Anda di halaman 1dari 12

USULANPROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM Pelatihan Kemampuan Deteksi Dini Penyakit MAS (Motile Aeromonas Septicaemia) yang

Menyerang Ikan Lele Dumbo (Clarias bathracus) dan Nila (Oreochromis niloticus) Serta Pencegahannya pada Pembudidaya Ikan di BBI Pamekasan BIDANG KEGIATAN: PKMM

Diusulkan oleh: Yulia Kartika 060710023P Setyana Meirnawati 060710289P Adhe Puspawari Hardhanny 060710319P Ferlyn Hendra Wiyatno 060810096P Denny Tri Yuliono 060810167P

angkatan 2007 angkatan 2007 angkatan 2007 angkatan 2008 angkatan 2008

UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA 2010

HALAMAN PENGESAHAN USUL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA 1. Judul Kegiatan : Pelatihan Kemampuan Deteksi Dini Penyakit MAS (Motile Aeromonas Septicaemia) yang Menyerang Ikan Lele Dumbo (Clarias bathracus) dan Nila (Oreochromis niloticus) Serta Pencegahannya pada Pembudidaya Ikan di BBI Pamekasan. 2. Bidang Kegiatan : ( ) PKMP ( ) PKMK (Pilih salah satu) ( ) PKMT () PKMM 3. Bidang Ilmu : ( ) Kesehatan () Pertanian (Pilih salah satu) ( ) MIPA ( ) Teknologi dan Rekayasa ( ) Sosial Ekonomi ( ) Humaniora ( ) Pendidikan 4. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap : Yulia Kartika b. NIM : 060710023P c. Jurusan : Budidaya Perairan d. Perguruan tinggi : Universitas Airlangga e. Alamat Rumah : Jl. Sedayu 2/25 Surabaya f. No Telp/HP : 085655005323 g. Email : ua_yulia@yahoo.com 5. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 4 orang 6. Dosen Pendamping a. Nama Lengkap : A. Shofy Mubarak, S.Pi., M.Si b. NIP : 19681228 1993031 001 c. Alamat Rumah : Permata Gading 2 YY-9 Sidoarjo d. No Telpon/HP : 085731299999 7. Biaya Kegiatan Total : Rp. 5.955.000,a. Sumber Dikti : Rp. 5.955.000,b. Sumber lain (sebutkan .. . ) : Rp. 5.955.000,8. Jangka Waktu Pelaksanaan : 3 bulan Surabaya, 08 Oktober 2010 Menyetujui Wakil Dekan I Ketua Pelaksana Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (Ir. Moch. Amin Alamsjah, M.Si, Ph.D) NIP. 19700116 1995031 002 Direktur Kemahasiswaan Univversitas Airlangga (Yulia Kartika) NIM. 060710023P Dosen Pendamping

