Anda di halaman 1dari 60

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 1

BAB I GAMBARAN BORLAND DELPHI


Pada bagian pertama ini akan dijelaskan tentang Integrated Development Environment (IDE) dan bagaimana membuat program aplikasi dengan Borland Delphi 7.0.

1.1

Pendahuluan

Delphi 7.0 merupakan salah satu program pengembangan aplikasi produksi dari Borland. Delphi 7.0 adalah bahasa pemrograman visual yang sudah terkenal akan keandalannya, dimana anda dapat dengan mudah untuk mengatur tampilan dari program aplikasi, sehingga anda dapat lebih memfoukuskan ke dalam pembuatan program aplikasi tersebut. Delphi 7.0 adalah lanjutan dari produk Delphi sebelumnya, dalam pengembangan program, aplikasi Delphi 7.0 memiliki banyak sekali fasilitas pendukung, shingga memudahkan para pengembang aplikasi. Dalam modul ini digunakan Borland Delphi 7.0 bukan berarti modul ini tidak bisa dipergunakan untuk Borland Delphi 6 ataupun Borland Delphi 5.

1.2

IDE Delphi 7.0

Pada waktu menjalankan program Delphi 7.0, otomatis anda telah berada di dalam IDE (Integrated Development Environment) dari Delphi 7.0. selanjutnya kita akan membahas mengenai IDE dari Delphi 7.0. tampilan IDE Delphi 7.0 terlihat seperti gambar dibawah ini.

IDE pada Delphi 7.0 terdiri atas Menu, Component Palette, Toolbar, Object Inspector, Object Tree View, Form Editor dan Kode Editor.

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi 1.3


Menu
Bagian menu Delphi 7.0 terlihat seperti gambar dibawah ini.

Hal : 2

Pada bagian menu terdapat sebelas menu utama, yaitu menu File, Edit, Search, View, Project, Run, Component, Database, Tools, Window, dan Help. Untuk menggunakan menu, anda tinggal mengklik pada menu utama kemudian memilih pada submenu.

1.4

Toolbar

Toolbar fungsinya sama seperti fungsi dari menu, hanya saja paa toolbar pilihan-pilihan berbentuk icon. Untuk memilih suatu proses yang akan dilakukan, anda tinggal mengklik icon yang sesuai dengan proses yang anda inginkan. Gambar toolbar seperti dibawah ini:

Icon-icon pada toolbar adalah pilihan-pilihan pada menu yang sering digunakan dalam membuat program aplikasi. Dengan adanya toolbar, memudahkan anda untuk memilih proses yang sering dilakukan tanpa harus memilihnya pada menu.

1.5

Component Palette

Component Palette adalah tempat dimana kontrol-kontrol dan komponen-komponen diletakan. Kontrol-kontrol dan komponen-komponen yang terdapat pada Component Palette dipakai dalam pembuatan program aplikasi. Untuk membuat object kontrol pada form program aplikasi, diambil dari kontrol-kontrol yang ada pada component palette. Gambar dari Component Palette seperti dibawah ini:

1.6

Object Treeview
Object Treeview adalah tempat untuk melihat daftar dari objek-objek apa saja yang terdapat pada program aplikasi. Bentuk tampilan dari objek-objek pada object treeview berbentuk tree(pohon). Bagian objek treeview seperti dibawah ini:

1.7

Object Inspector

Objek inspector adalah tempat untuk properti dan event dari setiap object objek kontrol. Objek inspector juga dipakai untuk mengatur properti dari objek kontrol yang dipakai. Selain itu juga melalui objek inspector anda dapat membuat dan melihat event dari setiap objek kontrol. Denan objek inspector, anda akan dapat mengubah properti yang nantinya akan dipakai sebagai default dari objek kontrol pada waktu pertama kali program dieksekusi atau biasanya disebut Run-Time. Gambar dari Object Inspector seperti dibawah ini:

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi 1.8


Form Editor
Form Editor atau form adalah tempat anda membuat tampilan (user interface) untuk program aplikasi anda. Pada form, anda dapat meletakkan atau menambahkan objek kontrol maupun komponen yang diperlukan dalam pengembangan aplikasi. Bagian form editor atau form adalah seperti dibawah ini:

Hal : 3

1.9

Kode Editor
Kode editor adalah tempat dimana anda meletakkan atau menuliskan kode program dari program aplikasi anda. Kode editor dinamakan dengan Unit. Bagian kode editor adalah seperti gambar dibawah ini:

Untuk menggunakan Kode Editor, anda dapat melakukannya dengan beberapa cara. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut: 1. Klik Icon View Unit pada toolbar atau dengan menekan CTRL+F12 pada keyboard.

Icon View Unit 2. Pada kotak dialog View Unit, pilih unit atau kode editor yang akan dipakai kemudian klik OK.

3.

atau dengan cara memilih form aktif yang akan digunakan kode editornya kemudian klik icon Toggle Form/Unit atau menekan tombol F12 pada keyboard. apabila ingin kembali ke form anda dapat mengklik icon Toggle Form/Unit lagi. Atau dengan mengklik ganda pada form atau objek kontrol. Selain itu anda dapat langsung mengklik pada kode editor yang terdapat di belakang form.

4. 5. 6.

Icon Toggle Form/Unit

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi 1.10


Membuat Program Aplikasi Delphi 7.0

Hal : 4

Untuk membuat sebuah program aplikasi dengan Delphi 7.0, yang harus anda lakukan adalah membuat sebuah proyek (secara tidak langsung waktu anda menjalankan Delphi 7.0 anda telah membuat sebuah proyekl), menambah form ke dalam proyek apabila program aplikasi anda membutuhkan lebih dari satu form, meletakkan atau menambahkan objek kontrol pada form, menulis kode program dan mengeksekusi atau menjalankan program tersebut untuk melihat hasilnya. Setelah program yang anda buat selesai, anda dapat membuatnya menjadi sebuah file executable (Exe). Berikut adalah cara membuat sebuah program aplikasi. 1. Menambah Form Setelah anda membuat proyek, sekarang anda dapat membuat sebuah program aplikasi yang ingin dibuat membutuhkan lebih dari satu form, anda harus menambah form ke dalam proyek tadi. Untuk menambah sebuah form ke dalam proyek terdapat dua cara. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut: Klik menu File|New. Kemudian klik Form.

Atau juga dengan mengklik icon New Form pada Toolbar.

Icon New Form 2. Menambahkan Objek Kontrol pada Form Untuk mengatur tampilan dari form, anda perlu menambahkan objek kontrol pada form tersebut. Untuk menambahkan objek kontrol pada form, adapat dilakukan dengan mengklik ganda kontrol pada Component Palette atau dengan mengklik objek kontrol pada Component Palette kemudian klik pada form tempat anda akan meletakkan objek kontrol tersebut. Contohnya sebagai berikut:

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


3.

Hal : 5

Menulis Kode Program Untuk menulis kode program dilakukan pada bagian kode editor atau unit. Contoh kode program yang ditulis pada kode editor adalah seperti gambar dibawah ini:

4.

Menjalankan Program Aplikasi Jika anda ingin melihat hasil dari program aplikasi yang dibuat, program aplikasi tersebut harus dieksekusi, untuk menjalankan program aplikasi ada beberapa cara: Klik menu Run lalu klik Run. Klik tombol F9 pada keyboard. Klik icon Run pada toolbar seperi gambar disamping. Icon Start Menghapus Form pada Proyek untuk menghapus/menghilangkan form yang tidak dipakai dari proyek ada beberapa cara, seperti dibawah ini: Klik menu Project, kemudian klik menu Remove from Project.

5.

Pada kotak dialog Remove From Project, pilih form yang akan dihapus

Klik OK Pada kotak dialog Confirm, klik Yes.

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


6.

Hal : 6

Membuat File Exe Program aplikasi hasil dari proyek yang anda buat hanya dapat dijalankan dari program Delphi 7.0 saja. Agar program apliaksi yang anda buat dapat dijalankan tanpa menggunakan program Delphi 7.0 anda perlu membuat file Exe untuk program aplikasi anda tersebut. Untuk membuatnya ikuti langkah berikut: Sebelum membuat file Exe dari proyek, terlebih dahulu proyek yang telah dibuat tersebut disimpan. Untuk menyimpan proyek klik icon Save atau Save All. Atau dengan mengklik menu Save atau Save All. Icon Save Icon Save All

Selanjutnya mengkompilasi proyek anda dengan mengklik menu Project lalu klik Compile <Nama Proyek Anda> seperti gambar dibawah ini

Setelah itu klik menu Build <Nama Proyek Anda> seperti gambar dibawah ini

File Exe yang anda buat berada di direktori tempat proyek tersebut disimpan.

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


1.11 Program PertamaKU

Hal : 7

Setelah mengetahui bagaimana cara kerja dari program Borland Delphi 7.0 sekarang kita akan membuat sebuah program pertama dengan nama proyek PertamaKU. Jalankan Delphi 7.0, kemudian tambahankan 1 buah objek label, 1 buah objek edit dan 1 buah objek button dari Component Palette.

Label

Edit

Button

Setelah menambahkan objek-objek tersebut kedalam form, maka langkah selanjutnya adalah mengatur properti dari setiap objek tersebut, properti dari objek tersebut dapat di atur dari window Object Inspector, propertinya adalah sebagai berikut: Objek Properti Nilai Form Caption : Program PertamaKU Label Caption : Test Pertamaku Edit Name : Etest Text : (Kosongkan) Button Caption : &Test Name : cmdTest Setelah pengaturan selesai dilakukan aturlah tampilannya seperti gambar dibawah ini:

Setelah form selesai diatur klik 2X pada pada Button, dan kita langsung berpindah ke window Kode Editor, dan akan tampil sebuah procedure dari Button tersebut seperti dibawah ini: procedure TForm1.cmdTestClick(Sender: TObject); begin end; dari procedure diatas tambahkan sebuah baris perintah yang hasilnya akan menjadi seperi dibawah ini : procedure TForm1.cmdTestClick(Sender: TObject); begin ETest.Text := 'Test Program Pertama'; end; setelah perintah selesai dikerjakan coba jalankan proyek tersebut dengan menekan tombol F9 pada keyboard dan coba tekan tombol Test, apakah hasilnya sama seperti gambar dibawah ini:

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 8

BAB II PENGENALAN KONTROL


Pada bagian pertama sudah dijelaskan tentang Integrated Development Environment (IDE) dan bagaimana membuat program aplikasi pertama dengan Borland Delphi 7.0, pada bab ini akan dijelaskan tentang kontrol dan juga beberapa properti dan event dari kontrol yang digunakan. Semua kontrol yang dibahas pada bab ini berada pada bagian Component Palette Tab Standard . Sebelum membahas kontrol yang ada pada Component Palette Tab Standard sebaiknya saya jelaskan terlbih dahulu tentang kontrol Form baik dari propertinya dan event yang sering dipergunakan.

