Anda di halaman 1dari 51

PENGENALAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT

INDONESIAN OIL PALM RESEARCH INSTITUTE


JL. Brigjend Katamso 51, Medan 20158 Tel. 061-7862477, Fax 061-7862488 E-mail : iopri@idola.net.id

Home Page : www.iopri.co.id

KELAPA SAWIT INDONESIA 2004


Total Area Produksi CPO Jumlah Pabrik Konsumsi Domestik Expor Devisa : 5 juta ha : 10.5 juta ton : 220 buah : 3.6 juta ton : 4.17 juta ton : 1.5 miliar USD

PRODUKSI CPO DUNIA 2004


TOTAL 23,516,000 T Indonesia 31.2 %

Malaysia 51.5 %

Ivory coast Ecuador Thailand

Nigeria Indonesia Papua/N Guinea

Colombia Malaysia Other Countries

ESTIMATION OF INDONESIAN OIL PALM PLANTATION AREA AND PRODUCTION (2000 - 2010)

12.000.000

12.000.000 10.000.000

10.000.000

Area (Ha)

8.000.000

8.000.000

6.000.000

6.000.000

4.000.000

4.000.000

2.000.000

2.000.000 0 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010

Total area (ha)

Production (Ton)

Production (Ton)

LAND SUITABILITY

PRODUKSI CPO DUNIA 2001


TOTAL 23,516,000 T Indonesia 31.2 %

Malaysia 51.5 %

Ivory coast Ecuador Thailand

Nigeria Indonesia Papua/N Guinea

Colombia Malaysia Other Countries

ESTIMATION OF INDONESIAN OIL PALM PLANTATION AREA AND PRODUCTION (2000 - 2010)

12.000.000

12.000.000 10.000.000

10.000.000

Area (Ha)

8.000.000

8.000.000

6.000.000

6.000.000

4.000.000

4.000.000

2.000.000

2.000.000 0 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010

Total area (ha)

Production (Ton)

Production (Ton)

LAND SUITABILITY

PABRIK KELAPA SAWIT

PRINSIP PENGOLAHAN KELAPA SAWIT


Sterilisasi tandan buah segar (TBS) Pelepasan buah dari tandan Pengepresan buah untuk mendapatkan minyak Pemurnian minyak Pemisahan serat dan biji Pemecahan biji Pemisahan inti dan cangkang

Penyediaan uap (steam) Pembangkitan listrik Pengolahan air Pengelolaan limbah

UTILITAS

Air

PROSES PENGOLAHAN PABRIK KELAPA SAWIT (PKS) Tandan buah


Bahan Baku Segar (TBS)

Produk Utama

CPO Kernel

Produk Samping

Limbah Cair Limbah Padat (TKS, Serat & Cangkang) Limbah Gas

TANDAN BUAH SEGAR (TBS)

Exocarp Mesocarp Endocarp Kernel

KARAKTERISTIK TIPE KELAPA SAWIT DURA, TENERA DAN PISIFERA


Cangkang, Mesokarp/ Inti/buah, (mm) buah,% % 2-5 1-2,5 Tidak ada 20-65 60-90 92-97 4-20 3-15 3-8

Tipe
Dura Tenera Pisifera

KRITERIA KEMATANGAN BUAH


Kategori Fraksi buah Persyaratan Jumlah brondolan

Fraksi 00 (F-00) Fraksi 0 (F-0) Fraksi 1 Fraksi 2 Fraksi 3 Fraksi 4 Fraksi 5 Brondolan Tandan kosong Buah busuk Panjang tangkai TBS

Sangat mentah (afkir) Mentah kurang matang matang I matang II lewat matang terlalu matang

0.0% maks 3.0% F1+F2 +F3 min 85% maks 10% maks 2.0% maks 10% 0.0% 0.0% maks 2.5 cm

Tidak ada 1-12.5% buah luar 12.5-25% buah luar 25-50% buah luar 50-75% buah luar 1.75% buah luar buah dalam membrondol

Catatan: Dari hasil sampling TBS, diperoleh besaran Nilai Sortasi Panen (NSP) dengan rumus: NSP = -5 (FOO) -1 (FO) + 1 (F1+2+3) + 0.5 (F4) - 1/3 (F5) NSP yang memenuhi syarat adalah 80-100%.

Alur Pasokan Bahan Baku

Pihak Ketiga

TBS Sendiri

Stasiun Pengolahan di PKS


1. St. Penerimaan Buah 2. St. Rebusan 3. St. Penebah 4. St. Kempa 5. St. Pemurnian Minyak 6. St. Pengolahan Biji 7. St. Pembangkit Tenaga 8. St. Penyediaan Air 9. St. Penimbunan Tankos 10. St. Tangki Penimbunan Minyak 11. St. Hopper Inti

Flow Sheet Proses Pengolahan Kelapa Sawit


Fiber Cycl Turbin BPV EFB Hopper Digester Steriliser Threser Screw Press Drab Tank Sludge Tank Strainer CST Oil Tank Kernel Silo Boiler Polishing Nut Cracker Hydro Cycl Nut Cycl Nut Grader Nut Silo Nut Cycl.