(Prof. Dr. Imam Mustofa, drh., M.Kes) NIP. 19600427 1980711 001

(A. Shofy Mubarak, S.Pi., M.Si) NIP. 19681228 1993031 001

A. Judul Adapun judul program yang kami usulkan adalah : Pelatihan Kemampuan Deteksi Dini Penyakit MAS (Motile Aeromonas Septicaemia) yang Menyerang Ikan Lele Dumbo ( Clarias bathracus) dan Nila (Oreochromis niloticus) Serta Pencegahannya pada Pembudidaya Ikan di BBI Pamekasan. B. Latar Belakang Lele dumbo (Clarias gariepinus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak dibudidayakan karena pertumbuhannya cepat dan permintaannya cukup tinggi. Lele disukai konsumen karena berdaging lunak, sedikit tulang dan murah. Dari sisi budidaya, lele relatif tidak memerlukan banyak perawatan dan memiliki masa tunggu panen yang singkat. Lele dikembangbiakkan di Indonesia untuk konsumsi dan juga untuk menjaga kualitas air yang tercemar. Di Indonesia produksi budidaya lele meningkat tajam tiap tahun, selama lima tahun terakhir dari 51.271 ton/tahun pada 2004 menjadi 108.200 ton/tahun pada 2008 hal ini disebabkan antara lain karena luasnya pasar bagi lele. Ikan nila merupakan komoditas potensial yang patut dilirik oleh siapa saja yang ingin menggelutinya. Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan jenis ikan air tawar favorit karena nilai jualnya yang tinggi sekaligus pertumbuhannya yang pesat menyebabkan waktu panen yang lebih pendek. Selain itu ikan nila juga mudah dikembangbiakan, dan dipelihara serta toleransinya yang tinggi terhadap perubahan lingkungan. Rasanya cukup gurih sehingga digemari masyarakat Indonesia. Bentuk tubuh ikan nila lebih besar dari pada ikan mujair serta memiliki garis-garis putih vertikal pada sirip ekor dan punggungnya. Ikan nila yang merupakan ikan sungai atau danau sangat cocok dibudidaya pada perairan yang tenang ataupun kolam. Toleransi ikan ini terhadap salinitas sangat tinggi, sehingga selain pada perairan tawar, nila juga sering ditemukan hidup dan berkembang pesat pada perairan payau, misalnya tambak. Dalam budidaya lele maupun nila, permasalahan seringkali timbul antara lain kegagalan produksi akibat serangan wabah penyakit ikan yang bersifat patogenik. Salah satu penyakit bakterial yang sering ditemukan adalah penyakit bercak merah atau MAS (Motile Aeromonas Septicaemia) yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Penyakit MAS ditandai dengan adanya luka di permukaan tubuh, lokal hemorhagi terutama pada insang, borok, abses, exopthalmia dan perut kembung. Penyakit MAS mulai banyak menjadi masalah pada budidaya ikan air tawar di Jawa Timur. Menurut hasil kegiatan pemantauan yang dilakukan Balai Kelas II Tanjung Perak Surabaya periode tahun 2009, daerah Madura menjadi salah satu daerah yang positif ditemukan adanya penyakit MAS. Penyakit bakterial ini sangat dipengaruhi oleh interaksi tiga faktor yaitu kualitas lingkungan yang buruk, inang yang kurang berkualitas, serta adanya pathogen. Kurangnya pengetahuan pembudidaya ikan tentang cara budidaya sesuai SOP budidaya yaitu dengan tidak memperhatikan pentingnya menjaga kualitas air pemeliharaan untuk menunjang kesehatan ikan menjadi salah satu penyebab terjangkitnya penyakit MAS di Pamekasan.

Pengendalian penyakit yang ditimbulkan oleh Aeromonas hydrophila tidak mudah karena penyebaran bakteri di lingkungan perairan sangat tinggi, secara normal bakteri ini dapat diisolasi dari lingkungan, baik dari air, lumpur, tanaman air, tubuh maupun saluran pencernaaan ikan. Metode penanggulangan yang banyak digunakan adalah dengan antibiotik. Jenis antibiotik yang sering digunakan antara lain oksitetrasiklin, ampicilin, kloramfenikol, nitrofurantoin, novobiocin dan streptomisin. Penggunaan bahan-bahan tersebut selain relatif mahal dan tidak ramah lingkungan, juga menyebabkan adanya akumulasi residu pada tubuh ikan jika digunakan secara terus menerus dengan dosis yang tidak sesuai aturan. Akumulasi residu ini akan berlanjut jika ikan tersebut dikonsumsi oleh manusia sehingga menimbulkan penyakit tertentu pada manusia. Diketahui kemampuan afinitas oksitetrasiklin untuk kalsium pada gigi dan tulang menyebabkan endapan serta menimbulkan warna kuning pada gigi serta bahaya residu kloramfenikol yang dikhawatirkan menyebabkan kematian pada penderita anemia yang berlanjut ke leukimia selain juga dapat menyebabkan neuritis perifer dan neuritis optic. Oleh karena itu saat ini sangat dianjurkan penggunaan antibiotik alami, seperti ekstrak daun jambu sirih, daun jambu biji, dan daun sambiloto untuk menangani penyakit MAS ini. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk merancang sebuah program pelatihan Kemampuan Deteksi Dini Penyakit MAS (Motile Aeromonas Septicaemia) pada pembudidaya ikan. Program ini bertujuan agar pembudidaya ikan dapat mengetahui bagaimana cara budidaya sesuai SOP budidaya ikan dan pembudidaya ikan juga dapat mendeteksi dini dalam masalah penyakit bakterial khususnya MAS, sehingga hasil panen lebih maksimal dan tidak mengakibatkan cacat fisik yang dapat mengakibatkan harga jual menjadi lebih rendah. Selain itu juga agar pembudidaya ikan mengetahui penggunaan antibiotik alami seperti ekstrak daun jambu sirih, daun jambu biji, dan daun sambiloto untuk menangani penyakit MAS. C. Perumusan Masalah Dari latar belakang diatas dapat diambil perumusan masalah sebagai berikut : Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat di Pamekasan terhadap cara budidaya sesuai SOP Budidaya ikan yang mengakibatkan kemungkinan mewabahnya penyakit bakterial salah satunya yaitu MAS yang diakibatkan oleh Aeromonas hydrophyla. D. Tujuan Kegiatan Yang menjadi tujuan pada pelaksanaan program ini adalah : 1. Meningkatkan pengetahuan pada pembudidaya ikan mengenai cara budidaya ikan yang sesuai SOP budidaya ikan. 2. Meningkatan pengetahuan bagi para pembudidaya mengenai deteksi dini penyakit MAS (Motile Aeromonas Septicaemia), sehingga dapat dilakukan langkah pengobatan dan pencegahan agar penyakit MAS tidak lagi menyerang ikan budidaya air tawar di daerah Pamekasan.

