Anda di halaman 1dari 17

hk am

1 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u ep
dengan telah

PUTUSAN

b
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA perdata pada peradilan tingkat pertama, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam ROKHIM HADI RANGGA , alamat Jl. Progo Nomor 7 Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Dalam hal ini memberikan kuasa kepada R. SURYO SUPRAPTO, S.H..

ah

gu

perkara antara :

Advokat/ Pengacara yang berkantor di Jl. Progo Nomor 9 Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 19 Maret 2012 yang M E L A W AN : untuk selanjutnya disebut sebagai PENGGUGAT.

ng

Pengadilan Negeri Pekalongan yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara

Nomor : 17 / Pdt.G / 2012 / PN.Pkl.

am

1. PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Pekalongan beralamat Jl. WR. Supratman Nomor 6 Pekalongan yang untuk selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT I. 2. Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekalongan, beralamat Jl. Sriwijaya Nomor 1 Pekalongan yang untuk selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT II. Pengadilan Negeri tersebut ; Telah membaca berkas perkara ;

ah k

Setelah mendengar keterangan para saksi dan kedua belah pihak yang berperkara ;

Setelah membaca dan mempelajari surat-surat bukti ; TENTANG DUDUKNYA PERKARA

Menimbang, bahwa Penggugat dengan surat gugatannya tertanggal 20 Maret 2012,

yang diregister di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Pekalongan dengan Register perkara Nomor: 17/Pdt.G/2012/PN.Pkl mengemukakan hal-hal sebagai berikut : 1 (Enam ratus juta Dan rupiah) Penggugat perjanjian memperpanjang setiap Bahwa Tergugat I telah memberikan fasilitas kredit (pinjaman) sebesar Rp. 600.000.000,-

ah

diperpanjang. perpanjangan; 2

lik
sebanyak 2

tahunnya

Bahwa untuk menjamin pembayaran pinjaman kredit tersebut Penggugat telah 1) Tanah SHM no. 00173 luas 891 m2 diatasnya terdapat bangunan untuk showroom kendaraan a.n. Rochim Hadi Rangga berlokasi di Desa Kutosari Sebelah utara Sebelah barat Sebelah timur Sebelah selatan : Tanah milik Tulus Muktiasih

ka

menjaminkan kepada Tergugat I sebagai berikut:

ah

Kec. Doro Kab. Pekalongan, dengan batas-batas :

ep

ub

ng

: Jalan Raya Doro - Kutosari : Sawah

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 1

: Tanah milik H. Samsudin

es

In do ne si
dapat (dua) kali

A gu ng

ub lik

In do ne si a

hk am

2 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Selanjutnya mohon disebut sebagai TANAH OBYEK SENGKETA

pinjaman Penggugat mulai macet pada tahun 2010. Namun demikian Penggugat tetap membayar bunga selama 1 tahun lebih;

4 Bahwa Penggugat masih mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan pinjaman kredit tersebut kepada Tergugat I dengan harapan jaminan milik Penggugat dapat diambil dan diserahkan Penggugat, namun Tergugat tidak menanggapi dengan baik Tergugat II akan melaksanakan lelang eksekusi terhadap barang jaminan milik Penggugat dengan harga limit yang telah ditetapkan oleh Tergugat II yaitu: Tanah SHM no. 00173 luas 891

bahkan atas perintah Tergugat I kepada Tergugat II pada tanggal 21 Maret 2012

ah

showroom kendaraan a.n. Rochim Hadi Rangga berlokasi di Desa Kutosari Kec. Doro Kab. Pekalongan dengan harga limit sebesar Rp. 550.000.000,(Lima ratus lima puluh juta rupiah) ;

am

5. Bahwa atas penetapan harga limit tersebut dari Tergugat II maka Penggugat merasa tanah/standar dan asas kepatutan sebab apabila dirinci harga tanah tersebut di

ah k

Tanah SHM no. 00173 luas 891 m2 berlokasi di Desa Kutosari Kec. Doro Kab. Pekalongan apabila menurut harga pasaran adalah sebesar Rp. 1.200.000,- (Satu juta dua ratus ribu rupiah) per meter persegi sehingga kalau dihitung harga ratus ribu rupiah) belum termasuk nilai bangunan ; tanah tersebut Rp. 1.069.200.000,- (Satu milyar enam puluh sembilan juta dua

6. Bahwa akibat perbuatan Tergugat II atas perintah Tergugat I yang akan melelang obyek jaminan milik Penggugat yang ditetapkan harga limit di bawah harga pasar/standar maka berakibat Penggugat mengalami kerugian sebagai berikut: a KERUGIAN MATERIIL. berupa;

ah

Kehilangan aset milik Penggugat yang apabila dinilai berdasarkan harga standar/ ribu rupiah), setelah dikurangkan dengan pelunasan sebesar Rp. 600.000.000,ribu rupiah)

ka

ah

b KERUGIAN IMATERIIL, berupa;

menderita tekanan batik serta mengalami depresi, atas dasar itulah Penggugat

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 2

beberapa kali hingga lelang akan dilakukan oleh Tergugat II membuat Penggugat

ng

dipermalukan dan dicemarkan nama baiknya dengan adanya pengumuman lelang

es

Bahwa atas perbuatan Tergugat I dan Tergugat II maka Penggugat merasa

ep

sehingga menjadi Rp. 469.200.000,- (Empat ratus enam puluh sembilan juta dua ratus

ub

pasaran tersebut Rp. 1.069.200.000,- (Satu milyar enam puluh sembilan juta dua ratus

lik

In do ne si

pasaran atau berdasarkan harga standar adalah sebagai berikut:

A gu ng

ep

dirugikan karena penetapan harga limit tersebut tidak sesuai dengan harga pasaran

ub lik

m2 diatasnya terdapat bangunan untuk

In do ne si a

3 Bahwa oleh karena usaha Penggugat mengalami penurunan, sehingga angsuran

gu

ng

ep u

hk am

3 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id menuntut kerugian imateriil kepada Tergugat I dan Tergugat II sebesar Rp.

