Anda di halaman 1dari 5

1. . Etika yang bersumber dari religi dalam hal : membangun citra, cita, kesejahteraan hidup manusia.

Di tengah maraknya sistem ekonomi yang kurang mengedepankan nilai keadilan telah melahirkan kesenjangan begitu tajam, dengan salah satu karakternya, para pelaku bisnis lebih mengedepankan kepentingan bisnis daripada tuntutan moral yang setiap saat siap menelan pesaingnya. Sebab itu kehadiran sistem ekonomi yang bernafaskan spiritual yang menjunjung tinggi hak-hak kemanusiaan serta nilai keadilan dan kejujuran sangatlah ditunggu semua kalangan. Untuk memahami sistem Ekonomi Rabbaniyah, secara akademis bisa digali dari bagaimana relasi antara agama, etika, dan ekonomi. Etika bisa bersumber dari ajaran agama dan bisa pula sebagai hasil dari sebuah perenungan (filsafat). Yusuf Qardhawi secara tegas menyatakan bahwa ekonomi tidak boleh lepas dari kendali etika (akhlak) yang menjadi daging dan urat nadi kehidupan Islami. Lalu, bagaimana menurut pendapat pakar yang lain, baik dari kalangan ahli etika Islam maupun etika modern. Inilah ruang wacana yang diperbincangkan dalam buku ini sebagai modal untuk memahami, sekaligus mengembangkan sistem Ekonomi Rabbaniyah di masa depan. Pada saat yang sama, tren global, perbedaan wilayah, pilihan lokal, dan riwayat pribadi sering kali berujung pada ketumpang tindihan antara identitas agama dan suku, kelas, bahasa, atau politik. Hak atas kebebasan beragama dapat dilanggar dengan banyak cara, baik secara kasar maupun halus. Pelanggaran utama yang terdapat dalam laporan ini dan dapat berguna sebagai pedoman untuk menilai kecenderungan kebebasan beragama: rezim totaliter/otoriter, permusuhan terhadap agama minoritas oleh negara, penyangkalan akan diskriminasi sosial olehnegara, perundangan yang diskriminatif yang memihak agama mayoritas, dan pernyataan bahwa agama tertentu dianggap sebagai sekte. Contoh etika yang bersumber religi di negara maju seperti Amerika.Sebuah motto biasanya mudah diingat tetapi sulit untuk bertahan lama. Amerika Serikat dan Indonesia, dalam satu hal, memiliki kesamaan moto yang memberi gambaran kekompleksitasan kita. Untuk negara Indonesia ada Bhinneka Tunggal Ika, berbeda beda tetapi satu.

Untuk Amerika Serikat ada, E Pluribus Unum, satu dari banyak di Amerika, kalimat ini tercetak di mata uang koin yang ada dalam kantong pakaian kita yang begitu kita kenali, sehingga kadang kita jarang memikirkan apa artinya. Satu hal yang sudah pasti

E Pluribus Unum (Ismail, 2004), tidak berarti "dari banyak agama satu agama". Dari sudut pandang tradisi banyak agama di Amerika, "kesatuan" bukan saja berarti pencampuran berbagai agama ke dalam sejenis tempat pertemuan agama. Sesungguhnya, warga Amerika keturunan Eropa dan Amerika keturunan Latin banyak yang menjadi Muslim. Ada juga perkawinan antar agama, seperti pernikahan kaum muda antara pemeluk Islam dan Kristen, Hindu dan Yahudi. Ada kebaktian antar agama pada acara perayaan nasional atau tragedi, di mana kaum Kristen,Yahudi, Muslim, dan Buddha menyampaikan doa, masing-masing dengan caranya yang berbeda. Tetapi tidak pernah ada ke satuan agama. Ia lebih berupa ke satuan komitmen kepada janji kewarganegaraan diluar banyaknya tradisi agama, keragaman cara beretika dan dunia agama. Setiap tradisi agama mempunyai caranya sendiri dalam mengartikulasikan banyaknya keyakinan. Pada Juni 25, 1991, seorang imam Muslim berdiri dimajelis (chamber) DPR AS di pagi hari dan menyampaikan doa singkat, sebagai imam untuk hari itu. Itu adalah peristiwa pertama kali dalam sejarah Amerika seorang Muslim melakukan hal itu. Imam tersebut adalah Siraj Wahaj, pemimpin Muslim Amerika keturunan Afrika dari Brooklyn, New York. Dia telah mengubah pojok kota yang kotor yang didominasi oleh penjual obat-obatan menjadi sebuah masjid, namanya Mashid Al-Taqwa, rumah bagi komunitas Muslim Brooklyn yang penuh semangat. Doa di depan Kongress yang sangat penting dijadwalkan sedekat mungkin ke hari besar Agama Islam, Idhul Adha, perayaan untuk berkorban, ketika kaum Muslim mengenang ketaatan Nabi Ibrahim kepada Tuhan yang siap mengorbankan putranya Ismail. Doa yang disampaikan oleh Siraj Wahaj memasukkan ayat-ayat dari Al-Quran yang menjelaskan istilah pluribus dan unum, yang menjadi pertanyaan kita. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala Puji kami panjatkan kepada Mu yang membentuk dan memberi warna kami dalam kandungan ibu kami, memberi kami warna putih, coklat, merah, kuning. Segala puji kami panjatkan kepada Mu yang telah menciptakan kami dari laki-laki dan perempuan dan menjadikan kami berbangsa-bangsa dan bersuku bangsa yang membuat kami saling mengenal. Demikian pula etika hidup kebebasan beragama merupakan dasar hak asasi manusia yang universal, karena ia mencakup kebebasan berbicara, berkumpul, dan nurani, yang bersama-sama membentuk fondasi pemerintahan demokratis dan penghormatan atas individu. Oleh karena itu, perkembangan demokrasi yang kita saksikan kini telah berjalan seiring dengan perkembangan kebebasan beragama dan hak asasi manusia yang lain. Freedom House, lembaga yang tiap tahunnya menggolongkan tiap negara sebagai "bebas", "bebas sebagian", atau "tidak bebas"