2.1 FORM
Pada bab sebelumnya anda sudah tahu tentang form dan kegunaanya sebagai penampung kontrol, selain itu form juga mempunyai beberapa properti, berikut adalah beberapa properti pada form. Properti Keterangan Caption Judul form Color Warna form Font Bentuk teks pada form FormStyle Bentuk form Icon Gambar icon pada judul form dan aplikasi program Name Nama form WindowState Ukuran tampilan form Selain properti diatas terdapat juga beberapa event yang sering dipergunakan pada form, diantaranya sebagai berikut: Event Waktu Terjadi OnActivate Form menjadi window aktif OnShow Form aktif sesaat sebelum ditampilkan OnHide Form tidak aktif atau sesaat sebelum hilang Salah satu contoh penggunaan event yang terdapat pada form adalah OnActivate. Event OnActivate terjadi pada waktu form telah aktif di layar. Untuk melihat contohnya lakukan sebagai berikut: Buat sebuah proyek baru. Klik ganda pada event OnActivate pada kotak dialog Object Inspector tab Events. Object Form Object Inspector tab Events Event OnActivate

Tuliskan kode program pada kode editor sehingga menjadi seperti berikut:

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi procedure TForm1.FormActivate(Sender: TObject); begin self.Caption := 'Hallo Delphi 7.0'; end;
Jalankan program dan lihat hasilnya Setelah dijalankan caption dari form akan menjadi seperti dibawah ini

Hal : 9

Sekarang cobalah tambahkan sebuah form lagi di proyek yang sama dan lengkapi ketikan perintahnya hingga seperti dibawah ini:

procedure TForm2.FormActivate(Sender: TObject); begin self.Caption := 'Hallo Delphi 7.0 Lagi'; end;
dan jalankan kembali program delphinya maka yang muncul adalah form yang pertama bukan form yang kedua, untuk merubah agar form yang kedua yang jalan ikuti langkah seperti dibawah ini: Klik menu Project. Klik Options. Pada kotak dialog yang Project Options tab Form , pilih form yang akandijalankan pertama kali pada saat Run-Time pada bagian Main Form, lihat gambar dibawah:

Klik OK

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


2.2 Kontrol

Hal : 10

Pada waktu anda membuat program aplikas, anda memerlukan objek kontrol yang digunakan untuk tampilan dari form. Objek kontrol banyak digunakan untuk menampilkan data atau juga membaca data. Dengan adanya objek kontrol, pemakai program aplikasi akan lebih muda untuk menggunakan serta berinteraksi dengan program aplikasi tersebut. Objek kontrol yang digunakan di form dibuat dari kontrol-kontrol yang terdapat pada component palette. Berikut akan dibahas beberapa kontrol yang paling banyak digunakan.

2.2.1

Edit Box

Edit box merupakan kontrol yang digunakan untuk mengisi maupun menampilkan data. Dengan edit box, user pengguna program aplikasi dapat mengisi data ke dalam program. Selain itu edit box juga dapat digunakan untuk menampilkan data pada user. Berikut ini beberapa contoh properti dari edit box yang sering dipakai. Properti Keterangan CharCase Bentuk karakter pada edit box Color Warna edit box Enabled Penerimaan event pada edit box Font Jenis dan ukuran dari karakter pada edit box Maxlength Banyaknya karakter maksimum dari edit box Name Nama edit box Passwordchar Untuk karakter password ReadOnly Jika bernilai true, tidak dapat mengisi karakter kedalam edit box Text Isi edit box Visible Jika true, edit box kelihatan, jika false edit box tidak kelihatan Untuk beberapa event edit box yang sering dipakai pada program aplikasi adalah sebagai berikut : Event Waktu Terjadi OnEnter Edit box mendapat fokus OnExit Edit box kehilangan fokus OnKeyDown Sebuah tombol keyboard ditekan dan properti KeyPreview pada form bernilai false OnKeyPress Sebuah tombol keyboard ditekan waktu fokus di edit box OnKeyUp Tombol yang ditekan dilepas waktu fokus di edit box Berikut ini contoh penggunaan edit box. Lakukan langkah-langkah sebagai berikut: Buatlah sebuah proyek baru Tambahkan sebuah edit box ke dalam form dan kosongkan properti Text dari edit box tersebut

Klik event OnKeyPress pada Object Inspector Tab Event. Tambahkan kode program berikut pada event tersebut.

procedure TForm1.Edit1KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); begin if key=chr(13) then self.Caption :=edit1.Text ; end;
Kode program tersebut berguna untuk membaca penekanan tombol ENTER dan menampilkan teks dari edit text pada judul form. Jalankan program tersebut, kemudian isi edit box dengan tulisan Hallo Delphi 7.0 kemudian tekan tombol ENTER pada keyboard dan lihat hasilnya.

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


2.2.2 Label

Hal : 11

Label merupakan keterangan kontrol yang dipakai sebagai tempat untuk menampilkan keterangan. Berikut ini beberapa contoh properti dari label yang dipakai pada program aplikasi. Properti Keterangan Caption Teks pada label Color Warna label Font Jenis dan ukuran dari karakter pada label Transparent Jika bernilai true, label berbentuk transparan Contoh sebuah label seperti gambar dibawah ini:

2.2.3

Button

Button merupakan kontrol yang dipakai sebagai tombol untuk melakukan suatu proses. Berikut ini beberapa contoh properti dari button yang dipakai program aplikasi. Properti Keterangan Caption Teks pada button Enabled Penerimaan event pada button Font Jenis teks dari button Name Nama button Visible Jika tru, button kelihatan. Jika false, button tidak kelihatan Apabila anda mengklik ganda button pada waktu desain, secara otomatis akan menghasilkan event OnClick. Untuk beberapa contoh event button yang dipakai pada program aplikasi adalah sebagai berikut : Event Waktu Terjadi OnClick Button diklik dengan mouse OnEnter Button mendapat fokus OnExit Button kehilangan fokus KeyDown Sebuah tombol keyboard ditekan dan properti KeyPreview pada form bernilai false KeyPress Sebuah tombol keyboard ditekan waktu fokus di Button KeyUp Tombol yang ditekan dilepas waktu fokus di Button Berikut ini contoh penggunaan button. Lakukan langkah-langkah sebagai berikut: Buatlah sebuah proyek baru Tambahkan sebuah edit box, dua buah label dan dua buah button ke dalam form. Atur properti dari setiap objek tersebut sebagai berikut: Objek Properti Setting Edit1 Text Label1 Autosize False Caption Label2 Caption Nama Button1 Caption Salam Default True Button2 Cancel True Caption Keluar Tampilan dari form seperti yang terlihat dibawah ini Klik ganda pada tombol Salam. Kode program pada events OnClick dari tombol Salam adalah sebagai berikut:

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject); begin label1.Caption :='Selamat Belajar ' + edit1.Text ; end;
Klik ganda pada tombol Keluar. Kode program pada events OnClick dari tombol Keluar adalah sebagai berikut:

Hal : 12

procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject); begin self.Close; end;


Jalankan program anda. Isi edit box dengan tulisan Robbi kemudian klik tombol Salam atau juga tekan tombol Enter pada keyboard. Hasilnya adalah sebagai berikut :

2.2.4

Combo Box

Combo box merupakan kontrol yang dipakai sebagai tempat untuk menampilkan daftar pilihan. Dengan combo box, anda tinggal memilih pilihan yang ada pada combo box tersebut. Berikut ini beberapa contoh properti dari combo box dipakai pada program aplikasi. Properti Keterangan CharCase Bentuk karakter pada combo box Color Warna combo box Enabled Penerimaan event pada combo box Font Jenis dan ukuran dari karakter pada combo box Maxlength Banyaknya karakter maksimum dari combo box Name Nama combo box Sorted Jika bernilai true, daftar pilihan pada combo box diurutkan Style Bentuk combo box Text Isi combo box Visible Jika true, combo box kelihatan, jika false combo box tidak kelihatan Untuk event combo box yang dipakai pada aplikasi adalah sebagai berikut : Event Waktu Terjadi OnClick combo box diklik dengan mouse OnEnter combo box mendapat fokus OnExit combo box kehilangan fokus OnKeyDown Sebuah tombol keyboard ditekan dan properti KeyPreview pada form bernilai false OnKeyPress Sebuah tombol keyboard ditekan waktu fokus di combo box OnKeyUp Tombol yang ditekan dilepas waktu fokus di combo box Berikut adalah contoh penggunaan combo box. Lakukan langkah-langkah berikut ini: Buatlah sebuah proyek baru Tambahkan sebuah combo box dan sebuah label ke dalam form Atur properti dari setiap objek tersebut sebagai berikut : Objek Properti Setting ComboBox1 Text Items Satu Items Dua Items Tiga

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


Items Items AutoSize Caption Empat Lima False

Hal : 13

Label1

Buatlah event OnClick pada combobox, untuk kode programnya adalah seperti berikut :

procedure TForm1.ComboBox1Click(Sender: TObject); begin label1.Caption :=combobox1.Text ; end;


Jalankan program tersebut dan coba klik pada combobox, maka tulisan pada label juga akan ikut berubah.