7. Bahwa agar gugatan dari Penggugat tidak sia-sia mendasarkan pada pasal 227 HIR, maka Penggugat mohon kepada Pengadilan Negeri Pekalongan agar meletakkan SITA

JAMINAN (conservatoir beslaag) atas TANAH OBYEK SENGKETA yang merupakan barang jaminan milik Penggugat yang berupa: Tanah SHM no. 00173 luas 891 m2 a.n. Rochim Hadi Rangga berlokasi di Desa Kutosari Kec. Doro Kab. Pekalongan.

ah

Demikian berdasarkan fakta-fakta tersebut di atas dengan segala kerendahan hati Pekalongan agar berkenan memberikan putusan sebagai berikut:

perkenankan Penggugat mengajukan permohonan kepada Ketua Pengadilan Negeri 1 Menyatakan bahwa tindakan / perbuatan yang dilakukan oleh Tergugat II atas

perintah Tergugat I, yang telah menetapkan harga limit tidak sesuai dengan harga pasaran/standar setempat dan bertentangan dengan ASAS KEPATUTAN adalah merupakan perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan Penggugat menderita bersangkutan;

am

ah k

dimaksud pada fiindamentum petendi/posita nomor 6 huruf a dan b dalam perkara 3 Menghukum Tergugat I dan Tergugat II secara tanggung renteng membayar puluh sembilan juta dua ratus ribu rupiah) dan kerugian imateriil sebesar Rp. 100.000.000,- (Seratus juta rupiah) untuk seketika dan sekaligus ; Penggugat yang berupa:

kerugian materiil kepada Penggugat sebesar Rp. 469.200.000,- (Empat ratus enam

4 Menyatakan sah dan berharga sita jaminan terhadap barang-barang jaminan milik

ah

A gu ng

ini;

showroom kendaraan a.n. Rochim Hadi Rangga berlokasi di Desa Kutosari Sebelah utara Sebelah barat Sebelah selatan Sebelah timur : Tanah milik Tulus Muktiasih : Tanah milik H. Samsudin : Sawah

ka

ah

cukup, serta mengingat ketentuan dalam Pasal 180 HIR maka Penggugat mohon kepada Pengadilan Negeri Pekalongan agar p utusan dalam perkara ini dapat

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 3

es

5 Bahwa oleh karena gugatan dari Penggugat didasarkan atas alat-alat bukti yang

ep

: Jalan Raya Doro - Kutosari

ub

Kec. Doro Kab. Pekalongan, dengan batas-batas :

lik

Tanah SHM no. 00173 luas 891

m 2 diatasnya terdapat bangunan untuk

In do ne si

2 Menyatakan bahwa ganti rugi materiil dan imateriil Penggugat sebagaimana

ep

kerugian secara materiil dan imateriil yang harus mendapat ganti rugi dari yang

ub lik

In do ne si a

100.000.000,- (Seratus juta rupiah) ;

gu

ng

ep u

hk am

4 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id dijalankan lebih dahulu/uitvoorbaar bij voorraad walaupun Para Tergugat mohon

6 Menghukum Para Tergugat untuk membayar biaya dalam perkara ini. 7 8 ATAU:

Apabila Pengadilan Negeri Pekalongan berpendapat lain agar berkenan memberikan

putusan yang seadil-adilnya.

kuasanya R. SURYO SUPRAPTO, S.H.. Advokat/ Pengacara berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 19 Maret 2012. sedangkan Tergugat I hadir kuasanya MUSTIKA CANDRA

ah

KUSUMA berdasarkan Surat Kuasa Nomor : 1099-KC.VIII/HKM/03/2012 tertanggal 26 Nomor ST-236/WKN/09/KNL.04/2012 tertanggal 13 April 2012 ;

Maret 2012, sedangkan Tergugat II hadir kuasanya ENY SUSANTI berdasarkan surat tugas Menimbang, bahwa selanjutnya sesuai dengan PERMA No. 1 Tahun 2008 Majelis

gu

Menimbang, bahwa pada hari persidangan yang telah ditetapkan Penggugat hadir

am

memberitahukan kepada para pihak yang berperkara supaya melakukan upaya damai melalui proses mediasi ; Menimbang, bahwa selanjutnya para pihak yang berpekara telah sepakat menunjuk LULUK WINARKO, S.H. sebagai Mediator dalam perkara ini, namun mediasi tersebut tidak berhasil mencapai kesepakatan;

ah k

ep

Menimbang, bahwa oleh karena penyelesaian secara damai tidak berhasil maka

Tergugat I dan Tergugat II masing-masing mengajukan jawaban;

persidangan pada tanggal 22 Mei 2012 yang pada pokoknya sebagai berikut :
A DALAM EKSEPSI :

ah

1.

Bahwa

ka

ah

ep

2.

Bahwa

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 4

3.

Bahwa

Oleh karena itu gugatan Penggugat atas keberatan eksekusi lelang tersebut adalah keliru, mengingat keberatan tersebut seharusnya diajukan dalam bentuk perlawanan sebelum pelelangan dilaksanakan bukan dalam bentuk gugatan.

ng

es

Sesuai yurisprudensi Mahkamah Agung RI No. 679 K/Sip/1974 tanggal 31 Agustus 1977 dengan tegas dinyatakan bahwa keberatan terhadap suatu pelelangan sudah seharusnya diajukan berupa perlawanan sebelum pelelangan dilaksanakan dan bukan sebaliknya. Lebih lanjut sesuai yurisprudensi Mahkamah Agung RI No. 1261 K/Sip/1979 tanggal 15 April 1981 disebutkan bahwa suatu gugatan terhadap lelang yang diajukan setelah pelaksanaan/eksekusi lelang, maka gugatan dimaksud secara yuridis tidak dapat diterima

ub

Mencermati inti permasalahan dalam gugatan Penggugat tertanggal 20 Maret 2012 yang terdaftar di register PN Pekalongan dengan tanggal yang sama adalah keberatan terhadap parate eksekusi lelang atas SHM No. 00173 atas nama Rochim Hadi Rangga yang telah dilaksanakan tanggal 30 Desember 2010, 21 Oktober 2011 dan 21 Maret 2012.

lik

KEBERATAN TERHADAP EKSEKUSI LELANG SEHARUSNYA DIAJUKAN DALAM BENTUK PERLAWANAN SEBELUM LELANG DILAKSANAKAN

A gu ng

pemeriksaan perkara dilanjutkan dengan membacakan surat gugatan Penggugat;

Menimbang, bahwa setelah Penggugat mengatakan tetap pada gugatannya maka

Menimbang, bahwa Tergugat I telah mengajukan jawabannya yang diterima di

In do ne si

ub lik

In do ne si a

verzet, banding dan kasasi;

ng

ep u

hk am

5 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Maka : Berdasarkan Eksepsi tersebut diatas, Tergugat I memohon kepada Majelis
Hakim Pengadilan Negeri Pekalongan yang memeriksa perkara ini untuk memutus eksepsi ini lebih dahulu sebelum memeriksa pokok perkaranya dengan menolak gugatan Penggugat yang demikian atau setidak-tidaknya menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima.

