Anda di halaman 1dari 1

asa akankah selalu nyata padaku, pada dunia?

yeah, nyaris aku putus asa asaku melemah, seperti tubuhku yang lelah merebah seperti ragaku yang sulit tabah asa yang meredup seredup mataku kini entahlah, aku tak tahu aku tak mengerti dan sedikitpun tak kupahami hening, ketika aku bicara pada hatiku pada jiwaku pada asaku sepi, ketika kusapa lirih batinku kuhembuskan nafas ke relung mimpiku yeah, aku merunduk seperti rumput tersapu angin aku meluluh seperti gula digilas air bisu? hanya itu? sudut bibirku tersenyum kelu