Anda di halaman 1dari 6

Evaluasi dari dua jenis kaktus (Opuntia ssp.

) sebagai muchilago dari suspensi paracetamol

Kelompok V (Lima) Jenifer Kolina Fandy Ahmad Ayu Wardhani Djafar Nurul Rizky Vanny Dude Rosita Irianti Dehi

muchilago extrak kaktus


Extrak kaktus kering di haluskan menggunakan alu dan lumpang Diayak menggunakan ayakan ukuran 244 mesh

Formulasi paracetamol suspensi

Pembuatan suspensi parasetamol


Suspending agent dan tween 80 di dispersikan dalam air Ditambahkan pengawet Paracetamol dibasahi dengan gliserin Ditambahkan zat pembawa Diaduk hingga merata

Hasil dari evaluasi formula suspensi


Viskositas Berdasarkan dari hasil penelitian urutan muchilago yaitu : NaCMC> OS> OFI Dapat disimpulkan bahwa Na-CMC memiliki viskositas yang tinggi Aliran Dapat dilihat dari hasil pengamatan semakin besar konsentrasi suspensi agent, semakin kental sehingga meghasilkan aliran yang lambat Dimana pada semua konsentrasi tingkat agen menangguhkan, berada di urutan OFI> OS> NaCMC dengan suspensi A4 memiliki menengah viskositas. A5 dan A6 terlalu sulit mengalir Volume sedimentasi Dapat dilihat dari hasil penelitian diperlukan volume sedimentasi yang sedang, karna jika semakin tinggi volume sedimentasi, semakin susah suspensi terdispersi kembali

Disolusi Dari hasil penelitian yang didapat tidak ada rentang waktu un tuk Parasetamol suspensi dalamperiode waktu tertentu. Namun, USP (2009)menentukan pelepasan obat rentang yang dapat diterima tidak kurang dari 80% dalam waktu 30 menit untuk Parasetamol tablet. Semua formulasi dari tiga suspensi agent memasuki rentang obat yang diterima,Kecuali pada formulasi A6 (87,7%) telah mencapai rentang yang dapat diterima dalam batas waktu yang ditentukan.