Anda di halaman 1dari 3

Nama NRP Matkul

: : :

Ita Novita Damanik 09.02.2.1.1.00090 Auditing II

1. Pelaksaanaan penelitian berita online untuk mengidentifikasi pengembangan terbaru yang mempengaruhi profesi akuntansi dan auditing di Jepang. Jelaskan secara ringkas pengembangan ini dalam suatu format bullet. Tahun 2003, Asashi bekerjasama dengan firma akuntansi internasional big four (KPMG) untuk mengaudit Resona. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Satashi Hirata sebagai salah satu staf audit menerjunkan diri dari lantai 12 apartemennya. Simpulan sementaraq diduga satashi mengalami tekanan dengan pekerjaannya. Resona mengalami permasalahan keuangan yang serius. Namun Resona tetap menerima opini yang baik. Setelah Hirata meninggal, Asashi mengundurkan diri dari kerja sama di firma akuntansi internasional big four. Auditor Shin Nihon bersikeras bahwa Resona mengalami permasalahan pada keuangan. Beberapa setelah auditor menerima opini, Resona menerima suntikan dana pemerintah sebesar $17 miliar dolar AS. Abad 17-an, Jendral Mac Arthur dari angkatan darat AS mendapat tugas untuk merubah Jepang menjadi Negara demokrasi dan sistem ekonomi pasar bebas. Namun okurasho tidak dijamah oleh jenderal Mac Arthur sehingga organisai ini bergerak kembali dan memegang kendali atas kementerian keuangan (MOF). Okurasho atau kementerian perudangan bertanggung atas pengembangan ekonomi dan kesejaterahan bangsa Jepang. Selama 40 tahun, kebijakan MOF mempu meningkatkan kesejaterahan. Tahun 1990-an, Jepang mengalami krisis keuangan pertama sejak perang dunia kedua. Presiden Clinton mengkritik keberadaan MOF yang dianggap mencegah Jepang menjadi Negara modern sepenuhnya dan terbuka. Jepang mengalami kerugian besar dari pinjaman bank yang tidak dilaporkan dalam laporan keuangan audit, dikarenakan MOF memberi tekanan terhadap auditor bank. Wajar bank-bank menerima opini yang bersih.

2. Sebagaimana disebutkan dalam kasus ini, perusahaan Jepang sangat tergantung pada modal pinjaman dibandingkan perusahaan AS. Jelaskan bagaimana fakta ini dapat menyebabkan fungsi audit independen dikedua negara berbeda. Di Jepang, MOF memiliki kendali atas firma akuntansi besar. MOF menguasai orangorang yang berperan sebagai eksekutif kunci pada firma akuntansi terbesar Negara. Profesi akuntan public di Jepang lebih sedikit disebabkan persyaratan yang terlalu rumit, sementara perusahaan yang diaudit cukup banyak. Fee audit di Jepang lebih rendah daripada AS sehingga menyebabkan beberapa hambatan atas ruang lingkup audit independen karena dianggap kurang menguntungkan untuk Jepang Auditor di Jepang secara historis memiliki ikatan kekeluargaan yang lebih erat dengan klien dibandingkan auditor di AS. MOF menarik kembali licenci CPA perorangan yang gagal memenuhi tanggungjawab profesionalnya pertama kali pada tahun 1991. 3. Semakin tinggi hambatan untuk masuk kedalam profesi akuntan publik di Jepang (dibandingkan negara industrialis besar lainnya) menyebabkan relatif sedikitnya jumlah CPA di negara tersebut. Identifikasi dan diskusikan dengan ringkas perbedaan keuntungan dan kerugian dari tingginya hambatan untuk masuk kedalam profesi tersebut. Keuntungan : peluang untuk seorang CPA memperoleh pekerjaan menjadi lebih mudah. Dikarenakan perbandingan perusahaan dan lembaga auditor yang 1:10 di Jepang. Serta lembaga auditor yang ada lebih cepat untuk berkembang, mempublikasikan nama ditengah masyakarat bisnis. Kerugian : firma akuntansi besar di Jepang sangat mendominasi audit dari perusahaan besar Negara, perusahaan swasta besar dan organisai penting lainnya dalam swasta dan umum. Karena CPA yang sedikit diasumsikan banyak perusahaan yang diaudit oleh lembaga yang sama, tidak menutup kemukinan peluang yang besar adanya ikatan hubungan kekeuargaan antara auditor dank lien. Auditor independen kurang bersaing didunia kerja, disebabkan sedikitnya jumlah CPA yang bekerja di Jepang sehingga tidak menutup kemungkinan banyak terjadi kecurangan seputar

laporan keuangan yang diterbitkan. Hal ini tentunya, membuat kredibilitas CPA yang ada di Jepang kurang diakui. 4. Diantara kedua negara, Jepang dan AS, sejumlah kecil firma akuntan mengaudit sejumlah besar perusahaan publik besar. Identifikasi keuntungan dan kerugian struktur pasar ini bagi jasa audit independen. Keuntungan : Kerugian : dengan adanya kesempatan auditor dari firma kecil mengaudit perusahaan kerugiannya lebih dominan dialami oleh auditor dari firma yang besar lebih memudahkan lembaga auditor itu untu membesarkan namanya didunia bisnis. mengaudit perusahaan besar, diantaranya perusahaan lebih merasa tertekan dengan adanya otoriter dan pengakuan dimasyarakat mengenai kedudukan perusahaan besar, sehingga ruang lingkup auditor menjadi lebih dibatasi oleh klien serta lebih sulit untuk mendeteksi kecurangan yang terjadi 5. Diantara kedua negara, Jepang dan AS, auditor eksternal sering dituduh gagal melaksanakan level independensi yang tepat atas kliennya. Cara apa yang seharusnya dan sebaiknya dilakukan untuk mempertahankan independensi auditor terhadap kliennya? Perbaikan pada sistem seleksi administrasi penerimaan CPA yang dianggap lebih mampu menyaring SDM yang berkualitas. Melarang adanya kegiatan audit yang dilakukan oleh auditor eksternal yang memiliki ikatan hubungan kekeluargaan terhadap klien. Memberi sanksi yang tegas terhadap auditor yang melanggar kode etik profesi akuntan, dapat berupa penarikkan licenci operasi auditor.