Anda di halaman 1dari 16

PEDOMAN PENYELENGGARAAN

PENERIMAAN DAN PEMBINAAN MAHASISWA BARU (P2MB) UNIVERSITAS HASANUDDIN

OLEH : TIM BIDANG KEMAHASISWAAN

UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR, TAHUN 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................. i DAFTAR ISI ............................................................................................... ii I. II. III. IV. V. VI. Dasar Pemikiran ................................................................................. 1 Azas Penyelenggaraan ....................................................................... 4 Pengertian Pengertian ...................................................................... 5 Maksud dan Tujuan ............................................................................. 5 Hasil Yang Diharapkan ........................................................................ 6 Bentuk, Tempat, dan Waktu .............................................................6

VII. Materi Kegiatan ................................................................................ 7 VIII. Metode Penyajian Materi ................................................................. 8 IX. Organisasi Pelaksana ........................................................................... 8 X. Hak dan Kewajiban Peserta ................................................................. 10

XI. Tata Tertib Pelaksanaan ...................................................................... 11 XII. Sanksi ................................................................................................... 11 XIII. Pengawasan dan Evaluasi .................................................................. 12 XIV. Penutup ............................................................................................... 12

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, , karena hanya dengan limpahan rahmat dan hidayah-Nya, Pedoman Penyelenggaraan Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru (P2MB) Universitas Hasanuddin Tahun 2013 dapat dirumuskan dan diwujudkan dalam bentuk sebuah pedoman pelaksanaan. Pedoman yang telah disusun ini merupakan terbitan ke-tujuh sejak dimulainya PMB Tahun 2006. Upaya peningkatan proses Penyelenggaraan Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru (P2MB), senantiasa dilaksanakan oleh semua pihak dengan semangat demokratisasi yang selama ini telah digerakkan oleh mahasiswa Indonesia, saya berharap semangat ini pula yang akan menjiwai para mahasiswa baru dalam memasuki masyarakat ilmiah atau komunitas akademik Universitas Hasanuddin yang berkarakter MARITIM (Manusiawi, Arif, Relegius, Inovatif, Tangguh, Integritas, dan Mandiri). Dengan adanya Pedoman Penyelenggaraan Penerimaan dan Pembinaan

Mahasiswa Baru (P2MB) Universitas Hasanuddin Tahun 2013, diharapkan tujuan dan sasaran mempercepat proses adaptasi kehidupan mahasiswa di perguruan tinggi dapat tercapai, dan fenomena paradoksial yang muncul sebagai bentuk keragaman berbagai kepentingan dapat diselesaikan secara cepat, elegan, dalam suasana keharmonisan dan dinamika kehidupan kampus. Saya yakin bilamana Penyelenggaraan Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru (P2MB) Universitas Hasanuddin Tahun 2013 dilaksanakan dengan mengacu pada pedoman ini, disertai rasa penuh tanggungjawab, maka nantinya hubungan antara segenap komponen sivitas akademika akan dapat terwujud secara harmonis. Akhirnya pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kepada semua pihak yang membantu dalam penyusunan pedoman ini, dan mengajak seluruh sivitas akademika supaya menjadikan buku ini sebagai pedoman dalam Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru (P2MB), sehingga kita dapat menjaga kehormatan almamater yang berlandaskan pada etika, moral dan budaya akademika. Makassar, 03 Juli 2013 Rektor Unhas,

IDRUS A. PATURUSI

PEDOMAN

PENERIMAAN DAN PEMBINAAN MAHASISWA BARU (P2MB) UNIVERSITAS HASANUDDIN TAHUN 2013
I. Dasar Pemikiran Perguruan Tinggi adalah sebagai tahap pendidikan formal tertinggi untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia berkualitas mempunyai ciri dan lingkungan yang berbeda dengan pendidikan menengah. Pada Perguruan Tingggi dikenal apa yang disebut dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu : Pendidikan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Mahasiswa, dalam kamus besar Bahasa Indonesia memiliki arti orang yang belajar di perguruan tinggi. Mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Mahasiswa memiliki peranan yang strategis terhadap majunya sebuah bangsa. Mahasiswa adalah bagian kecil dari masyarakat Indonesia dan berada pada puncak piramida kependudukan pemuda yang kelak diharapkan menjadi generasi penerus pemimpin bangsa dan negara. Mahasiswa baru adalah individu yang sedang berproses menuju kematangan pribadi. Mahasiswa baru umumnya ketika memasuki yang digunakan untuk mengetahui kegiatan dunia perguruan tinggi belum mengenal proses belajar mengajar di perguruan tinggi, sarana dan prasarana perpustakaan, laboratorium, serta belum mendukung proses belajar mengajar di perguruan tinggi, seperti : pembinaan yang dilakukan oleh lembaga kemahasiswaan yang bertujuan memberikan dorongan dan motivasi pengembangan karakter. Di perguruan tinggi, mahasiswa dituntut lebih aktif untuk