2.2.5

List Box

List box memiliki fungsi yang hampir sama dengan combo box yaitu menampilkan daftar. Perbedaannya, pada combo box hanya satu pilihan yang terlihat sebelum combo box diklik, sedangkan pada list box dapat menampilkan beberapa pilihan. Pada listbox anda tinggal memilih pilihan yang ada pada list box. Berikut beberapa properti pada list box: Properti Keterangan Color Warna list box Enabled Penerimaan event pada list box Font Jenis dan ukuran dari karakter pada list box Items Banyaknya karakter maksimum dari list box MultiSelect Jika bernilai true, user dapat memilih lebih dari satu pilihan Name Nama list box Sorted Jika bernilai true, daftar pilihan pada list box diurutkan Style Bentuk list box Visible Jika true, list box kelihatan, jika false list box tidak kelihatan Untuk event list box yang dipakai pada aplikasi adalah sebagai berikut : Event Waktu Terjadi OnClick List box diklik dengan mouse OnEnter List box mendapat fokus OnExit List box kehilangan fokus OnKeyDown Sebuah tombol keyboard ditekan dan properti KeyPreview pada form bernilai false OnKeyPress Sebuah tombol keyboard ditekan waktu fokus di List box OnKeyUp Tombol yang ditekan dilepas waktu fokus di List box Berikut adalah contoh penggunaan combo box. Lakukan langkah-langkah berikut ini: Buatlah sebuah proyek baru. Tambahkan sebuah list box kedalam form Tampilan dari form seperti yang terlihat pada gambar berikut:

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 14

Untuk mengisi daftar pada list box akan dilakukan pada waktu program dijalankan. Untuk itu buatlah sebuah event OnCreate pada form dan lengkapi programnya seperti berikut:

procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject); begin listbox1.Items.Add('Satu'); listbox1.Items.Add('Dua'); listbox1.Items.Add('Tiga'); listbox1.Items.Add('Empat'); listbox1.Items.Add('Lima'); end;
Sedangkan pada list box tambahkan sebuah event, yaitu event OnClick. Untuk kode programnya sebagai berikut:

procedure TForm1.ListBox1Click(Sender: TObject); begin listbox1.Items.Move(listbox1.ItemIndex,0); end;


Jalankan program tersebut dan coba klik pilihan pada listbox. Pilihan yang diklik akan berpindah ke urutan paling atas pada listbox.

2.2.6

Check Box

Seperti pada combo box dan listbox, check boxjuga berfungsi menampilkan daftar pilihan.pada check box anda dapat memilih lebih dari satu pilihan. Berikut adalah beberapa properti yang sering dipakai pada program aplikasi: Properti Keterangan Caption Tulisan pada check box Color Warna check box Enabled Penerimaan event pada check box Font Jenis dan ukuran dari karakter pada check box Name Nama Check Box State Bentuk kotak pilihan pada check box Visible Jika true, check box kelihatan, jika false check box tidak kelihatan Untuk event combo box yang dipakai pada aplikasi adalah sebagai berikut : Event Waktu Terjadi OnClick Check box diklik dengan mouse OnKeyPress Sebuah tombol keyboard ditekan waktu fokus di check box Gambar check box pada form diatas :

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


2.2.7 Radio Button

Hal : 15

Sama seperti combo box, list box, check box, radio botton juga berfungsi untuk menampilkan daftar pilihan. Bentuk dari radio button hampir sama dengan check box. Perbedaannya, pada check box anda dapat memilih lebih dari satu pilihan, sedangkan pada radio button anda hanya dapat memilih satu pilihan saja. Berikut ini beberapa contoh properti dari radio button yang sering dipakai pada program aplikasi. Properti Keterangan Caption Tulisan pada radio button Color Warna radio button Enabled Penerimaan event pada radio button Font Jenis dan ukuran dari karakter pada radio button Name Nama radio button Visible Jika true, radio button kelihatan, jika false radio button tidak kelihatan Untuk event radio button yang dipakai pada aplikasi adalah sebagai berikut : Event Waktu Terjadi OnClick Radio button diklik dengan mouse OnKeyPress Sebuah tombol keyboard ditekan waktu fokus di radio button Gambar radio button pada form sebagai berikut:

2.2.8

Group Box

Group box berfungsi untuk mengelompkkan kontrol-kontrol pada form menjadi satu bagian. Dengan menggunakan group box, tampilan form pada suatu keadaan tertentu akan menjadi lebih teratur. Berikut adalah contoh properti yang sering dipakai pada program aplikasi: Properti Keterangan Caption Tulisan pada group box Color Warna group box Enabled Penerimaan event pada group box Font Jenis dan ukuran dari karakter pada group box Name Nama group box Visible Jika true, group box kelihatan, jika false group box tidak kelihatan Gambar group box pada form sebagai berikut:

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


LATIHAN
1.

Hal : 16

Untuk latihan pertama kita kali ini, kita akan membuat sebuah program untuk mencari luas segitiga. Buatlah sebuah proyek baru kemudian rancanglah form seperti dibawah ini:

Untuk properti name nya biarkan default jangan dirubah. Kemudian lengkapi perintahnya seperti dibawah ini:

procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject); begin self.Close; end; procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject); var A,B,Luas : Integer; begin //Fungsi StrToInt berfungsi mengkonversi dari nilai String menjadi Numerik //Fungsi IntToStr berfungsi mengkonversi dari nilai Numerik menjadi String A := StrToInt(edit1.Text); B := StrToInt(edit2.Text); Luas := A * B; edit3.Text:=IntToStr(Luas); end; procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject); begin edit1.Text:=''; edit2.Text:=''; edit3.Text:=''; edit1.SetFocus; end;
2. Pada contoh kedua ini kita akan menghitung luas permukaan bola, untuk itu rancanglah form seperti gambar dibawah ini:

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


Untuk properti name nya biarkan default jangan dirubah. Kemudian lengkapi perintahnya seperti dibawah ini:

Hal : 17

procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject); begin self.Close; end; procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject); begin edit1.Text:=''; edit2.Text:=''; end; procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject); var LuasBola, R : Real; begin //StrToFloat berfungsi menkonversi String menjadi Float(Real) R := StrToFloat(edit1.Text); LuasBola := 4 * PI * R * R; edit2.Text:=FloatToStr(LuasBola); end;
3. Pada contoh ketiga cobalah membuat sebuah program sederhana yang digunakan untuk menghitung luas keliling lingkaran, dengan algoritmanya sebagai berikut: Keliling Lingkaran= 2 PI R(2 * PI *R * R) Luas Lingkaran PI R2 (PI *R * R) Nilai Jari2 di input

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 18

BAB III VARIABEL, KONSTANTA, TIPE DATA, DAN OPERATOR


Pada bab ini akan dibahas mengenai pendeklarasian dan penggunaan variabel dan konstanta, berbagai macam tipe data, juga operator yang dipakai pada Delphi 7.0.

3.1 VARIABEL
Variabel merupakan tampungan atau tempat untuk menampung nilai yang bersifat sementara saja. Nilai yang anda isikan ke dalam variabel harus sesuai dengan tipe data dari variabel tersebut. Sebab apabila tidak sesuai dengan tipe data dari variabel, maka program anda akan error. Ada beberapa aturan yang harus dipenuhi didalam pembuatan variabel, aturannya sebagai berikut: Variabel yang anda buat terdiri atas huruf, angka atau garis bawah (underscore). Harus diawali dengan huruf. Dalam sebuah program, jika anda mendeklarasikan lebih dari satu kali variabel yang memiliki nama yang sama, variabel terakhir yang dieksekusi program yang akan dipakai. Tidak boleh memakai kata yang dipakai oleh Delphi, seperti var, if, then, dan lain-lain. Untuk mendeklarasikan sebuah variabel, dapat menggunakan cara sebagai berikut:

Var <Nama_Variabel> : <Tipe_Data>;


Untuk menghasilkan nilai kedalam variabel tersebut adalah sebagai berikut:

<Nama_Variabel> := <Nilai>;
Sebagai contoh seperti berikut:

Var Counter : Integer; Begin Counter := 100; End;


Pada contoh diatas dideklarasikan sebuah variabel bernama Counter dengan tipe data Integer dan bernilai 100. Apabila sebuah variabel anda deklarasikan pada sebuah procedure atau function, maka hanya pada procedure atau function tersebut nilai variabel tersebut dikenali, seperti pada gambar berikut:

Deklarasi Variabel pada Procedure

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 19

Apabila anda deklarasikan variabel tersebut pada bagian global dari sebuah form, nilai variabel tersebut dapat dikenali oleh semua procedure atau function pada form tersebut. Seperti gambar berikut:

Deklarasi Variabel Global

LATIHAN
Buatlah sebuah proyek, kemudian tambahkan tiga buah button dan sebuah edit box pada form dan atru tampilan dari form seperti berikut:

Kemudian lengkapilah kode programnya seperti dibawah ini: Deklarasikan perintah dibawah ini pada variabel global

var Form1: TForm1; Nilai: Integer;


Perintah di bawah ini dikerjakan pada masing2 button

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject); var Nilai1 : Integer; begin Nilai1 := 100; edit1.Text := IntToStr(Nilai1); end; Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject); begin Nilai :=200; edit1.Text:=IntToStr(Nilai); end; procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject); begin edit1.Text:=IntToStr(Nilai); end;
3.2 KONSTANTA

Hal : 20

Konstanta adalah sebuah variabel yang nilainya bersifat tetap atau tidak berubah. Konstanta sifatnya sama seperti variabel, Cuma perbedaanya pada konstanta nilainya tetap. Anda hanya perlu sekali untuk mendeklarasikan konstanta dan memakainya terus. Format dalam pembuatan konstanta adalah:

Const <Nama_Variabel_Konstanta>=Nilai_Konstanta;
Sebagai contoh berikut :

Const Jumlah_Hari = 7;
3.3 TIPE DATA
Sebagai bahsa yang Strongly Typed, delphi membedakan beragam data yang ada. Sehingga anda harus memperhatikan penggunaan tipe data dalam program. Jika anda mendeklarasikan suatu variabel pada program anda, tentunya anda juga harus menyertakan tipe data dari variabel tersebut yang menentukan nilai variabel yang dapat ditangani dan operasi yang dapat dilakukan. Borland Delphi 7 menyediakan banyak tipe data. Sebagian di antaranya yang umum dan sering digunakan seperti diperlihatkan pada tabel dibawah ini: Tipe Data Ukuran Jangkauan ShortString 2..256 Byte 255 Karakter AnsiString 4 Byte..2GB -2^31 Karakter WideString 4 Byte..2GB -2^30 Karakter Boolean 2 Byte True atau False Integer 32 Bit -2147483648..2147483647 Cardinal 32 Bit 0..4294967295 ShortInt 8 Bit -128..127 SmallInt 16 Bit -32768-32767 LongInt 32 Bit -2147483648..2147483647 Int64 64 Bit -2^63..2^63-1 Byte 8 Bit 0..255 Word 16 Bit 0..65535 Longword 32 Bit 0..4294967295 AnsiChar 8 Bit 256 Karakter WideChar 16 Bit 256 Karakter Real 8 Byte 5.0x10^-324...1.7x10^308 Real48 6 Byte 2.9x10^-39...1.7x10^38 Single 4 Byte 1.5x10^-45...3.4x10^38 Double 8 Byte 5.0x10^-324...1.7x10^308 Extended 10 Byte 3.6x10^-951...1.1x10^4932 Comp 8 Byte -2^63+1..2^63-1 Currency 8 Byte -922337203685477.5808... 922337203685477.5807 Variant 16 Byte Null, error, numerik, string dan date