ep u ep R

b
B DALAM POKOK PERKARA

ah

gu

Bahwa Bahwa Bahwa Bahwa

am

Bahwa

Bahwa

ah

A gu ng

Bahwa

Bahwa

ka

Bahwa

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 5

Bahwa

ng

Dalam perkembangannya Penggugat tidak dapat memenuhi kewajiban pada Tergugat I sesuai yang diperjanjikan. Hal ini terbukti dengan adanya surat-surat peringatan yang telah dikirimkan Tergugat I kepada Penggugat sebagai berikut : a Surat No. B. 1874-VIII-KC/ADK/2010 tanggal 19 Mei 2010 perihal Surat Peringatan I. b Surat No. B. 3169-VIII/KC/ADK/08/2010 tanggal 23 Agustus 2010 perihal Surat Peringatan II. c Surat No. B. 3523-VIII/KC/ADK/08/2010 tanggal 23 September 2010 perihal Surat Peringatan III. Berdasarkan uraian tersebut diatas, maka Penggugat telah dapat dikategorikan sebagai wan prestasi/cidera janji karena tidak memenuhi kewajibannya sesuai

ah

ep

ub

Penggugat telah mengakui memiliki hutang berdasar perjanjian kredit yang dijamin dengan SHM milik Penggugat yang diikat dengan Hak Tanggungan. Pengakuan yang demikian adalah sudah benar dan sesuai dengan bukti-bukti hukum yang akan Tergugat I sampaikan dalam persidangan ini, oleh karenanya dengan pengakuan tersebut tidak perlu dibuktikan lagi benar tidaknya hutang Penggugat kepada Tergugat I Untuk memperjelas permasalahan dengan benar sesuai fakta - fakta hukum yang dikuatkan dengan bukti-bukti yang kebenarannya tidak dapat disangkal lagi, akan Tergugat I terangkan dan jelaskan duduk perkaranya sebagai berikut : Tergugat I telah memberikan fasilitas kredit kepada Penggugat dan Istri (Debitur) sebesar Rp. 600.000.000,- (enam ratus juta rupiah) sesuai dengan perjanjianperjanjian kredit sebagai berikut : a Akta Notariil Perjanjian Kredit Dengan Pemberian Jaminan No. 19 tanggal 27 November 2008. b Akta Notariil Perjanjian Perpanjangan Kredit No. 02 tanggal 07 Desember 2009. Terhadap fasilitas kredit tersebut, Penggugat telah menyerahkan sebagai jaminan berupa SHM (agunan kredit) dan telah diikat secara nyata dengan Hak Tanggungan yang dilakukan oleh pejabat yang berwenang dan sesuai ketentuan yang berlaku, yaitu SHM No. 00173/Kutosari an Rochim Hadi Rangga yang telah dibebani Hak Tanggungan peringkat I dan telah diterbitkan Sertifikat Hak Tanggungan No : 01684/2008 tanggal 19 Desember 2008 berdasarkan APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan) No : 175/HT/Dr/XI/2008 tanggal 27 November 2008. Dengan demikian terlihat jelas bahwa pengikatan atas agunan kredit tersebut adalah sah dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

ah k

lik

es

In do ne si

ub lik

Apabila Majelis Hakim yang terhormat berpendapat lain, Tergugat I dengan ini mengemukakan Jawaban dalam pokok perkara sebagai berikut : Hal-hal yang telah dikemukakan dalam Eksepsi mohon dianggap telah pula dikemukakan dalam Pokok Perkara. Tergugat I menolak dengan tegas semua dalil-dalil yang dikemukakan oleh Penggugat, kecuali yang secara tegas diakui oleh Tergugat I. Dari sekian banyak uraian gugatan Penggugat, tampak bahwa dalil-dalil yang dikemukakan oleh Penggugat tidak mempunyai dasar yuridis yang jelas , sehingga sangatlah berdasarkan hukum apabila dalil - dalil tersebut DITOLAK dan TIDAK PERLU DIPERTIMBANGKAN.

In do ne si a

ng

hk am

6 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id kesepakatan dalam perjanjian.
Dengan demikian, Tergugat I telah memiliki hak dan kewenangan untuk dapat melakukan pelelangan atas agunan kredit tersebut secara parate eksekusi. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan pada Pasal 6 UU No. 4 tahun 1996 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah, yang menyatakan bahwa Apabila debitur cidera janji, pemegang hak tanggungan pertama mempunyai hak untuk menjual obyek hak tanggungan atas kekuasaan sendiri melalui pelelangan umum serta mengambil pelunasan piutangnya dari hasil penjualan tersebut. Dalam rangka persiapan lelang atas agunan kredit tersebut, telah dilakukan pengumuman rencana lelang baik yang ditempel di papan pengumuman/ selebaran maupun yang diumumkan melalui surat kabar. Disamping itu, Tergugat I juga telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada yang bersangkutan perihal rencana lelang sesuai dengan surat No. B. 958/KC-VIII/ ADK/03/2012 tanggal 09 Maret 2012 perihal Pemberitahuan Pelaksanaan Eksekusi Lelang. Setelah melalui proses persiapan lelang sebagaimana tersebut diatas, telah dilakukan pelelangan atas agunan kredit tersebut dengan bantuan Tergugat II pada tanggal 30 Desember 2010, 21 oktober 2011 dan 21 Maret 2012, dengan hasil SHM agunan kredit tersebut tidak laku terjual lelang. Tergugat I menolak dengan tegas dalil Penggugat pada positanya butir 1 yang menyatakan jika Tergugat I memberikan fasilitas kredit kepada Penggugat dengan perjanjian setiap tahunnya dapat diperpanjang. Bahwa yang benar adalah jika memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku pada Tergugat I, maka pinjaman atau fasilitas kredit tersebut dapat dipertimbangkan untuk diperpanjang. Tergugat I menolak dengan tegas dalil posita gugatan Penggugat butir 3. Bahwa yang dimaksud dengan Penggugat tetap membayar bunga selama 1 tahun adalah pada saat usaha Penggugat masih berjalan. Sejak Februari 2010, Penggugat tidak pernah lagi melakukan kewajibannya membayar bunga maupun melunasi pinjaman pokoknya sampai dengan sekarang. Tergugat I menolak dengan tegas dalil-dalil posita dalam gugatan Penggugat butir 4 dan butir 5 serta petitum butir 1 yang menyatakan penentuan harga limit oleh Tergugat I dirasa tidak sesuai dengan harga pasaran tanah/standard dan tidak sesuai dengan asas kepatuhan. Hal tersebut hanyalah interpretasi pribadi Penggugat semata tanpa ada dasarnya. Sebagaimana Pasal 35 ayat 2 Peraturan Menteri Keuangan No. 93/PMK.06/2010 tanggal 23 April 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang disebutkan bahwa Penetapan Harga Limit menjadi tanggung jawab Penjual/Pemilik Barang. Dalam hal ini tidak ada satu ketentuanpun yang menyatakan bahwa harga limit harus disepakati antara bank dan pemilik agunan. Dan penilaian yang dilakukan oleh Tergugat I tersebut telah dilaksanakan dengan benar sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta berdasarkan bukti penilaian yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalil Penggugat hanyalah interprestasi pribadi yang tidak berdasar yuridis sama sekali. Tergugat I menolak dengan tegas dalil posita gugatan Penggugat butir 6 serta petitum butir 2 dan butir 3. Hal tersebut sangatlah mengada-ada dan tidak ada dasar hukumnya. Yang terjadi sebenarnya adalah Penggugat yang merugikan Tergugat I karena tidak memenuhi kewajibannya kepada Tergugat I. Oleh karena itu, permintaan Penggugat tentang permintaan ganti rugi materiil dan imateriil sangat tidak layak untuk dikabulkan oleh Majelis Hakim. Tergugat I menolak dengan tegas dalil posita butir 7 dan petitum butir 4 gugatan Penggugat agar meletakkan sita jaminan terhadap agunan kredit. Terlihat jelas bahwa pengikatan atas agunan kredit adalah sah dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Hal ini tegas dinyatakan dalam Himpunan Tanya Jawab tentang Hukum Perdata yang diterbitkan Mahkamah Agung RI Cetakan II tahun 1986 yang menyatakan bahwa Sita Jaminan Atas barang yang sudah lebih dahulu dijaminkan pada pihak lain, baik secara fiduciare maupun secara hipotik harus ditolak.

