Anda di halaman 1dari 6

Pandan

Pandan (Pandanus)

Pandanus utilis dengan buahnya.

Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Plantae Divisi: Magnoliophyta Kelas: Liliopsida Ordo: Pandanales Famili: Pandanaceae Genus: Pandanus
Parkinson

Pandan merupakan segolongan tumbuhan monokotil dari genus Pandanus. Sebagian besar anggotanya merupakan tumbuh di pantai-pantai daerah tropika. Anggota tumbuhan ini dicirikan dengan daun yang memanjang (seperti daun palem atau rumput), seringkali tepinya bergerigi. Akarnya besar dan memiliki akar tunjang yang menopang tumbuhan ini. Buah pandan tersusun dalam karangan berbentuk membulat, seperti buah durian. Ukuran tumbuhan ini bervariasi, mulai dari 50cm hingga 5 meter, bahkan di Papua banyak pandan hingga ketinggian 15 meter. Daunnya selalu hijau (hijau abadi, evergreen), sehingga beberapa di antaranya dijadikan tanaman hias. Berbagai jenis pandan menyebar dari Afrika Timur, Asia Tenggara, Australia hingga kepulauan Pasifik.

Jenis-jenis pandan Paling sedikit ada 600 jenis pandan di seluruh dunia, di antaranya adalah Buah merah (Pandanus conoideus) dari Papua. Pandan wangi (Pandanus ammaryllifolius) Pandan laut (Pandanus tectorius) Pandan duri Buah merah Papua (Pandanus conoideus) Pandan Melintir (Pandanus utilis) Pandan putih (Pandanus baphtisii) Pandan afrika (Pandanus pygmeus) Pandan bali, yang sering dijadikan tanaman hias, bukanlah anggota Pandanus melainkan Cordyline australis. Pada ekspedisi tumbuhan bahan pangan alami yang dilakukan LIPI dan Yayasan Kehati bulan September dan Oktober 2006 di Serui, Papua, ditemukan 14 jenis pandan baru yang belum teridentifikasi. Kegunaan Beberapa jenis pandan berguna bagi kehidupan manusia: Pandan wangi daunnya digunakan sebagai pewangi dan pewarna makanan, juga komponen dekorasi dan pewangi ruangan. Pandan duri, daunnya yang dikeringkan dipakai sebagai bahan baku anyaman, baik untuk tikar maupun topi pandan. Buah merah, dari Pulau Papua yang buahnya dikenal berkhasiat sebagai obat atau suplemen yang menyehatkan tubuh. Berikut ini adalah manfaat ramuan daun pandan bagi perawatan kesehatan tubuh manusia: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Mengatasi lemah syaraf Mengatasi ketombe Menghitamkan rambut Antirematik dan pegal linu Penurun tekanan darah tinggi Penenang alami Pewangi ruangan

Manggis
. Manggis

Buah manggis

Alam: Divisi: Kelas: Order: Keluarga: Genus: Spesies:

Pengelasan saintifik Tumbuhan Magnoliophyta Magnoliopsida Malpighiales Clusiaceae Garcinia G. mangostana Nama binomial Garcinia mangostana
L.

Manggis (Garcinia mangostana) adalah tumbuhan tropika malar hijau dan dipercayai berasal dari Asia Tenggara. Pokok manggis boleh tumbuh daripada 7 hingga 25 meter dan menghasilkan buah berwarna ungu pekat yang boleh dimakan. Buah manggis dikenali sebagai "ratu segala buah" sementara buah durian (Durio spp.) dikenali sebagai "raja segala buah". Terdapat juga spesis/subspesis lain seperti berikut: Garcinia mangostana, Garcinia pedunculata, Roxburgh, Garcinia Kydia, Roxburgh, Garcinia indica, Choisy (Garcinia purpurea), Roxburgh; Brindonia indica dan DuPetit-Thouars. Manggis antara tumbuhan yang lambat tumbuh dan tumbuhan tropika. Ia sensitif dan tidak mampu hidup pada suhu di bawah 40F atau lebih dari 100F, biji benih mati pada 45F.

Manfaat dan Khasiat Buah Manggis 1. Menyembuhkan dan mencegah kanker


2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Mencegah penyakit yang mematikan Mengurangi berat badan Menghilangkan rasa sakit Mencegah penyakit jantung Melawan radikal bebas Mengurangi tekanan darah tinggi Memelihara pencernaan

9. Menjaga saluran kencing 10. mengaktifkan antibakteri. 11. Mengatasi gangguan pernapasan 12. Menyembuhkan asma 13. Mengobati dan mencegah diabetes 14. Memelihara kemampuan mental 15. Meningkatkan energi 16. Menurunkan kolesterol 17. Mengatasi batu ginjal 18. Mencegah gangguan penglihatan