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


3.4 OPERATOR

Hal : 21

Pada Delphi 7.0 terdapat tiga jenis operator utama, yaitu operator untuk operasi aritmatika, operator untuk operasi perbandingan, dan operator untuk operasi logika. 1. Operator untuk Operasi Aritmatika Operasi aritmatika meliputi operasi penjumlahaan, pengurangan, perkalian dan operasi pembagian, pembagian integer, modulus (sisa pembagian) dan pemangkatan. Operator yang digunakan pada operasi aritmatika adalah sebagai berikut : Operasi Operator Penjumlahan + Pengurangan Perkalian * Pembagian / Pembagian Integer Div Modulus Mod 2. Operator untuk Operasi Perbandingan Operasi perbandingan adalah operasi yang membandingkan nilai antara dua operand atau variabel. Pada operasi perbandingan terdapat operator-operator sebagai berikut: Operasi Operator Sama Dengan = Tidak Sama Dengan <> Lebih Kecil < Lebih Kecil atau sama dengan <= Lebih Besar > Lebih Besar atau sama dengan >= Operator untuk Operasi Logika Operasi logika terdiri atas operasi NOT, operasi AND dan operasi OR. Pada operasi NOT yang dihasilkan adalah nilai negasi(kebalikan dari nilai asal). Pada operasi AND yang dihasilkan adalah nilai benar jika kedua operand (variabel yang dioperasikan) bernilai benar. Sedangkan pada operasi OR, yang dihasilkan adalah nilai benar, jika salah satu atau keduaduanya dari kedua operand ada yang bernilai benar.

3.

Latihan
1. buatlah sebuah proyek seperti dibawah ini, dengan 3 buah label, 4 buah edit box dan sebuah button. Kemudian lengkapi perintahnya seperti dibawah ini:

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject); var a,b,c,d : String; begin a := edit1.Text; b := ' ' + edit2.Text; c := ' ' + edit3.Text; d := a + b + c; edit4.Text:=d; end;
2. buatlah sebuah proyek seperti dibawah ini, dengan 3 buah label, 4 buah edit box dan sebuah button, dan hasilnya sesuai dengan gambar:

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 22

BAB IV PERCABANGAN DAN PERULANGAN


Pada bab ini akan dibahas mengenai percabangan dan perulangan atau looping yang dipakai pada Delphi 7.0.

4.1 Percabangan
Percabangan merupakan pemilihan keputusan untuk mengeksekusi program berdasarkan pada konidi yang ditetapkan. Pada percabangan dapat berupa satu atau lebih kondisi, dan juga dapat terdiri atas satu atau lebih pilihan. Untuk percabangan terdapat beberapa bentuk pemilihan keputusan yang akan dibahas berikut ini. IF..Then Pada bentuk ini pemilihan keputusan hanya untuk satu bagian saja atau percabangan, artinya apabila kondisi percabangan terpenuhi, hanya satu bagian saja yang dikerjakan, dan apabila kondisi percabangan tidak terpenuhi, maka tidak ada yang dikerjakan, bentuk IF..Then adalah sebagai berikut :

IF <Kondisi> Then Begin <Pernyataan>; End;


Contoh:

If cSex = P Then Komen = Perempuan; If cSex = L Then Komen = Laki-Laki;


Nested IF Pada bentuk ini merupakan pengembangan dari bentuk IF..Then. bentuk ini memiliki bentuk dasar yang sama dengan bentuk IF..Then, hanya saja pada bentuk ini terdapat lebih dari satu IF..Then. bentuk Nested IF adalah sebagai berikut.

IF <Kondisi>Then Begin IF <Kondisi> Then Begin <Pernyataan>; End; End;


Contoh:

IF (A>10) AND(B>20) Then Begin If (A<100) OR (B<100) Then Begin C:=A; A:=B; End; End;
IF..Then..Else Pada bentuk If..Then..Else terdapat dua bagian atau percabangan. Bagian atau percabangan yang pertama adalah temapt untuk pernyataan-pernytaan apabila kondisi tercapai. Sedangkan bagian atau percabangan yang kedua adalah tempat untuk pernytaan-pernyataan apabila kondisi tidak tercapai. Contohnya sebagai berikut.

IF <Kondisi>Then Begin Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi <Pernyataan> End Else Begin <Pernyataan> End;

Hal : 23

IF..Then..Else If Pada percabangan bentuk ini terdapat lebih dari dua bagian atau percabangan. Jika anda membutuhkan untuk melakukan pengecekan kondisi dengan percabangan yang lebih dari dua, anda dapat menggunakan bentuk ini, contohnya sebagai berikut:

IF <Kondisi>Then Begin <Pernyataan> End Else if <Kondisi> Then Begin <Pernyataan> End Else Begin <Pernyataan> End;
Case Percabangan bentuk Case biasanya digunakan untuk percabangan banyak. Pada percabangan ini, adan dapat lebih mudah untuk menentukan percabangan daam jumlah yang banyak. Bentuk percabangan Case adalah sebagai berikut:

Case <Kondisi> Of <Ekspresi>:Pernyataan; ..... ..... Else <>Pernyataan>; End;

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


LATIHAN
1. Rancanglah sebuah form seperti dibawah ini dan lengkapi perintahnya.

Hal : 24

procedure TForm1.BitBtn1Click(Sender: TObject); var A,B,C : LongInt; begin A:= strtoint(edit2.Text); B:= strtoint(edit3.Text); C:= A * B; edit4.Text := IntToStr(C); if C >= 50000 then edit5.Text := 'YA' else edit5.Text := 'TIDAK'; end; procedure TForm1.BitBtn3Click(Sender: TObject); begin Self.Close; end; procedure TForm1.BitBtn2Click(Sender: TObject); begin edit1.Text:=''; edit2.Text:=''; edit3.Text:=''; edit4.Text:=''; edit5.Text:=''; edit1.SetFocus; end;
NB : Untuk Editbox jumlah bayar dan dapat voucher set properties Read Only = TRUE

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


2. Rancanglah sebuah form seperti dibawah ini dan lengkapi perintahnya.

Hal : 25

procedure TForm1.BitBtn1Click(Sender: TObject); var A,B,C,D : LongInt; begin A:= strtoint(edit2.Text); B:= strtoint(edit3.Text); C:= A * B; edit4.Text := IntToStr(C); if C >= 50000 then Begin D:= C DIV 50000; edit5.Text := 'YA'; edit6.Text := IntToStr(D) + ' Voucher'; End else edit5.Text := 'TIDAK'; end; procedure TForm1.BitBtn3Click(Sender: TObject); begin Self.Close; end; procedure TForm1.BitBtn2Click(Sender: TObject); begin edit1.Text:=''; edit2.Text:=''; edit3.Text:=''; edit4.Text:=''; edit5.Text:=''; edit1.SetFocus; end; Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


3. Rancanglah sebuah form seperti dibawah ini dan lengkapi perintahnya.

Hal : 26

procedure TForm1.BitBtn3Click(Sender: TObject); begin self.Close; end; procedure TForm1.BitBtn2Click(Sender: TObject); begin edit1.Text:=''; edit2.Text:=''; edit3.Text:=''; edit4.Text:=''; end; procedure TForm1.FormActivate(Sender: TObject); begin combobox1.AddItem( 'IA', SENDER); combobox1.AddItem( 'IB', SENDER); combobox1.AddItem( 'IIA', SENDER); combobox1.AddItem( 'IIB', SENDER); combobox1.AddItem( 'IIIA', SENDER); combobox1.AddItem( 'IIIB', SENDER); end; procedure TForm1.BitBtn1Click(Sender: TObject); var xGol : String; Gaji : Longint; begin xGol:= combobox1.Text; if xGol = 'IA' then Gaji := 350000 else if xgol ='IB' then Gaji := 450000 else Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi if xgol ='IIA' then Gaji := 550000 else if xgol ='IIB' then Gaji := 650000 else if xgol ='IIIA' then Gaji := 850000 else if xgol ='IIIB' then Gaji := 950000; edit4.Text:= IntToStr(Gaji); end;
4.2 Perulangan

Hal : 27

Perulangan adalah proses mengeksekusi sebuah atau beberapa pernyataan secara berulang-ulang sampai kondisi yang membatas perulangan tersebut terpenuhi. Apabila suatu perulangan tidak mempunyai kondisi yang membatasi proses perulangannya, akan terjadi perulangan abadi(looping abadi). Bentuk perulangan pada Delphi 7.0 yang dibahas adalah For, While..Do. Perulangan For Perulangan bentuk for dapat digunakan apabila anda mengetahui sampai berapa kali perulangan akan dilakukan. Nilai awal dan nilai akhir inilah yang menjadi kondisi pada perulangan bentuk For. Bentuk perulangan for adalah sebagai berikut:

FOR <NAMA_VARIABEL>:=<NILAI_AWAL> TO <NILAI_AKHIR> DO <PERNYATAAN>;


ATAU

FOR <NAMA_VARIABEL>:=<NILAI_AWAL> DOWNTO <NILAI_AKHIR> DO <PERNYATAAN>;


Contoh:

Var Counter, A : Integer; Begin For Counter := 1 to 5 do A := Counter; End;


Perulangan While..Do Bentuk perulangan While..Do dapat digunakan jika anda belum tahu berapa banyak perulangan yang akan dilakukan. Perulangan berhenti jika kondisi telah bernilai salah (false). Jadi selama kondisi masih bernilai benar(true), perulangan akan dilakukan terus. Kondisi dari bentuk perulangan ini diletakkan di awal. Bentuk perulangan While..Do adalah sebagai berikut:

While <Kondisi> Do <Pernyataan>;


Berikut ini contoh penggunaan dari bentuk perulangan While..Do:

Counter := 1; While Counter < 6 Do Begin Counter := Counter + 1 End; Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


LATIHAN
1. Rancanglah sebuah form seperti dibawah ini dan lengkapi perintahnya seperti berikut:

Hal : 28

procedure TForm1.BitBtn2Click(Sender: TObject); begin self.Close; end; procedure TForm1.BitBtn1Click(Sender: TObject); var A,B : Integer; begin combobox1.Clear; listbox1.Clear; //Perintah dibawah mengisi combobox dengan bilangan 1 s/d 100 for a := 1 to 100 do combobox1.AddItem(inttostr(a),sender); for b := 1 to 100 do listbox1.AddItem('Delphi inttostr(b),sender); end;
2.