Oil Purifier
Vacuum Drier

Kernel Hopper Tangki Timbun

Vibro Screen

Tangki RO

Pre Cleaner

Balance Tank
Slude Separator

Fat Pit

Plant/FFB

IPAL

Material Balance
FFB 10.000 Kg Condensate 3.451 Kg Solid 600 Kg Dilution Water 1.750 Kg Sterilization 12.726 Kg Stripping 8.800 Kg Digestion 7.000 Kg Screening 4.850 Kg Settling Tank 5.150 Kg Oil Purifier 2.125 Kg Vacuum Drier 2.120 Kg Oil Pump 2.100 Kg Moisture 20 Kg Pressing 8.750 Kg Oil-Water 900 Kg Silo Drier 1.575 Kg Desander 3.025 Kg Water 1.100 Kg Nut Crackers 1.480 Kg Cracked nut Blower Hydro Cyclone 2.270 Kg Water 1.100 Kg Kernel Drier 650 Kg Dry Kernel 560 Kg Kernel Storage
Light Shell 310 Kg Shell 520 Kg

Steam 2.726Kg 3 Kg/Cm2

Ex.Steam 475 Kg
EFB 2.200 Kg Total 2.880 Kg
Fibre 1925 Kg

Steam 400 Kg

Depericarper 3.500 Kg

Water & Dirt 5 Kg

Separator 3.000 Kg Nozzle Discharge

Sand 25 Kg

2.100 Kg

Storage Tank

Effluent

Energy Balance
1500 rpm
Listrik 750 KVA 893 HP 1040 Amp
STASIUN PENGOLAH GENSET

5000 rpm
TURBIN
Fiber Cyclone

Steam

3 kg/cm2
Steam BPV

20 kg/cm2
260 280
oC

Nut Cyclone I

Fiber 90.000 Kg

BOILER

Nut Grader

Steam

Cracked Nut Blower Shell 40.500 kg

Ex.Steam

Hydro Cyclone
STERILIZER

Condensate

LOADING RAMP

STERILISASI TBS
Pemanasan dengan uap (steam) tekanan 3 kg/cm2 selama 90 menit

Melunakkan buah Memudahkan pelepasan buah Inaktifasi enzim Mengurangi kadar air

TUJUAN

Proses Sterilisasi Triple Peak


10 11 Tekanan (kg/cm2) 9

12
13

14

7 6 3, 4, 5 8

2 1
I 3 I 12

15

I 10

I 23

I 25

I 45

I 46

I 47

I 66

I 67

I 87

I I 90 95

Waktu (menit)

SIKLUS PEREBUSAN TRIPLE PEAK


No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Inlet Open Open Close Close Close Close Close Open Close Close Close Close Close Close Close Condensate Close Close Open Open Open Close Open Open Close Open Close Close Close Open Open Close Close Close Open Close Close Close Open Close Close Close Close Close Close Open Deaeration Maintain Peak 1 Condensate Blow down Blow Down Peak 3 Deaeration Maintain Peak 2 Condensate Blow down Blow Down Peak 2 Maintain Peak 3 (I) Condensate Blow down Maintain Peak 3 (II) Condensate Blow down Maintain Peak 3 (III) Condensate Blow down Final Blow Down Exhaust Process Pressure (Kg/Cm2) 0 1,5 < 0,5 0 0 2 < 1,7 0 3 2,8 3 2,8 3 2,7 0 Times (minutes) Holding 3 7 1 1 2 9 1 1 20 1 20 1 20 3 5 Total 3 10 11 12 14 23 24 25 45 46 66 67 87 90 95

Total cycle completes

95

P E L E P A S A N B U A H

Pengisian TBS ke HOPPER THRESHER Pemipilan TBS oleh THRESHER


Distribusi Buah dari thresher ke Digister melalui FRUIT ELEVATOR

PENGEPRESAN BUAH
Menggunakan double screw press

Hasil : Minyak kasar Campuran serat dan biji

PEMURNIAN MINYAK
Pemisahan minyak, air dan lumpur (sludge) dengan DECANTER Penghilangan kotoran dan air dengan OIL PURIFIER Penghilangan air dengan VACUUM DRIER

P E N G O L A H A N

Pemisahan serat dan biji dengan DEPERICARPER


Pemecahan biji dengan NUT CRACKER
Pemisahan inti dan cangkang dengan HYDROCYCONE atau CLAY BATH