mengembangkan potensi dirinya. Oleh karena itu, di dalam penerimaan

mahasiswa baru perlu diperkenalkan budaya ilmiah kampus sejak dini agar selama proses pembelajaran mahasiswa dapat mengikutinya dengan baik dan nantinya menjadi lulusan yang berkualitas. Sejak tahun 2006 sampai 2011 telah dilaksanakan kegiatan yang disebut Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), dan pada tahun 2012 disebut Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru (P2MB). Pelaksanaannya Pendidikan Tinggi 38/DIKTI/Krp/2000 mengacu pada Departemen tentang Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Nasional Nomor : Kegiatan Penerimaan

Pengaturan

Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi, dan Nomor: 1016/E/T/2011, tanggal 15 Juli 2011 tentang Masa Orientasi Mahasiswa Baru, serta Panduan Umum Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru dikeluarkan oleh Depdiknas, Dirjen Pandidikan Tinggi, Direktorat Pembinaan Akademik dan Kemahasiswaan, dan Statuta Universitas Hasanuddin 2003. Pada tahun 2012, setelah melakukan evaluasi pelaksanaan PMB melalui lokakarya dan berbagai pertemuan pimpinan bidang kemahasiswaan, dan memperhatikan surat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Nomor : 1016/E/T/2011 tentang Masa Orientasi Mahasiswa Baru, serta untuk merespon berbagai perubahan dalam sistem penyelenggaraan pendidikan dan tatanan kehidupan bermasyarakat saat ini maka diperlukan penyempurnaan panduan PMB. Penyempurnaan kegiatan yang dimaksud adalah Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru atau disingkat P2MB. Pada tahun 2013 ini, telah dilakukan penyempurnaan buku pedoman P2MB berdasarkan evaluasi dan saran berbagai pihak, serta menyesuaikan dengan pemberlakuan Peraturan Menteri Kemendikbud RI nomor : 55 Tahun 2013 Tentang Biaya Kuliah Tunggal dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan

Kementerian Pendidikan dan kebudayaan, dimana biaya pelaksanaan P2MB tidak boleh bersumber dari Mahasiswa Baru. Kegiatan P2MB dapat dijadikan titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter manusiawi, arif, religius, inovatif, tangguh, integritas, dan mandiri (MARITIM). Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai dukungan sivitas akademika perguruan tinggi untuk mendukung terciptanya atmosfir akademik yang kondusif. Pendidikan karakter memegang peranan yang sangat penting dalam pendidikan tinggi. Pendidikan karakter bahkan tercantum dalam UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang berbunyi Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokrasi serta bertanggung jawab. Peran mahasiswa dalam menciptakan generasi berkarakter,

sebagaimana tertuang dalam pasal 13, UU Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidkan Tinggi: (1) Mahasiswa sebagai anggota Sivitas Akademik diposisikan sebagai insan dewasa yang memiliki kesadaran sendiri dalam mengembangkan potensi diri di Perguruan Tinggi untuk menjadi intelektual, ilmuwan, praktisi, dan/atau profesional. (2) Mahasiswa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) secara aktif mengembangkan potensinya dengan melakukan pembelajaran, pencarian kebenaran ilmiah, dan/atau penguasaan, pengembangan, dan pengamalan suatu cabang Ilmu Pengetahuan