E. Luaran yang Diharapkan Adapun luaran yang diharapkan dari pelaksanaan program ini adalah membentuk kader-kader pembudidaya ikan yang memiliki rasa kesadaran tinggi untuk melakukan cara budidaya ikan yang baik dengan bekal pengetahuan yang lebih mengenai manajemen budidaya untuk meminimalisasi terjadinya penyakit MAS. Sehingga diharapkan menjadi pelopor untuk menyelesaikan penyakit MAS yang saat ini telah menjangkit budidaya air tawar di Pamekasan. F. Kegunaan Kegiatan a. Bagi Mahasiswa 1. Memberikan pengalaman dalam bidang pemberian penyuluhan kepada masyarakat menggunakan metode inovatif 2. Meningkatkan kemampuan dalam hal komunikasi massa b. Bagi Masyarakat 1. Meningkatkan pengetahuan dalam bidang deteksi dini penyakit MAS (Motile Aeromonas Septicaemia) 2. Mampu mengurangi kasus kegagalan budidaya lele dan nila di Pamekasan 3. Meningkatkan pengetahuan mengenai penggunaan antibiotik alami untuk mengobati penyakit MAS c. Bagi Pemerintah Daerah 1. Membantu peran pemerintah dalam rangka mengatasi masalah penyakit pada ikan di Pamekasan 2. Membantu dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat G. Gambaran Umum Masyarakat Sasaran Pamekasan merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Madura. Penduduk di daerah Pamekasan memiliki minat tinggi untuk melakukan usaha budidaya air tawar dengan mayoritas komoditas yang dipelihara adalah ikan lele dumbo dan ikan nila. Keberadaan Balai Benih Ikan (BBI) di Pamekasan memiliki peran penting bagi para pembudidaya ikan sebagai sarana penyedia benih ikan lele dan nila yang sangat diperlukan untuk awal usaha. Sehingga cara-cara budidaya yang dilakukan para pembudidaya ikan dan proses produksi benih yang dilakukan oleh pihak Balai Benih Ikan sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan ikan budidaya Cara budidaya yang diterapkan masayarakat Pamekasan masih tergolong cara tradisional sampai dengan tingkat tradisional plus. Para pembudidaya hanya memelihara ikan dengan cara dan sarana yang terbatas. Dalam hal budidaya, umumnya warga hanya memprioritaskan keuntungan dan tidak mengikuti cara budidaya yang baik. Dengan tidak melakukan standart cara budidaya yang sesuai SOP, seperti melakukan sirkulasi secara kontinu dan menjaga kebersihan kolam menyebabkan akumulasi sisa pakan dan kotoran hasil metabolisme ikan menumpuk didasar dan mempengaruhi kualitas air pemeliharaan. Kualitas air yang buruk dapat memacu pertumbuhan bakteri pathogen pada kolam dan menyebabkan ikan menjadi cepat stress sehingga infeksi bakteri pada ikan