B I J I

STANDAR MUTU CPO


Asam Lemak Bebas (ALB) < 4.5 % Kadar Air dan Kotoran < 0.45 %

STANDAR TEKNIS OPERASIONAL KERJA


No 1 2 3 4 5 Uraian Tekanan perebusan Masa rebus Triple peak Pola rebusan Suhu massa dalam digester Tekanan kerja Double Pressing 1. First Pressing 2. Second Pressing 6 7 8 9 10 11 Suhu kerja stasiun klarifikasi Tekanan vacuum dryer Suhu hot water tank Pemakaian air pengencer screw press thd TBS Kebutuhan air stasiun klarifikasi thd TBS Kebutuhan air pabrik tiap ton TBS Bar Bar
0C

Satuan Kg/cm2 Menit Puncak


0C

Persyaratan 2,8 3 85- 95 3 90 -95 30 40 40 -50 90 95 50 90 95 15 - 20 5 10 1,2 1,5

TOR
0C

% % M3

12

Kebutuhan listrik tiap ton TBS

Kwh

15 17

Lanjutan
No
13 14

Uraian
Kebutuhan uap tiap ton TBS Suhu nut silo : Atas : Tengah

Satuan
Kg
0C 0C

Persyaratan
500 600 70 60

: Bawah
15 Nut cracker : Fraksi kecil (< 13 mm) : Fraksi sedang (< 13 15 mm) : Fraksi Besar (> 15 mm)

0C

50
1400 1300 1250

rpm rpm Rpm

: Efisiensi
Ripple mill 16 : Efisiensi Suhu kernel dryer a. Sistem Basah : Atas

%
%
0C 0C 0C 0C 0C 0C

>95
>98 60 70

: Tengah
: Bawah b. sistem Kering : Atas : Tengah : Bawah

70 80
50 60 60 70 60 - 70 50 - 60

Hardware PKS
Status Komponen

Import
Motor Crane Rantai

Lokal
Konstruksi St. Loading Ramp Konstruksi St. Rebusan Konstruksi St. Penebah

Decanter
Sludge Separator Oil Purifier Vacuum Drier

Konstruksi St. Kempa


Konstruksi St.Clarifikasi Konstruksi St. Pengolahan Biji Konstruksi St. Pemurnian Air

Flow meter oil


Boiler Turbin Uap & Genset PLC Sterilizer

Konstruksi Conveyor
Konstruksi Tangki-tangki minyak Konstruksi Tangki-tangki air Konstruksi St. Penimbunan Tankos

Timbangan
Sistem hidrolis Calorifier (Heat Exchanger)

Instalasi Pipanisasi
Instalasi kelistrikan

SYARAT TEKNIS AIR PELAYANAN BOILER


Karakteristik Air ph Alkalinitas PI Alkalinitas PR Alkalinitas Total Satuan ppm ppm ppm 7,5 9,5 20 Syarat Air umpan Air ketel 10,3 11,5 Max. 300 Max. 300 Max. 700

Kesadahan total
D.M values (tannis index) T.D.S Silika (sebagai SiO2)

ppm
ppm ppm

Max. 10
Max. 100 Max. 120

12 16 Max. 2500

KAPASITAS OLAH PKS


Pabrik Kelapa Sawit :
1. PKS Mini 2. PKS Standar 3. PKS Besar : Kapasitas Olah 1 15 ton TBS/Jam : Kapasitas Olah 30 - 60 ton TBS/Jam : Kapasitas Olah

60 ton TBS/Jam

PRE AND WATER TREATMENT PLANT

Settling Tank

To Water service

Vesel Screen I

Vesel Screen II

Well Pump Storage Tank Pump Pump Tower Dosing Pump

Sungai Tawas + Soda Ash Steam of Boiler

To Boiler
Elevated Feed Water Tank Vacuum Deaerator

Chemical Pump Internal Treatment

Feed Tank
Feed Pump Vacuum Pump

Chemical Tank Anion

Anion Exchanger

Degasifier Tank
Pompa Degasifier

Kation Exchanger

Chemical Tank Kation Tower Pump

INVESTASI PABRIK
Kap. 1 TON tbs/jam Kap. 30 TON tbs/jam Kap. 60 TON tbs/jam ~ Rp. 1,3 miliar ~ Rp. 45 miliar ~ Rp. 80 miliar

PENGOLAHAN LIMBAH
Limbah Cair Land Aplication (-)

Limbah Padat : a. TKS Mulsa b. Serat Bahan Bakar utama Boiler c. Cangkang Bb. Boiler & P. kakao Limbah Gas Belum Dimanfaatkan

PENGELOLAAN LIMBAH KELAPA SAWIT YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN

PUSAT PENELITIAN KELAPA SAWIT


JL. Brigjend Katamso 51 Medan 20158 Tel. 061-7862477, Fax 061-7862488 E-mail : iopri@idola.net.id Home Page : www.iopri.co.id