ep u ep R

b
Bahwa

ah

Bahwa

ah k

am

Bahwa

Bahwa

ah

A gu ng

Bahwa

Bahwa

ka

ah

Bahwa

ep

ub

Bahwa

lik

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 6

es

In do ne si

ub lik

In do ne si a

gu

ng

hk am

7 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Selanjutnya sesuai Putusan Mahkamah Agung RI No. 394 K/Pdt/1984 tanggal 5
Juli 1985 yang merupakan yurisprudensi dengan tegas juga menyatakan bahwa : Barang-barang yang sudah dijadikan jaminan hutang kepada Bank Rakyat Indonesia tidak dapat dikenakan consevatoir beslag . Sehubungan dengan hal-hal tersebut diatas telah cukup jelas bahwa tidak ada satupun alasan maupun dasar hukum untuk menyatakan bahwa Tergugat I telah melakukan perbuatan yang merugikan Penggugat serta bertentangan dengan hukum, sehingga seluruh posita dan petitum gugatan Penggugat harus ditolak.

ep u ep R

b
Bahwa Maka

ah

am

Menimbang, bahwa Tergugat II telah mengajukan jawaban yang diterima di persidangan pada tanggal 22 Mei 2012 yang pada pokoknya sebagai berikut : DALAM EKSEPSI

ah k

ka

3. Eksepsi Gugatan Kabur / Obscuur Libel

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 7

es

4 Dengan demikian jelas bahwa hal ini mengakibatkan Gugatan Penggugat dalam perkara a quo menjadi kurang sempurna. Oleh karena itu, berdasarkan Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 1424K/Sip/1975 tanggal 8 Juni 1976 tentang gugatan yang hams ditujukan kepada pemerintah pusat, maka gugatan Penggugat harus dinyatakan tidak dapat diterima seluruhnya (Niet Ontvankelijk Verklaard).

ah

ep

ub

1 Bahwa Tergugat II tegaskan, dalam Gugatan Penggugat yang ditujukan kepada Tergugat II harus dinyatakan tidak dapat diterima, sebab penyebutan Persoon Tergugat II di dalam surat Gugatan Penggugat kurang tepat dan keliru karena tidak mengkaitkan dengan Pemerintah Republik Indonesia, Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan Kantor Wilayah IX Semarang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, yang merupakan Instansi atasan dari Tergugat II. 3 Bahwa Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Pekalongan bukan merupakan badan hukum yang berdiri sendiri, melainkan badan yang merupakan bagian dari badan hukum yang disebut Negara d Bahwa kekeliruan tersebut terlihat pada halaman 1 (satu) dalam Surat Gugatan Penggugat, di mana Penggugat hanya menyebutkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Leiang (KPKNL) Pekalongan sebagai Persoon Tergugat II dengan tidak mengkaitkan instansi atau unit atasan Tergugat II.

ah

A gu ng

Ekseptio Persona Standi In Judicio

lik

In do ne si

1 Bahwa TERGUGAT II menolak seluruh dalil-dalil Penggugat, kecuali terhadap hal-hal yang diakui secara tegas kebenarannya.

ub lik

berdasarkan hal-hal dan dalil-dalil tersebut di atas, sangat terlihat jelas bahwa Penggugat sangat terlalu memaksakan diri dan mencari-cari alasan yang sama sekali tidak mempunyai dasar yuridis yang jelas untuk mengajukan gugatan dalam perkara ini. Oleh karena itu Tergugat I memohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekalongan yang memeriksa, mengadili dan memutus perkara ini untuk menolak gugatan Penggugat atau setidak-tidaknya menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima.

In do ne si a

gu

ng

hk am

8 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id 1 Bahwa gugatan Penggugat adalah didasarkan adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Para Tergugat.

ep u ep R

b A
3 Bahwa oleh karena Penggugat tidak dengan jelas menyebutkan perbuatan melawan hukum seperti apa yang telah dilakukan TERGUGAT II, telah mengakibatkan gugatan tidak jelas dan menimbulkan kebingungan dari TERGUGAT II, maka sudah sepatutnya Majelis Hakim yang memeriksa perkara a quo menyatakan gugatan kabur. DALAM POKOK PERKARA 1 Bahwa apa yang diuraikan dalam eksepsi tersebut di atas, mohon juga dianggap telah termasuk dalam pokok perkara ini, serta TERGUGAT II menolak seluruh dalil-dalil Penggugat, kecuali terhadap apa yang diakui secara tegas kebenarannya. 2 Bahwa TERGUGAT II tidak akan menjawab dalil-dalil yang dikemukakan Penggugat yang tidak berkaitan dengan tugas dan wewenang TERGUGAT II. 3 Leiang objek jaminan yaitu tanah SHM Nomor: 173 atas nama Rochim Hadi Rangga ("objek sengketa ) sebagaimana dalam Risalah Leiang Nomor: 176 tanggal 21 maret 2012 adalah leiang eksekusi hak tanggungan yang berpedoman pada ketentuan Undang-undang Nomor: 4 Tahun 1996 ("UU No. 4/1996") tentang Hak Tanggungan dan Peraturan Menteri Keuangan No. 93/PMK.06/2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Leiang ("PMK No. 93/2010").

ah

ah k

am

4 Bahwa dapat TERGUGAT II tegaskan, pelelangan atas objek a quo dimohonkan oleh Tergugat I selaku pemegang Hak Tanggungan sebagaimana dalam Suratnya Nomor: B.597 KC.VIII/ADK/02/2012 tanggal 13 Pebruari 2012 sebagai akibat dari wanprestasi atau cidera janji yang telah dilakukan oleh Penggugat terhadap Tergugat I dalam hal pemenuhan kewajiban kredit sebagaimana Perjanjian Kredit Nomor: 19 tanggal 27 Nopember 2008 dan Perpanjangan Kredit Nomor 02 tanggal 07 Desember 2009.