menjadi lebih mudah dan cepat. Hal inilah yang menjadi awal penyebab dari mewabahnya suatu penyakit, salah satunya yaitu penyakit bakterial MAS. Keadaan tersebut diperburuk dengan tidak adanya upaya pengobatan atau pun pencegahan dan usaha untuk menjaga kondisi lingkungan sekitar kolam, sehingga memperburuk ekosistem setempat dan dapat mempercepat penyebaran penyakit. Selain itu, akses informasi jarang dilakukan di daerah ini. Minimnya penyuluhan atau pelatihan mengenai cara budidaya yang baik membuat pembudidaya ikan menjadi minim informasi dan susah untuk mengaplikasikannya. Kurangnya pemahaman informasi melalui internet juga menjadi suatu alasan pembudidaya ikan, sehingga mereka kurang mengetahui informasi-informasi terbaru di dunia perikanan. H. Metode Pelaksanaan Program Dalam rangka pelaksanaan program ini ada beberapa metode yang akan digunakan. Metode ini meliputi : 1. Rancangan Pelaksanaan Program Rancangan kegiatan yang akan penulis laksanakan pada program ini meliputi: a. Observasi Pendahuluan Observasi pendahuluan dilakukan untuk mengetahui kondisi riil dari masyarakat Pamekasan mengenai kegiatan budidaya di wilayah tersebut. Obsevasi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai bagaimana metode penyampaian yang tepat serta efektif dalam rangka penyampaian materi yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat. b. Kerjasama dengan Pihak Terkait Hal ini dilakukan untuk mendukung kesuksesan jalannya program. Kerjasama ini meliputi kerjasama dengan pihak BBI (Balai Benih Ikan) Pamekasan sebagai tempat pelaksanaan program dan Dinas Kelautan dan Perikanan sebagai unit pelayanan bagi petambak. Hubungan kerjasama ini dijalin karena penulis membutukan refrensi mengenai gambaran kondisi masyarakat Pamekasan. Selain itu juga karena pihak relasi merupakan kalangan yang dekat dengan masyarakat khususnya petambak, sehingga dengan adanya bantuan dari pihak-pihak tersebut maka penyampaian pesan ke masyarakat akan lebih optimal. c. Pelaksanaan Program Program pelatihan kemampuan deteksi dini penyakit MAS (Motile Aeromonad Septicaemia) pada lele dumbo (Clarias bathracus) dan nila (Oreochromis nilotica) serta pencegahannya pada pembudidaya ikan ini dilakukan dalam waktu sehari. Hal ini dikarenakan umumnya pembudidaya ikan tidak dapat meninggalkan budidayanya dalam jangka wakktu yang lama.

Selain itu, biaya untuk ke tempat pelatiahan akan lebih mahal apabila pelatihan dilakukan berhari-hari. Rancangan kegiatan pelatihan adalah sebagai berikut : 1) Pemberian materi oleh dosen Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya mengenai cara budidaya yang sesuai SOP budidaya ikan, penyakit bakterial pada ikan, pencegahan dan penanganannya. 2) Demo pembuatan antibiotik alami dalam penanganan penyakit bakterial pada ikan 2. Sasaran Kegiatan Adapun yang penulis jadikan sebagai sasaran pada program ini adalah para pembudidaya ikan dan petugas Balai Benih Ikan Pamekasan. Alasan mengapa pembudidaya ikan dijadikan sebagai sasaran utama kegiatan karena pembudidaya merupakan orang yang dapat langsung mengaplikasikan informasi yang didapat setelah kegiatan ini berlangsung. Selain itu mereka juga dapat menjadi penggerak dan pelopor bagi pembudidaya lain yang berada di daerah sekitar mereka untuk tahu dan mau melakukan cara budidaya ikan yang baik untuk dan mampu melakukan deteksi dini adanya penyakit MAS sehingga dapat segera dilakukan pengobtatan dan pencegahan agar tidak lagi terulang dan semakin mewabah. Petugas Balai Benih Ikan dijadikan sebagai sasaran antara yang dapat menjadi fasilitator kepada para pembudidaya yang ingin mendapatkan informasi khusus mengenai hal-hal yang berhubungan dengan cara budidaya termasuk masalah pencegahan dan pengobatan penyakit yang perlu dilakukan. Program ini diikuti 60 pembudidaya Lele Dumbo dan Nila yang berada di area BBI Pamekasan dan 7 orang petugas BBI Pamekasan untuk mengikuti pelatihan selama 1 hari, dari pagi hingga sore hari. 3. Teknik Pengambilan Data Data-data yang diperlukan pada kegiatan kami diperoleh dari : a. Observasi langsung pada lokasi sasaran kegiatan. b. Data sekunder yang didapatkan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Pamekasan. c. Data primer yang didapat dari kuisioner yang diberikan langsung kepada pembudidaya. d. Beberapa sumber data lain yang berhubungan dengan kegiatan yang kami laksanakan.