'

Rancanglah sebuah form seperti dibawah ini yang akan digunakan untuk melakukan perulangan untuk mencari nilai kuadrat, dan lengkapi listing programnya seperti berikut:

procedure TForm1.BitBtn2Click(Sender: TObject); begin self.Close; end; procedure TForm1.BitBtn1Click(Sender: TObject); var A,B : Integer; begin listbox1.Clear; listbox2.Clear; for a := 1 to 100 do begin listbox1.AddItem(inttostr(a),sender); b := a * a; listbox2.AddItem(inttostr(b),sender); end; end;

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi Hal : 29 3. Rancanglah sebuah form lagi seperti soal no 1 dan lengkapi perintahnya dengan menggunakan perulangan WHILE..DO 4. Buatlah sebuah proyek baru yang akan digunakan untuk membuat sebuah program yang akan mencetak daftar penjualan BBM,
baik itu menggunakan perulangan FOR..DO dan WHILE..DO.

Liter 1 2 3 4 5

Premium 1700 3400 5100 6800 8500

Solar 1800 3600 5400 7200 9000

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 30

BAB V KONTROL LANJUTAN, MENU DAN DIALOG BOX


Pada bab ini akan dibahas mengenai beberapa kontrol tambahan yang juga sering dipakai dalam pembuatan program aplikasi database, terutama untuk interface dari program aplikasi. Dengan kontrol-kontrol tambahan ini, anda dapat mempunyai pilihan yang lebih banyak lagi dalam merancang tampilan dari form.

5.1 Kontrol Lanjutan 5.1.1 Toolbar


Toolbar adalah salah satu kontrol yang biasanya digunakan untuk meletakkan tombol. Dengan toolbar anda dapat meletakkan tombol-tombol bersama-sama pada satu toolbar,seperti Microsoft word, Excel dan Delphi. Kontrol toolbar terdapat pada Component Palette Tab Win32 .

Toolbar Berikut ini adalah contoh penggunaan toolbar: Tambahkan sebuah toolbar dari Component Palette tab Win32 ke Form

Setelah memasukkan component toolbar ke form langkah selanjutnya adalah menambah button ke dalam toolbar, caranya adalah sebagai berikut: dari gambar disamping terlihat untuk membuat sebuah button kita memilih New Button, jadi jika ingin memberikan seperator atau pemisah antar button pada toolbar klik menu New Seperator.

5.1.2

Image List

Image list adalah kontrol yang dipakai untuk menyimpan daftar gambar. Sebagai contoh, untuk menyimpan daftar gambar untuk tombol-tombol pada toolbar. Kontrol image list terdapat pada Component Palette Tab Win32 .

ImageList Berikut adalah contoh penggunaan Imagelist yang akan dikombinasikan pada toolbar

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


Tambahkan kontrol image list kedalam form Klik kanan pada kontrol image list lalu klik menu ImageList Editor.

Hal : 31

Setelah itu akan muncul kotak dialog Image List.

Pada kotak dialog Image List, klik tombol Add untuk menambahkan gambar kedalam image list Kemudian muncul kotak dialog Add Images seperti pada gambar dibawah ini.

Klik Open

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


Lakukan cara yang sama untuk mengambil gambar, setelah itu klik OK

Hal : 32

Pada Toolbar atur properti Images = ImageList1, pada ToolButton1 atur properti ImageIndex=0 dan seterusnya hingga hasilnya seperti dibawah ini.

5.1.3

Progress Bar

Progress bar adalah kontrol yang dipakai untuk melihat proses yang sedang berlangsung, contohny adalah mengambik data dari database, progress bar terdapat pada Component Palette Tab Win32.

Sedangkan bentuk progress bar pada form seperti berikut.

Cobalah buat sebuah proyek baru dan tambahlan 2 buah objek progress bar dan sebuah button dan lengkapi perintahnya seperti dibawah ini

procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject); begin self.ProgressBar1.Max:=10000; self.ProgressBar1.min:=1; self.ProgressBar2.Max:=10000; self.ProgressBar2.min:=1; end;

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject); var i : Integer; begin for i := 1 to 10000 do begin self.ProgressBar1.Position:=i; self.ProgressBar2.Position:=i; end; end;
5.1.4 Status Bar

Hal : 33

Status bar adalah kontrol yang dipakai sebagai tempat untuk memberikan keterangan tambahan pada form, misalnya keterangan tanggal atau tombol Caps Lock atau yang lain. Status bar terdapat pada Component Palette tab Win32.

Berikut adalah contoh penggunaan Status Bar pada form

Status Bar

5.2 Dari gambar disamping terlihat sebuah status


bar dimasukkan ke dalam sebuah form

5.3 Klik kanan pada status bar dan kemudian pilih


Panels Editor, kemudian muncul kotak dialog Editing Panels.

5.1.5

DateTimePicker

Add New

Untuk menampilkan tanggal, anda dapat menggunakan kontrol DateTimePicker. Dengan DateTimePicker anda tidak perlu bingung untuk menentukan format tanggal seperti pada waktu pengisian secara manual. DateTimePicker terdapat pada Component Palette Tab Win32.

DateTimePicker Bentuk DateTimePicker pada form terlihat seperti gambar berikut

5.1.6

Page Control

Page Control digunakan apabila anda ingin meletakkan beberapa kelompok informasi pada satu form tetapi secara terpisah. Page Control terdapat pada Component Palette tab Win32

Page Control

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


Untuk menambahkan halaman atau page pada page control adalah sebagai berikut: Klik kanan pada page control yang terdapat pada form. Klik menu New Page. Setelah itu akan muncul halaman baru pada page control tersebut. Lakukan langkah yang sama apabila anda ingin menambah halaman lagi.

Hal : 34

5.2 Menu
Dengan menu memudahkan user untuk memilih pada program aplikasi. Selain itu hampir kebanyakan aplikasi database menggunakan menu. Menu dapat dibagi atas dua jenis menu, pull-down menu dan pop-up menu, disini saya akan menjelaskan bagaimana membuat pull-down menu.

5.2.1

Pull-Down Menu

Pull-down menu adalah menu yang kelihatan menu utama atau judul dari menunya. Contoh pull-down menu adalah seperti dibawah ini:

Untuk membuat pull-down menu pada borland delphi langkahnya sebagai berikut : Tambahkan sebuah kontrol main menu dari Component Palette Tab Standard . Masukkan komponen main menu pada form. Klik kanan kontrol main menu pada form. Klik menu Menu Designer.

Main Menu

Setelah itu akan tampak menu editor, tempat membuat menu. Isi judul menu dan sub menu pada menu yang terkena fokus pada properti Caption pada Object Inspector.

Untuk lebih jelasnya pembuatan menu, coba buat tugas seperti dibawah ini Buatlah sebuah proyek baru Tambahkan sebuah kontrol mainmenu pada form tersebut.

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


Tambahkan juga dua buah form yang lain Buatlah menu seperti disamping

Hal : 35

Buatlah event OnActivate pada form1,supaya pada waktu dijalankan hanya Form1 yang ditampilkan. Tambahkan perintahnya seperti dibawah ini.

procedure TForm1.FormActivate(Sender: TObject); begin form2.Close; form3.Close; end;


Klik sekali pada menu Form2 atau buat event OnClick, kemudian tambahkan kode program dibawah ini.

procedure TForm1.form21Click(Sender: TObject); begin form2.Show; end;


Klik sekali pada menu Form3 atau buat event OnClick, kemudian tambahkan kode program dibawah ini.

procedure TForm1.form31Click(Sender: TObject); begin form3.Show; end;


Coba jalankan programnya dan lihat hasilnya.

5.3 Dialog Box


Ada 2 jenis Dialog Box yang paling banyak digunakan, diantaranya adalah Input Box dan Message Box, adapun penjelasan dari kedua dialog box tersebut adalah sebagai berikut.

5.3.1

Input Box

Input box atau kotak masukan adalah kotak untuk menerima masukan dari user (pemakai program). Hasil masukan dari pemakai program pada input box harus ditampung pada satu variabel. Untuk membuat sebuah input box, formatnya sebagai berikut:

<Variabel_Tampung>:=InputBox( <Judul>,<Teks>,<Default>);
Contohnya sebagai berikut:

Nama:=InputBox(Nama,Masukkan Nama : ,Nama Anda);


Hasilnya adalah sebagai berikut:

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


5.3.2 Message Box

Hal : 36

Message box atau kotak pesan adalah kotak untuk menampilkan pesan kepada pemakai program aplikasi atau user. Message box bisa sebagai alat untuk menyampaikan informasi, permintaan persetujuan, peringatan dan lain-lain. Contoh dari sebuah message box adalah sebagai berikut:

application.MessageBox('Selamat Belajar Delphi','Delphi 7.0',0); Hasil dari message box tersebut adalah seperti pada gambar diatas. Tipe tombol pada message box digunakan untuk tombol yang ditampilkan pada message box tersebut. Tipe-tipe tombol pada message box antara lain sebagai berikut: Tipe Tombol 0 1 2 3 4 5 6 16 32 48 64 0 256 512 Menampilkan Tombol OK Tombol OK dan Cancel Tombol Abort, Retry dan Ignore Tombol Yes, No dan Cancel Tombol Yes dan No Tombol Retry dan Cancel Tombol Cancel, Try Again dan Continue Icon Kritis Icon Pertanyaan Icon Peringatan Icon Informasi Tombol Pertama Sebagai Default Tombol Kedua Sebagai Default Tombol Ketiga Sebagai Default

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 37

BAB VI PROCEDURE DAN FUNCTION


Pada bab ini akan dibahas penggunaan procedure dan function pada program. Procedure dan function atau juga disebut rutin merupakan sebuah blok progtam yang dapat dipanggil atau digunakan dalam program.