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 8

2 i mana salah satu Instansi atasan dari Tergugat II adalah Pemerintah Republik Indonesia cq. Kementerian Keuangan Republik Indonesia cq. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara cq. Kantor Wilayah IX Semarang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Oleh karena itu Tergugat II tidak mempunyai kualitas untuk dapat dituntut dalam perkara perdata di muka Peradilan Umum jika tidak dikaitkan dengan badan hukum induknya dan Instansi atasannya. 6 Bahwa karena Penggugat nyata-nyata wanprestasi dengan tidak mengindahkan surat-surat tagihan atau teguran, berdasarkan ketentuan Pasal 6 Undang-Undang Nomor4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan, "Apabila debitur cedera janji, pemegang hak tanggungan pertama mempunyai hak untuk menjual objek hak tanggungan atas kekuasaan sendiri melalui pelelangan umum serta mengambil pelunasan piutangnya dan hasil penjualan tersebut." Hal

ka

ah

ep

ub

5 Bahwa walaupun Penggugat telah secara nyata-nyata wanprestasi yang mana terbukti dan dibuktikan dengan adanya tunggakan dan atau tidak dipenuhinya kewajiban angsuran, tetapi Tergugat I tetap dan telah melakukan upaya penagihan secara patut melalui surat tertulis antara lain Surat Peringatan I, II, dan III masing-masing Nomor: B 1874-VIII-KC/ADK/2010 tanggal 19 Mei 2010, Nomor: B.3169/VIII-KC/ADK/2010 tanggal 23 Agustus 2010, dan Nomor: B.3523/VIII-KC/ADK/2010 tanggal 23 September 2010.

ah

lik

es

In do ne si

A gu ng

ub lik

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, maka sudah sepatutnya Majelis Hakim yang memeriksa perkara a quo menyatakan gugatan tidak dapat diterima (niet onvankelijk verklraad).

gu

ng

2 Dalam posita gugatan Penggugat, tidak ada satupun dalil yang menyebutkan perbuatan hukum seperti apa yang dilakukan khususnya oleh TERGUGAT II yang dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum, namun di dalam petitumnya menghukum TERGUGAT II untuk menanggung ganti rugi yang diderita oleh Penggugat.

In do ne si a

hk am

9 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id tersebut telah disepakati dalam akta-akta perikatan dan akta hak tanggungan, yang merupakan undang-undang bagi kedua belah pihak (Pasal 1338 KUHPerdata).

ep u ep R

b
8 Bahwa karena dokumen telah lengkap secara administratif dan benar secara formal sehingga telah memenuhi syarat untuk dilaksanakan lelang, dan sesuai Pasal 12 Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 93/PMK.06/2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang dengan tegas menyatakan bahwa "Kepala KPKNUPejabat Lelang Kelas II tidak boleh menolak permohonan lelang yang diajukan kepadanya sepanjang dokumen persyaratan lelang sudah lengkap dan telah memenuhi legalitas formal subjek dan objek lelang", maka TERGUGAT II menerbitkan Surat Penetapan Hari dan Tanggal Lelang Nomor: S220/WKN.09/KNL04/2012 tanggal 20 Pebruari 2012 hal penetapan hari dan tanggal lelang. 9 Bahwa untuk selanjutnya, Penjual (in casu Tergugat I) telah melaksanakan pengumuman lelang sebanyak 2 (dua) kali yang pertama melalui selebaran tanggal 21 Pebruari 2012 dan yang kedua melalui surat kabar harian Radar Pekalongan tanggal 07 Maret 2012 sebagai Pengumuman Lelang Kedua, sesuai dengan ketentuan Pasal 44 ayat (1) PMK Nomor 93/PMK.06/2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang. 10 Bahwa untuk sahnya pelelangan, pihak penjual telah melengkapi dengan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) Nomor: 67/2012 tanggal 15 Maret 2012 yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Pekalongan yang menerangkan bahwa atas objek sengketa berupa tanah seluas 891 m 2 dengan Sertifikat Hak Milik Nomor: 00173 atas nama Rochim Hadi Rangga, yang terletak di Desa Doro, Kecamatan Kutosari, Kabupaten Pekalongan untuk keperluan lelang.

ah

ah k

am

ah

ka

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 9

12.Bahwa TERGUGAT II dengan tegas menolak dalil Penggugat dalam petitumnya yang pada pokoknya menuntut ganti rugi secara tanggung renteng khususnya yang ditujukan kepada TERGUGAT II, sebab selain obyek sengketa (obyek lelang) belum berubah status haknya, juga karena tidak ada kerugian apapun bagi Penggugat dalam proses pelelangan dimaksud (lelang belum laku). 13.Bahwa dalil tersebut adalah tidak dapat dibenarkan karena telah TERGUGAT II uraikan pada dalil-dalil sebelumnya bahwa pelaksanan lelang telah sesuai dengan ketentuan dalam bidang lelang dan hak tanggunan yaitu PMK Nomor: 93/2010 dan UU No. 4/1996 serta selain itu tuntutan ganti rugi yang diajukan oleh Penggugat tidak didukung dengan suatu perincian yang jelas dan masuk akal serta dasar hukum yang tidak jelas. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya ditolak karena berdasarkan Yurisprudensi Mahkamah Agung tanggal

ah

ep

ub

11 Bahwa dengan demikian, berdasarkan uraian pada dalil-dalil sebelumnya menunjukkan sekaligus membuktikan dan tidak terbantahkan lagi bahwa pelelangan atas objek sengketa telah sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tidak dapat dibatalkan, sesuai dengan ketentuan Pasal 3 PMK Nomor: 93/2010 yang mengatur: "lelang yang telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tidak dapat dibatalkan."

lik

ng

es

In do ne si

A gu ng

ub lik

7 Bahwa terhadap surat permohonan penjualan lelang eksekusi Hak Tanggungan a quo, maka TERGUGAT II kemudian melakukan analisa kebenaran berkas secara formal dan kelengkapan secara administratif dengan dokumen berupa: a. salinan/fotocopy perjanjian kredit; b. salinan/fotocopy Sertifikat Hak Tanggungan dan Akta Pemberian Hak Tanggungan; c. salinan/fotocopy Sertifikat Hak atas Tanah; d. salinan/fotocopy perincian tunggakan/kewajiban utang debitur; e. salinan/fotocopy bukti bahwa debitur wanprestasi, berupa peringatan atau pernyataan dari Debitor; f. salinan/fotocopy surat pernyataan dari Kreditor selaku pemohon lelang yang isinya akan bertanggungjawab apabila ada gugatan; g. salinan/fotocopy surat pemberitahuan rencana lelang kepada debitur.

In do ne si a

gu

ng

hk am

10 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id 16 Desember 1970 No. 492K/Sp/1970 dan Putusan Mahkamah Agung Rl No. 1720K/ Pdt/1986 tanggal 18 Agustus 1988 dengan tegas dinyatakan bahwa: "Setiap tuntutan ganti rugi harus disertai perincian kerugian dalam bentuk apa yang menjadi dasar tuntutannya. Tanpa perincian dimaksud, maka tuntutan ganti rugi harus dinyatakan tidak dapat diterima karena tuntutan tersebut tidak jelas/tidak sempurna."

ep u ep R

b
Pasal 16 ayat (2): "Penjual/Pemilik Barang bertanggung jawab terhadap gugatan perdata maupun tuntutan pidana yang timbul akibat tidak dipenuhinya peraturan perundangundangan di bidang lelang."

ah

am

ah k

Dalam Eksepsi:

Dalam Pokok Perkara:

sedangkan Tergugat I dan Tergugat II tidak mengajukan Duplik oleh karenanya dilanjutkan Menimbang, bahwa Penggugat di persidangan menyatakan tidak mengajukan bukti apapun, cukup dengan surat gugatan saja; Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil-dalil sangkalannya Tergugat I aslinya yakni sebagai berikut :

ka

ah

ep

dengan pembuktian oleh para pihak ;

ub

Menolak gugatan Penggugat seluruhnya atau setidak-tidaknya menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijk Verklaard); Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara yang timbul. Menimbang, bahwa atas Jawaban tersebut diatas Penggugat tidak mengajukan Replik,

ah

A gu ng

Maka berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, TERGUGAT II mohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara a quo untuk menjatuhkan putusan dengan amar yang menyatakan:

Menyatakan Eksepsi TERGUGAT II cukup beralasan dan patut diterima; Menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima.

lik

ng

mengajukan foto copy surat-surat bukti yang diberi materai cukup dan dicocokkan dengan

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 10

es

In do ne si

15. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas jelas tidak ada satupun tindakan TERGUGAT II yang merupakan suatu perbuatan melawan hukum yang merugikan Penggugat, maka sudah sepantasnya dalil dan alasan Penggugat ditolak oleh Majelis Hakim yang memeriksa perkara a quo.

ub lik

Pasal 16 ayat (3): "Penjual/Pemilik Barang bertanggung jawab atas tuntutan ganti rugi terhadap kerugian yang timbul karena ketidakabsahan barang dan dokumen persyaratan lelang."

gu

14. Bahwa dapat TERGUGAT II tegaskan, terhadap tuntutan ganti rugi yang ditujukan khususnya kepada TERGUGAT II akan ditanggung sepenuhnya oleh Penjual dalam hal ini yaitu Tergugat I sesuai dengan ketentuan Pasal 16 ayat (2) dan (3) PMK Nomor: 93/2010 yang mengatur bahwa :

In do ne si a

ng

hk am

11 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id 1 Foto copy Akta Notariil Perjanjian Kredit Dengan Pemberian Jaminan No.19 tanggal

2 3 4

Foto copy Akta Notariil Perjanjian Kredit Dengan Pemberian Jaminan No.02 tanggal 07 Desember 2009, diberi tanda T I-2. diberi tanda T I-3.

Foto copy Sertifikat hak Milik No.00173/ Kutosari atas nama Rochim Hadi Rangga, Foto copy Sertifikat Hak Tanggungan No.01684/2008 tanggal 19 Desember 2008 T I-4.

berdasarkan APHT No.175/HT/Dr/XI/2008 tanggal 27 Nopember 2008, diberi tanda

5 6 7 8 9

Foto copy Surat No.B.1874/-VIII-KC/ADK/2010 tanggal 19 Mei 2010 perihal Peringatan I, diberi tanda T I-5. Peringatan II, diberi tanda T I-6. perihal Peringatan III, diberi tanda T I-7. tanda T I-8. Foto copy Surat No.B.3169/-VIII-KC/ADK/08/2010 tanggal 23 Agustus 2010 perihal Foto copy Surat No.B.3523/-VIII-KC/ADK/08/2010 tanggal 23 September 2010 Foto copy Surat Pemberitahuan Lelang No.B.4952KC.VIII/ADK/12/2010, diberi Foto copy Pengumuman lelang melalui papan pengumuman/ selebaran tertanggal 01

ah

am

ah k

ep

Desember 2010, diberi tanda T I-9.

ah

A gu ng

10 Foto copy Pengumuman lelang melalui papan pengumuman/ selebaran tertanggal 16 Desember 2010, diberi tanda T I-10. I-11.

11 Foto copy Risalah Lelang No.319/2010 tanggal 30 Desember 2010, diberi tanda T 12 Foto copy Surat Pemberitahuan Lelang No. B ---------tanggal -----------, diberi tanda T I-12. 13 Foto copy Pengumuman Lelang melalui papan pengumuman/ selebaran tertanggal 22

14 Foto copy Pengumuman lelang melalui surat kabar harian Radar Pekalongan 15 Foto copy Risalah Lelang no.451/2011 tanggal 21 Oktober 2011, diberi tanda T I-15 16 Foto copy Surat Pemberitahuan Pelaksanaan Eksekusi Lelang No. B.958/KC-VIII/ ADK/03/2012 tanggal 09 Maret 2012, diberi tanda T I-16. 17 Foto copy Pengumuman Lelang melalui papan pengumuman/ selebaran diberi tanda 18 Foto copy Pengumuman lelang melalui surat kabar harian Radar Pekalongan 19 Foto copy Risalah Lelang No.176/2012 tanggal 21 Maret 2012, diberi tanda T I-19. T I-17.

ka

ah

ep

ub

tertanggal 07 Oktober 2011, diberi tanda T I-14.

lik

September 2011, diberi tanda T I-13.

ng

tertanggal 07 Maret 2012, diberi tanda T I-18.

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 11

es

In do ne si

ub lik

In do ne si a

27 Nopember 2008, diberi tanda T I-1.

gu

ng

ep u

hk am

12 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id 20 Foto copy Print Out tunggakan kredit atas nama Penggugat posisi tanggal 26 Juni

21 Foto copy Laporan Penilaian jaminan atas nama SHM No.00173/Kutosari atas nama Rochim Hadi Rangga, diberi tanda T I-21.

Kemudian bukti-bukti surat tersebut dicocokan dengan aslinya, ternyata sesuai selanjutnya aslinya dikembalikan kepada Penggugat sedangkan foto copinya dilampirkan dalam berkas perkara. 1 2

Menimbang, bahwa Tergugat II dipersidangan mengajukan bukti surat yaitu :

Foto copy Salinan Risalah Lelang Nomor: 176/2012 tanggal 2012, diberi tanda T II-1.

Foto copy Perjanjian Kredit dengan Pemberian Jaminan antara PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk dengan Penggugat Nomor: 19 tanggal 27 Nopember 2008, diberi tanda T II-2a.

ah

Foto copy Perjanjian Perpanjangan Perjanjian Kredit antara PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk dengan Penggugat Nomor: 02 tanggal 07 Desember 2012, diberi tanda T II-2b.

am

ah k

ADK/02/2012 tanggal 13 Februari 2012, diberi tanda T II-3.

5 6 7

Foto copy Sertifikat Hak Tanggungan No. 01684/2008 tanggal 19 Desember 2008, diberi tanda T II-4a. Foto copy Akta Pemberian Hak Tanggungan No. 175/HT/Dr/XI/2008 tanggal 27 Nopember 2008, diberi tanda T II-4b.

ep

Foto copy Surat dari PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Nomor: B.597 KC.VIII/

Foto copy Surat dari PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Nomor: B.1874-VIII-KC/ II-5a.

ADK/2010 tanggal 19 Mei 2010 perihal Surat Peringatan Pertama., diberi tanda T Foto copy Surat dari PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Nomor: B.3169-VIII/KC/ T II-5b.

