Anda di halaman 1dari 2

Pro-kontra Dibukanya Kembali Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Jepang: Warga Jepang Kembali Memprotes Nuklir

Ribuan masyarakat Jepang melakukan aksi demonstrasi di berbagai kota di Jepang untuk menentang keputusan pemerintah yang berencana untuk menghidupkan kembali reactor nuklir pertama Jepang yang berada di Fukushima yang telah di tutup sejak Maret 2011 dikarenakan adanya bencana gempa dan tsunami yang melanda Jepang tahun lalu dan menyebabkan keadaan darurat disejumlah PLTN di Jepang. Masyarakat menentang dibukanya kembali PLTN ini bukanlah tanpa alasan, mereka takut akan dampak yang dihasilkan dari reactor nuklir dimasa mendatang akan berdampak sangat buruk bagi kehidupan mereka terutama bagi anak-anak mereka nantinya. Namun keputusan pengaktifan kembali PLTN ini telah disetujui oleh Perdana Menteri Yoshihiko Noda pada Juni 2012 lalu. Tak dapat dipungkiri bahwa 30% dari pasokan energy listrik di Jepang di hasilkan oleh pembangkit listrik yang menggunakan tenaga nuklir.1 Maka oleh sebab itu, ketika terjadi bencana yang menimpa PLTN Fukushima, pasokan listrik untuk memenuhi permintaan listrik di Jepang jauh berkurang. Keputusan pemerintah untuk mengaktifkan kembali reaktor-reaktor nuklir tersebut adalah untuk dapat memenuhi kepentingan Jepang akan kebutuhan energy listrik yang sangat tinggi. Permintaan dari sektor industry akan energy ini juga harus dipenuhi karena merupakan sektor yang sangat berpengaruh dalam perekonomian Jepang. Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda juga mengatakan bahwa Jepang harus menghidupkan kembali dua rector nuklir yang ada untuk melindungi perekonomian Jepang. Tanpa adanya PLTN masyarakat Jepang dan juga industri-industri yang ada harus memangkas penggunaan mereka terhadap energy listrik ini yang tentunya akan membuat perindustrian

BBC Indonesia, Warga Jepang Kembali Memprotes Nuklir http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/06/120630_japan_nulear.shtml diakses pada 20 September 2012.

Jepang tidak dapat berjalan maksimal. Pengaktifan kembali reactor nuklir dan juga dibukanya kembali PLTN Fukushima dirasa memang perlu demi tetap menunjang kegiatan masyarakat maupun industry Jepang dan tentunya akan dilengkapi dengan pembangunan gedung yang kokoh serta sistem pengamanan yang maksimal apabila terjadi kecelakaan-kecelakaan yang tidak diinginkan.

Hani Setyawaskitaningrum 09/280464/SP/23203 Analisis Hubungan Internasional