6.1 Procedure
procedure merupakan sebuah blok program yang didalamnya anda dapat menuliskan kode program. Pada procedure tidak ada nilai yang dikembalikan (return values). Dua jenis procedure yang akan dibahas adalah procedure yang dibuat sendiri atau procedure umum dan event procedure. Kedua jenis procedure ini adalah procedure lokal atau procedure yang hanya dapat diakses atau dipanggil langsung dari form dimana procedure berada.

Procedure Umum
Procedure umum adalah procedure yang dibuat sendiri pada waktu pembuatan program aplikasi. Contoh dari procedure umum adalah seperti gambar dibawah ini.

Procdure Umum

Procedure umum biasanya diakses atau dipanggil dari event procedure. Untuk lebih jelasnya coba buatlah sebuah proek baru seperti dibawah ini:

Dan lengkapi perintahnya seperti dibawah ini:

Procedure Kuadrat(Nilai : Integer); var xKuadrat : Integer; Begin xKuadrat:= Nilai + Nilai; ShowMessage('Hasil Kuadrat = ' + IntToStr(xKuadrat)); End; Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject); var Angka : Integer; begin Angka := StrToInt(self.Edit1.Text); Kuadrat(Angka); end;
6.1.2 Event Procedure

Hal : 38

Event procedure adalah procedure dari setiap event pada objek. Event procedure akan dijalanan pada waktu event pada program dijalankan. Contohnya sebagai berikut:

Event Procedure Untuk membuat sebuah event procedure, anda dapat membuatnya dari bagian Object Inspector Tab Events . Pertama pilih objeknya kemudian klik ganda pada event procedurenya, seperti terlihat pada gambar berikut

Objek

Event Procedure

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


Function

Hal : 39

Function hampir sama dengan procedure, hanya jika pada procedure tidak ada nilai kembaian(return value), maka pada function terdapat nilai kembalian. Functon dapat anda buat sendiri atau dapat juga memakai function yang ada pada program Delphi. Nilai kembalian ini harus ditampung pada sebuah variabel atau properti pada objek. Bentuk sebuah function adalah sebagai berikut:

Function <Nama_Function>(Parameter);<Tipe_Data>; <Deklarasi_Variabel_Lokal>; Begin <Pernyataan>; <Pernyataan>; End;


Contoh function

Function Kuadrat(Nilai:Integer):Integer; Begin Kuadrat:= Nilai * Nilai; End;

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 40

BAB VII PENGENALAN DATABASE


Pada bab ini akan dibahas pembuatan database, Tabel, selain itu juga akan mempelajari bagaimana mengisi data ke dalam tabel yang telah dibuat.

7.1 Database Desktop


Database desktop merupakan suatu program Add-Ins, yaitu program terpisah yang ditempelkan dalam Delphi, sehingga bisa dipakai sebagai bagian dari program Delphi. Database Desktop akan kita pelajari secara terbatas, terutama untuk membuat dan mengedit struktur database. Sebelum menggunakan Database Desktop ada baiknya dibuat dulu sebuah folder di drive C dengan nama Pegawai, yang akan digunakan untuk menjadi Working Directory. Working directory akan digunakan untuk menyimpan semua database dan tabel yang akan kita gunakan dan juga digunakan untuk tempat program delphi yang akan kita buat. Setelah selasai membuat directory-nya langkah selanjutnya adalah menjalankan Database Desktop, caranya adalah sebagai berikut. Jalankan Borland Delphi. Pilih menu Tools Database Desktop, setelah diklik akan muncul dialog Database Desktop, seperti dibawah ini.

Setelah program Database Desktop dijalankan langkah selanjutnya adalah membuat table yang ingin kita gunakan, sebelum membuat tabel kita harus menentukan working directory-nya caranya pilih menu File Working Directory dan kemudia muncul box dialog seperi dibawah ini. Kemudian klik tombol browse dan carilah folder yang kita buat sebelumnya di drive C, kemudian klik tombol OK, maka lokasi working directory-nya harusnya berubah seperti dibawah ini, dan kemudian klik tombol OK

Klik Disini

Working Directory

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 41

Setelah menentukan working directory maka langkah selanjutnya adalah membuat file database yang dibutuhkan, didalam membuat database ada beberapa aturan yang harus diperhatikan didalam memberi nama suatu field, aturannya sebagai berikut: Maksimum panjangnya 25 karakter Tidak boleh diawali spasi, tetapi boleh mengandung spasi Harus unik, yaitu tidak boleh ada yang sama dalam satu tabel Jangan menggunakan tanda koma ( , ) , tanda pipe ( | ) dan tanda seru ( ! ) Hindarkan penggunaan kata perintah SQL, misalnya SELECT, WHERE, COUNT. Supaya lebih jelasnya sebaiknya kita membuat sebuah tabel dengan nama Pegawai, caranya adalah pilih menu File New Table pada database desktop kemudian muncul sebuah box dialog seperti dibawah ini. Box dialog tersebut digunakan untuk memilih tipe table yang ingin kita gunakan, pilih saja tipe Paradox 7 kemudia klik tombol OK.

Setelah menekan tombol OK akan muncul sebuah box dialog yang akan kita gunakan ubntuk membuat field field yang ingin kita gunakan, lengkapilah field-fieldnya sebagai berikut:

Setelah selesai melengkapi field-field nya kemudian klik tombol Save As dan beri namanya dengan nama TBLPegawai. Ada beberapa point penting didalam pembuatan tabel pada paradox, pointnya adalah sebagai berikut: Didalam pemberian nama field, sebaiknya beri nama field dengan nama yang mudah diingat Selalu beri tanda check list pada option Required Field(1) Untuk mencari tipe data pada tabel paradox cukup tekan Space Bar(2) pada keyboard, maka akan muncul semua tipe data yang ada pada tabel paradox.

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


7.1.1 Tipe Data Paradox

Hal : 42

Tipe data paradox berbeda dengan tipe data pada microsoft access, adapun beberapa tipe data yang paling banyak digunakan antara lain adalah sebagai berikut: Character A N $ S I D T M F G L Tipe Data Alpha Number Money Short Long Integer Date Time Memo Formatted Memo Graphic Logical Keterangan Untuk manampung kumpulan karakter huruf, angka dan karakter ASCII yang dapat tercetak. Lebar field ini adalah antara 1 sampai 255 byte Untuk menampung data angka yang dapat dihitung. Jangkauan yang dapat disimpan adalah -10307 10308 Karakter ini hampir sama dengan Number tetapi default-nya data ditampilkan dengan desimal dan pemisah ribuan (sama dengan curreny). Untuk menampung bilangan bulat antara -32.767 sampai 32.767 Untuk menampung bilangan bulat antara -2147483648 sampai 2147483647 Untuk menampung data tanggal sampai dengan 31 Desember 9999 Untuk menampung data waktu dalam 24 jam sampai hitungan milidetik Untuk menampung data memo. Data memo biasanya dipakai untuk menyimpan data seperti tipe alpha, tetapi isinya dapat sangat besar dan dapat terdiri atas beberapa baris. Data memo disimpan dalam file terpisah dengan akhiran .MB Untuk menampung data memo yang dapat mempunyai format, misalnya font tertentu, warna tekx dan lain-lain1 Untuk menampung data gambar. Perlu diperhatikan bahwa data gambar sebetulnya disimpan dalam file yang terpisah. Jadi yang tersimpan dalam tabel hanyalah informasi yang menghubungkan dengan data gambar tersebut Untuk menampung data tipe boolean True dan False

7.1.2

Membuat Index

Index data adalah file yang berisi urutan data pada suatu database. Index data diperlukan terutama untuk pencarian data dengan cepat dan juga untuk pengelompokan data. Index data disimpan dalam file berakhiran .PX. Dalam file database Paradox, ada dua macam index data yaitu index Primer dan index Sekunder. Index primer sering disebut sebagai Key. Key adalah sebuah field atau beberapa field yang dipakai untuk membuat data dalam tabel terurut, key mempunyai sifat-sifat sebagai berikut: Mencegah duplikasi record pada key yang sama, karena key dipakai sebagai referensi suatu record. Jika ada perubahan data, index data key selalu ter-update. Berbeda dengan index primer, index sekunder dapat mempunyai kunci index dari field atau kumpulan field mana saja. Dalam satu tabel database, dapat dibuat beberapa index sekunder sekaligus. Index sekunder biasa dipakai untuk keperluan berikut ini: Sebagai alternatif untuk mendapatkan urutan data dalam tabel. Sebagai kunci penghubung dalam relasi data atau tabel lain dengan tabel tersebut. Mempercepat proses pencarian suatu data, yaitu sebagai kunci pencarian Adapun langkah-langkah pembuatan Index Primer adalah sebagai berikut: Jalankan program Database Desktop. Setelah program Database Desktop jalan pilih menu Tools Utilities Restructure, kemudian pilih tabel yang ingin di perbarui, contohnya TBLPegawai.db Setelah dijalankan akan muncul kembali ke dialog pembuatan tabel disamping. Index Primer Dari gambar diatas perhatikan sebuah gambar bintang didalam field KdPegawai itu adalah tanda field KdPegawai sudah diberi index primer. Tekan Space Bar untuk memberi tanda bintang.

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


7.1.3

Hal : 43

Membuat Database Langkah-langkah membuat database, yaitu :


Pilih menu Database Explore, klik sekali kemudian muncul dialog di samping. Form dialog tersebut digunakan untuk membuat sebuah database yang berisi tabel-tabel yang sudah kita buat tadi.

Untuk membuat sebuah database pilih menu Object New, kemudian muncul dialog seperti dibawah ini klik saja OK.

Setelah kamu klik OK, akan muncul sebuah database baru dengan Standard1, rubahlah nama database tersebut dengan nama PegawaiKU, dan isikan Path dengan lokasi tabel yang sudah tersimpan.

Setelah selesai semua pengaturan, tutup form dialognya jika muncul pesan klik tombo Yes.

7.2 Komponen Database


Untuk menghubungkan database paradox dengan program yang kita buat membutuhkan komponen-komponen yang bertindak sebagai penguhubung antara database dengan program aplikasi yang kita buat. Komponen-komponen tersebut dapat kita gunakan dari Component Palette Tab Data Access dan Component Palette tab BDE. ` Table
Data Source

Kedua komponen tersebut saling berelasi satu sama lainnya yang akan mempermudah bagi kita untuk membuat sebuah program database yang powerfull.