I. Jadwal Pelaksanaan Program No Kegiatan Bulan ke-1 Bulan ke-2 Bulan ke-3 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. Perencanaan Program 2. 3. 4. Penyusunan Proposal Persiapan dan Kegiatan Evaluasi

J. Nama dan Biodata Ketua serta Anggota Kelompok 1. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap : Yulia Kartika b. NIM : 060710023P c. Fak/Program Studi : Fakultas Perikanan dan Kelautan/Budidaya Perairan d. Perguruan Tinggi : Universitas Airlangga e. Waktu untuk kegiatan : 5 jam/minggu 2. Anggota Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap b. NIM c. Fak/Program Studi Perairan d. Perguruan Tinggi e. Waktu untuk kegiatan a. Nama Lengkap b. NIM c. Fak/Program Studi Perairan d. Perguruan Tinggi e. Waktu untuk kegiatan a. Nama Lengkap b. NIM c. Fak/Program Studi Perairan d. Perguruan Tinggi e. Waktu untuk kegiatan : Setyana Meirnawati : 060710289P : Fakultas Perikanan dan Kelautan/Budidaya : Universitas Airlangga : 5 jam/minggu : Adhe Puspawari Hardhanny : 060710319P : Fakultas Perikanan dan Kelautan/Budidaya : Universitas Airlangga : 5 jam/minggu : Ferlyn Hendra Wiyatno : 060810096P : Fakultas Perikanan dan Kelautan/Budidaya : Universitas Airlangga : 5 jam/minggu

a. Nama Lengkap b. NIM c. Fak/Program Studi Perairan d. Perguruan Tinggi e. Waktu untuk kegiatan

: Denny Tri Yuliono : 060810167P : Fakultas Perikanan dan Kelautan/Budidaya : Universitas Airlangga : 5 jam/minggu

K. Nama dan Biodata Dosen Pendamping 1. Nama Lengkap : A. Shofy Mubarak S.Pi., M.Si 2. NIP : 19681228 1993031 001 3. Golongan Pangkat : IIIc Penata 4. Jabatan Fungsional : Dosen 5. Fakultas/Program Studi : Fakultas Perikanan dan Kelautan 6. Perguruan Tinggi : Universitas Airlangga 7. Waktu untuk kegiatan : 5 jam/minggu L. Rancangan Biaya 1. Pembelian ATK No. Jenis Barang 1 HVS 2 Tinta printer 3 Kartridge Total 1

Harga 3 rim x @Rp 35.000,2 buah x @Rp 35.000,1 buah x Rp 165.00,-

Jumlah (Rp) Rp 105.000,Rp 70.000,Rp 165000,Rp 340.000,Jumlah (Rp) Rp. 200.000,Rp. 350.000,Rp. 100.000,Rp 650.000,Jumlah (Rp) Rp 1.000.000 Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. 100.000,200.000,225.000,300.000,90.000,562.500,-

2. Tahap Persiapan No. Keperluan 1 Perizinan dan Transportasi 2 Publikasi dan Dokumentasi 3 Komunikasi Total 2 3. Pelaksanaan Program No. Keperluan 1 Sewa tempat dan perlengkapan 2 Dekorasi 3 Publikasi (Banner, Leaflet) 4 Transportasi Tim Pelaksana 5 Sewa LCD Proyektor 6 Design Slide Terprogram 7 Buku 75 (60 peserta, 7 petugas balai, 5 koleksi perpustakaan balai dan 3 untuk pemateri) 8 Poster 9 Alat demo penggunaan

Harga Rp. 200.000,Rp. 350.000,Rp. 100.000,-

Harga Rp 1.000.000 Rp. 100.000,Rp. 200.000,5 x Rp. 75.000,Rp. 300.000,Rp. 90.000,75 x Rp. 7500,-

10 x Rp 10.000,Rp. 100.000,-

Rp. Rp.

