Anda di halaman 1dari 2

1.

Sakit Kepala : rasa nyeri atau rasa tidak mengenakkan pada seluruh daerah kepala dengan batas bawah dari dagu sampai ke daerah belakang kepala. 2. Gejala Hipotensi Sering pusing dan keringat dingin Mudah merasakan kantu dan sering menguap Mata sering terasa berkunang-kunang dan penglihatan kurang jelas terutama setelah duduk lama lalu berjalan Mudah kelelahan dan tak bertenaga bahkan sering mengalami pingsan. Wajah terlihat pucatkarena suplai darah keseluruh jaringan tubuh tidak maksimal. 3. Macam-macam anemia : Anemia gizi : anemia yang disebabkan oleh defisiensi dalam makanan suatu faktor yang dibutuhkan untuk eritropoiesis, misalnya anemia defisiensi besi. Anemia pernisiosa : anemia yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh menyerap vitamin B12 yang masuk melalui makanan dari saluran cerna. Anemia aplastik : anemia yang disebabkan oleh kegagalan sumsum tulang menghasilkan cukup sel darah merah, meskipun semua bahan untuk eritropoiesis tersedia. Anemia ginjal : anemia yang disebabkan oleh penyakit ginjal. Anemia perdarahan : anemia yang disebabkan oleh karena adanya perdarahan yang berlebihan. Anemia hemolitik : anemia yang disebabkan oleh oleh pecahnya eritrosit dalam darah yang berlebihan. 4. Penatalaksanaan anemia defisiensi besi Terapi kausal Terapi yang dilakukan karena adanya penyebab. Misalnya pengobatan cacing tambang, hemoroid dan menorhagia. Terapi kausal harus dilakukan sampai tuntas agar anemia tidak kambuh. Pemberian preparat besi Pemberian preparat besi untuk mengganti kekurangan besi dalam tubuh (iron replacement therapy). Macam pemberian preparat besi : Besi Per Oral Pemberian Ferrous Sulphat dengan dosis anjuran 3 x 200 mg. Setiap 200 mg mengandung 66 mg besi elemental. Pemberian preparat ini mengakibatkan absorbsi besi 50 mg/hari yang dapat meningkatkan eritropoesis 2 sampai 3 x normal. Atau bisa juga dengan pemberian Ferrous gluconate, Ferrous fumarat, Ferrous lactat, dan Ferrous succinate , akan tetapi harganya lebih mahal, efektivitas dan efek samping hampir sama. Besi Parenteral Dengan pemberian Iron dextran complex (mengandung 50 mg besi/ml), Iron sorbitol citric acid complex, Iron ferric gluconate, dan Iron sucrose. Besi parenteral dapat diberikan secara IM maupun IV. Terapi ini bertujuan untuk mengembalikan kadar Hb dan mengisi besi sebesar 500 1000 mg.

Rumus dosis :

Kebutuhan besi (mg) = (15-Hb sekarang) x BB x 2,4 + 500 atau 1000 mg Ada juga yang merumuskan = (15-Hb sekarang) x BB x 3 Pengobatan lain Diet : makanan bergizi tinggi protein, terutama protein hewani Vitamin C : diberikan 3 x 100 mg/hari untuk meningkatkan absorpsi besi Transfusi darah

Referensi : Sherwood, Lauralee. 2011. Fisiologi Manusia: dari Sel ke Sistem. Jakarta: EGC. Bakta, I Made. 2006. Hematologi Klinik Lengkap. Jakarta : EGC