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


7.3 Aplikasi Database 7.3.1 Fungsi Append, Post dan Delete

Hal : 44

Penggunaan komponen database sudah dijelaskan diatas, agar lebih memahami penggunaan komponen database diatas sebaiknya kita membuat sebuah program aplikasi sederhana yang terdiri atas Simpan, Edit, Hapus. Rancanglah sebuah form seperti dibawah ini dan masukkan komponen Table kedalam form.

Setelah selesai perancangan form seperti diatas langkah selanjutnya adalah mengakses tabel yang sudah kita buat tadi, langkah langkah pengaksesan tabel adalah sebagai berikut : Langkah selanjutnya adalah memanggil database yang sudah kita buat tadi dari komponen Table, pada propertis Table rubah DatabaseName=PegawaiKU, TableName=TBLPegawai.DB dan Active=True, perhatikan gambar.

Menghubungan komponen table dengan database sudah selesai dilakukan

Setelah selasai melakukan koneksi ke database sekarang kita akan mengetikkan perintah-perintah yang akan mengakses database dari program aplikasi kita, perintah pertama adalah bagaimana caranya menyimpan record ke dalam database, untuk lebih jelasnya ketikkan perintah dibawah ini:

Procedure ActiveButton(L0,L1,L2,L3 : Boolean); begin form1.Baru.Enabled:=L0; form1.Simpan.Enabled:=L1; form1.Batal.Enabled:=L2; form1.Keluar.Enabled:=L3; end; Procedure ActiveText(L0,L1 : Boolean); begin form1.KdPegawai.Enabled:=L0; Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi form1.NmPegawai.Enabled:=L1; form1.Alamat.Enabled:=L1; form1.Telp.Enabled:=L1; form1.Sex.Enabled:=L1; end; procedure ClearForm; begin form1.kdpegawai.Text:=' '; form1.NmPegawai.Text:=' '; form1.Alamat.Text:=' '; form1.Telp.Text:=' '; form1.Sex.Text:=' '; end; procedure TForm1.KeluarClick(Sender: TObject); begin self.Close; end; procedure TForm1.BatalClick(Sender: TObject); begin ClearForm; ActiveButton(True,False,False,True); ActiveText(False,False); end; procedure TForm1.SimpanClick(Sender: TObject); begin table1.Append; table1.FieldByName('KdPegawai').AsString:=kdpegawai.Text; table1.FieldByName('NmPegawai').AsString:=nmpegawai.Text; table1.FieldByName('Alamat').AsString:=alamat.Text; table1.FieldByName('Telp').AsString:=telp.Text; table1.FieldByName('Sex').AsString:=sex.Text; table1.Post; ShowMessage('Record berhasil disimpan didalam database'); batalclick(sender); end; procedure TForm1.BaruClick(Sender: TObject); begin ActiveText(True,False); ClearForm; KdPegawai.SetFocus; end; procedure TForm1.KdPegawaiKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); begin if key=chr(13) then Robbi Rahim, S.Kom

Hal : 45

Pemrograman Borland Delphi begin ActiveText(False,True); ActiveButton(False,True,True,True); nmpegawai.SetFocus; end; end;

Hal : 46

Setelah selesai mengetikkan perintah diatas coba jalankan program nya dan coba inputkan beberapa record dibawah ini : Kode Nama Alamat Telp Jenis Pegawai Kelamin P001 Anto Hud, ST Jln. Marelan Pria P002 Ir. Neni Aulia Jln. SM Raja No. 338 I Wanita P003 Deni, S.Kom Jln. Pancing No. 12 C Pria P004 Joko Suryanto Jln. Pelupur Lara No. 1 8765161 Pria P005 Surianti Sinaga Jln. Gadis Oke 7765141 Wanita P006 Heri Surbakti Jln. Selalu Setia 9117121 Pria

7.4 Komponen DBGrid dan DBNavigators


Komponen DBGrid biasanya digunakan untuk menampilkan informasi dari record-record yang terdapat didalam suatu database, record-record yang ditampilkan biasanya dibuat sebagai Read-Only(hanya bisa dibaca) sedangkan DBNavigators biasanya digunakan untuk menentukan posisi dari record. Komponen ini bisa ditemukan di Component Palette Tab Data Controls.

DBGrid DBNavigators Coba kamu tambahkan komponen DBGrid dari tab Component Palette Tab Data Controls dan komponen DataSource dari Component Palette Tab Data Access ,kemudian atur properti masing-masing komponen sebagai berikut

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 47

Setelah pengaturan sesuai atur tampilan form sesuai dengan gambar dibawah ini, dan coba tambahkan komponen DBNavigator:

Dari penjelasan diatas kita sudah mengetahui bagaimana menyimpan suatu record kedalam suatu database dengan menggunakan perintah Append dan Post, sekarang kita akan mempelajari bagaimana perintah untuk mengupdate suatu record, caranya juga sama hanya pada perintah update, perintah Append diganti dengan Edit dan Post. Untuk lebih jelasnya buka kembali proyek sebelumnya dan tambahkaan sebuah Button sehingga tampilannya seperti berikut dan tambahkan perintahnya seperti dibawah ini:

Button Update

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


Perintah dibawah ini diletakkan pada Event OnClik pada Button UpDate

Hal : 48

procedure TForm1.updateClick(Sender: TObject); begin table1.Edit; table1.FieldByName('NmPegawai').AsString:=nmpegawai.Text; table1.FieldByName('Alamat').AsString:=alamat.Text; table1.FieldByName('Telp').AsString:=telp.Text; table1.FieldByName('Sex').AsString:=sex.Text; table1.Post; ShowMessage('Record berhasil diperbarui didalam database'); batalclick(sender); end;
Rubah perintah pada event KeyPress pada TEdit KdPegawai

procedure TForm1.KdPegawaiKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); begin if key=chr(13) then begin if table1.FindKey([kdpegawai.Text]) then begin nmpegawai.Text := table1['NmPegawai']; Alamat.Text := table1['Alamat']; telp.Text := table1['Telp']; sex.Text := table1['Sex']; end; ActiveText(False,True); ActiveButton(False,True,True,True); nmpegawai.SetFocus; end; end;
Setelah mengetahui perintah edit/update maka perintah terakhir yang perlu diketahui didalam operasi database adalah menghapus record, perintah menghapus record dapat dilakukan dengan mengetikkan perintah Table1.Delete, untuk lebih jelasnya coba lengkapi programnya seperti disampin.

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


Perintah dibawah ini diletakkan pada Event OnClik pada Button Hapus

Hal : 49

procedure TForm1.hapusClick(Sender: TObject); begin if Messagedlg( 'Apakah anda yakin ingin menghapus record mtconfirmation, [mbyes, mbno], 0)= mrno then exit ; table1.Delete; table1.Refresh; messagedlg('Record telah berhasil dihapus',mtinformation,[mbok],0); batalclick(sender); end; Latihan
1. Bukalah proyek baru dan rancanglah form seperti dibawah ini dan lengkapi perintahnya:

ini',

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 50

BAB VIII DATABASE LANJUTAN & QUICK REPORT


Pada bab ini akan dibahas pembuatan aplikasi Data Pegawai berserta laporan yang dibutuhkan untuk aplikasi tersebut.

8.1 Pembuatan Database dan Tabel


Terlebih dahulu kita harus membuat directory PEGAWAI sebagai tempat penyimpanan Program & Database, setelah selesai membuat directory PEGAWAI langkah selanjutnya adalah membuat database-nya (Hal. 42-43, Bab VII). Setelah selesai membuat database berikutnya adalah membuat tabel-tabel yang dibutuhkan dalam aplikasi pegawai, tabelnya antar lain : Tabel : Golongan Field Name KdGolongan Gaji Tabel : Jabatan Field Name KdJabatan Jabatan Tunjangan Tabel : Pegawai Field Name KdPegawai Nama Alamat KdGolongan KdJabatan Tabel : Gaji Field Name NoBukti Tanggal KdPegawai Pinjaman Pembayaran

Type Alpha LongInteger

Size 5

Key Primary Key

Type Alpha Alpha LongInteger

Size 3 25

Key Primary Key

Type Alpha Alpha Alpha Alpha Alpha

Size 8 30 50 5 3

Key Primary Key

Type Alpha Date Alpha LongInteger LongInteger

Size 5 8

Key PrimaryKey

8.2 Perancangan Menu Utama


Menu utama digunakan untuk memanggil form-form yang ada diprogram secara langsung, adapun rancangan menu utama apikasi pegawai adalah sebagai berikut: Caption &File .&Data Golongan .D&ata Jabatan ..Da&ta Pegawai ..K&eluar Program &Transaksi .&Pembayaran Gaji Pegawai &Cetak .Lap. &Golongan Name Default Default Default Default Default Default Default Default Default Default Default

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


.Lap. &Jabatan .Lap. &Pegawai ..Lap. Pembayaran Gaji &About .&Me Hasil dari rancangan menu utama adalah sebagai berikut: Default Default Default Default Default Default

Hal : 51

8.3 Perancangan FORM dan Penulisan PERINTAH 8.3.1 Perancangan FORM Golongan
Designlah FORM Golongan seperti dibawah ini

Atur properti masing-masing objek seperti dibawah ini: Object TLabel1 TLabel2 DBEdit1 Properti Caption Caption Name DataSource DataField Name DataSource DataField DataSource DataSource DatabaseName TableName DataSet Setting Kode Golongan Besar Gaji EGol DataSource1 KdGolongan EGaji DataSource1 Gaji DataSource1 DataSource1 DBPegawai Golongan.DB Table1