ADK/08/2010 tanggal 23 Agustus 2010 perihal Surat Peringatan Kedua., diberi tanda Foto copy Surat dari PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Nomor: B.3523-VIII/KC/ tanda T II-5c. 2012, diberi tanda T II-6. utang debitur, diberi tanda T II-7.

ah

ka

10 Foto copy Surat Keterangan Pendaftaran Tanah Nomor 67/2012 tanggal 15 Maret 11 Foto copy Surat Keterangan dari PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk tentang perincian 12 Foto copy Lampiran Surat tentang Nilai Limit terhadap barang jaminan PT Bank 13 Foto copy Surat Pernyataan PT Bank rakyat Indonesia (Persero) Cabang Pekalongan

ah

ep

ub

ADK/09/2010 tanggal 23 September 2010 perihal Surat Peringatan Terakhir., diberi

lik

ng

Rakyat Indonesia (persero) Cabang Pekalongan, diberi tanda T II-8. KC-VIII/ADK/02/2012, diberi tanda T II-9.

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 12

es

In do ne si

A gu ng

ub lik

In do ne si a

2012, diberi tanda T I-20.

gu

ng

ep u

hk am

13 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id 14 Foto copy Surat Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Semarang

tanggal Lelang, diberi tanda T II-10.

15 Foto copy Pengumuman Pertama melalui selebaran/ Pengumuman tempelan oleh PT. Bank Rakyatr Indonesia tanggal 21 Pebruari 2012, diberi tanda T II-11a. diberi tanda T II-11b. tanda T II-12. 16 Foto copy Pengumuman Kedua melalui Radar Pekalongan tanggal 20 Maret 2012,

17 Foto copy Sertifikat Hak Milik Nomor 00173 atas nama Rochim Hadi Rangga, diberi

18 Foto copy Surat dari PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Nomor B.958/KC-VIII/ ADK/03/2012 tanggal 09 Maret 2012 perihal Surat Pemberitahuan Pelaksanaan Lelang, diberi tanda T II-13.

ah

Kemudian bukti-bukti surat tersebut dicocokan dengan aslinya, ternyata sesuai dengan

am

aslinya selanjutnya aslinya dikembalikan kepada Penggugat sedangkan foto copinya dilampirkan dalam berkas perkara. Menimbang, bahwa selanjutnya Penggugat tidak mengajukan kesimpulan sedangkan Tergugat I mengajukan kesimpulan tertanggal 24 Juli 2012 dan Tergugat II mengajukan kesimpulan tertanggal 17 Juli 2012;

ah k

ep

Menimbang, bahwa oleh karena tidak ada hal-hal lain yang perlu diajukan, maka

yang tercatat dalam Berita Acara persidangan dianggap turut termuat dan tidak terpisahkan dengan putusan ini ; TENTANG HUKUMNYA

sebagaimana tersebut diatas ;

ah

Menimbang, bahwa Tergugat I dalam jawabannya telah mengajukan Eksepsi yang

sebelum lelang dilaksanakan, terhadap eksepsi tersebut menurut pendapat Majelis untuk mengetahui bahwa apakah permasalahan gugatan ini mengenai lelang atau bukan diperlukan pemeriksaan dan pembuktian lebih lanjut oleh karenanya eksepsi Tergugat I ini tidaklah cukup alasan sehingga haruslah ditolak; Menimbang, bahwa selanjutnya Tergugat II dalam jawabannya mengajukan Eksepsi

ka

ah

ep

ub

menyatakan bahwa terhadap Eksekusi Lelang seharusnya diajukan dalam bentuk perlawanan

lik

DALAM EKSEPSI :

A gu ng

akhirnya kedua belah pihak mohon putusan ;

Menimbang, bahwa untuk mempersingkat uraian putusan ini, maka segala sesuatu

Menimbang, bahwa adapun maksud dan tujuan gugatan Penggugat adalah

mengenai Ekseptio Persona Standi in Judicio karena penyebutan Persoon Tergugat II dalam terhadap institusi Tergugat II tanpa menyebut instansi atasannya menurut pendapat Majelis

ng

surat gugatan penggugat kurang tepat, terhadap keberatan Tergugat II mengenai penyebutan

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 13

es

In do ne si

ub lik

In do ne si a

Nomor S-220/WKN.09/KNL.04/2012 tanggal 20 Pebruari 2012 Hal. Penetapan Hari/

gu

ng

ep u

hk am

14 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id bahwa menjadi hak Penggugat untuk menarik siapa saja menjadi pihak dalam gugatannya

Menimbang, bahwa eksepsi Tergugat II untuk selanjutnya adalah gugatan penggugat

kabur/Obscuur Libel karena yang menjadi dasar gugatan Penggugat didasarkan adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Para Tergugat akan tetapi tidak ada satupun hukum yang dilakukan oleh Tergugat II;

dalil yang menyebutkan perbuatan hukum yang dikualifisir sebagai perbuatan melawan

Menimbang, bahwa terhadap eksepsi Tergugat II tersebut oleh karena untuk

mengeyahui apakah perbuatan Tergugat II dapat dikualifisir sebagai perbuatan melawan

hukum ataukah bukan maka perlu pemeriksaan dan pembuktian lebih lanjut sehingga eksepsi ini juga harus ditolak ; DALAM POKOK PERKARA :

ah

Menimbang, bahwa setelah membaca dan mempelajari jawab jinawab antara

am

Penggugat dengan Tergugat I dan Tegugat II, oleh karena gugatan Penggugat disangkal kebenarannya, maka sesuai hukum pembuktian Penggugat berkewajiban untuk membuktikan Tergugat II dibebani pula untuk membuktikan dalil sangkalannya berdasarkan pembuktian dalil gugatannya, namun demikian tidak menutup kemungkinan terhadap Tergugat I dan berimbang sesuai pasal 163 HIR ;

ah k

ep

Menimbang, bahwa Penggugat dalam gugatannya mendalilkan bahwa Tergugat I dan tidak sesuai standar atas tanah milik Penggugat sehingga mengalami kerugian secara materiil dan immaterial

dengan menyatakan bahwa

Tergugat I sebesar Rp. 600.000.000,- dengan jaminan SHM No.00173/Kutosari an. Rochim Hadi Rangga yang telah dibebani Hak Tanggungan Peringkat I dan telah diterbitkan Sertifikat

ah

Dr/XI/2008 tanggal 27 November 2008 selanjutnya karena Penggugat tidak melakukan permohonan kepada Tergugat II untuk melakukan eksekusi lelang atas jaminan kredit tersebut yang telah dilakukan sesuai prosedur; Menimbang, bahwa oleh karena gugatan Penggugat disangkal oleh Tergugat I dan Tergugat II sedangkan Penggugat tidak mengajukan bukti apapun sedangkan Tergugat I maupun Tergugat II telah mengajukan bukti surat selanjutnya Majelis akan

ka

ah

ep

ub

kewajiban membayar atas fasilitas kredit tersebut sehingga Tergugat I mengajukan

lik

Hak Tanggungan No.01684/2008 tanggal 19 Desember 2008 berdasarkan APHT No.175/HT/

A gu ng

Tergugat II telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan menetapkan harga limit yang