Kandungan Buah dan Kulit Manggis Kandungan Gizi Manggis per 100 gr Jumlah per Porsi Kalori 59 dari Lemak 3.60 % Nilai harian* Total Lemak 0.40 g 0.6 % Lemak Jenuh 0.100 g 0.5 % Kolesterol 0 mg 0.0 % Sodium 0 mg 0.0 % Total Karbohidrat 15.30 g 5.1 % Diet Serat 2.7 g 10.8 % Protein 0.20 g 0.4 % Vitamin C 10.0 % Vitamin B1 Thiamin 1.3 % Vitamin B2 Riboflavin 0.6 % Vitamin B3 Niasin 0.5 % Vitamin B5 Asam Pantotenat acid 0.6 % Vitamin B6 2.5 % Kalsium 0.7 % Besi 1.1 % Kalium 3.3 % Fosfor 0.7 % Magnesium 1.3 % Tembaga 2.0 % Mangan 2.5 % C Sistein 0.6 % F Fenilalanin 0.6 % I Isoleusin 0.6 % K Lisin 0.6 % L Leusin 0.4 % M Metionin 0.4 % T Treonin 0.7 % Tirosin 0.5 % V Valin 0.5 % W Triptofan 0.7 % Temulawak

Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Plantae Divisi: Magnoliophyta Upadivisi: Angiospermae Kelas: Monocotyledonae Ordo: Zingiberales Famili: Zingiberaceae Genus: Curcuma Spesies: Curcuma xanthorrhiza Nama binomial Curcuma xanthorrhiza Roxb. Pernahkah anda meminum jamu?? tahukah anda bahwa salah satu bahan yang digunakan untuk membuat jamu adalah Temulawak.Temu lawak (Curcumaxanthorrhiza) adalah tumbuhan obat yang tergolong dalam suku temu-temuan Zingiberaceae. Tanaman ini merupakan tanaman asli Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Tanaman beraroma tajam dengan rasa pahit dan agak sedikit pedas ini sangat banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh, tidak salah jika penjual jamu menjadikan tanaman ini sebagai primadona jualannya. bagian yang biasa dimanfaatkan untuk pembuatan jamu godok adalah rimpang temu lawak. Rimpang ini mengandung 48-59,64 % zat tepung, 1,6-2,2 % kurkumin dan 1,48-1,63 % minyak asiri dan dipercaya dapat meningkatkan kerja ginjal serta anti inflamasi. Manfaat lain dari rimpang tanaman ini adalah sebagai obatjerawat, meningkatkan nafsu makan, anti kolesterol, antiinflamasi, anemia, antioksidan, pencegah kanker, dan antimikroba. Untuk lebih jelasnya simak penjabaran berikut : Kandungan Temulawak Temulawak terdiri dari fraksi pati, kurkuminoid dan minyak asiri (3-12 %). Fraksi Pati

merupakan kandungan terbesar, jumlah bervariasi antara 48-54% tergantung dari ketinggian tempat tumbuh. Makin tinggi tempat tumbuh maka kadar patinya semakin rendah dan kadar minyaknya semakin tinggi. 1. Pati temulawak terdiri dari abu, protein, lemak, karbohidrat, serat kasar, kurkuminoid, kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, mangan dan kadnium. Pati rimpang temulawak dapat dikembangkan sebagai sumber karbohidrat, yang digunakan untuk bahan makanan atau campuran bahan makanan. 2. Fraksi kurkuminoid mempunyai aroma khas, tidak toksik, terdiri dari kurkumin yang mempunyai aktivitas antiradang dan desmetoksikurkumin. 3. Minyak asiri berupa cairan berwarna kuning atau kuning jingga, berbau aromatik tajam. Komposisinya tergantung pada umur rimpang, tempat tumbuh, teknik isolasi, teknik analisis, perbedaan klon varietas dan sebagainya. Berikut beberapa khasiat temulawak yang telah teruji secara klinis : 1. Sebagai detox alami untuk liver atau hati. 2. Sebagai antiseptik dan antibakteri alami terutama berguna untuk mengobati luka bakar. 3. Karena khasiatnya sebagai anti-peradangan alami, dapat mengatasi gejala peradangan sendi (rematik) & serangan asam urat. 4. Meningkatkan kualitas juga jumlah ASI. 5. Penawar rasa sakit alami, terutama ketika masa menstruasi pada wanita. 6. Dapat membantu kontrol metabolisme lemak dalam tubuh dan kadar kolesterol. 7. Memperbaiki metabolisme sistem pencernaan tubuh. 8. Meningkatkan vitalitas tubuh. 9. Khasiat temulawak lainnya adalah sebagai pengencer darah dapat membantu mencegah serangan jantung atau stroke 10. Kandungan xanthorrhizolnya dapat berfungsi sebagai anti kariogenik yaitu pencegah berkembangnya bakteri perusak gigi. 11. Mengatasi maag, sakit kepala, masuk angin, sembelit juga jerawat di wajah. 12. Minyak atsirinya mampu meningkatkan produksi cairan empedu dan menekan terjadinya pembengkakan dalam jaringan tubuh. 13. Dipercaya sebagai penambah nafsu makan untuk segala usia.