DBEdit2

DBGrid1 DBNavigator1 Table1 DataSource1

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


8.3.2 Perancangan FORM Jabatan
Designlah FORM Jabatan seperti dibawah ini

Hal : 52

Untuk Name dari objek sesuaikan dengan gambar yang ada diatas, kemudian lengkapi perintahnya seperti dibawah ini

procedure TJabatan.BtnBatalClick(Sender: TObject); begin kd.Text := '' ; nama.Text := '' ; tunjangan.Text := '' ; kd.SetFocus ; btnbaru.Enabled := true ; btnsimpan.Caption := '&Simpan' ; btnsimpan.Enabled := false ; btnhapus.Enabled := false ; btnbatal.Enabled := false ; end; procedure TJabatan.BtnKeluarClick(Sender: TObject); begin jabatan.Hide ; end; procedure TJabatan.BtnBaruClick(Sender: TObject); begin btnbaru.Enabled := false ; btnbatal.Enabled := true ; end ; procedure TJabatan.KdKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); begin if key=#27 Then jabatan.hide ; if key=#13 then begin BtnBaruClick(sender); btnsimpan.Enabled := true ; If Table1.Locate('KdJabatan',Kd.Text,[ ]) Then begin nama.Text := table1.FieldValues ['jabatan'] ; tunjangan.Text := table1.FieldValues ['tunjangan'] ; btnsimpan.Caption := '&Edit'; btnhapus.Enabled := true ; Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi end; nama.setfocus ; end ; end; procedure TJabatan.BtnSimpanClick(Sender: TObject); begin if btnsimpan.Caption ='&Edit' Then table1.edit else table1.Append ; table1.FieldValues ['kdjabatan'] := kd.Text ; table1.FieldValues ['jabatan'] := nama.Text ; table1.FieldValues ['Tunjangan'] := Tunjangan.Text ; table1.post ; btnbatalClick(sender) ; end; procedure TJabatan.BtnHapusClick(Sender: TObject); begin table1.Delete ; table1.Refresh ; btnbatalclick(sender) ; end; procedure TJabatan.NamaKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); begin if key=#27 then btnbatalClick(sender) ; end;
8.3.3 Perancangan FORM Pegawai
Designlah FORM Pegawai seperti dibawah ini dan atur properti Name seperti gambar dibawah ini

Hal : 53

TGolongan TPegawai

TJabatan

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


Lengkapi perintahnya seperti dibawah ini:

Hal : 54

procedure TPegawai.BtnKeluarClick(Sender: TObject); begin pegawai.Hide ; end; procedure TPegawai.BtnBaruClick(Sender: TObject); begin btnbaru.Enabled := false ; btnbatal.Enabled := true ; end; procedure TPegawai.BtnHapusClick(Sender: TObject); begin TPegawai.Delete ; TPegawai.Refresh ; btnbatalclick(sender) ; end; procedure TPegawai.BtnBatalClick(Sender: TObject); begin kd.Text := '' ; nama.Text := '' ; alamat.Text := '' ; KdGol.Text := '' ; Gaji.Text := '' ; kdJabatan.Text := '' ; namajabatan.Text := '' ; tunjangan.Text := '' ; btnbatal.Enabled := false ; btnsimpan.Enabled := false ; btnhapus.Enabled := false ; btnsimpan.caption := '&Simpan' ; btnBaru.Enabled := true; kd.SetFocus ; end; procedure TPegawai.BtnSimpanClick(Sender: TObject); begin if btnsimpan.caption = '&Edit' Then tpegawai.edit else tpegawai.Append ; tpegawai.FieldValues ['KdPegawai'] := kd.Text ; tpegawai.FieldValues ['nama'] := nama.Text ; tpegawai.FieldValues ['alamat'] := alamat.Text ; tpegawai.FieldValues ['KdGolongan'] := kdgol.Text ; tpegawai.FieldValues ['KdJabatan'] := kdjabatan.Text ; Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi tpegawai.Post ; btnbatalclick(sender) ; end; procedure TPegawai.NamaKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); begin if key=#27 Then btnbatalClick(sender) ; end; procedure TPegawai.KdKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); var ckey : char ; begin if key=#13 Then begin btnsimpan.Enabled :=true ; btnbaru.enabled := false; btnbatal.enabled := true ; if tpegawai.Locate('KdPegawai', kd.Text , [ ] ) Then begin nama.Text := tpegawai.FieldValues ['nama'] ; alamat.Text := tpegawai.FieldValues ['alamat'] ; KdGol.Text := tpegawai.FieldValues ['KdGolongan'] ; kdJabatan.Text := tpegawai.FieldValues ['kdJabatan'] ; ckey := #13 ; KdGolKeyPress(Sender,ckey ); KdjabatanKeyPress(Sender,ckey ); btnsimpan.Caption := '&Edit' ; btnhapus.Enabled := true ; end ; nama.setfocus ; end; end; procedure TPegawai.KdGolKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); begin if key=#13 Then begin if tGolongan.Locate('KdGolongan', kdGol.Text , [ ] ) Then begin Gaji.Text := tGolongan.FieldValues ['Gaji'] ; kdjabatan.SetFocus ; end else kdgol.SetFocus ; end; end;

Hal : 55

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi

Hal : 56

procedure TPegawai.KdJabatanKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); begin if key=#13 Then begin if tJabatan.Locate('KdJabatan', kdJabatan.Text , [ ] ) Then begin NamaJabatan.Text := tJabatan.FieldValues ['Jabatan'] ; Tunjangan.Text := tJabatan.FieldValues ['Tunjangan'] ; btnsimpan.SetFocus ; end else kdJabatan.SetFocus ; end; end;
8.3.4 Perancangan FORM Pembayaran Gaji Pegawai
Designlah FORM Pegawai seperti dibawah ini dan atur properti Name seperti gambar dibawah ini

TGaji

TJabatan

TGolongan

TPegawai

Lengkapi perintahnya seperti dibawah ini:

procedure TPenggajian.BtnKeluarClick(Sender: TObject); begin Penggajian.hide ; end; procedure TPenggajian.BtnBaruClick(Sender: TObject); begin btnbaru.Enabled := false ; btnbatal.Enabled := true ; end;

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi procedure TPenggajian.BtnHapusClick(Sender: TObject); begin Tgaji.Delete ; Tgaji.Refresh ; btnbatalclick(sender) ; end; procedure TPenggajian.BtnBatalClick(Sender: TObject); begin nobukti.Text := '' ; tanggal.Text := '' ; kd.Text := '' ; nama.Text := '' ; KdGol.Text := '' ; Gaji.Text := '' ; namajabatan.Text := '' ; pinjaman.Text := '' ; tg.Text := '' ; tunjangan.Text := '' ; btnbatal.Enabled := false ; btnsimpan.Enabled := false ; btnhapus.Enabled := false ; btnsimpan.caption := '&Simpan' ; btnBaru.Enabled := true; nobukti.SetFocus ; end; procedure TPenggajian.BtnSimpanClick(Sender: TObject); begin if btnsimpan.caption = '&Edit' Then tGaji.edit else tGaji.Append ; tGaji.FieldValues ['NoBukti'] := NoBukti.Text ; tGaji.FieldValues ['Tanggal'] := Tanggal.Text ; tGaji.FieldValues ['KdPegawai'] := Kd.Text ; tGaji.FieldValues ['Pinjaman'] := Pinjaman.Text ; tGaji.FieldValues ['Pembayaran'] := TG.Text ; tGaji.Post ; btnbatalclick(sender) ; end; procedure TPenggajian.KdKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); var KdJabatan : String[5]; begin if key=#13 Then Robbi Rahim, S.Kom

Hal : 57

Pemrograman Borland Delphi begin btnsimpan.Enabled :=true ; btnbaru.enabled := false; btnbatal.enabled := true ; if tpegawai.Locate('KdPegawai', kd.Text , [ ] ) Then begin nama.Text := tpegawai.FieldValues ['nama'] ; KdGol.Text := tpegawai.FieldValues ['KdGolongan'] ; kdJabatan := tpegawai.FieldValues ['kdJabatan'] ; if tGolongan.Locate('KdGolongan', kdGol.Text , [ ] ) Then Gaji.Text := tGolongan.FieldValues ['Gaji'] ; if tJabatan.Locate('KdJabatan', KdJabatan , [ ] ) Then Begin NamaJabatan.Text := tJabatan.FieldValues ['Jabatan'] ; Tunjangan.Text := tJabatan.FieldValues ['Tunjangan'] ; end ; end ; Pinjaman.setfocus ; end; end;

Hal : 58

procedure TPenggajian.NoBuktiKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); var ckey : char ; begin if key=#13 Then begin if tGaji.Locate('NoBukti', NoBukti.Text , [ ] ) Then begin Tanggal.Text := tGaji.FieldValues ['Tanggal'] ; Kd.Text := tGaji.FieldValues ['KdPegawai'] ; Pinjaman.text := tGaji.FieldValues ['Pinjaman'] ; TG.text := tGaji.FieldValues ['Pembayaran'] ; ckey := #13 ; KdKeyPress(Sender, cKey); btnsimpan.Caption := '&Edit' ; btnhapus.Enabled := true ; end ; {tanggal.Text := tgl.date} tanggal.setfocus ; end; end; procedure TPenggajian.PinjamanKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char); begin if key=#13 then begin Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi tg.Text := strtoint(Pinjaman.text)) end; end; inttostr( strtoint(gaji.text) +

Hal : 59 strtoint(Tunjangan.text) -

8.4 Perancangan LAPORAN dengan QUICK REPORT


Untuk pembuatan laporan di Borland Delphi anda bisa menggunakan Quick Report sebagai komponen untuk pembuatan laporan. Komponen Quick Report bisa ditemukan di Tab QReport.

QuickRep

QRBand

QRLabel

QRDBText QRSysData

QRShape

Untuk lebih jelasnya pembuatan laporan dengan Quick Report ikuti langkah-langkah berikut ini : Aktifkan Project Pegawai dan tambahkan sebuah form lagi untuk laporan data jabatan. Tambahkan sebuah komponen Table dan atur properti DatabaseName=DBPegawai, TableName=Jabatan.DB, Active=Ture. Tambahkan komponen QuickRep kada form tersebut dan atur properti Dataset=Table1 dan atur properti Bands seperti berikut:

Bands

Tambahkan komponen QRLabel dari tab Qreport dan atur properti Caption=Daftar Jabatan Tambahkan kembali objek QRLabel dan atur sesuai dengan gambar

QRSysData

Robbi Rahim, S.Kom

Pemrograman Borland Delphi


Hal : 60

Tambahkan komponen QRSysData ke Band Detail, komponen ini berfungsi untuk menampilkan Nomor Halaman, Tanggal, Waktu, Nomor Detail Data, Jumlah Detail, Judul Report, pada properti Data=qrsDetailNo. Tambahkan lagi komponen QRDBText kedalam Band Detail untuk Kode Jabatan dan atur properti DataSet=DataSet1, DataField=KdJabatan.

Tambahkan lagi untuk Nama Jabatan dan Tunjangan. Kemudian pada Band Summary tambahkan komponen QRSysData dan atur properti Data=qrsPageNumber. Sehingga laporan akhir akan tampak seperi pada gambar.

QRSysData Untuk melihat hasil dari laporan Klik Kanan pada QuickRep1 akan muncul PopUp Menu dan pilih Preview

Hasilnya akan tampak seperti gambat dibawah ini.

Robbi Rahim, S.Kom