dan/atau Teknologi untuk menjadi ilmuwan, intelektual, praktisi, dan/atau profesional yang berbudaya. (3) Mahasiswa memiliki kebebasan akademik dengan mengutamakan penalaran dan akhlak mulia serta bertanggung jawab sesuai dengan budaya akademik. (4) Mahasiswa berhak mendapatkan layanan Pendidikan sesuai dengan bakat, minat, potensi, dan kemampuannya. (5) Mahasiswa dapat menyelesaikan program Pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing dan tidak melebihi ketentuan batas waktu yang ditetapkan oleh Perguruan Tinggi. (6) Mahasiswa berkewajiban menjaga etika dan menaati norma Pendidikan Tinggi untuk menjamin terlaksananya Tridharma dan pengembangan budaya akademik. II. Azas Penyelenggaraan Azas Penyelenggaraan Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru adalah Azas keterbukaan; Azas demokratis; Azas humanis. 1. Azas Keterbukaan, artinya semua kegiatan penerimaan dan pembinaan mahasiswa baru dilakukan secara terbuka, baik dalam hal pembiayaan, materi/substansi kegiatan, berbagai informasi waktu maupun tempat penyelenggaraan kegiatan. 2. Azas Demokratis, berarti semua kegiatan dilakukan dengan berdasarkan kesetaraan semua pihak dengan menghormati hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat dalam kegiatan penerimaan dan pembinaan mahasiswa baru tersebut. 3. Azas Humanis, artinya kegiatan penerimaan dan pembinaan mahasiswa baru dilakukan berdasarkan kemanusiaan yang adil dan beradab serta memegang teguh prinsip-prinsip persaudaraan.

III.

Pengertian Pengertian Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru adalah kegiatan pengenalan terhadap program studi dan program pendidikan, budaya ilmiah dan pembinaan kegiatan kemahasiswaan di perguruan tinggi bagi mahasiswa baru Universitas Hasanuddin. Kegiatan pengenalan kehidupan ilmiah ini diselenggarakan dalam rangka kegiatan akademik dan kemahasiswaan, oleh pimpinan perguruan tinggi dan pimpinan lembaga kemahasiswaan di tingkat universitas, fakultas, dan jurusan. Penyelenggara adalah unsur pimpinan universitas, fakultas, jurusan, program studi dan pimpinan lembaga kemahasiswaan, serta dosen dan mahasiswa yang ditunjuk untuk menjadi penanggung jawab dan pelaksana kegiatan yang akan dilakukan. Peserta adalah mahasiswa baru Universitas Hasanuddin yang telah terdaftar pada tahun ajaran yang sedang berjalan.

IV.

Maksud dan Tujuan Kegiatan P2MB dimaksudkan sebagai sarana bagi mahasiswa baru untuk mengenal dan mengetahui program studi, proses pembelajaran, sumber-sumber belajar ilmiah kampus, dan pembinaan kegiatan kemahasiswaan dalam rangka pengembangan potensi dirinya. Secara Umum, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar mereka dapat lebih cepat beradaptasi dengan kehidupan kampus, khususnya sistem pembelajaran dan kemahasiswaan di Universitas Hasanuddin. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan untuk : 1. Mengembangkan wawasan mahasiswa baru tentang bidang akademik dan kemahasiswaan di dalam kampus.

2. Mengenalkan realita budaya kehidupan ilmiah kampus dan kemahasiswaan secara utuh. 3. Mengenalkan konstribusi/peran Universitas Hasanuddin dalam proses perubahan sosial. 4. Mendorong dan memotivasi tentang perlunya peningkatan kompetensi bidang ilmu dan karakter mahasiswa baru. 5. Menjalin keakraban dan persahabatan antar civitas akademika. V. Hasil Yang Diharapkan Mahasiswa memahami arti penting pendidikan tinggi dan peran pendidikan berkarakter bagi pembangunan bangsa serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari jatidiri bangsa Indonesia. Terciptanya persahabatan antara mahasiswa baru dengan mahasiswa yang sudah berada di dalam kampus, agar terjadi transformasi nilai dan pengetahuan tentang penalaran, minat dan bakat serta organisasi kemahasiswaan yang resmi di dalam kampus. VI. Bentuk, Tempat, dan Waktu Kegiatan P2MB dilaksanakan dalam bentuk ceramah, latihan, diskusi, tugas mandiri, kunjungan langsung, permainan, studi kasus, pameran dan praktek langsung. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari dengan rincian sebagai berikut : 1. Penerimaan mahasiswa baru dilanjutkan universitas. dengan materi dilaksanakan melalui Rapat Senat Universitas oleh Panitia tingkat Terbuka Luar Biasa di Auditorium A. P. Pettarani, kemudian