LIMBAH KELAPA SAWIT


PRODUKSI LIMBAH SETIAP TON CPO
4 m3 Limbah Cair PKS (LCPKS)
1,1 Ton Tandan Kosong Sawit 0,7 Ton Serat Mesokarp 0,35 Ton Cangkang Sawit Asap dan gas buang

BAKU MUTU LIMBAH CAIR PKS


Debit limbah maksimum = 2.5 m 3 per ton CPO Parameter BOD COD TSS Oil & Fat N-Total pH
Source: BAPEDAL (1995)

Kadar maksimum (mg/l) 100 350 250 25 50

Beban pencemaran maks. (kg/ton) 0.25 0.88 0.63 0.063 0.125 6.0 9.0

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PKS


SISTEM KOLAM DENGAN AERATOR

K. PENGASAMAN (5 HARI)

LIMBAH CAIR PKS SEGAR

K. AEROBIK (15 HARI)

K. SEDIMENTASI (7 HARI)

K. ANAEROBIK PRIMER II (35 HARI)

K. ANAEROBIK SEKUNDER II (35 HARI)

SUNGAI

K. ANAEROBIK PRIMER I (35 HARI)

K. ANAEROBIK SEKUNDER I (35 HARI)

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PKS


SISTEM KOLAM DENGAN ALGA

K. PENGASAMAN (5 HARI)

LIMBAH CAIR PKS

K. FAKULTATIF (20 HARI) K. ANAEROBIK PRIMER II (35 HARI) K. ANAEROBIK SEKUNDER II (35 HARI)

K. ALGA I (15 HARI)

K. ALGA II (15 HARI)

SUNGAI

K. ANAEROBIK PRIMER I (35 HARI)

K. ANAEROBIK SEKUNDER I (35 HARI)

KOMPOSISI LCPKS
Source Fat-pit Acidification Pond Primary Anaerobic Pond Second. Anaerobic Pond Aerobic Pond Sedimentary Pond WPH (day) 5 75 35 15-21 2 BOD (mg/l) 25,000 25,000 3,5005,000 2,0003,500 100200 100150 N (mg/l) 500900 500900 675 450 80 4070 P (mg/l) 90140 90140 90110 6285 515 315 K (mg/l) 1,0001,975 1,0001,975 1,0001,850 8751,250 420670 330650 Mg (mg/l) 250340 250340 250320 160215 2555 1740

LCPKS TIDAK BERACUN

MASALAH

Diperlukan lahan yang luas untuk kolam limbah (5-7 ha) Biaya investasi tinggi Biaya pemeliharaan tinggi Sering terjadi pendangkalan Nutrisi terbuang

SOLUSI: APLIKASI LAHAN (LAND APPLICATION)

PEMANFAATAN LIMBAH CAIR PKS


UNTUK APLIKASI LAHAN

Tujuan:
Untuk meningkatkan produktivitas Memanfaatkan nutrisi Mengurangi pencemaran BOD < 5000 mg/l Perlu penelitian untuk memperoleh izin Bapedal
cukup dengan monitoring oleh Badan berwenang

Sistem Flatbed

Flatbed Parit limbah Gawangan panen

Flatbed

(2.5 m x 1.5 m x 0.25 m)

PENGARUH TERHADAP PRODUKSI TBS


PARAMETER
TBS (kg/ha/th) Jumlah Tandan (tandan/ha/th) Bobot Tandan (kg/tandan)

PORIM
25,8 (160) -

EBOR RS
20,8 (114) -

UNITED GUTHRIE PLANTATION


28,8 (129) 987,0 (111) 31,8 (116) 1264,0 (104) 25,2 (103)

PPKS
36,6 (136) 1105 (129) 32,2 (106)

21,1 (103)

KEUNTUNGAN
Memperbaiki sifat kimia dan fisika tanah Tidak mencemari air tanah di sekitar lokasi aplikasi Aplikasi LCKS pada tanaman umur 21 th dengan dosis 12,66 mm ECH LCKS/BLN dan dosis pupuk 50% standar kebun dapat meingkatkan produksi 36% Menghemat biaya pemupukan sekitar 45%

APLIKASI TKS UNTUK MULSA


KETERSEDIAAN 120 ton/hari untuk PKS kap. 30 t TBS/jam NILAI 1 ton TKS = 3 kg urea 0,6 kg RP 12 kg KCl 2 kg Kies

TKS

42.8% C 0.22% P2O5 10 ppm B

2.9% K2O 0.3% MgO 23 ppm Cu

0.8% N

51 ppm Zn

KEUNTUNGAN
Menghemat pupuk 50% Meningkatkan
produksi TBS 10 - 34% stabilitas agregat aktivitas mikroba tanah kapasitas penahanan air aerasi tanah K, Mg, dan Ca