Anda di halaman 1dari 13

Delvina Ginting

Faritz D Azhar Hanny Narulita

Lukluatun Niswah
Milla Maftuhatun Nimah Siti Mardiyanti

Bismut adalah suatu unsur kimiadalam tabel periodik yang memiliki lambang Bi dan nomor atom 83 Unsur ini paling bersifat diamagnetik dan merupakan unsur kedua setelah raksa yang memiliki konduktivitas termal terendah. memiliki sifat kimia mirip dengan arsen dan antimoni. unsur ini paling bersifat diamagnetik dan merupakan unsur kedua setelah raksa yang memiliki konduktivitas termal terendah.

Logam putih yang putih-kemerahan, kristalin, getas. bismut tidak berbahaya seperti unsur-unsur tetangganya seperti Timbal, Thallium,and Antimon. Tidak larut dalam HCl potensial standarnya 0,2 V. Larut dalam asam pengoksid, seperti HNO3 pekat, dan H2 SO4 pekat. Membentuk ion tervalen dan pentavalen, tapi umumnya tervalen, Bi3+ . Ketika terbakar dengan oksigen, bismut terbakar dengan nyala yang berwarna biru.

Sejarah Bismut
Berasal dari bahasa latin, bisemutun. Pernah disangka sebagai seng dan timbal. Namun pada tahun 1753 claude francois geoffroy menunjukkan unsur iini bukan timbal.

Ketika dibakar dengan oksigen, terbentuk oksida biru asap Memiliki konduktivitas termal kedua setelah merkuri Memiliki hambatan listrik yang tinggi Ketika disimpan dalam lapisan tipis cukup pada substrat, bismuth adalah semikonduktor. tinggi kemurnian bismut dapat membentuk warnawarni khas kristal hopper. Bismut relatif tidak beracun dan memiliki titik lebur yang rendah tepat di atas 271 C.

Bismut stabil untuk kedua dan lembab udara kering di temperatures.Whenbiasa merah-panas itu bereaksi dengan air untuk membuat bismut (III)oksida. 2 Bi + 3H2 O Bi O+ 3 H 2 Bi + H2 O Bi2 O3 + 3 H2 Bereaksi dengan jumlah besar fluor untuk membuatbismut (V) fluoride. 2 Bi + 5F2 2Bi F5 2 Bi + 5 F2 2 Bi F2 bereaksi dengan sejumlah kecil fluorin untuk membuat bismut (III)fluoride. 2 Bi + 3F2 2Bi F3 2 Bi + 3 F2 2 Bi F3 bereaksi dengan yang lain halogenuntuk membuat bismut (III)halida 2 Bi + 3Cl2 2Bi Cl3 2 Bi + 3 Cl2 2 Bi Cl3

Larut dalam pekat asam sulfat untuk membuat bismut (III) sulfat dan belerang dioksida. 6 H2 SO4 + 2 Bi 6 H2 O + Bi2 ( SO4 )3 + 3SO2 6 H2 SO4 + 2 Bi 6 H2 O + Bi2 ( SO4 )3 + 3 SO2 Bereaksi dengan asam nitrat untuk membuat bismut (III) nitrat. Bi + 6 HNO3 3 H3 O + 3 NO2 + Bi ( NO3 )3 Bi + 6HNO3 3 H2 O + 3 NO2 + Bi ( NO3 )3 larut dalam asam klorida tetapi hanya jika ada oksigen hadir. 4 Bi + 3 O2 + 12 HCl 4 Bi Cl3 + 6 H2 O Bi4 + 3 O2 + 12 HCl 4 BiCl3 + 6 H2

H2 S : endapan hitam Bi2 S3 NH3 : garam basa putih dengan berbagai komposisi NaOH : endapan putih Bi(OH)3m KI : endapan hitam BiI3M KCN : endapan putih Bi(OH)3m Natrium tetrahidroksostanat (II) : endapan hitam

Air, air banyak jika ditambahkan larutan garam bismut akan dihasilkan endapan putih garam basa Dinatrium hidrogen fosfat : endapan kristalin putih bismut fosfat Reagensia pirogalol, bila ditambahkan sedikit berlebihan kepada Bi3+ yang sedikit asam dan panas :Endapan kuning bismut pirogalat Reagensia sinkonina-kalium iodida : endapam merah-jingga dalam larutan asam encer Tiourea : Bi3+ kuning, dengan asam nitrat encer 8-Hidroksikuinolina dan KI dalam suasana asam : endapan merah 8-Hidroksikuinolinatetraidobismutat

KEGUNAAN BISMUTH
Bismut oxychloride digunakan dalam bidang kosmetik Bismut subnitrat dan subkarbonat digunakan dalam bidang obat-obatan. Magnet permanen yang kuat bisa dibuat dari campuran bismanol (MnBi) Bismut digunakan dalam produksi besi lunak Bismut sedang dikembangkan sebagai katalis dalam pembuatan acrilic fiber Bismut telah duganakan dalam peyolderan, bismut rendah racun terutama Untuk penyolderan dalam pemrosesan peralatan makanan. Sebagai bahan lapisan kaca keramik

KERUGIAN BISMUTH
Apabila memiliki Kulit yang sensitif apabila menggunakan kosmetik yang mengandung bismuth bisa menyebabkan alergi. Bismuth dapat mengiritasi mata dan kulit.