2. Pelaksanaan pengenalan mahasiswa baru pada masing-masing fakultas, dilakukan pada hari kedua dan hari ketiga di fakultas masing-masing. 3. Pelaksanaan penerimaan dan pembinaan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas, dilakukan pada hari keempat dan kelima di fakultas masing-masing. 4. Pelaksanaan penerimaan dan pembinaan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)/Bagian/Program Studi/UKM Fakultas, dilakukan pada hari keenam dan ketujuh di Kampus Universitas Hasanuddin. VII. Materi Kegiatan a. Kegiatan Akademik Perguruan Tinggi, meliputi : - Pengenalan program studi dan fungsi perguruan tinggi termasuk fakultas dan jurusan / bagian; - Prospek kerja bidang studi dimasa depan; - Kalender Akademik dan Peraturan Akademik; - Pengenalan sarana dan prasarana. b. Pengenalan Budaya dan Etika : - Kebudayaan, nilai dan kode etik; - Kultur perguruan tinggi, etika kehidupan kampus; - Peraturan perguruan tinggi termasuk hubungan dan kewajiban mahasiswa; - Peraturan tata tertib kehidupan kampus; - Peraturan kode etik mahasiswa; - Pengenalan manajemen diri dalam pergaulan di kampus (karakter MARITIM). c. Organisasi dan kegiatan Mahasiswa : - Pengenalan kegiatan dan prestasi lembaga kemahasiswaan; - Struktur Organisasi Kemahasiswaan; - Pembinaan lembaga kemahasiswaan;

- Membangun akademika. d.

keakraban

dan

persahabatan

antar

civitas

Persiapan Penyesuaian Diri di Perguruan Tinggi : - Metode belajar di perguruan tinggi; - Kunjungan langsung ke Perpustakaan dan Laboratorium; - Pengenalan komputer/internet.

VIII.

Metode Penyajian Materi Metode penyajian materi dalam penerimaan dan pembinaan mahasiswa baru dilaksanakan dengan cara : a. Ceramah; b. Simulasi; c. Pameran; d. Kunjungan; e. Diskusi; f. Tugas Mandiri.

IX.

Organisasi Pelaksana Panitia Pelaksana terdiri atas dua jenjang yakni : 1. Tingkat Universitas dengan komposisi personil sebagai berikut : Penanggung Jawab Koordinator Ketua Bidang Akademik Ketua Bidang Keuangan : Rektor Universitas Hasanuddin : Wakil Rektor III : Wakil Rektor I : Wakil Rektor II Tingkat Universitas Seksi-seksi dan anggota : Biro Kemahasiswaan, Biro Umum, Biro Akademik, Biro Keuangan, dan Biro Perencanaan, Komisi Disiplin Tingkat Universitas, Para Wakil Dekan III, Para Komdis Fakultas, sejumlah dosen, pegawai dan mahasiswa.

Ketua Bdg.Organisasi Kemas.: Ketua Lembaga Kemahasiswaan

2. Tingkat Fakultas dengan komposisi personil sebagai berikut : A. Kegiatan P2MB Hari Kedua dan Ketiga Penanggung Jawab Koordinator Ketua Bidang Akademik Ketua Bidang Keuangan Seksi-Seksi dan Anggota : Ketua dan Sekretaris Jurusan/Bagian, Ketua Program Studi, Komisi Disiplin Fakultas, sejumlah dosen, pegawai dan mahasiswa. B. Kegiatan P2MB hari Keempat : Dekan : Dosen/Tenaga Kependidikan : Mahasiswa : Mahasiswa : Mahasiswa : Mahasiswa dan Kelima (Lembaga : Dekan : Wakil Dekan III : Wakil Dekan I : Wakil Dekan II

Ketua Bidang Organisasi Kmsw. : Ketua BEM

Kemahasiswaan Fakultas) Penanggung Jawab Pemantau/Pemonev Ketua Pelaksana Wakil Ketua Sekretaris Bendahara

Wakil Penanggung Jawab : Ketua BEM Mahasiswa Fakultas

Seksi-Seksi dan Anggota : Mahasiswa. C. Kegiatan P2MB hari Keenam dan Ketujuh (Lembaga Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)/Bagian/Program Studi/UKM Fakultas) Penanggung Jawab : Dekan/Ketua Jurusan/Ketua Bagian/Ketua Program Studi Pemantau/Pemonev : Dosen/Tenaga Kependidikan

Wakil Penanggung Jawab : Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)/Bagian/Program Studi/UKM Fakultas Ketua Pelaksana Wakil Ketua Sekretaris Bendahara : Mahasiswa : Mahasiswa : Mahasiswa : Mahasiswa