berdasarkan kriteria yang luas, termasuk kebebasan beragama, memperkirakan bahwa 44 negara tergolong "bebas" pada tahun 1972, ketika pertama kalinya lembaga ini mengeluarkan peringkat tersebut. 2. Dominasi etika yang ada dalam ekosistem hutan hujan tropis. Hutan dianggap sebagai persekutuan antara tumbuhan dan binatang dalam suatu asosiasi biotis. Asosiasi ini bersama-sama dengan lingkungannya membentuk suatu sistem ekologis dimana organisme dan lingkungan saling berpengaruh di dalam suatu siklus energi yang kompleks. Hutan hujan tropis merupakan salah satu jenis hutan yang ada di dunia, hutan hujan tropis sering disebut sebagai hutan tropis basah. Atas dasar pembagian daerah secara iklim, zona hutan hujan tropis ini termasuk yang memiliki iklim Af, yang memiliki ciri-ciri utama antara lain : memiliki banyak curah hujan antara 2.000 sampai 5.000 mm/th, dengan curah hujan tersebut dapat dipastikan Indonesia khususnya Pulau Kalimantan merupakan daerah yang memiliki hutan hujan tropis ini. Hutan hujan tropis memiliki fungsi yang vital bagi keberlangsungan hidup semua makhluk yang ada di bumi, dalam hal iklim dunia. Hutan hujan tropis sangat membantu sekali dalam hal menstabilkan iklim dunia dengan cara menyerap karbon dioksida yang ada di atmosfor, sehingga mengurangi pula dalam efek rumah kaca. Hutan hujan tropis juga merupakan rumah atau habitat bagi keberlangsungan hidupnya. Peranan hutan sebagai penyerap karbon mulai menjadi sorotan pada saat bumi dihadapkan pada persoalan efek rumah kaca, berupa kecenderungan peningkatan suhu udara atau biasa disebut sebagai pemanasan global. Penyebab terjadinya pemanasan global ini adalah adanya peningkatan konsentrasi Gas Rumah Kaca di atmosfer dimana peningkatan ini menyebabkan kesetimbangan radiasi berubah dan suhu bumi menjadi lebih panas. Perlindungan hutan adalah sebagai upaya perlindungan dirinya. Bumi merupakan satu complex adapted system yang mampu menyesuaikan dirinya dalam menghadapi perubahan, terutama perubahan yang diakibatkan manusia. Pemanasan global adalah salah satu bentuk adaptasi bumi dalam menghadapi tindakan manusia yang semakin eksesif dalam skala yang sangat luas. Pemanasan global merupakan upaya mencapai keseimbangan baru bagi alam tanpa memperhitungkan akaibatnya bagi manusia. Perubahan keseimbangan adalah mekanisme umpan balik dan fenomena umpan balik adalah sangat alamiah. Bahwa manusia terkena dampak secara hukum sebab akibat adalah satu kewajaran, karena manusia adalah bagian dari evolusi alam semesta dan puncak evolusi di bumi. Penjagaan dan perlindungan kawasan hutan bermakna menjaga eksistensi kemanusiaan karena manusia merupakan salah satu

