atau KLIK DISINI

STOP KEPUTIHAN DENGAN TISU MAJAKANI BOYKE Atasi Keputihan, Bau Anyir, Bikin Kesat dan Rapat

INVESTASI 95 RIBU HASIL 30 JUTA/BULAN, MAU ? KUNJUNGI WWW.MCUO.NET

CARA PEMULA DAPAT UANG DARI INTERNET Mudah dan Otomatis Bekerja 24 Jam

LOWONGAN KERJA ONLINE 2012 Menerima Karyawan Baru..Gaji Dibayar 80 - 150 Ribu

MODAL 50.000 COCOK UTK PEMULA HASILKAN 1-2JT/HR. WWW.PEMBURURUPIAH.COM, MENCETAK JUTAWAN INTERNET

KumpulBlogger.com

Followers

Blog Archive 2012 (47) November (13) Industri Asam Sulfat Fluidisasi PERSAMAAN ALIRAN FLUIDA AKIBAT PEMBESARAN DAN PENG... DASAR-DASAR ALIRAN FLUIDA Persamaan Bernoulli AREAMETER PRODUK-PRODUK HASIL FERMENTASI Kinetika Fermentasi Atomic Absorption Spectrophotometer Spektrofotometer Serapan Atom (AAS) PREPARASI SAMPLE PROSES PEMBATUBARAAN APLIKASI FLUIDISASI DALAM INDUSTRI PEMBAKARAN BAT... October (16) June (18) 2010 (1) About Me heru_santoso.blogspot.com View my complete profile selamat datang di blog gw let's share with me... ups klo ad saran or kritik ttg postingan gw silakan di comment...

Share it

Popular Posts Bahan Galian Industri 8. Bahan Galian Industri 8.1 Pendahuluan Bahan galian merupakan mineral asli dalam bentuk aslinya, yang dapat ditambang untuk ... Pengolahan Suhu Rendah BAB III PENGOLAHAN DENGAN SUHU RENDAH 3.1 Pendahuluan Pengolahan dengan suhu rendah bertujuan untuk memperlambat atau menghentik... Teknologi Fermentasi Teknologi ferm e ntasi 8.1 Pendahuluan artinya mendidihkan, yaitu be... Identifikasi Kapang, Khamir dan Bakteri Bakteri Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain . Bakteri... Fermentasi berasal dari bahasa latin ferfere yang

Bomb kalorimeter Prinsip Kerja Bom Kalorimeter Calorimeter bomb merupakan suatu piranti lain yang banyak digunakan untuk penentuan nilai kalo... TEKNOLOGI MODIFIKASI PATI TEKNOLOGI MODIFIKASI PATI 7.1 Pendahuluan sehari-hari. Menurut greenwold dan mun... Pati merupakan zat gizi penting dalam diet

Pengukuran Pencemaran Udara I.Pendahuluan Kebanyakan orang memahami benar mengenai pentingya pengukuran pencemaran udara. Kebanyakan orang awam tidak mengetahu... Peranan Akidah Dalam Kehidupan mahasiswa di Zaman Modern BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah semakin hilangnya batas ruang da... Teknik Pengolahan Limbah Cair PKS Teknik Pengolahan Limbah Cair PKS dengan Sistem Anaerobik Secara konvensional pengolahan limbah di pabrik kelapa sawit (PKS) dilakukan ... INDUSTRI PHENOL DARI PROSES BENZEN SULFONAT Dunia modern yang antara lain ditandai oleh

MAKALAH PROSES INDUSTRI KIMIA INDUSTRI PHENOL DARI PROSES BENZEN SULFONAT D I S U S U N OLEH : Heru Santoso ...

Recent Posts

Recent Comments

Picture Window template. Powered by Blogger.