Seksi-Seksi dan Anggota : Mahasiswa. X. Hak dan Kewajiban Peserta 1. Hak Peserta : a. Peserta berhak memperoleh pelayanan, dan bimbingan yang layak. b. Peserta berhak mendapatkan kegiatan pembinaan. c. Peserta berhak memperoleh materi secara utuh dari penitia pelaksana. d. Peserta berhak untuk bertanya dan mengeluarkan pendapat. e. Peserta berkewajiban menolak kegiatan diluar dari jadwal yang telah ditetapkan panitia pelaksana. f. Peserta berhak untuk memperoleh surat keterangan keikutsertaan dalam kegiatan P2MB. 2. Kewajiban Peserta : a. Peserta berkawajiban untuk melengkapi prosedur administrasi; b. Peserta berkewajiban mengikuti seluruh rangkaian kegiatan; c. Peserta wajib berpakaian rapi dengan ketentuan sbb : - Mahasiswa putra : sepatu hitam, celana hitam, baju kemeja lengan panjang warna putih, dasi warna hitam, dan rambut dicukur pendek atau dicukur rapi dengan panjang maksimum 2 cm.

- Mahasiswa putri :

sepatu hitam, rok hitam, baju kemeja

lengan panjang warna putih, dasi warna hitam dan rambut diikat rapi (kecuali mereka yang berjilbab, memakai jilbab warna hitam). d. Peserta berkewajiban hadir di tempat kegiatan 15 menit sebelum kegiatan dimulai. e. Beberapa ketentuan lainnya ditingkat fakultas, yang akan disampaikan kemudian XI. Tata Tertib Pelaksanaan 1. Kegiatan P2MB dilaksanakan mulai dari pukul 8.00 maksimum sampai dengan pukul 17.00. 2. Siapapun tidak diperkenankan mengambil alih acara, kecuali atas seizin panitia pelaksana. 3. Tidak diperkenankan adanya kegiatan P2MB, diluar dari jadwal yang telah ditentukan oleh Fakultas. 4. Pimpinan Universitas dan Pimpinan Fakultas berhak menghentikan kegiatan, apabila tidak berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. 5. Tidak diperkenankan pagi maupun disore hari. XII. Sanksi Semua bentuk pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan di atas, bagi mahasiswa dikenakan sanksi skorsing maksimal 2 (dua) semester, sedangkan bentuk pelanggaran kriminal (kekerasan, penganiayaan, dan pelecehan) dikenakan sanksi pemecatan dari status mahasiswa di Universitas Hasanuddin. Selain itu pelanggaran yang dimaksud akan adanya pengumpulan massa di depan Pintu I dan Pintu II Kampus Unhas Tamalanrea, baik pada waktu Pimpinan Universitas dan Pimpinan

diserahkan kepada pihak yang berwajib, sedangkan bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang melanggar ketentuan di atas akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan pembinaan aparatur negara (Binap) Republik Indonesia. XIII. Pengawasan dan Evaluasi 1. Pengawasan Tujuan Pengawasan agar pelaksanaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Pengawasan dilakukan oleh tim yang ditetapkan panitia yang terdiri dari unsur sivitas akademika, pejabat struktural, karyawan, orang tua, serta unsur lain yang dianggap perlu. 2. Evaluasi Evaluasi dilakukan untuk melihat keberhasilan pencapaian tujuan program sekaligus menganalisis manfaat meteri/aktivitas, efektivitas dan efisiensi, termasuk analisis kelemahan dan kendala yang terjadi pada penyelenggaraan kegiatan. Evaluasi dilaksanakan oleh panitia dengan membentuk tim yang terdiri dari unsur sivitas akademika, pejabat struktural, karyawan, orang tua, serta unsur lain yang dianggap perlu. XIV. Penutup Pedoman Penerimaan Mahasiswa Baru (P2MB) ini, mengacu pada Panduan Umum Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru, dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional, Dirjen Perguruan Tinggi, Ditjen Pembinaan Akademik dan Kemahasiswaan tahun 2003, surat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Nomor : 1016/E/T/2011 tentang Masa Orientasi Mahasiswa Baru, dan buku Pedoman Penyelenggaran

PMB tahun 2006 sampai dengan 2011 serta P2MB Universitas Hasanuddin. Pedoman penyelenggaraan ini, berlaku sebagai acuan bagi mahasiswa baru sebagai peserta, panitia dan unsur terkait lainnya. Hal-hal yang tidak tercantum dalam pedoman ini, akan dijabarkan lebih rinci oleh Panitia Pelaksana Kegiatan P2MB, baik ditingkat universitas maupun fakultas, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan dan pedoman yang telah ditetapkan.