tangga nada dalam kehidupan semesta. Kehilangan hutan dan fenomenanya menimbulkan kegamangan dannada sumbang dalam matriks kehidupan. Contoh nyata etika masyarakat dalam ekosistem hutan adalah pada masyarakat bali yang sangat menghargai fungsi hutan. Keunikan pengetahuan dan perilaku masyarakat adat di berbagai belahan bumi telah mewariskan hutan dalam sejarah kebudayaannya. Masyarakat Desa Adat Tenganan Bali merupakan salah satu masyarakat dimana sebagian besar wilayahnya berupa hutan. Masyarakatnya bersifat endogenous yaitu masyarakat yang telah terbukti mampu merancang dan menyediakan sumber kehidupan dengan menjaga kualitas lingkungannya. Masyarakat memiliki komitmen memelihara dan menjaga lingkungan sebagai sistem penyangga kehidupannya. Kajian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan analitik peran masyarakat adat Desa Tenganandalam menjaga stabilitas iklim dalam menjalani kehidupannya. Kajian analitik eksistensi dan peran masyarakat dapat menjadi alternatif pilihan basi para pihak dalam memberikanhak masyarakat adat dalam memperoleh konpensasi nilai tukar karbon. Analisis kajian menggunakan pendekatan analitik teoritik dan bukti autentik pola hidup dan luasan lahanhutan masyarakat berdasarkan hasil wawancara dan penggunaan data sekunder. Masyarakat Adat Tenganan turun temurun melalui mekanisme kelembagaannya telah mampu menjaga hutan dan stabilitas ekosistemnya. Dalam perspektif deep ecology masyarakat tersebut memandang keberlangsungan kehidupan dan eksistensi alamnya merupakan kombinasi faktor yang tampak dan tidak tampak. 3. Peradaban manusia yang telah hilang karena tidak memegang etika yang benar. Peradaban adalah memiliki berbagai arti dalam kaitannya dengan masyarakat manusia. Seringkali istilah ini digunakan untuk merujuk pada suatu masyarakat yang "kompleks" dicirikan oleh praktik dalam pertanian, hasil karya dan pemukiman, berbanding dengan budaya lain, anggota-anggota sebuah peradaban akan disusun dalam beragam pembagian kerja yang rumit dalam struktur hirarki sosial. Dari segala dampak terburuk dari perkembangan iptek adalah dampak terhadap perilaku dari manusia penciptanya. Iptek telah membuat sang penciptanya dihinggapi sikap over confidence dan superioritas tidak saja terhadap alam lingkungan melainkan pula terhadap sesamanya. Eksploitasi terhadap alam dan dominasi pihak yang kuat (negara Barat) terhadap pihak yang lemah (negara dunia ketiga) merupakan ciri yang melekat sejak lahirnya revolusi industry. Kemajuan IPTEK dengan diiringi etika yang benar akan membuat suatu negara tersebut menjadi berkembang dan maju. Bukan hanya pengetahuan saja yang

diperlukan untuk mengembangkan suatu negara tetapi juga suatu etika yang baik yang dapat membangun negara tersebut menjadi lebih berkembang dandihormati negara lain. Negara yang hilang atau terpuruk adalah negara yang tidak mempunyai IPTEK dan suatu etika yang benar dalam pelaksanaannya. Tanpa adanya IPTEK peradabanmanusia pada suatu negara tersebut akan hilang dan tidak ada harganya di mata negaralain. Adapun contoh dari peradaban yang dipengaruhi oleh IPTEK yaitu semakin berkembangnya IPTEK peradaban semakin maju contohnya pada zaman dahulu manusia purba peradabannya sangat sederhana semua menggunakan batu yang bertempat tinggal di goa dan hidupnya pun selalu berpindah-pindah.Setelah adanya perubahan dari zamanke zaman yang IPTEK nya semakin berkembang yaitu pada zaman perunggu namunmanusia itu masih hidup di goa.contoh lain yang IPTEK nya lebih maju yaitu di Negara mesir yang terkenal dengan piramida yang bangunannya sangat kokoh, patung Sphink di Mesir, menara Eifiell di Prancis, dan masih banyak contoh-contoh lainnya. Jadi, denganadanya perkembangan IPTEK yang sangat pesat menyebabkan peradabannya pun semakin maju. Kaun nuhDan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya. Lalu ia berkata "Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepadaNya)?". Maka pemukapemuka orang yang kafir di antara kaumnya menjawab: "Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu , yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih tinggi dari kamu . Dan kalau Allah menghendaki , tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. Belum pernah kami mendengar seruan (seruan yang seperti) ini pada masa nenek moyang kami yang dahulu. Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila , maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu. Nuh berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku" .(Al-Mukminun : 23-26) Kaum nabi lut yang dimusnakan Kaum nabi lut telah mendustakan ancaman-ancaman ( Nabinya ). Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka ), kecuali keluarga Luth. Mereka Kami selamatkan di waktu seelum fajar menyingsing. Sebagai ni"mat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. Dan sesungguhnya dia ( Luth ) telah memperingatkan mereka akan azab-azab Kami, maka mereka mendustakan ancamanancaman itu. (QS Al Qamar 33 - 36 ).