Anda di halaman 1dari 27

DERMATOGLIFI

Dermatoglifi berasal dari bahasa Yunani, kata derma berarti kulit dan glyphic berarti pahatan. Pertama kali diteliti oleh Cummis dan Midlo pada tahun 1926. Mempelajari gambaran sulur ujung jari dan telapak dari tangan dan kaki.

Terbentuk sejak minggu ke 8 perkembangan fetus selesai pada minggu ke 16. Penurunan secara poligenik timbulnya variasi pada fenotip:
perbedaan tinggi badan sulur indeks tipe pola dan jumlah sulur

Tidak mengalami perubahan sepanjang hidup. Hanya kerusakan secara mekanik yang dapat mengubah pola

Sulur
Sulur dibedakan:
sulur titik (dengan satu lubang keringat) sulur pendek (dengan 2-5 lubang keringat, sulur panjang (mempunyai lubang keringat lebih dari 5) sulur garpu (sulur bercabang, bifurkasi) sulur tertutup (bentuk cincin) sulur sisir (beberapa sulur parallel salah satu ujungnya bersatu) sulur intertitiel

Konfigurasi Pola Sulur Dibedakan:


tipe tanpa pola tipe pola sulur.

Tipe tanpa pola : tidak mempunyai triradius, sulur berjalan searah paralel (O=Open) atau berlawanan arah (V=Vestige) Tipe pola sulur : mempunyai triradius membentuk pola arch, loop dan whorl atau kombinasinya.

Sulur tanpa pola

open

vestige

Sulur dengan pola 3 tipe dasar: 1. Arch 2. Loop 3. Whorl Dibedakan berdasarkan perbedaan:
Lines atau ridge (garis atau sulur) Delta atau Triradius (titik pertemuan 3 alur yg berbeda arahnya dan membentuk sudut sekitar 1200) Core (pusat pola)

Jumlah sulur dapat dihitung (ridge count), yang dimulai dari titik triradius hingga ke pusat pola (ditarik garis lurus)

Triradius

Merupakan pertemuan tiga buah sulur yang membungkus pola. Tipe triradius ada 6 :
1. tipe pertemuan tiga sulur 2. tipe titik atau pulau: pusat titik atau lingkaran 3. tipe titik sulur ujung : pusat dengan sebuah sulur ujung 4. tipe sulur lengkung : pusat sulur lengkung 5. tipe 3 sudut (triangle): tidak ada titik atau pusat 6. tipe limit ekstra : pola terputus oleh kulit ujung jari

Beberapa tipe triradius. a. tipe pertemuan tiga sulur b. tipe titik atau pulau c. tipe titik sulur ujung d. tipe sulur lengkung e. tipe 3 sudut (triangle)

Pusat pola :sebagai pusat sulur atau pusat loop. Pada tipe whorl pusat pola bentuknya
dapat berupa titik lingkaran sulur yang pendek.

Tipe dasar pola sulur


ARCH
Pola sidik jari yang paling sederhana Biasanya tidak mempunyai triradius sehingga tidak dapat dilakukan perhitungan jumlah sulur (ridge count). Walaupun ada yang memiliki triradius tetapi biasanya tidak ada ridge count di antara tiradius dan pusat.

Tipe Arch: Plain Arch:


Bentuk yang paling sederhana Tidak ada triradius Tidak ada pusat pola

Tented Arch
Bentuk mirip tenda atau kemah

Plain Arch

Tented Arch

LOOP Memiliki ridge count minimal 1 garis. Memiliki 1 triradius. Ada 2 tipe Loop 1. Ulnar Loop:
Jika arah sulur yang masuk dan keluar berada pada sisi jari kelingking (ulnar)

2. Radial Loop:
Jika arah sulur yang masuk dan keluar berada pada sisi ibu jari (radius)

Ulnar Loop

Radius Loop

WHORL Memiliki 2 triradius Ada 4 tipe Whorl 1. Plain Whorl: Alurnya membentuk lingkaran tertutup Jumlah sulur dalam lingkaran relatif lebih banyak Jika 2 triradius ditarik garis lurus, maka akan memotong alur di dalam pola lingkaran.

2. Central Pocket Whorl: Alurnya membentuk lingkaran terbuka, bisa berbentuk spiral, oval, atau sirkular Lingkaran yang terbentuk, alurnya sangat dekat dengan pusat pola sehingga jumlah alur tidak sebanyak Plain Whorl Jika 2 triradius ditarik garis lurus, maka alur di dalam pola lingkaran tidak akan terpotong

3. Double Loop Whorl: Terdiri dari 2 loop yang berbeda, masing-masing mempunyai formasi triradius, pusat pola, dan sulur yang berbeda Ada 2 pusat pola Ada 2 triradius

4. Accidental Whorl: Bentuk ini sangat jarang

Garis Tangan (Flexian crease)


Garis lipatan tangan dapat dipakai dalam analisa dermatoglifi mendiagnosis penyakit. Pola Garis lipatan tangan
normal, Sydney line atau Simian Crease

A. Garis Sydney.

B. Garis Normal

C. Garis Simian.

Pembentukan pola sulur terjadi pada masa kritis saat awal kehamilan dan menghasilkan perbedaan pola pada setiap individu. dipengaruhi oleh banyak faktor.
bahan kimia yang dimakan oleh ibu tingkat(jumlah) hormon ( tingkat radiasi faktor lain yang bisa mempengaruhi laju pertumbuhan janin

Digunakan untuk keperluan identitas diri, penyelidikan perkara kriminal, dan diagnosa penyakit tertentu.
Diabetes Kelainan jantung Homosexuality Ras Intelegensi dll

Dasar penggunaan sidik jari : a. Karakteristik sulur epidermis bervariasi dan tidak pernah sama pada setiap orang b. Bentuk dan rincian sulur bersifat tetap, tidak dipengaruhi oleh lingkungan. c. Tipe pola sulur pada setiap orang mempunyai variasi yang luas, sehingga dapat diklasifikasikan ke dalam kelompok tertentu