100.000,100.000,-

10

11 12

antibiotik alami Konsumsi Peserta a. Snack Pagi b. Makan Siang c. Coffee Break Transportasi Pemateri Souvenir Pemateri Total 3

75 x Rp. 5.000,75 x Rp. 12.500,75 x Rp. 5. 000,3 x Rp. 150.000,3 x Rp. 50.000,-

Rp. 375.000,Rp. 937.500,Rp. 375.000,Rp. 450.000,Rp. 150.000,Rp 4.965.000,-

Total Rancangan Biaya = Total 1 + Total 2 + Total 3 = Rp. 340.000,- + Rp. 650.000,- + Rp. 4.965.000,= Rp. 5.955.000,M. Lampiran 1. Biodata Ketua Serta Anggota Kelompok 1.1 Ketua Kelompok Nama Lengkap : Yulia Kartika Tempat Tanggal Lahir : Surabaya, 20 Juli 1989 NIM : 060710023P Fakultas : Perikanan dan Kelautan Jurusan : Budidaya Perairan Universitas : Airlangga Alamat/No. Telepon : Jl. Sedayu II No. 25, Surabaya Alamat Email : ua_yulia@yahoo.com Karya Ilmiah yang pernah di Tulis : - Studi Pemantauan dan Penyebaran Bakteri di Jawa Timur pada Daerah Kewenangan BKI Kelas II Tanjung Perak Surabaya - Daya Antibakterial Ekstrak Tanaman Kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap Bakteri Aeromonas hydrophila Secara In Vitro Tanda Tangan : 1.2 Anggota Kelompok a. Nama Lengkap Tempat Tanggal Lahir NIM Fakultas Jurusan Universitas Alamat/No. Telepon Alamat Email

: Setyana Meirnawati : Surabaya, 21 Mei 1989 : 060710289P : Perikanan dan Kelautan : Budidaya Perairan : Airlangga : Wisma Tropodo G6 Waru Sda/085732007765 : setyana_meme@yahoo.com

Karya Ilmiah yang pernah di Tulis

Produksi Kecap Kerang Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Nelayan - Pemeriksaan KHV Pada Ikan Koi (Cyprinus carpio) dengan Metode PCR (Polymerase Chain Reaction) Tanda Tangan : b. Nama Lengkap Tempat Tanggal Lahir NIM Fakultas Jurusan Universitas Alamat/No. Telepon : Adhe Puspawari Hardhanny : Surabaya, 14 Maret 1989 : 060710319P : Perikanan dan Kelautan : Budidaya Perairan : Airlangga : Puri Citra Rungkut Blok I/ 2 Surabaya/085645112258 Alamat Email : dhanny_ua@yahoo.com Karya Ilmiah yang pernah di Tulis : Studi Pemantauan dan Penyebaran Bakteri di Jawa Timur pada Daerah Kewenangan BKI Kelas II Tanjung Perak Surabaya Tanda Tangan : : Ferlyn Hendra Wiyatno : Surabaya, 20 Januari 1990 : 060810096P : Perikanan dan Kelautan : Budidaya Perairan : Airlangga : Jl. Kamboja 28 Ketajen Gedangan Sda/ 085731626673 Alamat Email : ferlynwiyatno@yahoo.co.id Karya Ilmiah yang pernah di Tulis : - Studi Pemantauan dan Penyebaran Bakteri di Jawa Timur pada Daerah Kewenangan BKI Kelas II Tanjung Perak Surabaya Tanda Tangan : : Denny Tri Yuliono : Blitar, 9 Juli 1989 : 060710167P : Perikanan dan Kelautan : Budidaya Perairan : Airlangga : Perumnas Pakunden Blok F : den_tryoz@yahoo.com

c. Nama Lengkap Tempat Tanggal Lahir NIM Fakultas Jurusan Universitas Alamat/No. Telepon

d. Nama Lengkap Tempat Tanggal Lahir NIM Fakultas Jurusan Universitas Alamat/No. Telepon No.9, Blitar/085655779989 Alamat Email

Karya Ilmiah yang pernah di Tulis Tanda Tangan 2. Biodata Pembimbing : 1. Nama Lengkap 2. NIP 3. Fakultas/Program Studi 4. Perguruan Tinggi 5. Alamat 6. No. Telp 7. Email 8. Tanda Tangan

::

: A. Shofy Mubarak S.Pi., M.Si : 19681228 1993031 001 : Fakultas Perikanan dan Kelautan : Universitas Airlangga : Permata Gading 2 YY-9 Sidoarjo : 085731299999 : shofy_ua@yahoo.co.id :