Menimbang, bahwa dalil gugatan Pengugat tersebut disangkal oleh Tergugat I dan II Penggugat sebelumnya telah mendapat fasilitas kredit dari

mempertimbangkan bantahan dari Tergugat I dan Tergugat II; dengan T I-21 serta bukti Tergugat II yaitu T II-1 sampai dengan T II-12 ternyata bahwa

ng

Menimbang, bahwa setelah Majelis mempelajari bukti Tergugat I yaitu T I-1 sampai Penggugat telah melakukan perjanjian kredit dengan Tergugat I sejumlah Rp.600.000.000,-

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 14

es

In do ne si

ub lik

In do ne si a

sehingga eksepsi tersebut juga haruslah ditolak;

gu

ng

ep u

hk am

15 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id (enam ratus juta rupiah) dan dituangkan dalam Surat Perjanjian Kredit dengan Pemberian

No.02 tanggal 07 Desember 2009, bahwa terhadap jaminan pinjaman tersebut yaitu sebidang tanah Sertifikat Hak Milik No. 00173/Kutosari atas nama Rochim Hadi Rangga dibebani Hak Tanggungan Peringkat I serta telah diterbitkan Sertifikat Hak Tanggungan No.01684/2008 tanggal 19 Desember 2008 dengan Akte Pemberian Hak Tanggungan No.175/HT/Dr/XI/2008;

Menimbang, bahwa setelah Majelis meneliti surat perjanjian kredit (Bukti T I 1)

ternyata dibuat dihadapan Notaris, oleh karena perjanjian tersebut dibuat dan dilegalisasi

dihadapan Notaris di Pekalongan, dengan demikian terlihat cukup jelas bahwa perjanjian dalam Akta Authentik yang bersifat notariil sehingga perjanjian tersebut adalah sah menurut hukum; Menimbang, bahwa oleh karena perjanjian tersebut sah menurut hukum sehingga mengikat kedua belah pihak dan berlaku sebagai undang-undang bagi keduanya sebagaimana Menimbang, bahwa oleh karena Penggugat ternyata tidak dapat memenuhi ketentuan dalam Pasal 1338 KUHPerdata;

ah

pinjam meminjam uang yang terjadi antara Penggugat dengan Tergugat I telah dituangkan

am

ah k

kewajibannya sehingga Tergugat I mengajukan permohonan kepada Tergugat II untuk melakukan eksekusi lelang terhadap jaminan tanah yang telah dibebani hak tanggungan sehingga persoalan selanjutnya adalah apakah harga limit dibawah standar/harga umum;

ep

Menimbang, bahwa setelah Majelis meneliti bukti surat yang diajukan oleh Tergugat

II yang telah melakukan lelang eksekusi terhadap tanah milik Penggugat yaitu Sertifikat Hak

Milik No. 00173/Kutosari atas nama Rochim Hadi Rangga ternyata telah memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Peraturan Menteri Keungan No.40/PHK.07/2006 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang yang meliputi : Pemberitahuan pada Debitur yang jaminannya akan dilelang; Pengumuman lelang Pertama Eksekusi Hak Tanggungan;

ah

Pengumuman lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Surat Kabar;

Menimbang, bahwa berdasarkan uraian pertimbangan tersebut diatas maka menurut pendapat Majelis oleh karena pelaksanaan lelang tersebut telah sesuai prosedur dan terhadap limit harga tersebut telah pula dilampirkan Foto copy Laporan Penilaian jaminan atas nama SHM No.00173/Kutosari atas nama Rochim Hadi Rangga, (Bukti T I-21) oleh karenanya

ka

ah

Tergugat I maupun Tergugat II telah berhasil membuktikan bantahannya bahwa eksekusi lelang telah sesuai procedure dengan harga yang wajar sedangkan pihak Penggugat hanya menyatakan bahwa harga limit tidak sesuai standar tanpa mengajukan bukti apapun sehingga Majelis berpendapat bahwa Penggugat tidak dapat membuktikan dalil gugatannya;

ep

ub

Penetapan hari dan tanggal lelang;

lik

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 15

es

In do ne si

A gu ng

ub lik

In do ne si a
telah

Jaminan No.19 tanggal 27 November 2008 dan Akta Notariil Perjanjian Perpanjangan Kredit

gu

ng

ep u

hk am

16 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang, bahwa oleh karena yang menjadi pokok permasalahan dalam gugatan

berpangkal terhadap dalil tersebut maka Petitum dalam gugatan Penggugat haruslah ditolak untuk seluruhnya;

Menimbang, bahwa berdasar uraian pertimbangan diatas, oleh karena gugatan

Penggugat keseluruhan ditolak, maka Penggugat harus dinyatakan sebagai pihak yang kalah, Rp. 601.000,- (enam ratus satu ribu rupiah) ;

dengan perkara ini ; M E N G A D I L I :

ah

gu

sehingga harus dihukum untuk membayar biaya perkara yang timbul hingga saat ini sebesar Mengingat akan pasal-pasal dan Peraturan Perundang-undangan yang bersangkutan

DALAM EKSEPSI : DALAM POKOK PERKARA :

Menolak Eksepsi Tergugat I dan Tergugat II untuk seluruhnya ;

am

Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya ;

ah k

sebesar Rp. 601.000,- (enam ratus satu ribu rupiah) ;

Negeri Pekalongan

pada

hari :

SELASA, Hakim

TANGGAL 7 Agustus 2012

SUSILOWATI, SH.MH dan BAMBANG SETYO WIDJONARKO, SH.MH. sebagai Hakim Anggota, putusan untuk umum pada hari SELASA, Hakim Tanggal 14 Agustus oleh Hakim

A gu ng

kami ESTHAR OKTAVI, SH. selaku

Ketua , dan NINIK HENDRAS

tersebut diucapkan dalam persidangan yang terbuka Anggota tersebut, dibantu oleh

didampingi oleh

SH.MH.S.Ag. Panitera Kuasa Tergugat II . Hakim Anggota,

Pengganti, dihadiri oleh Kuasa Penggugat serta Tergugat I dan Hakim Ketua Majelis,

ah

ka

ah

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

on
Halaman 16

Panitera Pengganti,

es

2 BAMBANG S. WIDJONARKO, SH.MH.

ep

1 NINIK HENDRAS S, SH.MH

ub

ESTHAR OKTAVI, SH.

lik

In do ne si
oleh Ketua SEKHRONI,

Demikianlah diputus dalam rapat Permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan

ep

Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara yang timbul hingga saat ini

ub lik

In do ne si a

Penggugat telah dinyatakan tidak terbukti sedangkan Petitum yang dimohon oleh Penggugat

ng

ep u

hk am

17 Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

Perincian biaya :

1. Biaya pendaftaran Rp. 3. Biaya Proses .....................Rp.

30.000,50.000,5.000,5.000,6.000,601.000,-

2. Biaya Penggilan ....Rp. 505.000,4. Biaya PNBP ..................... Rp. 3. Redaksi ............................ Rp. 4. Meterai ............................. Rp. Jumlah ............... Rp.

ah

-----------------

am

ah k

ep A gu ng R ep ub lik ng gu ik In d on
Halaman 17

ah

ka

ah

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

es

In do ne si

ub lik

In do ne si a

SEKHRONI, S.Ag., SH., MH.

gu

ng

ep u